Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Monitoring Kualitas Daya Listrik Berbasis Internet of Things Pada Panel Kontrol Motor Setiana, Hatib; Muhammad, Hasan Zein; Isdawimah; Isra Yuspita, Opi
Electrices Vol 5 No 2 (2023): Volume 5 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/ees.v5i2.6267

Abstract

Kualitas daya yang baik penting untuk menjaga kinerja optimal, efisiensi produk, dan operasi industri yang aman. Motor induksi tiga fasa yang umum digunakan di industri dapat mempengaruhi kualitas daya karena menyebabkan distorsi harmonik arus dan penurunan kualitas daya listrik. Dibutuhkan sebuah sistem monitoring yang dapat memantau kualitas daya listrik dalam waktu singkat dan dimanapun. Pada penelitian ini dibuat sebuah alat monitoring kualitas daya listrik berbasis IoT pada panel kontrol motor yang menitikberatkan pengujian pada ketidakseimbangan arus dan THDI. Monitoring dilakukan pada sebuah panel kontrol motor yang melayani 4 buah motor induksi tiga fasa. Dimana 3 motor menggunakan penyulutan DOL sedangkan 1 motor lagi menggunakan star-delta. Pengujian dilakukan pada kondisi motor nonaktif dan beroperasi bersamaan. Alat monitoring yang dibuat berhasil menampilkan data dengan latensi 0,5 detik dan error rata-rata 3,5%. Hasil analisis menunjukkan bahwa motor induksi berpengaruh terhadap ketidakseimbangan arus dan THD arus. Semakin banyak motor induksi yang dihubungkan pada sistem, maka semakin rendah nilai faktor daya dan THDI netralnya. Ketidakseimbangan arus maksimum di setiap fasa adalah R=7.25%, S=4.64% dan T=4.35%, yang menghasilkan arus pada titik netral.
DESIGN & IMPLEMENTATION OF MPPT SOLAR PHOTOVOLTAIC - ELECTRIC VEHICLES IN FAST VARYING PARTIAL SHADING CONDITIONS USING SERVAL OPTIMIZATION ALGORITHM Hendry Saputra; Isdawimah; Belyamin
Logic : Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi Vol. 24 No. 2 (2024): July
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah, P3M, Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31940/logic.v24i2.49-62

Abstract

Solar panels are used to convert solar energy into electrical energy. In this study it was applied to electric vehicles which have a very large potential for being constrained by shadows. In fast varying partial shading conditions, the position of the maximum power point is divided into two, namely GMPP and LMPP. This condition makes the MPPT process stuck in LMPP. Therefore, this research proposes the application of Serval Optimization Algorithm (SOA) in MPPT. This method refers to the natural behavior of the serval in nature. The fundamental inspiration of SOA is the serval hunting strategy in two stages of exploration and exploitation. The SOA is implemented in MPPT to change (duty cycle) so that it gets the best value and produces maximum solar panel output power. This SOA method was chosen to complete the partial shading conditions so that MPPT can optimally reach GMPP without going through LMPP. The solar panels used in this system are 2  units with specifications of 25 Wp with a 24V battery load and a 120W BLDC Motor compact in Electric Vehicle - Two Wheeler Scooter. MPPT SOA was tested in a simulation using PSIM and actual Software in 6 variations of normal and partial shading conditions. In the Simulation Test of Partial Shading Conditions, an average accuracy of 99.958% and an average tracking time of 0.492 seconds were obtained. SOA has a higher accuracy than PSO and GWO, which is 99.95%. And it has a faster tracking time of 0.55 seconds. In the SOC Integration Test, the SOA Method obtained an error value of 6.48% better than the GWO Method. On the Road Test with 6 condition, it can slow down the value of the decrease in battery capacity by 16.24%. The application of Single Source on the PV-MPPT-Converter can be implemented with an efficiency value of 76.86%. In previous research where SOA is a new method in Optimizing Problem Solving which has quite good accuracy performance, and in this research it can be implemented in Solar PV Optimization to track MPPT electric vehicles with varied and fluctuating partial shading conditions.
Mitigasi Arc Flash di Stasiun Pengumpul Minyak Melalui ETAP dan NFPA 70E Muhammad Agung; Isdawimah; Yogi Widiawati
Electrices Vol 6 No 2 (2024): Volume 6 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/ees.v6i2.7497

Abstract

Bahaya kelistrikan, khususnya arc flash, tetap menjadi risiko kritis dalam sistem kelistrikan industri, terutama pada fasilitas minyak dan gas di mana keselamatan dan kontinuitas operasional sangat penting. Arc flash dapat melepaskan energi termal ekstrem dalam hitungan milidetik, yang berpotensi menyebabkan luka bakar serius, kerusakan peralatan, hingga kematian. Studi ini bertujuan untuk memitigasi risiko arc flash pada instalasi listrik stasiun pengumpul minyak dengan menggunakan ETAP (Electrical Transient Analyzer Program) dan standar NFPA 70E (2024). Analisis difokuskan pada dua Motor Control Center (MCC-1 dan MCC-2) tegangan rendah dalam dua skenario: normal (AF-1) dan terburuk (AF-2). Simulasi ETAP menunjukkan bahwa pada AF-1, MCC-1 menghasilkan 22,21 cal/cm² pada jarak 9,17 m dengan arus 5,29 kA, dan MCC-2 sebesar 33,36 cal/cm² pada 10,21 m dengan 5,05 kA. Pada AF-2, MCC-1 mencapai 21,50 cal/cm² dan MCC-2 sebesar 30,50 cal/cm². Penilaian risiko semi-kuantitatif menggunakan matriks keparahan (Se) dan kemungkinan (Lo) menghasilkan skor awal 12 (tinggi) dengan Se = 4 dan Lo = 3. Upaya mitigasi seperti peningkatan peralatan, pengendalian administratif, dan APD menurunkan Lo menjadi 2, sehingga risiko sisa turun menjadi 8 (sedang). Studi ini menekankan pentingnya pendekatan mitigasi terintegrasi dan merekomendasikan riset lanjutan pada pemodelan prediktif dan pemantauan arc flash secara real-time.
Solar-Powered Insect Trap Lamp to Support Food Security for Vegetable Farmers at BBPP Lembang, Bandung Nana Sutarna; Isdawimah; Ahmad Tossin Alamsyah; Yogi Widiawati; Murie Dwiyaniti; Mera Kartika Delimayanti; Aminudin Debateraja; Oktivasari, Prihatin
Society : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2026): Mei
Publisher : Edumedia Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55824/m5f6mr11

Abstract

The excessive use of chemical pesticides in vegetable cultivation has negative impacts on both the environment and human health. This community service activity aimed to introduce and implement a solar-powered insect trap (solar light trap) as an environmentally friendly alternative for pest control. The program was carried out in collaboration with the Sugih Mukti Farmers Group under the guidance of BBPP Lembang, Bandung. The applied methods included training, joint assembly of the device with students, as well as demonstration and handover of the tool to farmers. The results showed that this technology received positive responses from the farmers and has the potential to reduce pesticide use. Furthermore, the tool’s effectiveness was monitored to support a scientific publication. This activity represents a concrete step in applying appropriate technology to improve the quality of environmentally friendly agriculture.
SISTEM MONITORING SUHU DAN KELEMBABAN MESIN INKUBATOR TELUR BERBASIS HMI DAN IOT mahmudin mahmudin; Murie Dwiyaniti; Isdawimah Isdawimah
Electrices Vol 8 No 1 (2026): Volume 8 Nomor 1 Tahun 2026
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/ees.v8i1.8608

Abstract

Pemantauan manual dapat memperlambat deteksi penyimpangan suhu dan kelembapan pada inkubator industri berkapasitas 25.000 telur Specific Pathogen Free (SPF). Penelitian ini mengevaluasi dampak monitoring PLC–HMI–IoT terhadap efektivitas pemantauan dan indikator keandalan operasional. Sistem mengintegrasikan sensor RS485, PLC, HMI, Haiwell Cloud, serta alarm aplikasi dan email. Evaluasi mencakup perbandingan dengan instrumen referensi selama 12 jam (49 pengamatan), sepuluh uji notifikasi, monitoring 24 jam, dan perbandingan indikator pemeliharaan selama tiga bulan sebelum dan sesudah implementasi. Deviasi maksimum adalah ±0,1 °C dan ±0,1 %RH. Seluruh notifikasi diterima dengan waktu respons rata-rata 19,5 detik melalui aplikasi dan 23,8 detik melalui email. Rata-rata downtime menurun dari 355,0 menjadi 145,3 menit (59,06%), MTTR gabungan dari 118,3 menjadi 87,2 menit/kejadian, availability rata-rata meningkat dari 99,18% menjadi 99,66%, dan rata-rata failure rate menurun dari 0,0000694 menjadi 0,0000386 kegagalan/menit. Kontribusi penelitian adalah evaluasi terukur integrasi PLC–HMI–IoT tanpa mengubah sistem kendali eksisting. Perubahan indikator menunjukkan keterkaitan dengan deteksi gangguan yang lebih cepat, tetapi belum membuktikan kausalitas tunggal karena penelitian hanya mencakup satu inkubator.