Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

The Influence of Character Building, Learning Environment and Self Efficacy on Students' Work Readiness Partono, Partono; Aji, Yudisworo; Irdianto, Windra
Teknologi dan Kejuruan: Jurnal Teknologi, Kejuruan, dan Pengajarannya Vol 43, No 1: Februari 2020
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v43i12020p67-74

Abstract

Students' readiness to work was considered essential for because the more interest that individuals have, in this case, are students; the higher their work readiness in their efforts to achieve the desired goals. This study aimed to determine the effects, both partially and simultaneously, of character-building variables, learning environment, and self-efficacy on work readiness. This research was descriptive quantitative research. The population in this study was the twelve grade students of Automotive Lightweight Vehicle Engineering at Public Vocational High School 1 Trenggalek with a total of 143 students, and the samples were 107 students that were chosen using the proportional random sampling technique. The instruments in this study were questionnaires and documentation. The analysis of research data used descriptive statistical analysis, multiple linear regression analysis, classic assumption test, which included normality test, multicollinearity test and heteroscedasticity test. The hypothesis testing included t-test and f-test, determination coefficient (R2) and significant contribution. Based on the data analysis, the results showed that there was partially and simultaneously significant influence of character building variables, learning environment and self-efficacy on work readiness of the twelve grade students of Automotive Lightweight Vehicle Engineering at Public Vocational High School 1 Trenggalek.
UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR FISIKA TEKNIK DENGAN PENDEKATAN PROBLEM POSING MELALUI KEGIATAN LESSON STUDY Mindarta, Erwin Komara; Sutadji, Eddy; Irdianto, Windra; Putra, Emdi Ramadhana
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol. 18 No. 1 (2021): Edisi Januari 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (182.801 KB) | DOI: 10.23887/jptk-undiksha.v18i1.26093

Abstract

Fisika teknik mengarahkan mahasiswa memahami konsep dasar fisika teknik, gerak dan energi, tumbukan dan listrik di bidang otomotif. Salah satu pokok bahasannya adalah menghitung impuls dan momentum pada kendaraan yang mana melibatkan operasi matematika, yang dapat menimbulkan rasa cemas pada diri pebelajar. Sehingga dibutuhkan pendekatan pembelajaran yang dapat menurunkan kecemasan matematis, yaitu problem posing. Penerapan problem posing bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar mahasiswa. Sebelum diterapkan, dilakukan lesson study (plan-do-see). Sampel berjumlah 32 mahasiswa, dengan teknik pengumpulan data observasi & pre-test & post-test. Data dianalisis deskriptif dan tes “t”. Hasil penelitian terdapat peningkatan hasil belajar dibuktikan skor post-test = 89,75 lebih tingi dari skor pre-test = 78,5.
Implementasi Teknologi Tepat Guna Flash Curing Gas Autoslide sebagai Upaya Peningkatan Kapasitas Produksi UMKM Sablon Irdianto, Windra; Ihwanudin, M.; Darmawan, Vertic Eridani Budi
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 6 No 1 (2026): I-Com: Indonesian Community Journal (Maret 2026)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/i-com.v6i1.8637

Abstract

UMKM memiliki peran penting dalam perekonomian nasional, namun pelaku usaha sablon masih menghadapi kendala efisiensi produksi, kualitas hasil, serta tingginya biaya operasional akibat penggunaan alat pengering listrik konvensional. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas produksi dan efisiensi melalui penerapan teknologi tepat guna berupa Flash Curing Gas Autoslide pada UMKM SIMPLE Sablon di Kota Blitar. Metode pelaksanaan meliputi analisis kebutuhan, perancangan dan perakitan alat, uji coba, pelatihan operasional, pendampingan pemasaran digital, serta evaluasi sebelum dan sesudah penerapan. Hasil implementasi menunjukkan peningkatan kinerja, antara lain percepatan waktu pengeringan dari ±20 detik menjadi 3–4 detik, peningkatan kapasitas produksi dari 50 menjadi 200 kaos per hari, pengurangan biaya energi hingga 30%, serta kualitas sablon yang lebih merata dan tahan lama. Dukungan pemasaran digital juga meningkatkan omzet 40–60%. Temuan ini membuktikan bahwa teknologi tepat guna mampu meningkatkan produktivitas, efisiensi energi, dan daya saing UMKM.
Penerapan Alat Bantu Bongkar Shockbreaker Berbasis Hidrolik dan Pneumatik untuk Meningkatkan Produktivitas UMKM Bengkel Shockbreaker Fikri, Ahmad Atif; Irdianto, Windra; Kusuma, Fuad Indra
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 6 No 1 (2026): I-Com: Indonesian Community Journal (Maret 2026)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/i-com.v6i1.8639

Abstract

Kebutuhan layanan servis shockbreaker sepeda motor terus meningkat seiring pertumbuhan jumlah kendaraan bermotor di Indonesia. Namun, sebagian besar bengkel skala kecil (UMKM) masih menggunakan metode manual dalam pembongkaran shockbreaker yang membutuhkan waktu lama, tenaga besar, serta berisiko terhadap keselamatan kerja. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan menerapkan inovasi teknologi tepat guna berupa alat bantu bongkar shockbreaker berbasis hidrolik dan pneumatik pada bengkel mitra di Kabupaten Blitar. Metode pelaksanaan meliputi analisis kebutuhan, perancangan dan pembuatan alat, uji kinerja, pelatihan penggunaan, serta pendampingan operasional. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa alat berfungsi efektif dengan dua sistem kerja, yakni hidrolik (manual) dan pneumatik (otomatis). Penggunaan alat mampu menurunkan waktu servis dari ±90 menit menjadi ±60 menit per unit, meningkatkan kapasitas layanan dari 4 menjadi 7 unit per hari, serta menaikkan omzet harian bengkel sekitar 75%. Inovasi ini terbukti meningkatkan produktivitas dan daya saing mitra serta berpotensi direplikasi di UMKM otomotif lainnya.