Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Pendidikan Kesehatan Breast Self Examination (BSE) Berpengaruh terhadap Perilaku pada Remaja Putri KELAS XII Mestiana Br. Karo; Helinida Saragih; Layla Anzel Chalarisa Sitanggang
Jurnal Keperawatan Jiwa Vol 10, No 4 (2022): November 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.10.4.2022.811-820

Abstract

Perilaku merupakan respon seseorang terhadap stimulus yang dapat dilihat dari diri seseorang tersebut. Perilaku terdiri dari 3 domain, yaitu: pengetahuan, sikap, dan praktik. Breast self examination (BSE) adalah metode yang paling mudah dan hemat biaya untuk mendiagnosis kanker payudara secara dini. Pendidikan kesehatan tentang pemeriksaan payudara sendiri bersifat menginformasikan kepada remaja putri tentang cara deteksi dini kanker payudara. Metode: pre-eksperimental dengan one group pre-post test design. Populasi pada penelitian ini sebanyak 121 orang, di mana teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling pada 45 responden. Hasil: Perilaku remaja putri pre test diberikan pendidikan kesehatan BSE disimpulkan perilaku kurang sebanyak 37 responden (82.2%) dari 45 responden dan pada post test terjadi peningkatan menjadi perilaku cukup sebanyak 21 responden (46.7%) dari 45 responden. Pembahasan: Analisa data dengan uji wilcoxon sign rank test diperoleh nilai p=0,001 dimana p<0,05. Kesimpulan: Ada pengaruh pendidikan kesehatan BSE terhadap perilaku pada remaja putri kelas XII di SMA Swasta Sultan Agung kota Pematangsiantar.
GAMBARAN KONTROL DIRI DAN MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA DI PRODI NERS TINGKAT II STIKES SANTA ELISABETH MEDAN TAHUN 2022 Mestiana Br. Karo; Lindawati F. Tampubolon; Enjel Fbryan Sijabat
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 13 No 2 (2022): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.105 KB) | DOI: 10.54630/jk2.v13i2.200

Abstract

Kontrol diri merupakan kemampuan diri dalam mengatur, menyusun, membimbing dan mengarahkan perilaku untuk mencapai suatu tujuan yang diinginkan yang membawa kearah positif. Motivasi belajar merupakan dorongan dalam individu yang menjadi penyebab aktivitas belajar dan memberikan arahan bagi kegiatan belajar guna mencapai tujuan yang diharapkan. Tujuan yaitu mengidentifikasi kontrol diri dan motivasi belajar mahasiswa di Prodi Ners Tingkat II STIKes Santa Elisabeth Medan Tahun 2022. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif. Teknik pengambilan sampel menggunakan Total Sampling dengan 94 responden. Alat ukur yang digunakan berupa kuesioner yang dibagi secara online melalui google form. Berdasarkan hasil penelitian dari 94 responden didapatkan mayoritas kontrol diri adalah sedang sebanyak 70 responden (74,5%) dan minoritas kontrol diri adalah rendah sebanyak 1 responden (1,1%). Sedangkan mayoritas motivasi belajar adalah tinggi sebanyak 75 responden (79,8%) dan minoritas motivasi belajar adalah rendah 1 responden (1,1%). Diharapkan bahwa kontrol diri dan motivasi belajar mahasiswa Di Prodi Ners Tingkat II STIKes Santa Elisabeth Medan Tahun 2022 dapat ditingkatkan dan dipertahankan.
THE RELATIONSHIP BETWEEN NURSE CARING BEHAVIOR AND SELF-CONCEPT OF DIABETES MELLITUS PATIENTS IN INPATIENT ROOM OF SANTA ELISABETH HOSPITAL MEDAN 2022 agnesia mindo sinaga; Mestiana Br. Karo; Rotua Elvina Pakpahan
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 13 No 2 (2022): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.04 KB) | DOI: 10.54630/jk2.v13i2.230

Abstract

ABSTRAK Agnesia Mindo Sinaga, 032018070 Hubungan Caring Behavior Perawat Dengan Konsep Diri Pasien Diabetes Melitus Di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan Tahun 2022 Program Studi Ners 2022 Kata Kunci : Caring Behavior, Konsep Diri, Diabetes Melitus (xviii + 62 + Lampiran) Konsep diri adalah bagaimana seseorang menilai diri sendiri, yang berpengaruh terhadap perilaku mereka. DM sebagai penyakit kronis menyebabkan perubahan fungsi tubuh dan perubahan fisik, yang menganggu aktivitas sehari-hari dan konsep diri mereka. Pasien DM membutuhkan peran perawat lebih banyak untuk mendengarkan mereka sehingga dapat memberikan perawatan yang efektif dengan menunjukkan sikap empati dan menunjukkan perhatian atau caring. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan caring behavior perawat dengan konsep diri pasien DM di ruang rawat inap. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan menggunakan teknik pengambilan sampel purposive sampling yang berjumlah 31 responden. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner caring behavior perawat dan kuesioner konsep diri pasien DM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 31 responden sebanyak 19 orang perawat (61,3%) memiliki caring behavior yang baik, dan 12 orang perawat (38,7%) memiliki caring behavior yang sangat baik. Sedangkan dari 31 responden seluruhnya memiliki konsep diri yang positif (100%). Uji statistik menunjukkan nilai p=0,005. Hal ini berarti ada hubungan antara caring behavior dengan konsep diri pasien DM yang dirawat di ruang rawat inap. Oleh karena itu, caring behavior perlu diperhatikan dan diterapkan untuk meningkatkan konsep diri pasien DM. Daftar Pustaka : (2008 – 2021)
Caring Behavior Tenaga Kesehatan Berhubungan dengan Tingkat Pengetahuan Masyarakat terhadap Masa Pandemi Mestiana Karo; Lindawati Simorangkir; Jagentar Pane; Kiky Sipayung
Jurnal Keperawatan Vol 14 No 4 (2022): Jurnal Keperawatan: Desember 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.883 KB) | DOI: 10.32583/keperawatan.v14i4.523

Abstract

Penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan caring behavior tenaga kesehatan dengan tingkat pengetahuan masyarakat terhadap pandemi. Metode penelitian yang digunakan adalah korasional dengan pendekatan cross sectional dengan jumlah sampel 76 responden.Teknik penelitian dengan simple random sampling menggunakan uji kolerasi Sperman Rank (Rho). Hasil penelitian diperoleh caring behavior tenaga kesehatan adalah tingkat baik sebanyak 59 responden (77,6%), Tingkat pengetahuan masyarakat terhadap masa pandemi adalah tingkat baik sebanyak 67 responden (88,2%). Hasil uji Uji Sperman Rank (Rho) dengan nilai Sig. (2-tailet) 0,005 (<0,05) artinya Ada hubungan yang signifikan antara caring behavior tenaga kesehatan dengan tingkat pengetahuan masyarakat terhadap pandemi di Dusun Purba Hinalang Desa Purba Sipinggan Kab.Simalungun tahun 2022.
Gambaran Tingkat Stres Mahasiswa Dalam Mengikuti Pembelajaran Daring Pada Mahasiswa Prodi Ners Tingkat III Di STIKes Santa Elisabeth Medan Tahun 2021: Ners Tingkat III Di STIKes Santa Elisabeth Medan Tahun 2021 Mestiana Br Karo; Mardiati Br Barus; Sumiati Petronella Br Sitinjak; Friska Sri H Ginting
Healthcaring: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2022): Vol : 1 No : 2 (2022) : Periode Juli 2022
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (381.957 KB)

Abstract

Pembelajaran daring merupakan pembelajaran yang menggunakan jaringan internet dengan aksesibilitas, konektivitas, fleksibilitas, dan kemampuan untuk memunculkan berbagai jenis interaksi pembelajaran. Pelaksanaan pembelajaran daring tidak terlepas dari beberapa masalah dan hambatan yang mengakibatkan mahasiswa megalami stres. Stres merupakan salah satu reaksi atau respon psikologis manusia saat dihadapkan pada hal-hal yang dirasa telah melampaui batas atau dianggap sulit untuk dihadapi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran tingkat stres mahasiswa dalam mengikuti pembelajaran daring pada mahasiswa prodi Ners tingkat III di STIKes Santa Elisabeth Medan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif. Teknik pengambilan sampel menggunakan Total Sampling dengan jumlah sampel 94 responden. Alat ukur yang digunakan berupa kuesioner yang dibagikan secara online melalui google form. Berdasarkan hasil penelitian bahwa dari 94 responden paling banyak mengalami tingkat stres sedang sebanyak 24 responden (25,5%) dan paling sedikit mengalami tingkat stres sangat berat sebanyak 10 responden (10,6%). Proses penerapan pembelajaran daring memiliki dampak terhadap tingkat stres mahasiswa. Diharapkan menjadi bahan evaluasi agar pembelajaran daring dapat dilaksanakan dengan baik oleh mahasiswa, dosen dan pihak instansi pendidikan.
Gambaran Tingkat Ansietas Perawat Dalam Melakukan Asuhan Keperawatan Di Ruangan IGD Dan Poli Spesialis Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan Tahun 2021 Binsar krisman Damanik; Mestiana Br Karo; Jagentar P Pane
Healthcaring: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2023): Vol. 2 No. 1 (2023): Periode Januari 2023
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.92 KB) | DOI: 10.47709/healthcaring.v2i1.2042

Abstract

Ansietas merupakan suatu perasaan takut yang berasal dari eksternal atau internal sehingga tubuh memiliki respons secara perilaku, emosional, kognitif, dan fisik. Gejala kecemasan adalah seperti khawatir, firasat buruk, takut akan pikirannya sendiri, merasa tegang, tidak tenang, gelisah, mudah terkejut, takut sendirian, gangguan pola tidur, gangguan konsentrasi dan daya ingat, serta rasa sakit pada otot, tulang, berdebar-debar, sesak nafas, gangguan pencernaan, gangguan perkemihan, sakit kepala dan sebagainya.. Tujuan penelitian ini Mengetahui gambaran tingkat kecemasan perawat dalam melakukan asuhan keperawatan di ruangan IGD dan Poli Spesialis Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif.penelitian ini menggunakan kuesioner tingkat kecemasan dari Zung Self-Ranting Anxiety Scale.teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah responden 35 orang perawat. Hasil penelitian inididapatkan mayoritas responden dengan jenis kelamin Perempuan sebanyak 30 orang (86%) dan minoritas responden jenis kelamin Laki-Laki sebanyak 5 orang (14%), karakteristik mayoritas responden dengan lama kerja yaitu 0-5 tahun (37%) sebanyak 13 orang, sehingga didapatkan hasil 18 orang (51%) perawat tidak mengalami kecemasan, 17 orang (49%) perawat mengalami kecemasan ringan, dan tidak satu pun responden mengalami kecemasan sedang dan berat.
Relationship of Nurse Caring Behavior With Level Parents' Anxiety in Infusion Installation Child in Theresia Room of Santa Hospital Elisabeth Batam City In 2022 friska Ginting; Mestiana Br Karo; Septa Ginting
Jurnal Kesehatan LLDikti Wilayah 1 (JUKES) Vol. 3 No. 1 (2023): April: Health Science
Publisher : LLDIKTI Wilayah 1

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54076/jukes.v3i1.353

Abstract

Anxiety is a response experienced by every human being to a certain situation such as anger, sadness, fear, pain with a combination of phenomenological and physiological qualities. Infusion is an action taken to provide fluids into the body. Caring behavior is a form of basic nursing practice that appears with an attitude of patience, honesty, confidence, presence, touch, compassion and humility in carrying out actions so that the patient's healing process is faster. Objective: The purpose of this study was to identify the relationship between the caring behavior of nurses and the level of parental anxiety in infusion in children in the Theresia room, Santa Elisabeth Hospital, Batam City in 2022. Methods: The research design used is a correlational study with a cross sectional approach. The population in this study were parents whose children were treated in Theresia's room in January 2022 with the inclusion criteria of parents whose children were given intravenous infusion for the first time and were under 12 years of age and obtained a sample of 32 respondents. Sampling with total sampling. Results: The results of the study using the Spearman Rank test, namely p value = 0.039 (p <0.05) and rho (r) = -0.366, it can be concluded that there is a relationship between the caring behavior of nurses and the level of anxiety of parents in infusion in children in the Theresia room at the Santa Elisabeth Hospital. Batam city in 2022.
Description Of Student Caring Code Stikes Academic Stage Ners Program Santa Elisabeth Medan Year 2022 Mestiana Br Karo; Helinida Saragih; Elida Rezki Gratia Hutabarat
Jurnal EduHealth Vol. 14 No. 02 (2023): Periode April-June, 2023
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (475.207 KB)

Abstract

Caring Code is a guide that was developed as a guide in implementing caring behavior. Students are the forerunner of future leaders. Caring is a part that reflects the values ​​in the development of individual behavior and can describe a person's identity, and caring behavior is not only on a person's ability to do or accept his current condition, but has an impact on self-acceptance in the future. The purpose of this study was to find out the description of the Caring Code for the Students of the Nursing Study Program at the Academic Stage of STIKes Santa Elisabeth Medan 2022. This type of research was a descriptive research design. Sampling in this study using total sampling, respondents as many as 333 people. The results showed that the caring code of students in the good category were 62 respondents (79,5%) for level I nurses, 51 respondents for level II nurses (68,9%), level III nurses 61 respondents (71,8%) and level IV nurses 62 respondents (64.6%). It is hoped that the results of this study can increase knowledge and information about how to apply good caring so that it can improve caring behavior to students and it is also expected to be able to conduct seminars on caring code to STIKes Santa Elisabeth Medan students.
HUBUNGAN PROFILE DENGAN CARING BEHAVIOR PERAWAT DALAM PRAKTIK KEPERAWATAN DI RSUP H. ADAM MALIK MEDAN Karo Mestiana; Linda Farida; Rika Rukmana
Jurnal Riset Media Keperawatan Vol. 2 No. 2 (2019)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sapta Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jrmk.v2i2.58

Abstract

Profile adalah biografi, profile demografi perawat yang mempengaruhi caring behavior perawat dalam praktik keperawatan meliputi: umur, jenis kelamin, agama, bidang praktik, pendidikan, suku, masa kerja. Caring adalah fenomena universal yang mempengaruhi cara berpikir, merasakan, dan berperilaku manusia ketika memiliki hubungan/ berkomunikasi dengan orang lain caring behavior adalah sikap peduli kita kepada pasien melalui sikap empati kepada pasien dan keluarga. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan profile dengan caring behaviour perawat dalam praktik keperawatan di RSUP H. Adam Malik Medan tahun 2019. Jenis penelitian menggunakan metode penelitian deskripsi korelasi dengan rancangan cross sectional. Penelitian dilakukan Maret 2019. Teknik pengambilan sampel: probability sampling yaitu stratified random sampling, jumlah responden 87. Instrumen berupa kuesioner: profile: usia, jenis kelamin, agama, bidang praktik, pendidikan, suku, masa kerja dan kuesioner caring behavior perawat. Berdasarkan uji statistik t-test usia dengan caring behavior p-value 0,945 (≥0,05%), jenis kelamin 0,217 (≥0,05%) dan one-way anova p-value agama dengan caring behavior 0,307 (≥0,05%), bidang praktik 0,116 (≥0,05%), pendidikan 0,076 (≥0,05%), suku 0,489 (≥0,05%), masa kerja 0,192 (≥0,05%). Menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara profile dengan caring behavior perawat di RSUP H. Adam Malik Medan tahun 2019. Saran penelitian: peneliti selanjutnya untuk mengkaji faktor-faktor yang mempengaruhi caring behavior perawat dalam praktik keperawatan.
Persepsi Mahasiswa Tingkat III Tentang Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Caring Behavior Mestiana Br. Karo; Lindawati F. Tampubolon; Yeri nibenia zega
Jurnal Riset Media Keperawatan Vol. 6 No. 1 (2023): JUNI
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sapta Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jrmk.v6i1.387

Abstract

Caring is a universal phenomenon that affects the way of thinking, feeling, and behaving for every individual when having a relationship or communicating with others. Caring behavior in the collective is explicitly an essential human reflection which is manifested through the attributes of affection, competence, self-confidence, conscience, and commitment, because caring behavior is very important in interacting with others. The purpose of the study is to identify and identify the third-level student's perception of the factors that influence caring behavior including individual factors, psychological factors, and organizational factors. The researcher used a descriptive research design with a sample of 85 people. The sampling technique used is total sampling. The research instrument used a student caring behavior questionnaire with 21 questions distributed via google from. The results show that there were 39 students (45.9%) who agreed to agree and a minority strongly disagreed with 2 students (2.4%), psychological factors agreed to 46 students (54.1%) and a minority strongly disagreed as much as 1 student (1.2%), organizational factors which majority agree 45 students (52.9%) and minority strongly disagree as much as 1 student (1.2%). It is hoped that the results of this study will increase awareness in carrying out caring behavior with good communication to create better caring behavior. Further researchers can conduct research methods with interviews in order to be able to observe directly about the perception of the factors that influence caring behavior.