Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

MENUMBUHKAN KARAKTER POSITIF SISWA MELALUI TAYANGAN INSPIRATIF DI SDN INPRES NANGA NI’U DESA KARAMPI Ahmad Ahmad; Umar Umar; Syahru Ramadhan; Mei Indra Jayanti
eL-Muhbib jurnal pemikiran dan penelitian pendidikan dasar Vol 7 No 1 (2023): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/el-muhbib.v7i1.1407

Abstract

Karakter positif merupakan hal yang paling esensi yang harus di wujudkan dalam diri anak serta menumbuhkan karakter positif pada anak merupakan urgensi dalam pendidikan, pendidikan yang bermutu merupakan konsekuensi yang harus di wujudkan oleh berbagai pihak dalam satuan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang perubahan tingkah laku yang dialami anak dengan melalui konsep belajar inspiratif. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan tekhnik mengumpulkan data berupa observasi, wawancara, dokumentasi dan mengkaji berbagai literatur yang berkaitan dengan karakter positif anak serta menganalisis fakta empiris yang bersentuhan langsung dengan anak. Hasil penelitian menunjukan bahwa anak-anak di SDN Inpres Nanga Ni’u menunjukan sangat antusias dalam merespon kegiatan belajar mengajar menggunakan konsep belajar inspiratif. Anak-anak lebih cepat memahami suatu pembelajaran jika menggunakan media dalam menyampaikan materi. Pembentukan karakter positif anak harus dilakukan secara terus menerus, dan juga membutuhkan inovatif serta konsep terbaru dalam membentuk karakter positif anak.
PENERAPAN TEKNIK PEMBELAJARAN TALKING STICK UNTUK MENINGKATKAN KOLABORASI DAN KREATIVITAS SISWA PADA PEMBELAJARAN TEMATIK DI KELAS II MIS SAMBI NAE KOTA BIMA Syahru Ramadhan; Fuaduddin Fuaduddin; Nurlidah Nurlidah; Marhamatul Khairiyah
AL IBTIDAIYAH: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 3 No. 1 (2022): Januari
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/ibtidaiyah.v3i1.520

Abstract

Dalam artikel ini menjelaskan tentang teknik pembelajaran talking stick untuk meningkatkan kolaborasi dan kreativitas siswa pada pembelajaran tematik kelas II MIS Sambi Nae Kota Bima. Penelitian ini dilakukan dalam tiga siklus, setiap siklus memuat perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Tehnik Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, post test, wawancara dan dokumentasi. Hasil observasi menunjukkan permasalahan kurangnya ruang kolaborasi dan kreativitas peserta didik pembelajaran tematik. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknik pembelajaran talking stick dapat meningkatkan kolaborasi dan kretaivitas siswa. Pada siklus I kemampuan kolaborasi memperoleh presentase sebanyak 35% berada pada kategori sedang, sedangkan pada siklus II kolaborasi memperoleh presentase sebanyak 55% berada pada kategori sedang dan pada siklus III memperoleh presentase sebanyak 87,5% berada pada kategori tinggi. Kemampuan kreativitas siswa juga mengalami peningkatan secara signifikan dari beberapa siklus seperti pada siklus I presentase yang di peroleh yaitu sebanyak 37,5% berada pada kategori rendah, sedangkan pada siklus II kreativitas memperoleh presentase sebanyak 60% berada pada kategori sedang dan pada siklus III kemampuan kreativitas memperoleh presentase sebanyak 85% berada pada kategori tinggi. Penerapan teknik pembelajaran talking stick selain dapat meningkatkan kolaborasi dan kreativitas siswa tetapi juga dapat meningkatkan hasil belajar/kemampuan kognitif siswa.
Strategi Penguatan Profil Pelajar Pancasila Berbasis Budaya Lokal Bima pada Anak Usia Dini Asfiati Asfiati; Muslim Muslim; Syahru Ramadhan
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2025 (2)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v5i2.1445

Abstract

Tujuan dari riset ini adalah untuk menyelidiki strategi untuk memperkuat profil Pancasila berdasarkan budaya lokal. Latar belakang penelitian ini berfokus pada pentingnya memperkenalkan nilai-nilai muda Pancasila melalui pendekatan yang terkait dengan konteks lokal sehingga siswa dapat berkembang menjadi kepribadian individu, kepribadian yang baik dan budaya nasional. Cara yang dianggap efektif adalah dengan menggunakan budaya lokal Bima seperti tarian tradisional, mbojo, pakaian tradisional, dan nilai-nilai mulia dalam kehidupan sehari-hari. Metode penelitian yang digunakan kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui pengamatan, wawancara dengan pendidik, dan dokumentasi aspek yang diukur dari ketiga instrument penelitian itu adalah karakter yang dibentuk melalui penerapan P5 berbasis budaya local Bima pada anak, kegiatan pembelajaran di TK Aisyiyah II. Analisis data dilakukan dengan mengidentifikasi penerapan budaya lokal dalam proses pembelajaran dan pengaruhnya terhadap peningkatan profil siswa Pancasila. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang diterapkan oleh guru sangat efektif dalam mengintegrasikan nilai-nilai Budaya Lokal dan Profil Pancasila. Melalui kegiatan seperti tarian Wura Bongi Monca, pelestarian bahasa Mbojo, penggunaan pakaian tradisional, pendidikan nilai-nilai kerja sama timbal balik, sikap dan keterampilan yang dapat diketahui anak -anak, mencerminkan nilai-nilai Pancasila. Pembelajaran berbasis budaya lokal ini juga berkontribusi pada pembentukan kepribadian anak yang setia, kejam, mandiri, kreatif, dan sensitif.
Pengembangan Media Pembelajaran Digital Interaktif Berbasis Canva untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Syahru Ramadhan
JADIKA: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 2 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM “AMANAH”

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66371/jadika.v2i1.74

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran digital interaktif berbasis Canva yang valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa di MI Al-Mujahidin Woha, Kabupaten Bima. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model pengembangan Borg dan Gall yang dimodifikasi menjadi enam tahap, yaitu analisis potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi produk, uji coba produk, serta revisi dan uji efektivitas. Subjek penelitian melibatkan 25 siswa kelas IV. Hasil validasi ahli menunjukkan bahwa media yang dikembangkan berada pada kategori sangat valid dengan skor rata-rata 90,75%. Respon guru dan siswa terhadap media juga menunjukkan kategori sangat praktis dengan skor rata-rata 91,40%. Hasil uji efektivitas menunjukkan peningkatan motivasi belajar siswa dengan nilai N-Gain sebesar 0,61 (kategori sedang). Peningkatan terjadi pada seluruh aspek motivasi, yaitu perhatian, relevansi, kepercayaan diri, dan kepuasan. Dengan demikian, media pembelajaran berbasis Canva terbukti layak digunakan sebagai inovasi pembelajaran digital di madrasah ibtidaiyah.
Implementasi Pembelajaran Tematik Pada Tema Makhluk Hidup Dalam Meningkatkan Minat Belajar: (Studi Kasus MIN 6 Bima Desa Kananga Kec. Bolo Kab. Bima) Syarifuddin Syarifuddin; Dewi Mashita; Syahru Ramadhan; Nining Anggriani
Jurnal Pacu Pendidikan Dasar Vol. 2 No. 2 (2022): Desember 2022
Publisher : PGSD UNU NTB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22021/pacu.v2i2.292

Abstract

Meningkatkan mutu pendidikan adalah tanggung jawab semua pihak yang terlibat dalam pendidikan, terutama guru. Guru adalah figur inspirator dan motivator murid dalam mengukir masa depannya. Tugas guru dalam bidang kemanusiaan disekolah harus dapat menjadikan dirinya sebagai orang tua kedua. Ia harus mampu menarik simpati sehingga ia menjadi idola para siswanya. Pelajaran apapun yang diberikan hendaknya dapat menjadi motivasi bagi siswanya dalam belajar. Bila seorang guru dalam penampilannya sudah tidak menarik, maka kegagalan pertama adalah ia tidak akan dapat menanamkan benih pengajarannya itu kepada para siswanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi dan hambatan yang dihadapi guru dalam pelaksanaan pembelajaran tematik pada tema makhluk hidup dalam meningkatkan minat belajar pada siswa kelas III MIN 6 Bima Desa Kananga Kecamatan Bolo Kabupaten Bima, Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif yang menjadi subjek dalam penelitian ini siswa kelas III MIN 6 Bima Desa Kananga Kecamatan Bolo Kabupaten Bima. Pengumpulan datanya dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi untuk mendapatkan data yang akurat, objektif dan kongkrit. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pembelajaran tematik memiliki karakteristik, berpusat pada siswa, menerima pengalaman langsung, bersifat fleksibel, hasil pembelajaran sesuai dengan minat dan kebutuhan siswa karena dalam pembelajaran mengunakan metode belajar sambil bermain dan menyenangkan
Model Pembelajaran Saintifik Melalui Game Edukatif Interaktif untuk Meningkatkan Kemampuan Berfikir Logis Anak di TK Fastabiqul Khairat Kota Bima R.P.M. Anom Miftahul Falah; Ahmadin Ahmadin; Syahru Ramadhan
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 8 No. 2 (2026): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v8i2.735

Abstract

Kemampuan berpikir logis pada anak usia dini menjadi perhatian penting dalam dunia pendidikan, khususnya dalam menghadapi tuntutan pembelajaran abad ke-21. Namun, pembelajaran di taman kanak-kanak masih didominasi pendekatan konvensional yang kurang mampu mendorong perkembangan kemampuan berpikir logis anak secara maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran saintifik melalui game edukatif interaktif dalam mengoptimalkan kemampuan berpikir logis anak di TK Fastabiqul Khairat Kolo Kota Bima. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, yang dianalisis secara tematik melalui tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengintegrasian tahapan pembelajaran saintifik — mengamati, menanya, mencoba, menalar, dan menyampaikan pemahaman — melalui media permainan edukatif interaktif mampu meningkatkan keterlibatan aktif anak serta mendorong penalaran logis secara kontekstual dan bermakna. Temuan ini menegaskan bahwa model pembelajaran tersebut tidak sekadar sesuai dari sisi keilmuan pendidikan, melainkan juga mampu menyesuaikan diri dengan cara dan gaya belajar anak usia dini, sehingga berpotensi menjadi pendekatan inovatif yang berkontribusi pada pengembangan praktik pembelajaran PAUD secara global.
PENGEMBANGAN MATERI SAINS SD/MI DENGAN PENGGUNAAN MODUL DALAM PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING Syahru Ramadhan
eL-Muhbib jurnal pemikiran dan penelitian pendidikan dasar Vol. 3 No. 1 (2019): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/el-muhbib.v3i1.368

Abstract

Dalam artikel ini menjelaskan bahwa pembelajaran Sains menuntut siswa tidak hanya sekedar menghafal fakta tetapi jugapengaplikasiannya dalam kehidupan nyata. Pada pembelajaranIPA materi gaya dan gerak, anak dituntut untuk berinteraksilangsung dengan lingkungan termasuk pada kegiatan sehari-harianak sehingga pembelajaran tersebut menjadi lebih bermakna.tercapainya tujuan pembalajaran sains di sekolah dasar, salahsatunya menggunakan pendekatan pembelajaran dan bahan ajaryang tepat. Salah satu pendekatan yang sesuai yaitu menggunakanpendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL)dan modulyang kami gunakan sebagai bahan ajar. Pendekatan pembelajaranContextual Teaching and Learning (CTL) merupakan konsepbelajar yang membantu guru mengaitkan antara materi yangdiajarkan dengan situasi dunia nyata siswa dan mendorong siswamembuat hubungan antara pengetahuan yang dimilikinya denganpenerapannya dalam kehidupan mereka sebagai anggota keluargadan masyarakat.
PERNIKAHAN DINI DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PENDIDIKAN ANAK DI DESA KELI KECAMATAN WOHA Syahru Ramadhan
eL-Muhbib jurnal pemikiran dan penelitian pendidikan dasar Vol. 3 No. 2 (2019): Desember
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/el-muhbib.v3i2.381

Abstract

Usia pernikahan yang terlalu muda dapat mengakibatkanmeningkatnya kasus perceraian karena kurangnya kesadaranuntuk bertanggung jawab dalam rumah tangga serta prosespendidikan secara formal bagi anak tidak berjalan sebagaimanamestinya, hal inilah yang terjadi di Desa Keli Kecamatan WohaKabupaten Bima. Sebagai pisau analisisnya, maka penelitimenggunakan beberapa teori yang sesuai dengan topik yangdiangkat diantaranya tentang tinjauan konsep pernikahan dinidari berbagai aspek dan pendidikan anak. Adapun metodologipenelitian dalam penelitian ini adalah menggunakan penelitiankualitatif dimana penelitian dilakukan berdasarkan pada faktaatau kejadian yang terjadi dilapangan mengenai peernikahan dinidan implikasinya terhadap pendidikan anak. Data dalampenelitian ini bersumber dari data primer dan sekunder dengantekhnik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasidan dokumentasi. Analisis data dengan menggunakan reduksidata, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Adapun hasiltemuan dalam penelitian bahwa pernikahan dini memilikidampak biologis, dampak psikologi dan dampak sosial, dampakpsikologi yang biasa dialami oleh anak yang melakukanpernikahan dini adalah adanya rasa ketidak percayaannyaterhadap anak yang telah dia lahirkan dan perniakahan dinimenyebabkan pendidikan jadi terbengkalai disebabkan karenaminimnya pengetahuan, pemahaman dan pengalaman dalammendidik anak.
PEMBELAJARAN SD/MI BERBASIS SEKOLAH RAMAH ANAK DI MI WAHID HASYIM YOGYAKARTA Syahru Ramadhan
eL-Muhbib jurnal pemikiran dan penelitian pendidikan dasar Vol. 2 No. 2 (2018): Desember
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/el-muhbib.v2i2.386

Abstract

Pelaksanaan pembelajaran SD/MI berbasis sekolah ramah anak menekankan pada aktivitas peserta didik, untuk melakukan berbagai kegiatan yang nyata seperti mengamati dan melihat langsung, mencoba dengan melakukan sendiri tanpa adanya berbagai intimidasi atau tekanan dari pihak lain. Peserta didik dibebaskan untuk berekspresi dan mengemukakan pendapatnya tanpa ada rasa takut. Sehingga peserta didik dapat membentuk pengetahuannya. Seperti halnya pembelajaran yang telah dilaksanakan di MI Wahid Hasyim Yogyakarta. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa sekolah ramah anak di MI Wahid Hasyim sudah memenuhi prinsip sekolah ramah anak yaitu nondiskriminasi, kepentingan terbaik bagi anak, kelangsungan dan perkembangan hidup anak, penghormatan terhadap pandangan anak, serta pengelolaan sekolah yang baik. Selain itu pembelajaran SD/MI berbasis sekolah ramah anak tersebut memiliki dampak bagi peserta didik yakni peserta didik dapat lebih berperan aktif dalam proses pembelajaran sehingga peserta didik dapat mengembangkan pengetahuan, sikap dan keterampilannya, disamping itu hak-hak peserta didik dapat terpenuhi.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN TEMATIK DALAM PENDEKATAN SAINTIFIK PADA MATA PELAJARAN FIQIH KELAS VI DI MIN 1 KOTA BIMA Syahru Ramadhan; Muslim Muslim
eL-Muhbib jurnal pemikiran dan penelitian pendidikan dasar Vol. 4 No. 1 (2020): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/el-muhbib.v4i1.389

Abstract

MIN 1 Kota Bima merupakan sekolah dasar (madrasah) berbasisIslam yang menerapkan pembelajaran berdasarkan kurikulum2013. Proses pembelajaran menggunakan paradigma baru yaitupembelajaran tematik dengan menggunakan pendekatan saintifik.Paradigma baru ini mengarahkan peserta didik untukmemposisikan diri sebagai subyek pembelajaran, sehingga siswadapat terlibat secara aktif dalam kegiatan pembelajaran. Matapelajaran fiqih selama ini diajarkan dengan cara menuntut siswamenghafal, sehingga hal ini sudah tidak kontektual lagizamannya. Pola ini juga membuat kesan bahwa gurumemposisikan siswa sebagai obyek pembelajaran yang harusselalu diisi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatifdengan jenis penelitian studi kasus. Metode pengumpulan datadengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Adapun sumberinforman dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, WakasekKurikulum dan guru mata pelajaran fiqih. Sedangkan metodeanalisis data menggunakan teknik analisis deskriptif. Hasiltemuan dalam penelitian ini adalah Pembelajaran tematik denganmenggunakan pendekatan saintifik untuk mata pelajaran fiqihsiswa kelas VI di MIN 1 Kota Bima menggunakan pendekatanpembelajaran yang berpusat kepada siswa, menekankan padaproses pembelajaran yang berangkat dari dalam diri siswasendiri. Maksudnya bahwa yang mengkonstruksi pengetahuanadalah siswa sendiri, bukan guru yang mentransfer pengetahuankepada siswa. Guru disini hanya bertugas sebagai fasilitator dandinamisator. Kegiatan pembelajarannya menuntut siswa aktifsehingga dapat menciptakan proses pembelajaran bermakna.