Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Improving Student Well-being in School Farah Aulia
International Conference of Mental Health, Neuroscience, and Cyber-psychology
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32698/25275

Abstract

Schools have an important role in supporting student well-being as microsystems that affect student development, social contexts where students interact and influence each other with teachers, peers and staff as well as schools as a community. Student well-being is related to a number of important factors including academic achievement, physical and mental health, satisfying interpersonal relations and success at work. This article examines the role of schools in efforts to improve student well-being.A whole-school approach that involves all the components in a school is needed to support student well-being.
Faktor-faktor yang Berperan dalam Pemalasan Sosial (Social loafing): Sebuah Kajian Literatur Pratama, Kardila Desta; Aulia, Farah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2020): August 2020
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (447.992 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v4i2.611

Abstract

Pemalasan sosial (Social Loafing) merupakan kecenderungan untuk mengurangi motivasi dan usaha ketika mengerjakan tugas secara kelompok dibandingkan bekerja secara individu. Tujuan dari kajian literatur ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berperan dan mempengaruhi pemalasan sosial. Metode yang digunakan yaitu kajian literatur. Artikel yang direview pada kajian literature berkisar tahun 2010-2020 yang ditelusuri melalui online research data base. Hasil dari penelusuran menunjukkan bahwa pemalasan sosial dipengaruhi oleh beberapa faktor. Faktor yang berperan dalam pemalasan sosial yaitu faktor situasional seperti tidak adanya evaluasi dari kontribusi individu, ketidakjelasan pembagian tanggung jawab, struktur kelompok, interaksi kelompok, karakteristik tugas, harga diri dan efikasi diri, perbedaan gender, prokrastinasi akademik, kohesivitas kelompok, dan faktor kepribadian
Hubungan Harga Diri dengan Perilaku Seksual Pranikah Pada Remaja Zamriyani, Indah; Aulia, Farah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (334.069 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v5i1.1114

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hubungan harga diri dengan perilaku seksual pranikah pada remaja di Kota Padang. Desain penelitian yang dipakai dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif korelasional. Subjek penelitian berjumlah 89 orang yang diperoleh melalui teknik purposive sampling. Alat pengumpulan data menggunakan skala perilaku seksual yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala perilaku seksual dari (Bana, Hartati & Ningsih, 2018) yang disusun berdasarkan bentuk-bentuk perilaku seksual menurut Sarwono (2010) dan skala harga diri dari (Adnan, 2018). Data dalam penelitian ini diolah menggunakan teknik statistik korelasi product moment. Hasil penelitian koefisien korelasi r = -0,201 dengan signifikansi p=0,006 (p < 0,05) yang dapat diartikan bahwa dugaan sementara diterima. Hasil koefisien korelasi memperlihatkan terdapat korelasi negatif antara harga diri dengan perilaku seksual pranikah pada remaja.
Faktor Penentu Kesejahteraan Subjektif Mahasiswa : Sebuah Studi Eksploratif di Universitas Negeri Padang Ardiansyah, Muhammad; Aulia, Farah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2021): April 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi faktor penentu kesejahteraan subjektif mahasiswa di Universitas Negeri Padang. Metode penelitian ini adalah kualitatif eksplorasi dengan jumlah responden sebanyak 115 mahasiswa Universitas Negeri Padang di Kota Padang yang dipilih melalui teknik cluster sampling. Pengumpulan data menggunakan teknik kuesioner yang disebar pada mahasiswa di seluruh fakultas di Universitas negeri Padang di kota Padang. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik dan melalui proses keabsahan data dengan peer debriefing. Penelitian ini menemukan enam tema utama yang menjadi determinan kesejahteraan mahasiswa Universitas Negeri Padang di Kota Padang. Keenam determinan tersebut antara lain adalah faktor individu mahasiswa (32.62%), kepuasan dalam relasi (24.55%), kepuasan akademik (17.36%), ekonomi (12.28%), kepuasan terhadap diri (6.60%), dan afeksi (6.59%).
Bullying experience in primary school children Farah Aulia
SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling Vol 1, No 1 (2016): SCHOULID
Publisher : Indonesian Counselor Association (IKI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (643.342 KB) | DOI: 10.23916/schoulid.v1i1.37.28-32

Abstract

Bullying is still a significant problem today. Bullying occurs starting from the primary level up to college. The impact of the bullying on victims can be a lonely, difficult to adjust, insecurity, low self-esteem, depression and the worst is suicide. The earlier effort to detect bullying experienced by children will be able to prevent long-term effects caused. This study was conducted on 258 students of class 4-5 primary school in Yogyakarta. Data was collected through open-ended questionnaires associated with feelings and experiences of bullying in schools both as perpetrators and victims. The result showed that students feel negative emotions associated with bullying at school and most children experience bullying at school with a variety of forms, ranging from physical, verbal and relational from peers at school. These findings have implications related to the effort to do the school to help students cope with the impact of bullying experienced.
Bullying experience in primary school children Farah Aulia
SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling Vol 1, No 1 (2016): SCHOULID
Publisher : Indonesian Counselor Association (IKI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (643.342 KB) | DOI: 10.23916/schoulid.v1i1.37.28-32

Abstract

Bullying is still a significant problem today. Bullying occurs starting from the primary level up to college. The impact of the bullying on victims can be a lonely, difficult to adjust, insecurity, low self-esteem, depression and the worst is suicide. The earlier effort to detect bullying experienced by children will be able to prevent long-term effects caused. This study was conducted on 258 students of class 4-5 primary school in Yogyakarta. Data was collected through open-ended questionnaires associated with feelings and experiences of bullying in schools both as perpetrators and victims. The result showed that students feel negative emotions associated with bullying at school and most children experience bullying at school with a variety of forms, ranging from physical, verbal and relational from peers at school. These findings have implications related to the effort to do the school to help students cope with the impact of bullying experienced.
PERAN GENDER DALAM MENENTUKAN MOTIVASI AKADEMIK Nofa Yani; Farah Aulia
Jurnal Riset Psikologi Vol 2020, No 4 (2020): Periode Wisuda Desember 2020
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (500.479 KB) | DOI: 10.24036/jrp.v2020i4.10129

Abstract

Abstract: Gender roles in determining academic motivation (a literature review). Academic motivation is a problem that has long been developed in schools and many relevant studies have presented and discussed it. Academic motivation is an essential part of learning and achievement. Academic motivation is related to how students achieve in school. Study found that student’s high academic motivation will also affect the academic achievement to achieved. Academic motivation is also largely determined by the gender. This study represents the literature that examines gender differences. Based on 14 articles reviewed by researchers, found that 10 articles show that women have higher academic motivation than men. Academic motivation makes someone try to meet their learning needs and trying to achieve learning goals.  Abstrak: Peran gender dalam menentukan motivasi akademik (sebuah tinjauan literatur). Motivasi akademik adalah  masalah yang telah lama dikembangkan di sekolah, dan sudah banyak studi yang relevan yang menyajikan dan mendiskusikannya. Motivasi akademik adalah kunci dari dari pembelajaran dan pencapaian. Motivasi akademik banyak dihubungkan dengan bagaimana prestasi siswa di sekolah. Penelitian menemukan bahwa motivasi akademik seseorang yang tinggi juga akan berpengaruh pada prestasi akademik yang akan diraih. Motivasi akademik juga banyak dianggap ditentukan oleh gender. Penelitian ini merupakan tinjauan literatur yang mengkaji tentang perbedaan gender yang dapat mempengaruhi motivasi akademik yang bersumber dari beberapa artikel. Berdasarkan 14 artikel yang ditinjau oleh peneliti, ditemukan 10 artikel yang menunjukkan bahwa motivasi akademik perempuan lebih tinggi dibanding motivasi akademik laki-laki. Motivasi akademik membuat seseorang bergerak untuk memenuhi kebutuhan belajarnya dan akan berusaha untuk mencapai tujuan dari pembelajaran.  
DETERMINAN KESEJAHTERAAN SISWA DI INDONESIA (SEBUAH TINJAUAN LITERATUR) Nurhayana Thoybah; Farah Aulia
Jurnal Riset Psikologi Vol 2020, No 2 (2020): Periode Wisuda Juni 2020
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (597.595 KB) | DOI: 10.24036/jrp.v2020i2.8725

Abstract

Research on student well-being has continued to develop in Indonesia in the last decade. This article reviews determinants of student well-being in Indonesia based on the results of previous research. This article aims: (1) Looking at the perspective of previous studies in defining and building aspects/dimensions of student well-being, (2) identifying determinants of student well-being in Indonesia. This article reviews 12 research articles related to determinants of student well-being published in the last five years. This literature review found that: (1) research in Indonesia defines student well-being with three points of view (school sociological abilities, student evaluations, and students' abilities in carrying out their functions at school), (2) determinants of student well-being can be grouped into internal and external students who are mutually constructive in determining student well-being. This article is expected to assist further researchers to identifying the determinants of well-being in Indonesia based on the results of previous research.Riset terkait kesejahteraan siswa terus berkembang di Indonesia dalam satu dekade terakhir. Artikel ini mereview determinan kesejahteraan siswa berdasarkan hasil-hasil penelitian sebelumnya. Tujuan artikel ini adalah: (1) melihat sudut pandang studi sebelumnya dalam mendefinisikan dan membangun aspek/dimensi kesejahteraan siswa, (2) mengidentifikasi determinan kesejahteraan siswa di Indonesia. Tinjauan literatur ini mengulas 12 artikel penelitian terkait determinan kesejahteraan siswa yang terbit dalam lima tahun terakhir. Tinjauan literatur ini menemukan bahwa: (1) riset-riset di Indonesia mendefinisikan kesejahteraan siswa dengan tiga sudut pandang; kemampuan sosiologis sekolah, evaluasi siswa, dan kemampuan siswa dalam menjalankan peran dan fungsinya di sekolah, (2) determinan kesejahteraan siswa bisa dikategorikan sebagai faktor internal dan eksternal siswa yang saling bersinergi dalam menentukan kesejahteraan siswa. Tinjauan literatur ini diharapkan dapat membantu peneliti mengidentifikasi determinan kesejahteraan siswa di Indonesia berdasarkan hasil tinjauan pada penelitian sebelumnya.
Student Well-being: A Systematic Literature Review Farah Aulia; Thomas Dicky Hastjarjo; Diana Setiyawati; Bhina Patria
Buletin Psikologi Vol 28, No 1 (2020)
Publisher : Faculty of Psychology Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (556.919 KB) | DOI: 10.22146/buletinpsikologi.42979

Abstract

Research on well-being in adults has developed quite rapidly in recent years, but not on research in child well-being particularly within school context. This article aimed to review: (a) the definition of student well-being and b) measurement of student well-being. The review involved articles published in 2007-2017. The conclusions of this literature review are (a) the definitions used to explain student well-being are based on several approaches, namely mental health, hedonistic and eudaimonic, (b) several aspects that construct the student well-being at school namely dominant positive emotions, school satisfaction, negative emotions, social relations and engagement to school. These findings can provide recommendations for measurement construction and school evaluation related to student well-being.
Psikoedukasi Literasi Media Sosial untuk Meningkatkan Parental Awareness terhadap Cyber Threats pada Orangtua dan Guru Farah Aulia; Elrisfa Magistarina; Dina Sukma
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.564 KB)

Abstract

Remaja saat ini lahir dengan perkembangan teknologi informasi yang sudah berkembang pesat, sedangkan bagi orangtua dan guru teknologi adalah hal yang baru dan butuh waktu untuk dapat menguasainya. Hal ini menyebabkan munculnya kesenjangan antara orangtua/guru dan remajanya. Dimana orangtua dan guru tidak sepenuhnya mampu memantau aktivitas remaja. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan orangtua dan guru tentang literasi media sosial sehingga dapat mencegah ancaman siber pada remaja. Mitra dalam pengabdian ini adalah 63 orangtua dan 28 guru di SMA Laboratarium Pembangunan di kota Padang. Metode yang dilakukan menggunakan psikoedukasi. Hasil yang didapatkan adalah meningkatnya pengetahuan tentang literasi sosial media, dampak ancaman siber pada siswa dan upaya pencegahannya.