Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Optimalisasi Evaluasi Pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka pada Kelompok Kerja Madarasah Ibtidaiyah Kota Batu Waluyo Satrio Adji; M. Imamul Muttaqin; Didik Wahyudi; Ibanez Sheilla Anggie Damayanti; Risma Agustia Putri; Dinda Dewi Masyithoh
Interdisciplinary Explorations in Research Journal Vol. 2 No. 3 (2024)
Publisher : PT. Sharia Journal and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62976/ierj.v2i3.715

Abstract

Abstract The Merdeka Curriculum is designed to provide flexibility in learning, but its implementation still faces challenges, particularly in learning assessment. This study aims to optimize learning evaluation in Madrasah Ibtidaiyah (MI) in Kota Batu through the Asset-Based Community Development (ABCD) approach. The methods used include community asset identification, hybrid learning-based training, and field implementation support. The results indicate that the program successfully enhanced teachers' understanding of applying learning assessments under the Merdeka Curriculum, particularly in the aspects of formative and summative assessment. Keywords: Merdeka Curriculum, learning assessment, ABCD method, Madrasah Ibtidaiyah.   Abstrak Kurikulum Merdeka dirancang untuk memberikan fleksibilitas dalam pembelajaran, namun implementasinya masih menghadapi kendala, terutama dalam asesmen pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan evaluasi pembelajaran di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Kota Batu melalui pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD). Metode yang digunakan meliputi identifikasi aset komunitas, pelatihan berbasis hybrid learning, dan pendampingan implementasi di lapangan. Hasil menunjukkan bahwa program ini berhasil meningkatkan pemahaman guru dalam menerapkan asesmen pembelajaran berbasis Kurikulum Merdeka, khususnya pada aspek assessmen formatif dan sumatif. Kata kunci: Kurikulum Merdeka, asesmen pembelajaran, Metode ABCD, Madrasah Ibtidaiyah.    
KORELASI MOTIVASI BELAJAR DENGAN KEMANDIRIAN BELAJAR PESERTA DIDIK DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM: The Correlation Between Learning Motivation and Students’ Learning Independence in Islamic Religious Education Learning Bintang Desi Triana; Deden Makbuloh; Muhammad Mustofa; Didik Wahyudi
TA'LIMUNA: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 15 No. 1 (2026): MARET
Publisher : STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32478/z47exe55

Abstract

Learning motivation and learning independence are crucial factors determining student success in the learning process. This study aims to examine learning motivation levels, learning independence levels, and their relationship among Islamic Religious Education (PAI) students at SMK Geomatika Lampung. Using a quantitative approach with an ex post facto correlational design, the sample consisted of 41 students selected through simple random sampling. Data were collected via questionnaires and analyzed using SPSS. Results show average scores of 38.20 for learning motivation and 39.00 for learning independence, both in the moderate category. Hypothesis testing yielded a significance value of 0.000 (< 0.05) with a correlation coefficient of 0.570, indicating a moderate relationship. The coefficient of determination (0.325) reveals that learning motivation contributes 32.5% to learning independence. These findings confirm a significant relationship between learning motivation and learning independence in PAI learning. Motivasi belajar dan kemandirian belajar merupakan dua aspek penting yang menentukan keberhasilan peserta didik dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi tingkat motivasi belajar, tingkat kemandirian belajar, serta hubungan keduanya pada peserta didik mata dalam pembelajaran PAI di SMK Geomatika Lampung. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional ex post facto, sampel penelitian terdiri dari 41 peserta didik yang dipilih melalui simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan angket dan dianalisis dengan SPSS. Hasil menunjukkan motivasi belajar rata-rata 38,20 dan kemandirian belajar 39,00, keduanya pada kategori sedang. Pengujian hipotesis menghasilkan signifikansi 0,000 (<0,05) dengan koefisien korelasi 0,570. Koefisien determinasi 0,325 menunjukkan motivasi belajar berkontribusi 32,5% terhadap kemandirian belajar. Temuan ini mengonfirmasi adanya hubungan signifikan antara motivasi belajar dan kemandirian belajar dalam pembelajaran PAI. Kata Kunci : Motivasi Belajar; Kemandirian Belajar; Pendidikan Agama Islam.