Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Pemanfaatan teknologi PLTS Off-Grid tanpa baterai untuk sistem irigasi persawahan di Desa Bendosewu Talun Blitar Achmad, Agil Ziddan; Sahroni, Muhammad As’ad; Prasetyo, Muhammad Arzu; Ivandany, Inov; Rizqi, Muhammad Ihsanul; Habibi, Muhammad Afnan; Gumilar, Langlang; Kusumawardana, Arya
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 4 (2025): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i4.32569

Abstract

AbstrakKegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan sistem irigasi pertanian di Desa Bendosewu, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar, dengan memanfaatkan teknologi Smart Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Off-Grid. Desa Bendosewu menghadapi tantangan dalam pengelolaan sumber daya air untuk irigasi, terutama selama musim kemarau yang panjang, yang mengakibatkan defisit air bagi lahan pertanian. Mitra sasaran dalam kegiatan ini adalah kelompok tani Tawang Makmur, yang terdiri dari 30 anggota. Pelaksanaan kegiatan terdiri dari empat tahap: observasi lapangan, perencanaan, instalasi panel surya, dan monitoring serta evaluasi. Dalam tahap instalasi, enam panel surya berkapasitas 200Wp dirangkai menjadi sistem dengan total kapasitas 1200Wp, dilengkapi dengan control box yang berisi inverter hybrid dan alat pengaman. Hasil uji coba menunjukkan bahwa sistem dapat menghasilkan tegangan 220V dan mampu menyalakan pompa air berkapasitas 300W. Kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan peserta tentang potensi energi surya sebagai sumber energi ramah lingkungan serta cara pengoperasian dan pemeliharaan sistem PLTS. Dengan implementasi teknologi ini, diharapkan produktivitas pertanian dapat meningkat dan ketergantungan pada sumber energi fosil dapat berkurang, menjadikan kegiatan ini sebagai model yang dapat direplikasi di desa lain yang menghadapi masalah serupa. Kata kunci: PLTS; off-grid; sistem irigasi AbstractThis community service activity aims to optimize the agricultural irrigation system in Bendosewu Village, Talun District, Blitar Regency, by utilizing Off-Grid Solar Power Plant (SPP) Smart technology. Bendosewu Village faces challenges in managing water resources for irrigation, especially during the long dry season, which results in a water deficit for agricultural land. The target partner in this activity is the Tawang Makmur farmer group, which consists of 30 members. The implementation of the activity consisted of four stages: field observation, planning, solar panel installation, and monitoring and evaluation. In the installation stage, six solar panels with a capacity of 200Wp were assembled into a system with a total capacity of 1200Wp, equipped with a control box containing a hybrid inverter and safety devices. The test results show that the system can produce 220V voltage and is able to power a 300W water pump. This activity succeeded in increasing participants' knowledge about the potential of solar energy as an environmentally friendly energy source as well as how to operate and maintain the PLTS system. With the implementation of this technology, it is expected that agricultural productivity can increase and dependence on fossil energy sources can be reduced, making this activity a model that can be replicated in other villages facing similar problems. Keywords: solar power plant; off-grid; irigation system.
Efisiensi Pelapisan HPL Melalui Inovasi Mesin FLEXIS untuk Meningkatkan Pendapatan di UKM Kabupaten Madiun Satriani, Cahya tifandi; Habibi, Muhammad Afnan; Kusumawardana, Arya; Hadi, Afif Abdul; Haqiqi, Ahmad Faiz Risvan; Mahadiraja, Fajar Abdi; Octavianus, Juan Pablo
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Edisi Januari - Maret
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i1.5334

Abstract

Industri furnitur di Kabupaten Madiun, khususnya di Usaha Kecil Menengah (UKM) Cahya Interior Decoration (CID), menghadapi kendala dalam efisiensi proses pelapisan High-Pressure Laminate (HPL) yang dilakukan secara manual. Proses ini memakan waktu lama, meningkatkan risiko kesalahan, dan membatasi kapasitas produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan pendapatan mitra melalui penerapan mesin Flexible Spring Press (FLEXIS) untuk mempercepat proses pelapisan HPL. Mesin ini dirancang untuk memberikan tekanan merata dan konsisten, yang dapat mengurangi waktu pelapisan dan meningkatkan kualitas produk. Metode yang digunakan meliputi pengembangan mesin, pelatihan operasional, dan evaluasi dampaknya terhadap kapasitas produksi dan laba bersih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan mesin FLEXIS berhasil mengurangi waktu pelapisan dari 5 menit/m² menjadi 0,75 menit/m², meningkatkan kapasitas produksi dari 78 menjadi 104 produk per bulan, serta meningkatkan laba bersih sebesar 64%. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa penerapan teknologi yang tepat dapat meningkatkan efisiensi dan profitabilitas UKM furnitur, yang penting untuk keberlanjutan bisnis di sektor tersebut.
Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Google Sites sebagai Pengantar Praktikum pada Materi Instalasi Penerangan Listrik Kelas XI TITL Habihamzah, Muhammad Alief; Kusumawardana, Arya
TEKNO: Jurnal Teknologi Elektro dan Kejuruan Vol 34, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um034v34i2p88-98

Abstract

Mata Pelajaran Instalasi Penerangan Listrik (IPL) merupakan mata pelajaran yang wajib ditempuh peserta didik kompetensi keahlian Teknik Instalasi Tenaga Listrik (TITL). Berdasarkan hasil observasi diketahui bahwa peserta didik hanya terpaku dengan materi yang disampaikan guru serta kurang referensi untuk belajar mandiri bagi peserta didik. Materi pada mata pelajaran instalasi penerangan listrik masih sulit dipahami oleh peserta didik. Dengan waktu praktikum yang singkat, peserta didik masih bingung terhadap materi yang menjadi dasar dalam kegiatan praktikum. Tujuan penelitian ini adalah merancang, mengembangkan, dan mengetahui kelayakan Bahan Ajar berbasis Google Sites sebagai Pengantar Praktikum pada Materi IPL 1 Fasa. Bahan Ajar dirancang dan dikembangkan dengan model pengembangan ADDIE dengan 4 tahapan, yaitu: (1) Analyze, (2) Design, (3) Develop, (4) Implement, (5) Evaluate. Instrumen pengumpulan data yang digunakan berupa kuesioner yang diberikan kepada subjek uji coba yaitu ahli dan siswa. Hasil validasi dan uji coba yaitu: (1) skor rata- rata validitas dari ahli 1 sebesar 90,91%, dari ahli 2 sebesar 94,32%, dan dari ahli 3 sebesar 92,05% dengan kriteria sangat valid. (2) Uji coba yang dilakukan oleh siswa kelas XI Program Keahlian TITL. Uji coba kelompok kecil dengan 10 siswa mendapatkan skor rata-rata sebesar 91,41% dengan kriteria sangat layak. Uji coba kelompok besar dengan 33 siswa mendapatkan skor rata-rata sebesar 93,13% dengan kriteria sangat layak. Dapat disimpulkan bahwa bahan ajar sangat layak digunakan untuk belajar siswa secara mandiri dan sebagai bahan ajar dalam proses pembelajaran di sekolah.
Techno-Economic Analysis of On-Grid Solar Power Plants for Tulungagung Hydropower Operational Cost Savings Based on Production and Load Data Syaifuddin; Prasetyo, Singgih Dwi; Kusumawardana, Arya; Rizal, Royb Fatkhur; Munir, Misbahul; Sukarman, Sukarman; Prasetyo, Roni
Jurnal Teknik Mesin Mechanical Xplore Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Teknik Mesin Mechanical Xplore (JTMMX)
Publisher : Mechanical Engineering Department Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/jtmmx.v6i1.10081

Abstract

The increasing energy demand and environmental challenges have accelerated the global shift toward renewable energy, with Indonesia possessing a substantial solar potential of 3,294 GW. This study investigates the techno-economic feasibility of a 40.9 kWp On-Grid Solar Power Plant  as a supplementary energy source to reduce operational costs at the Tulungagung Hydropower Plant. A techno-economic analysis was conducted using 2024 solar PV production data from the ShinePhone application and the Tulungagung Hydropower business daily report, complemented by simulations from the Hybrid Optimization Model for Multiple Energy Resources (HOMER) to identify optimal system configurations. The actual solar power plant generated 52,499.9 kWh/year, contributing 15.66% of the plant's operational load of 335,150.71 kWh and resulting in annual cost savings of IDR 58,523,260, based on a PLN tariff of IDR 1,114.74/kWh. In comparison, HOMER simulations projected a higher generation of 74,265 kWh/year, with a net present cost (NPC) of IDR 6,461,879,000 and a cost of energy (COE) of IDR 1,142.36. While the PLTS has proven technically and economically viable as a complementary energy source, its current capacity remains insufficient to fully meet the hydropower plant's operational load, indicating the need for further system optimization and potential integration of energy storage solutions.
Fabrication and Structural Integrity Analysis of a Jenang Mixer Machine: A Solution for Modernizing Traditional Indonesian Food Production Prasetyo, Singgih; Kusumawardana, Arya; Fathur Rizal, Royb; Munir, Misbahul; Sukarman, Sukarman; Karhoma Wijaya, Ababil; Trisnoaji, Yuki
Jurnal Teknik Mesin Mechanical Xplore Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Teknik Mesin Mechanical Xplore (JTMMX)
Publisher : Mechanical Engineering Department Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/jtmmx.v6i1.10414

Abstract

The design and fabrication of the Jenang mixer machine are carried out to enhance the efficiency of household industrial-scale Jenang production. The machine is designed using an engineering approach based on numerical analysis and the Design for Manufacture and Assembly (DFMA) method. The drive power calculation shows a minimum requirement of 2072.7 Watts; therefore, a 3 HP electric motor equipped with a gearbox is used to produce significant torque at low revs. Analysis of the frame strength using static simulations in Fusion 360 software revealed that the machine structure had a safety factor of 15 and a maximum displacement of only 0.006 mm, indicating a robust and stable structure. The fabrication results indicate that the machine comprises 12 principal components and operates reliably in evenly stirring the Jenang dough, making it suitable for small to medium-scale production.
Upaya Peningkatan Kualitas Hasil Furnitur dengan Penerapan Mesin Pelapis HPL pada CV. CID di Desa Purworejo Madiun Haqiqi, Ahmad Faiz Risvan; Kusumawardana, Arya; Habibi, Muhammad Afnan; Hadi, Afif Abdul; Satriani, Cahya Tifandi; Mahadiraja, Fajar Abdi; Octavianus, Juan Pablo
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v5i1.1340

Abstract

High Pressure Laminate (HPL) adalah bahan pelapis yang banyak digunakan dalam industri furnitur. salah satu UMKM furnitur yaitu CV. Cahya Interior Decoration (CID) di Desa Purworejo Kecamatan Geger Kabupaten Madiun yang menggunakan HPL sebagai bahan baku utama dalam pembuatan furnitur. Pada proses pembuatan furnitur di CV. CID ada berbagai tahapan produksi yaitu pengukuran, pemotongan, pengeleman, pelapisan HPL, pentusiran, dan perakitan. Dari banyaknya tahapan, tahapan pelapisan merupakan salah satu tahapan krusial dalam pembuatan furnitur, hal ini dikarenakan proses masih dilakukan secara manual dengan scrapper yang mengandalkan daya tekan manusia, terjadi kendala dalam proses pelapisan. Proses ini sering memakan waktu yang cukup lama dan dapat menghasilkan ketidaksempurnaan dan tidak presisi. Sebagai solusi dalam permasalahan tersebut adalah menggunakan teknologi mesin pelapisan HPL. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hasil furnitur melalui penerapan mesin pelapis HPL. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi observasi perencanaan dan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi kegiatan. Hasil dari penerapan teknologi mesin pelapis HPL ini terbukti menghasilkan kualitas yang lebih baik dan lebih rapat dibandingkan dengan yang menggunakan metode konvensional atau manual. Dengan adanya teknologi mesin pelapis HPL ini diharapkan mitra dapat terus berkembang dan mengurangi kesalahan yang mengakibatkan pemborosan HPL dan memberikan solusi yang berkelanjutan.