Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Multikultura

RESPON WARGANET INDONESIA TERHADAP PELANGGARAN TURIS RUSIA DI BALI: INTERPRETASI SAKRAL DAN PROFAN Apriola, Arini; Elfira, Mina
Multikultura Vol. 3, No. 2
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas respon warganet Indonesia terhadap pelanggaran turis Rusia di Bali. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana warganet Indonesia memberikan respon dalam menanggapi pelanggaran Yuri Chilikin, yaitu unggahannya menurunkan celana di atas Gunung Agung, Bali. Penelitian ini menggunakan beberapa konsep, yaitu Sakral dan Profan, Pancasila sebagai ideologi. Metode penelitian yang digunakan yaitu Analisis Wacana Kritis model Norman Fairclough melalui tiga aspek, analisis teks, praktik wacana, dan praktik sosiokultural. Hasil penelitian menunjukkan bahwa respon-respon warganet Indonesia merupakan kekecewaan terhadap pelanggaran yang terjadi oleh Yuri Chilikin, namun tetap mencerminkan nilai-nilai kelima sila Pancasila. Berdasarkan hasil penelitian pula ditemukan bahwa adanya perbedaan interpretasi yang sakral dan yang profan pada Gunung Agung antara warganet Indonesia dengan turis Rusia, Yuri Chilikin.
DAMPAK PANDEMI COVID-19 TERHADAP TREN BELANJA ONLINE DI RUSIA: TETAP BELANJA DENGAN CASHLESS Aldini, Dera Fazrin; Elfira, Mina
Multikultura Vol. 3, No. 4
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai dampak pandemi Covid-19 terhadap tren belanja online di Rusia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi masyarakat di Rusia untuk melakukan belanja online selama pandemi Covid-19 dengan teori perilaku konsumtif oleh Sumartono (2002). Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif analisis oleh Moh.Nazir (2003) dan penelitian kepustakaan oleh Mestika Zed (2008). Hasil penelitian ini adalah pandemi Covid-19 memberikan perubahan terhadap tren belanja online di Rusia. Pandemi Covid-19 tidak menurunkan minat masyarakat Rusia dalam berbelanja online. Masyarakat Rusia cenderung lebih memilih untuk tetap berbelanja online dengan berbagai alasan yang ditawarkan seperti kemudahan dan kepraktisan dalam bertransaksi, keamanan dan kenyamanan, serta penawaran diskon.
SUB-KULTUR PUNK DENGAN KRITIK SOSIAL POLITIKNYA DI MASA FEDERASI RUSIA Ramadan, Riski; Elfira, Mina
Multikultura Vol. 1, No. 1
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas tentang bentuk sub-kultur punk yang ada di Federasi Rusia dengan menganalisis karya-karya pelaku sub-kultur pun di situs berbagi video youtube.com. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif analisis dan studi pustaka. Melengkapi penelitian terdahulu mengenai sub-kultur punk di Rusia serta perbedaanya dengan punk di barat (Gololobov, 2014. Hebdige, 1979.), penelitian ini bertujuan untuk menjabarkan fenomena sub-kultur punk yang ada di Rusia dan apa yang melatarbelakangi mereka untuk membentuk sub-kultur punk itu dengan teori youth subculture oleh John Clarke. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam tanggapan pemerintah
PERKEMBANGAN MUSIK RAP DI RUSIA: DAMPAK KEBIJAKAN BUDAYA PEMERINTAH Chetiska, Annisa Dita; Elfira, Mina
Multikultura Vol. 1, No. 3
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas tentang kebijakan pemerintah terhadap perkembangan musik rap di Federasi Rusia dengan menganalisis dokumen-dokumen negara di situs daring Kantor Eksekutif Presiden yaitu kremlin.ru dan beberapa situs resmi pemerintahan Rusia. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif analisis serta studi pustaka. Untuk membuktikan adanya kebijakan pemerintah yang diterapkan dalam bidang budaya serta perkembangan musik rap, peneliti menggunakan teori Kebijakan Budaya oleh Kevin V. Mulcahy dalam buku Cultural Policy: Definitions and Theoretical Approaches (2006) dan ditunjang dengan teori Akulturasi oleh Koentjaraningrat dalam buku Pengantar Ilmu Antropologi (1990). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuktikan bahwa kebijakan yang diberlakukan pemerintah Rusia membantu perkembangan musik rap. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa dengan kebijakan budaya yang berorientasi pada negara dan pasar di masa Federasi, menyebabkan masuknya musik rap ke Rusia dari Amerika pada tahun 1990-an dan dalam perkembangannya, musik rap mengalami akulturasi dengan kebudayaan Rusia.
REPRESENTASI FEDERALISME RUSIA PADA UANG KERTAS RUBEL EMISI 1997-2017 Alfatih, Voja; Elfira, Mina
Multikultura Vol. 4, No. 2
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study discusses the representation of federalism in the Russian Federation ruble banknotes, issue 1997-2017. The aim of this study is to decipher the images contained in the Russian Federation ruble banknotes, issue 1997-2017, and to explain how far can these images represent federalism in the Russian Federation. The research material used in this study are pictures of ruble banknotes, issue 1997-2017, from the official website of the Central Bank of Russia. The theories used in this study are C.S. Peirce's theory of semiotics, J.D. Peters' theory of money representation, W.H. Riker's theory of federalism, and M. Russel's theory of Russian federalism. The methods used in this research are descriptive method and literary study. The results indicate that federalism can be seen through the use of images such as emblems and landmarks representing the federal government and the federal subject of the the Russian Federation.
CITRA BARU VLADIMIR PUTIN DI MEDIA SOSIAL: UPAYA MEMENANGKAN PEMILU PRESIDEN RUSIA 2024 Nasution, Muhad Alfianda; Elfira, Mina
Multikultura Vol. 4, No. 4
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research analyzes the new image of Vladimir Vladimirovich Putin displayed on social media Instagram @russian_kremlin during the election campaign for the President of the Russian Federation, from 17 February to 14 March, in an effort to win the 2024 Presidential election of the Russian Federation. The method used in this research is qualitative descriptive analysis. The theory used in this research is Roland Barthes (1972) semiotic denotation and connotation. The argument of this research reveals a new image of Vladimir Putin as a leader who is modern, social, understands technology and supports digitalization innovation in Russia.