Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pengaruh Brand Ambassador dan Brand Awareness Terhadap Keputusan Pembelian Produk Implora Cosmetics Safa Ananda Rohmah Hidayati; Jenny Sista Siregar; Dwi Atmanto
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 1 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i1.11415

Abstract

Para pengguna kosmetik cenderung mudah berpindah ke merek kosmetik lain dikarenakan adanya promosi, perubahan tren, ataupun ketertarikan pada produk lain. Situasi ini menunjukkan pentingnya perusahaan untuk membangun hubungan yang kuat dengan konsumen melalui Brand Ambassador serta peningkatan Brand Awareness agar merek lebih mudah dikenal, dipercaya, dan diingat oleh konsumen. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk megetahui pengaruh Brand Ambassador dan Brand Awareness terhadap keputusan pembelian produk Implora Cosmetics secara persial dan simultan. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang dibagikan kepada 100 responden. Berdasarkan uji secaraa persial variabel X1 dan Y nilai signifikansi sebesar <0.01 < 0,05 dan nilai t hitung 66,99 > 1,985 sehingga dapat disimpulkan Ha diterima dan Ho ditolak, sedangkan pada variabel X2 dan Y nilai signifikansi sebesar <0.01 < 0,05 dan nilai t hitung 4,242 > 1,985 sehingga dapat disimpulkan Ha diterima dan Ho ditolak. Pada pengujian secara simultan didapatkan nilai signifikansi <0,01 < 0,05 dan nilai f hitung 54,031 > 3,09 sehingga disimpulkan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak, dengan kata lain Brand Ambassador dan Brand Awareness secara bersama-sama berpengaruh terhadap keputusan pembelian produk Implora Cosmetic. Hal tersebut menyatakan hasil penelitian ini terdapat pengaruh yang signifikan sebesar 51,7% antara Brand Ambassador dan Brand Awareness terhadap keputusan pembelian produk Implora Cosmetics. Dan 48,3% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak termasuk dalam lingkup penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Brand Ambassador dan Brand Awareness berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian memperkuat teori bahwa penggunaan Brand Ambassador dengan mempertimbangkan aspek kepopuleran, kredibilitas, daya tarik, dan kekuatan serta peningkatan Brand Awareness melalui promosi yang konsisten terutama di media sosial menjadi strategi pemasaran yang penting dalam membentuk persepsi dan keputusan pembelian konsumen.
Evaluation of beauty training programs in regional work training center of East Jakarta using the goal free evaluation model Nely Suroyya Martalena; Dwi Atmanto; Jenny Sista Siregar
Jurnal Pendidikan Vokasi Vol. 9 No. 1 (2019)
Publisher : ADGVI & Graduate School of Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.08 KB) | DOI: 10.21831/jpv.v9i1.23301

Abstract

This study aims to determine the impact of the beauty training program in PPKD of East Jakarta  on students. The impact can be seen based on three criteria, namely positive impacts according to program objectives, positive impacts outside the program objectives (side effects), and negative impacts outside the program objectives. The research method used in this study is an evaluative study using the Goal Free Evaluation model. The research subjects consisted of: managers, instructors, and beauty training participants in PPKD of East Jakarta . Data was collected using observation, interviews, and documentation. The results showed that (1) the positive impact according to the program objectives was felt by almost all training participants, namely they could increase their knowledge and skills in the field of beauty and were ready to enter the workforce, (2) a positive impact outside the program objectives freelance work as a makeup artist, having confidence in work, and daring to open a business in the field of beauty, and (3) negative impacts outside the program's objectives felt by a small number of training participants who were less serious and less focused on training that they could not accept the material taught so that they are not ready to enter the workforce.