Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Implementasi Kurikulum Merdeka pada Mata Pelajaran IPAS di SDN Sumberdodol 1 Kecamatan Panekan Kabupaten Magetan Lailatul Fajar Nurngaini; Mukhlison Effendi
AL-THIFL : Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 3 No. 2 (2023): Penerapan Pembelajaran melalui Model dan Media Pembelajaran untuk SD/ MI
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/thifl.v3i2.2883

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mendeskripsikan perencanaan kurikulum merdeka pada mata pelajaran IPAS Kelas IV di SDN Sumberdodol 1 Kecamatan Panekan Kabupaten Magetan. (2) Mendeskripsikan pelaksanaan kurikulum merdeka pada mata pelajaran IPAS Kelas IV di SDN Sumberdodol 1 Kecamatan Panekan Kabupaten Magetan. (3) Mendeskripsikan evaluasi kurikulum merdeka pada mata pelajaran IPAS Kelas IV di SDN Sumberdodol 1 Kecamatan Panekan Kabupaten Magetan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif jenis penelitian studi kasus. Berdasarkan analisis data yang ditemukan bahwa (1) Perencanaan Implementasi Kurikulum Merdeka pada mata pelajaran IPAS di SDN Sumberdodol 1, sudah mengacu pada Kurikulum Merdeka, tetapi belum sempurna. Karena pada Kurikulum Merdeka hanya terdapat 3 dokumen perangkat pembelajaran yang melipui CP, ATP, dan Modul Ajar. Sedangkan di SDN Sumberdodol 1 masih menerapkan program tahunan dan program semester. (2) Pelaksanaan Kurikulum Merdeka pada mata pelajaran IPAS Fase B kelas IV di SDN Sumberdodol 1 guru menerapkan pembelajaran secara langsung dengan pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL). Dimana dalam pembelajaran Kurikulum Merdeka tidak terbatas pada pembelajaran berbasis projek namun juga menyesuaikan materi pembelajaran dan kondisi peserta didik. (3) Evaluasi Implementasi Kurikulum Merdeka pada mata pelajaran IPAS di SDN Sumberdodol 1 yaitu menggunakan penilaian formatif dan sumatif. Yang disesuaikan dengan tujuan dan materi pembelajaran. Tetapi belum melakukan penilaian doagnostik sebelum pembelajaran karena masih transisi antara Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka. Maka dapat disimpulkan bahwa SDN Sumberdodol 1 sudah menerapkan kurikulum merdeka, tetapi belum sempurna.
PENERAPAN PROGRAM REDUCE, REUCE, RECYCLE (3R) DALAM MENUMBUHKAN KARAKTER PEDULI LINGKUNGAN, KREATIF, DAN TANGGUNG JAWAB DI SDIT QURROTA A’YUN PONOROGO Annisa Wulandari; Mukhlison Effendi
AL-THIFL : Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 4 No. 2 (2024): Pola Pembelajaran di Sekolah Untuk menumbuhkan Karakter Positif
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/thifl.v4i2.3976

Abstract

Karakter merupakan suatu sistem keyakinan dan kebiasaan yang mendorong tingkah laku seseorang. Penerapan nilai-nilai karakter yaitu seperti karakter peduli lingkungan, kreatif, tanggung jawab. Seorang siswa harus memiliki karakter tersebut agar terbiasa hidup sehat, kreatif serta mempunyai jiwa tanggung jawab dalam dirinya. Karakter peduli lingkungan, kreatif, tanggung jawab dapat dibentuk melalui berbagai cara salah satunya melalui penerapan program 3R. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan penerapan program 3R dalam menumbuhkan karakter peduli lingkungan, mendeskripsikan penerapan program 3R dalam menumbuhkan karakter kreatif, mendeskripsikan penerapan program 3R dalam menumbuhkan karakter tanggung jawab. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, yang dilakukan di SDIT Qurrota A’yun Ponorogo. Data yang diperoleh dari hasil obsevasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah redusi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa Penerapan Program 3R dalam menumbuhkan karakter peduli lingkungan di SDIT Qurrota A’yun Ponorogo yaitu dengan membiasakan dan mengajak siswa untuk memilah sampah dengan membedakan mana sampah organik dan mana sampah anorganik, Penerapan Program 3R dalam menumbuhkan karakter kreatif di SDIT Qurrota A’yun Ponorogo yaitu dengan guru berperan untuk mengajak anak membuat sebuah karya yang terbuat dari sampah, Penerapan Program 3R dalam menumbuhkan karakter tanggung jawab di SDIT Qurrota A’yun Ponorogo yaitu dengan memberikan pemahaman yang sederhana tentang lingkungan dengan cara bercerita atau aktivitas yang menarik.