Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Pengaruh pijat bayi terhadap peningkatan kualitas tidur bayi usia 3-10 bulan di Desa Tamanan wilayah kerja Puskesmas Banguntapan II Suryati Suryati; Naelatur Rizqiyah; Eka Oktavianto
Riset Informasi Kesehatan Vol 8 No 1 (2019): Riset Informasi Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Ibu Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30644/rik.v8i1.215

Abstract

Background: every parent wants a child who can grow and develop optimally according to its age category. One of the factors that can influence growth and development is the quality of sleep, due to 75% growth hormone produced when the baby sleeps. Sleep quality of babies can be stimulated through the act of giving massage baby. Objective: this study aims to determine the effect of infant massage on improvement the quality of sleep for infants aged 3-10 months in a village of Banguntapan Public Health Center II. Research method: this research is a pre-experiment research with an approach in one group (one-group pre-post test design without control). Data analysis used is the Wilcoxon test. This research was carried out in the Working Area Village Banguntapan II Health Center, with a population of 64 infants aged 3-10 months. Technique sampling using purposive sampling, which is the number of 15 babies aged 3-10 month. Providing education and demonstration of baby massage is done once, then massage done by parents of babies every day within 3 weeks, and observed by researchers every 2 days. Sleep quality was measured using the A Brief Screening Questionnaire For Infant Sleep Problems (BISQ). Results: Before being given massage the majority of the quality of bad baby sleep was 14 respondents (93.3%), then after being given massage for 3 weeks there was an increase in quality sleep where all babies have good sleep quality of 15 respondents (100%). Comparative test results infant massage between before and after massage is p value 0.000 (p value <0.005). Conclusion: there is the effect of infant massage on improving the quality of sleep for infants aged 3-10 months at Village of Bangutapan II Health Center.
Pengaruh Video Animasi Pencegahan Kekerasan Seksual terhadap Sikap Anak Jalanan Suryati Suryati; Aris Setyawan; Dian Nur Adkhana Sari; Faqih Purnomosidi
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 2 (2024): April 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i2.1868

Abstract

Kehidupan anak jalanan di lingkungan masyarakat tidak jauh dari berbagai macam kekerasan. Anak jalanan merupakan anak yang paling rentan terhadap kekerasan seksual, terutama anak jalanan dengan jenis kelamin perempuan dan berusia dibawah 18 tahun. Kekerasan seksual seringkali ditemui pada anak jalanan perempuan, baik ketika sedang mencari rezeki di jalanan, maupun di dalam komunitasnya sendiri atau sesama anak jalanan. Dampak kekerasan seksual tidak hanya merusak fisik melainkan merusak psikologis. Dalam penelitian ini upaya pencegahan terjadinya kekerasan seksual yang dilakukan yaitu dengan pemberian edukasi menggunakan media video animasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan menggunakan media video animasi terhadap sikap tentang pencegahan kekerasan seksual pada anak jalanan di Yayasan Rumah Impian Yogyakarta. Jenis penelitian ini adalah Pra Eksperimen dan desain penelitian yang digunakan adalah One Group Pre Test-Post Test Design. Teknik sampling yang digunakan Simple Random Sampling dan sampel dalam penelitian berjumlah 30 responden.Uji statistik yang digunakan adalah Uji Wilcoxon. Hasil uji wilcoxon didapatkan nilai ρ value 0,000 kurang dari 0,05 maka hasil tersebut dapat diartikan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan terhadap sikap anak dalam pencegahan kekerasan seksual.
Pengaruh terapi audio dzikir Asy-syifa terhadap kecemasan pada anak penderita kanker sebelum menjalani kemoterapi: The effect of audio therapy of dzikir Asy-syifa on anxiety in children with cancer before undergoing chemotherapy Wida Marina; Suryati Suryati; Dian Nur Adkhana Sari; Eka Oktavianto
Cendekia Sehat: Jurnal Penelitian Keperawatan Volume 2 Nomor 2, November 2025
Publisher : Yayasan Cendekia Sehat Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66689/csjpk.vi.121

Abstract

Latar belakang: Kanker anak merupakan penyakit yang memerlukan pengobatan dan perawatan berkelanjutan yaitu kemoterapi yang dapat menyebabkan efek samping salah satunya adalah kecemasan atau penyakit hati yang dapat mengganggu ketenangan jiwa. Terapi dzikir dapat menangani masalah kejiwaan salah satunya cemas. Tujuan: Mengetahui pengaruh terapi audio dzikir Asy-syifa terhadap kecemasan pada anak penderita kanker sebelum menjalani kemoterapi. Metode: Penelitian ini merupakan pre-eksperimen dengan rancangan one group pre-posttest desain. Teknik Sampel berjumlah 20 anak penderita kanker, yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling berdasarkan ketersediaan dan kesediaan partisipan. . Instrument penelitian menggunakan kuesioner Zung self-rating anxiety scale (Z-SAS) untuk mengukur kecemasan sebelum dan sesudah intervensi. Intervensi terapi audio dzikir Asy-Syifa dilakukan di ruang tenang di YKAKI Yogyakarta, berdurasi 15 menit dalam satu sesi menggunakan pemutar audio (handphone). Data dianalisis menggunakan uji wilcoxon untuk menguji signifikasi perbedaan. Hasil: Rata-rata kecemasan anak sebelum diberikan terapi audio dzikir Asy-Syifa (pretest) sebesar 7,70, sedangkan setelah diberikan terapi (postest) menurun menjadi 5,35. Terjadi penurunan rata-rata (∆ mean) sebesar 2.35. Hasil uji wilcoxon menunjukkan nilai p value = 0,001 (p < 0,05) dan nilai z = -3,750. Simpulan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terapi audio dzikir Asy-Syifa berpengaruh signifikan terhadap penurunan tingkat kecemasan pada anak penderita kanker sebelum menjalani kemoterapi di Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia Yogyakarta.
Penerapan terapi spiritual dzikir pada kesehatan mental remaja: Application of dhikr spiritual therapy on adolescent mental health Aris Setyawan; Suryati Suryati; Dian Nur Adkhana Sari; Niken Setyaningrum; Relda Rahmah
Cendekia Mengabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 1 Nomor 2, November 2024
Publisher : Yayasan Cendekia Sehat Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66689/cmjpm.vi.29

Abstract

Latar Belakang: Kesehatan mental merupakan keadaan seseorang yang terhindar dari gejala-gejala gangguan dan penyakit jiwa, dapat menyesuaikan diri, dapat memanfaatkan segala potensi dan bakat yang ada semaksimal mungkin dan membawa kepada kebahagiaan bersama serta tercapainya keharmonisan jiwa dalam kehidupan. Tujuan: memberikan pendampingan penerapan dzikir untuk mencegah gangguan  kesehatan mental yang terjadi pada remaja di sekolah. Metode: Instrument yang digunakan untuk mengukur kesehatan mental remaja dalam pengabdian masyarakat ini adalah Kuesioner Mental Health Continum-Short From (MHC-SF). Jumlah responden dalam pengabdian kepada masyarakat sejumlah 32 siswa. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dimulai dengan memeriksa kesehatan mental responden menggunakan kuesioner kemudian diberikan edukasi terkait penerapan dzikir. Penerapan dzikir dilakukan selama 1 bulan  kemudian diakhiri dengan posttest. Hasil: Hasil menunjukkan bahwa  setelah menerapkan dzikir selama 1 bulan, sebagian besar siswa merasakan lebih rileks dan tenang. Siswa menjadi lebih mendekatkan diri kepada Tuhan yang membuat hati dan pikiran mereka menjadi tenang dan kesehatan mental siswa tetap terjaga. Simpulan: Penerapan terapi spiritual dzikir dapat mencegah gangguan kesehatan jiwa pada remaja.
Peningkatan pengetahuan ibu balita tentang menu Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbasis pangan lokal di Posyandu Bali Gunungkidul Yogyakarta: Improving the knowledge of toddler mothers about Local Food-Based (PMT) menus in Posyandu Bali Gunungkidul Yogyakarta Ghaida Siti Nur Auliya; Suryati Suryati; Dian Nur Adkhana Sari; Yeni Isnaeni; Aris Setyawan
Cendekia Mengabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 2 Nomor 1, Mei 2025
Publisher : Yayasan Cendekia Sehat Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66689/cmjpm.vi.122

Abstract

Latar belakang: Pemberian makanan tambahan (PMT) berbasis pangan lokal merupakan salah satu penanganan masalah kekurangan gizi balita. Rendahnya pengetahuan ibu balita tentunya akan berpengaruh terhadap status gizi balita. Tujuan: Meningkatkan pengetahuan ibu balita tentang menu PMT berbasis pangan lokal di Posyandu Bali Gunungkidul Yogyakarta. Metode: Kegiatan pengabdian masyarakat ini berjenis CBR (Community Based Research). Kegiatanya adalah pemberian makanan tambahan berbasis pangan lokal di Bali Gunungkidul Yogyakrta. Instrument yang digunakan adalah kuesioner pengetahuan tentang pemberian makanan tambahan berbasis pangan lokal. Jumlah responden dalam kegiatan pengabdian ini sejumlah 44 ibu balita. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dimulai dengan menilai pengetahuan ibu balita tentang PMT berbasis pangan lokal sebelum diberikan edukasi tentang menu pemberian makanan tambahan pangan lokal (pretest). Kemudian melakukan kegiatan pendidikan kesehatan dengan menggunakan metode ceramah tanya jawab dan media booklet selama 40 menit. Setelahnya dilakukan penilaian pengetahuan kembali (postest). Hasil: Hasil menunjukkan bahwa nilai rata-rata pretest sebesar 7,704 dan nilai rata-rata posttest 17,97. Terjadi kenaikan rata-rata skor pengetahuan sebanyak 10,26. Dari hasil uji komparasi dengan menggunakan uji Wilcoxon didapatkan hasil nilai p=0,000 (nilai p<0,05). Simpulan: Kegiatan pengaabdian masyarakat ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu balita tentang menu PMT berbasis pangan lokal di Posyandu Bali Gunungkidul Yogyakarta.
Skreening tumbuh kembang psikososial sebagai upaya pencegahan masalah kesehatan mental pada remaja di MAN 2 Yogyakarta: Psychosocial development screening as an effort to prevent mental health problems in adolescents at MAN 2 Yogyakarta Aris Setyawan; Suryati Suryati; Niken Setyaningrum; Ardhian Indra Darmawan
Cendekia Mengabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 2 Nomor 2, November 2025
Publisher : Yayasan Cendekia Sehat Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66689/cmjpm.vi.361

Abstract

Latar belakang: remaja merupakan individu yang rentan mengalami masalah kesehatan mental. Ketidaksiapan tumbuh kembang psikososial seringkali disebut sebagai penyebabnya. Pencegahan dan penanganan masalah emosi dan perilaku pada secara tepat sejak dini diharapkan dapat membantu remaja untuk perkembangan lebih baik bagi masa depannya. Tujuan: kegiatan pengabdian masyarakat bertujuan untuk mendeteksi adanya potensi gangguan emosional dan tingkah laku sebagai upaya mendeteksi dini masalah kesehatan mental remaja. Metode: metode kegiatan pengabdian menggunakan CBR (Community-Based Research), diantaranya skreening gangguan kesehatan mental dan pendidikan kesehatan tentang pencegahan masalah kesehatan mental remaja di MAN 2 Yogyakarta. Pelaksanaan skrining menggunakan instrument SDQ-25 (Strengths and Difficulties Questionnaire) secara offline namun dalam pengisian kuesioner dengan  google form. kegiatan ini diikuti oleh 40 remaja di MAN 2 Yogyakarta. Hasil: hasil kegiatan pengabdian masyarakat yang diperoleh dari 40 siswa, menggambarkan bahwa kesehatan mental siswa dalam kategori normal terdapat 20 siswa, kesehatan mental dalam kategori borderline sejumlah 4 siswa, dan kesehatan mental dalam kategori abnormal sejumlah 16 siswa.   Simpulan: kegiatan pengabdian masyarakat ini menyimpulkan bahwa mayoritas kesehatan mental siswa dalam kategori normal.