Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

DETERMINAN KESEJAHTERAAN SISWA DI INDONESIA (SEBUAH TINJAUAN LITERATUR) Nurhayana Thoybah; Farah Aulia
Jurnal Riset Psikologi Vol 2020, No 2 (2020): Periode Wisuda Juni 2020
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (597.595 KB) | DOI: 10.24036/jrp.v2020i2.8725

Abstract

Research on student well-being has continued to develop in Indonesia in the last decade. This article reviews determinants of student well-being in Indonesia based on the results of previous research. This article aims: (1) Looking at the perspective of previous studies in defining and building aspects/dimensions of student well-being, (2) identifying determinants of student well-being in Indonesia. This article reviews 12 research articles related to determinants of student well-being published in the last five years. This literature review found that: (1) research in Indonesia defines student well-being with three points of view (school sociological abilities, student evaluations, and students' abilities in carrying out their functions at school), (2) determinants of student well-being can be grouped into internal and external students who are mutually constructive in determining student well-being. This article is expected to assist further researchers to identifying the determinants of well-being in Indonesia based on the results of previous research.Riset terkait kesejahteraan siswa terus berkembang di Indonesia dalam satu dekade terakhir. Artikel ini mereview determinan kesejahteraan siswa berdasarkan hasil-hasil penelitian sebelumnya. Tujuan artikel ini adalah: (1) melihat sudut pandang studi sebelumnya dalam mendefinisikan dan membangun aspek/dimensi kesejahteraan siswa, (2) mengidentifikasi determinan kesejahteraan siswa di Indonesia. Tinjauan literatur ini mengulas 12 artikel penelitian terkait determinan kesejahteraan siswa yang terbit dalam lima tahun terakhir. Tinjauan literatur ini menemukan bahwa: (1) riset-riset di Indonesia mendefinisikan kesejahteraan siswa dengan tiga sudut pandang; kemampuan sosiologis sekolah, evaluasi siswa, dan kemampuan siswa dalam menjalankan peran dan fungsinya di sekolah, (2) determinan kesejahteraan siswa bisa dikategorikan sebagai faktor internal dan eksternal siswa yang saling bersinergi dalam menentukan kesejahteraan siswa. Tinjauan literatur ini diharapkan dapat membantu peneliti mengidentifikasi determinan kesejahteraan siswa di Indonesia berdasarkan hasil tinjauan pada penelitian sebelumnya.
Student Well-being: A Systematic Literature Review Farah Aulia; Thomas Dicky Hastjarjo; Diana Setiyawati; Bhina Patria
Buletin Psikologi Vol 28, No 1 (2020)
Publisher : Faculty of Psychology Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (556.919 KB) | DOI: 10.22146/buletinpsikologi.42979

Abstract

Research on well-being in adults has developed quite rapidly in recent years, but not on research in child well-being particularly within school context. This article aimed to review: (a) the definition of student well-being and b) measurement of student well-being. The review involved articles published in 2007-2017. The conclusions of this literature review are (a) the definitions used to explain student well-being are based on several approaches, namely mental health, hedonistic and eudaimonic, (b) several aspects that construct the student well-being at school namely dominant positive emotions, school satisfaction, negative emotions, social relations and engagement to school. These findings can provide recommendations for measurement construction and school evaluation related to student well-being.
Psikoedukasi Literasi Media Sosial untuk Meningkatkan Parental Awareness terhadap Cyber Threats pada Orangtua dan Guru Farah Aulia; Elrisfa Magistarina; Dina Sukma
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.564 KB)

Abstract

Remaja saat ini lahir dengan perkembangan teknologi informasi yang sudah berkembang pesat, sedangkan bagi orangtua dan guru teknologi adalah hal yang baru dan butuh waktu untuk dapat menguasainya. Hal ini menyebabkan munculnya kesenjangan antara orangtua/guru dan remajanya. Dimana orangtua dan guru tidak sepenuhnya mampu memantau aktivitas remaja. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan orangtua dan guru tentang literasi media sosial sehingga dapat mencegah ancaman siber pada remaja. Mitra dalam pengabdian ini adalah 63 orangtua dan 28 guru di SMA Laboratarium Pembangunan di kota Padang. Metode yang dilakukan menggunakan psikoedukasi. Hasil yang didapatkan adalah meningkatnya pengetahuan tentang literasi sosial media, dampak ancaman siber pada siswa dan upaya pencegahannya.