Abdul Kadir Jaelani
Faculty of Law, Universitas sebelas Maret, Surakarta

Published : 13 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Analysis of Urban Agglomeration in Economic and Legal Perspectives (A Study on the Development of Industrial Agglomeration Areas in Semarang City) Andi Tri Haryono; Muhamad Hasan Muaziz; Abdul Kadir Jaelani
Pena Justisia: Media Komunikasi dan Kajian Hukum Vol. 20 No. 1 (2021): Pena Justisia
Publisher : Faculty of Law, Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/pj.v20i1.1714

Abstract

This study tries to analyze the implementation of laws and policies regarding the development of urban agglomerations, analyze agrarian law regulations in Indonesia addressing industrial estate issues, and analyze the leading sectors and economic potential of the city of Semarang. In this study, the authors use the Base Sector Analysis/LQ Analysis, Economic Sector Performance Analysis/Shift Share Analysis, Growth Ratio Model Analysis/GRM, Klassen Typology Analysis, Overlay Techniques, and SWOT Analysis to measure the competitive advantage of each element), and provide policy recommendations for the government as well as for industry players. The object of this research is spread over several industrial areas located in Semarang City including Wijaya Kusuma Industrial Area, Candi Industrial Area, BSB Industrial Park, and Terboyo Industrial Estate. The findings of this study are that it is known that leading sectors such as warehousing, financial services, transportation, retail, real estate, trade, and construction are economic bases that are growing rapidly and can support the development of urban agglomerations.
The Standardization of Halal Tourism Management in West Nusa Tenggara Abdul Kadir Jaelani
Pena Justisia: Media Komunikasi dan Kajian Hukum Vol. 20 No. 2 (2021): Pena Justisia
Publisher : Faculty of Law, Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/pj.v20i2.1720

Abstract

This research aims at explaining the standardization of halal tourism management in West Nusa Tenggara. The result shows that the standardization of halal tourism management through Regional Regulation Number 2 of 2016 on Halal Tourism has not solved the problems of regional tourism such as good environmental maintenance from the increasingly damaged biology resource crisis, the deforestation, the limited water resources, soil erosion, sedimentation, abrasion on the cost, coral reef damage, littering 53% or about 250 ton plastic waste every day.  Even, this regional regulation is in contrary to the higher laws and religious nuances.
Perlindungan Potensi Lokal Berbasis Pendaftaran Indikasi Geografi Guna Mengoptimalkan Potensi Ekonomi Kopi Robusta di Desa Lemukih Abdul Kadir Jaelani; Resti Dian Luthviati; Anila Robbani; Cindy Yosiana; Tsabbita Ahmilul Husna
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 9 No. 01 (2025): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v9i01.3224

Abstract

Indonesia memiliki kekayaan sumber daya alam yang sangat beragam, termasuk produk pertanian yang mencerminkan keunikan dan karakteristik geografis suatu wilayah. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan potensi ekonomi kopi Robusta di Desa Lemukih melalui pendaftaran Indikasi Geografis (IG). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan analisis dokumen, dengan pendekatan studi lapangan untuk mengumpulkan data primer terkait karakteristik kopi Lemukih dan faktor geografisnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kopi Robusta Lemukih memiliki aroma khas dan rasa yang unik, yang dipengaruhi oleh faktor alam dan tradisi pengolahan. Pendaftaran IG untuk kopi Lemukih diharapkan dapat meningkatkan nilai jual, memperkuat daya saing, dan memberikan perlindungan hukum terhadap identitas produk, serta memperkenalkan kopi Lemukih ke pasar domestik dan internasional. Selain itu, pemerintah daerah, khususnya Dinas Pertanian dan Dinas Pariwisata, sangat penting dalam mendukung keberhasilan pendaftaran IG dan pemberdayaan petani lokal. Tim pengabdian melakukan serangkaian audiensi dengan Kementerian Hukum dan HAM Kanwil Bali serta dinas terkait di Kabupaten Buleleng untuk mendukung pendaftaran Indikasi Geografis (IG) Kopi Robusta Lemukih. Edukasi melalui Focus Group Discussion (FGD) diadakan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat dan pelaku usaha mengenai pentingnya IG dalam meningkatkan nilai ekonomi kopi. Penelitian lapangan dan konsultasi dengan pihak Kemenkumham Bali mengidentifikasi kekhasan kopi Robusta Lemukih, dengan harapan dapat segera mendaftarkan kopi tersebut sebagai produk IG untuk melindungi dan mengoptimalkan potensi ekonomi lokal.