Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

UPAYA GURU DALAM MENGATASI KESULITAN MEMBACA PERMULAAN SISWA KELAS 3 SDN GODOG 02 POLOKARTO TAHUN PELAJARAN 2024/2025 Miftahul Khoiriyah; Sri Muryati
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.28671

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan membaca permulaan, faktor penyebabnya, dan upaya guru dalam mengatasi kesulitan membaca yang dialami siswa kelas 3 SDN Godog 02 Polokarto. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi guru kelas 3 dan siswa kelas 3 SDN Gogog 02 Polokarto. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa mengalami kesulitan membaca permulaan dalam hal ketidakmampuan membedakan huruf yang mirip, membaca mengeja, penghilangan kata, kesalahan intonasi akibat mengabaikan tanda baca, membaca ragu-ragu, dan lambatnya membaca kalimat pendek. Faktor penyebabnya adalah faktor kognitif, psikologis, metode pembelajaran yang tidak eksplisit, lingkungan belajar yang kurang mendukung, dan minimnya kebiasaan membaca. Upaya guru meliputi pemberian bimbingan individual, pemberian motivasi belajar, dan penerapan metode abjad dan eja. Untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran membaca permulaan, disarankan agar guru memanfaatkan media konkret seperti kartu huruf bergambar, papan suku kata, dan ilustrasi visual yang sesuai dengan tahap perkembangan siswa, guna memperkuat kemampuan fonologis serta mempermudah pengenalan huruf.
UPAYA GURU DALAM MENGATASI KESULITAN MEMBACA PERMULAAN SISWA KELAS 3 SDN GODOG 02 POLOKARTO TAHUN PELAJARAN 2024/2025 Miftahul Khoiriyah; Sri Muryati
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.28671

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan membaca permulaan, faktor penyebabnya, dan upaya guru dalam mengatasi kesulitan membaca yang dialami siswa kelas 3 SDN Godog 02 Polokarto. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi guru kelas 3 dan siswa kelas 3 SDN Gogog 02 Polokarto. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa mengalami kesulitan membaca permulaan dalam hal ketidakmampuan membedakan huruf yang mirip, membaca mengeja, penghilangan kata, kesalahan intonasi akibat mengabaikan tanda baca, membaca ragu-ragu, dan lambatnya membaca kalimat pendek. Faktor penyebabnya adalah faktor kognitif, psikologis, metode pembelajaran yang tidak eksplisit, lingkungan belajar yang kurang mendukung, dan minimnya kebiasaan membaca. Upaya guru meliputi pemberian bimbingan individual, pemberian motivasi belajar, dan penerapan metode abjad dan eja. Untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran membaca permulaan, disarankan agar guru memanfaatkan media konkret seperti kartu huruf bergambar, papan suku kata, dan ilustrasi visual yang sesuai dengan tahap perkembangan siswa, guna memperkuat kemampuan fonologis serta mempermudah pengenalan huruf.
Penguatan Karakter Kandidat dalam Debat Capres sesi Ketiga 2024 melalui Implikatur Percakapan di Media YouTube Kurniawan, Naufal Adam; Sri Wahono Saptomo; Sri Muryati
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i3.4098

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana dan mengapa orang menggunakan dan memahami makna tersirat, serta bagaimana konteks, karakter, dan asumsi bersama mempengaruhi interpretasi pesan. Metode penelitian yang digunakan deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini berupa tuturan implikatur yang menggunakan bahasa sarkasme dalam debat capres sesi ketiga 2024. Sumber data diambilkan dari dialog Debat capres sesi ketiga 2024 pada kanal youtube KOMPASTV. Pengumpulan data dilakukan dengan metode simak dan teknik simak bebas libat cakap, teknik catat/transliterasi, dan teknik analisis konten. Triangulasi metode digunakan untuk mengkaji beberapa kombinasi metode/teknik dalam penelitian yang berkaitan dengan pengujian kredibilitas dan keabsahan data. Proses analisis data dilakukan dengan cara mendeskripsikan semua penggunaan implikatur percakapan dalam penguatan karakter yang bergaya bahasa sarkasme. Hasil penelitian menunjukkan bahwa para kandidat menggunakan berbagai strategi komunikasi termasuk sarkasme dalam debat capres sesi ketiga 2024 untuk menyampaikan pesan dan menghadapi lawan bicara. Implikatur percakapan dalam debat capres sesi ketiga 2024 yang ditemukan berdasarkan teori Putrayasa mencakup berbagai bentuk seperti melarang, menyetujui, menolak, memerintah, meminta, menegaskan, mengeluh, dan melaporkan
Nilai-Nilai Pendidikan Karakter dalam Buku Teks Pelajaran Bahasa Indonesia SMP Kelas VIII Kurikulum Merdeka Kriswidyasari, Vincencia Lucky; Sri Muryati; Wahyu Dini Septiari
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i4.4237

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai-nilai karakter dan mendeskripsikannilai-nilai pendidikan karakter yang terdapat dalam buku teks Bahasa Indonesia kelas VIII SMP Kurikulum Merdeka dengan dimensi Profil Pelajar Pancasila. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Data dari penelitian ini adalah teks. Wujud dari data adalah frasa, kalimat, maupun kata yang mengandung nilai pendidikan karakter. Sumber data berasal dari buku teks pembelajaran Bahasa Indonesia SMP Kelas VIII Kurikulum Merdeka. Data yang didapatkan kemudian dianalisis sesuai dengan jenis-jenis karakter yang ada dan dikategorikan sesuai dengan keterampilan berbahasa. Penelitian ini dikategorikan sesuai dengan dimensi Profil Pelajar Pancasila. Perolehan data penelitian dibatasi dengan keterampilan berbahasa. Hasil penelitian ditemukan sebanyak 27 nilai karakter di dalam buku Bahasa Indonesia kelas VIII SMP Kurikulum Merdeka yang terdiri dari 4 nilai karakter beriman bertakwa kepada Tuhan YME dan berakhlak mulia; 1 nilai karakter berkebinekaan global; 4 nilai karakter mandiri; 3 nilai karakter bergotong royong; 10 nilai karakter bernalar kritis; dan 5 nilai karakter kreatif. Buku teks Bahasa Indonesia Kelas VIII SMP Kurikulum Merdeka sudah memuat nilai-nilai pendidikan karakter yang akan ditanamkan kepada siswa
Interprestasi Kesalahan Diksi Pada Berita Harian Online Akurat Jateng Edisi 12 November 2024 Ina Hamung Putri; Dewi Astuti; Sri Muryati
Bhinneka: Jurnal Bintang Pendidikan dan Bahasa Vol. 3 No. 1 (2025): Bhinneka
Publisher : Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/bhinneka.v3i1.1275

Abstract

Online media has become the primary source of information for modern society due to its quick access and ease of news presentation. However, this development also poses challenges, particularly in maintaining writing quality, such as diction accuracy. Appropriate diction plays a crucial role in delivering clear messages, avoiding misunderstandings, and preserving media credibility. This study aims to analyze diction errors in the daily online news jateng.akurat.co edition of November 12, 2024, including non-standard word usage and word mismatches. This research employs a qualitative descriptive method to identify the types of errors, their causes, and their impacts on readers. Data were collected using documentation techniques by observing, recording, and analyzing the news texts published in the selected edition. The analysis process involved comparing diction usage with applicable linguistic norms and relevant contexts. The findings reveal several common errors, such as the use of terms that do not align with formal language norms, inappropriate word choices, and the improper adaptation of foreign words. Diction errors can create reader confusion, diminish media credibility, and affect perceptions of the information conveyed. This study highlights the importance of accurate diction selection in journalism, especially for regionally based media, which must consider cultural contexts and local values. These findings are expected to serve as a guideline for enhancing linguistic accuracy in digital journalism, maintaining media credibility, and supporting journalism's role as a pillar of a healthy democracy.