Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Implementasi Teknologi Tepat Guna Flash Curing Gas Autoslide sebagai Upaya Peningkatan Kapasitas Produksi UMKM Sablon Windra Irdianto; M. Ihwanudin; Vertic Eridani Budi Darmawan
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 6 No 1 (2026): I-Com: Indonesian Community Journal (Maret 2026)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/i-com.v6i1.8637

Abstract

UMKM memiliki peran penting dalam perekonomian nasional, namun pelaku usaha sablon masih menghadapi kendala efisiensi produksi, kualitas hasil, serta tingginya biaya operasional akibat penggunaan alat pengering listrik konvensional. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas produksi dan efisiensi melalui penerapan teknologi tepat guna berupa Flash Curing Gas Autoslide pada UMKM SIMPLE Sablon di Kota Blitar. Metode pelaksanaan meliputi analisis kebutuhan, perancangan dan perakitan alat, uji coba, pelatihan operasional, pendampingan pemasaran digital, serta evaluasi sebelum dan sesudah penerapan. Hasil implementasi menunjukkan peningkatan kinerja, antara lain percepatan waktu pengeringan dari ±20 detik menjadi 3–4 detik, peningkatan kapasitas produksi dari 50 menjadi 200 kaos per hari, pengurangan biaya energi hingga 30%, serta kualitas sablon yang lebih merata dan tahan lama. Dukungan pemasaran digital juga meningkatkan omzet 40–60%. Temuan ini membuktikan bahwa teknologi tepat guna mampu meningkatkan produktivitas, efisiensi energi, dan daya saing UMKM.
Penerapan Alat Bantu Bongkar Shockbreaker Berbasis Hidrolik dan Pneumatik untuk Meningkatkan Produktivitas UMKM Bengkel Shockbreaker Ahmad Atif Fikri; Windra Irdianto; Fuad Indra Kusuma
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 6 No 1 (2026): I-Com: Indonesian Community Journal (Maret 2026)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/i-com.v6i1.8639

Abstract

Kebutuhan layanan servis shockbreaker sepeda motor terus meningkat seiring pertumbuhan jumlah kendaraan bermotor di Indonesia. Namun, sebagian besar bengkel skala kecil (UMKM) masih menggunakan metode manual dalam pembongkaran shockbreaker yang membutuhkan waktu lama, tenaga besar, serta berisiko terhadap keselamatan kerja. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan menerapkan inovasi teknologi tepat guna berupa alat bantu bongkar shockbreaker berbasis hidrolik dan pneumatik pada bengkel mitra di Kabupaten Blitar. Metode pelaksanaan meliputi analisis kebutuhan, perancangan dan pembuatan alat, uji kinerja, pelatihan penggunaan, serta pendampingan operasional. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa alat berfungsi efektif dengan dua sistem kerja, yakni hidrolik (manual) dan pneumatik (otomatis). Penggunaan alat mampu menurunkan waktu servis dari ±90 menit menjadi ±60 menit per unit, meningkatkan kapasitas layanan dari 4 menjadi 7 unit per hari, serta menaikkan omzet harian bengkel sekitar 75%. Inovasi ini terbukti meningkatkan produktivitas dan daya saing mitra serta berpotensi direplikasi di UMKM otomotif lainnya.
Model Edukasi Interaktif Berbasis Teknologi Multimedia untuk Meningkatkan Kemampuan Motorik Anak Usia Dini Muhammad Nur Fuad; Fannya Nadim Rooshadiya; Chintya Paramita Puspita; Rais Amin; Windra Irdianto; Irma Oktariamlati Rahmagandi
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 9 (2026): Volume 9 Nomor 9 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i9.27403

Abstract

ABSTRAK Kemampuan motorik merupakan salah satu aspek perkembangan penting pada anak usia dini yang memerlukan stimulasi melalui proses pembelajaran yang interaktif, menarik, dan sesuai dengan karakteristik belajar anak. Namun, pembelajaran di POS PAUD Kuncup Mekar Kelurahan Tambakharjo masih didominasi penggunaan media konvensional sehingga pemanfaatan teknologi multimedia sebagai media pembelajaran belum optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kemampuan motorik anak usia dini melalui penerapan Visual Interactive Learning Model (VILM) berbasis teknologi multimedia. Pengabdian dilaksanakan selama dua hari dengan mengintegrasikan video animasi edukatif, media visual digital, demonstrasi interaktif, aktivitas praktik, pendampingan, dan evaluasi. Kegiatan dilaksanakan secara indoor di Gedung POS PAUD Kuncup Mekar dan outdoor di Pujasera Energi Tambakharjo untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih variatif. Evaluasi dilakukan menggunakan lembar observasi perkembangan kemampuan motorik anak berdasarkan indikator koordinasi mata dan tangan, ketepatan gerakan, ketelitian, kemandirian, dan partisipasi selama pembelajaran. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran berbasis teknologi multimedia berhasil meningkatkan kemampuan motorik anak usia dini yang ditandai dengan meningkatnya koordinasi gerakan tangan, ketelitian dalam menyelesaikan aktivitas, kemandirian, dan keterlibatan aktif selama proses pembelajaran. Selain itu, penggunaan media visual dan demonstrasi interaktif mampu meningkatkan perhatian dan antusiasme anak sehingga suasana belajar menjadi lebih menyenangkan.  Kata Kunci: Anak Usia Dini, Kemampuan Motorik, Teknologi Multimedia, Visual Interactive Learning Model, Pembelajaran Interaktif.  ABSTRACT Motor skills are an important aspect of early childhood development that requires stimulation through interactive, engaging learning processes that are tailored to children's learning characteristics. However, learning at the Kuncup Mekar Early Childhood Education Center (PAUD POS) in Tambakharjo Village is still dominated by conventional media, resulting in suboptimal use of multimedia technology as a learning medium. This community service activity aims to improve early childhood motor skills through the implementation of the Visual Interactive Learning Model (VILM) based on multimedia technology. The service was carried out over two days by integrating educational animated videos, digital visual media, interactive demonstrations, practical activities, mentoring, and evaluation. The activity was carried out indoors at the Kuncup Mekar Early Childhood Education Center (POS PAUD) Building and outdoors at the Tambakharjo Energy Food Court to provide a more varied learning experience. Evaluation was carried out using observation sheets for the development of children's motor skills based on indicators of eye-hand coordination, movement accuracy, precision, independence, and participation during learning. The results of the community service showed that the application of multimedia technology-based learning successfully improved early childhood motor skills, characterized by increased hand movement coordination, accuracy in completing activities, independence, and active involvement during the learning process. Furthermore, the use of visual media and interactive demonstrations can increase children's attention and enthusiasm, making the learning environment more enjoyable.  Keywords: Early Childhood, Motor Skills, Multimedia Technology, Visual Interactive Learning Model, Interactive Learning
Penguatan Kompetensi Metrologi Otomotif Siswa SMK melalui Kompetisi Praktik Pengukuran Tingkat Nasional Windra Irdianto; Achmad Hamdan; Gyantara Triesyunanda; Nouval Akbar Ridza Ismail; Louis Bezaleel Kurniawan; Mario Leo Nardo; Natasya Evaline J. Pratama; Suci Chaerani Putri
JURPIKAT Vol 7 No 3 (2026)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v7i3.3463

Abstract

Automotive metrology competence is an important component of technical skills because it involves measurement accuracy, result interpretation, and technical decision-making. This community service activity aimed to strengthen the automotive metrology competence of vocational high school students through a national-level measurement skills competition. The activity was conducted as part of VOCASPIRA Fest 2025 and involved 88 students from automotive vocational schools across Indonesia. The activity used a competition-based learning approach consisting of technical orientation, practical measurement, performance assessment, finalist selection, and participant evaluation. A total of 88 participants were used as evaluation respondents using a 10-item questionnaire with a 1–5 Likert scale. The results showed an overall mean score of 4.48, categorized as very good, equivalent to 89.6% of the maximum score. The practical measurement experience aspect obtained the highest score of 91.0%, while participants’ ability to interpret measurement results reached 90.4%. The activity provided a competitive and structured practical learning experience to strengthen students’ accuracy, precision, measurement interpretation, and readiness to meet automotive industry competency requirements.