Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

STRATEGI PROMOSI MEMPERTAHANKAN LOYALITAS PELANGGAN MOBIL MEREK TOYOTA PT. H. KALLA DALAM PERSAINGAN OTOMOTIF DI MAKASSAR Andi Vita Sukmarini; Hafied Cangara
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.2 No.4 Oktober - Desember 2013
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kjik.v2i4.342

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi promosi yang dilakukan oleh PT. Toyota H. Kalladalam mempertahankan loyalitas pelanggan terhadap mobil merek Toyota di tengah persaingan bisnis otomotif di Kota Makassar. Penelitian ini dilaksanakan pada PT. Toyota H. Kalla Makassar. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis dengan menggunakan analisis deksriptif kuantitatif dengan metode analisis regresi linear berganda. Hasil Penelitian ini menemukan dan menunjukkan bahwa kedua variabel independen (Strategi Bauran Promosi dan Kualitas Produk) memiliki arah pengaruh positif terhadap variabel dependen (Loyalitas Pelanggan). Di mana persamaannya adalah Y = 0,242 + 0,374X + 0,557Z. Hasil uji statistik menunjukkan nilai signifikansi yaitu terjadi perubahan penilaian Untuk variabel Bauran Promosi (X) diperoleh nilai signifikansinya Berdasarkan hasil uji statistik diperoleh nilai signifikansinya lebih kecil dari nilai alpha 5% yaitu 0,000 < 0,05. Dengan demikian nilai ini menunjukkan bahwa secara parsial variabel StrategiBauran Promosi memberikan pengaruh yang positif dan signifikan terhadap Loyalitas Pelanggan pada PT. Toyota H. Kalla Makassar. Hal ini menunjukkan bahwa secara parsial Bauran Promosi mempunyai pengaruh sebesar 36,6% terhadap Loyalitas Pelanggan. Secara parsial variabel Kualitas Produk (variabel intervensi/kontrol) (Z) mempunyai pengaruh sebesar 60,3 %. Dan itu menunjukkan hasil pengaruh yang cukup tinggi terhadap variabel Loyalitas Pelanggan (Y). Kesimpulan dari penelitian ini memberikan gambaran bahwa startegi promosi yang telah dilakukan oleh PT. Toyota H. Kalla Makassar telah dijalankan dan memberikan kontribusi yang besar terhadap perusahaan dan konsumen/pelanggan sehingga tercipta kepuasan pelanggandalam mempertahankan loyalitas pelanggan. Abstract This study aims to determine promotional strategies undertaken by PT. Toyota H. Kalla in maintaining customer loyalty to the Toyota brand cars amid competition Makassar. This studi automotive business in the city was held at PT. Toyota H. Kalla Makassar. Data collected through observation, interviews, and documentation. Analyzed using quantitative descriptive analysis by multiple linear regression analysis method. The research results show that both the finding and the independent variables (Promotion Mix Strategy and Product Quality) has a positive influence on the direction of the dependent variable (Customer Loyalty). Where the equation is Y = 0.242 + 0.374 + 0.557 X Z. Statistical test results showed that significant value changes for variable assessment Promotion Mix (X) values obtained statistical significance Based on test results obtained significance value is less than the alpha value of 5 % is 0.000 < 0.05. Thus this value indicates that in partial Promotion Mix Strategy provides a positive and significant effect on customer loyalty at PT. Toyota H. Kalla Makassar. This suggests that the partial Promotion Mix influence of 39.7 % for Customer Loyalty. Inpartially Product Quality ( variable intervention / control ) ( Z ) has the effect of 60.3 % . And it shows the results of a high enough influence to Customer Loyality variable (Y) . The conclusion of this study suggests that the promotion strategy that has been done by PT. Toyota H. Kalla Makassar has been executed and contributed greatly to the company and the consumer / customer in order to create customer satisfaction maintain customer loyalty.
STRATEGI KOMUNIKASI DALAM PELAKSANAAN PROGRAM CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) OLEH HUMAS PT. SEMEN TONASA TERHADAP KOMUNITAS LOKAL DI KABUPATEN PANGKAJENE DAN KEPULAUAN Sitti Murniati Muhtar; Hafied Cangara; Andi Alimuddin Unde
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.2 No.1 Januari - Maret 2013
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kjik.v2i1.352

Abstract

Abstrak Penilaian beberapa kalangan masyarakat sekitar perusahaan bahwa program CSR PT. Semen Tonasa kurang memberi manfaat kepada masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan dan mengkaji tentang strategi komunikasi humas dalam pelaksanaan program Corporate Social Responsibility (CSR) pada PT. Semen Tonasa. Fokus penelitian ini berorientasi pada analisis strategi komunikasi Humas PT. Semen Tonasa pada pelaksanaan program CSR dan faktor-faktor yang memengaruhinya. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan studi kepustakaan. Data bersumber dari 15 orang informan antara lain Direktur Utama, Karo Humas, Karo PKBL, dan masyarakat masing-masing 3 orang dari 4 Kelurahan/Desa berbeda di wilayah ring 1 PT. Semen Tonasa. Data hasil observasi disajikan dalam bentuk gambar (foto). Data hasil wawancara dianalisis dengan menelaah seluruh data, reduksi data, dan penyajian data. Data hasil studi kepustakaan disajikan dalam bentuk kutipan-kutipan untuk memperkuat temuan penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi komunikasi humas PT. Semen Tonasa pada pelaksanaan program CSR semakin dikembangkan dengan bentuk transparansi dan partisipasi aktif masyarakat sekitar. Strategi komunikasi Humas PT. Semen Tonasa pada pelaksanaan program CSR sangat dipengaruhi oleh banyak faktor, dua diantaranya adalah pengakuan pihak manajemen perusahaan tentang adanya pihak-pihak yang ingin mengambil bagian pada pelaksanaan/pengelolaan program CSR dan pengakuan pihak masyarakat yang terlibat pada program CSR tentang syarat dan kendala yang ditemui dalam pelaksanaan program CSR. Disimpulkan bahwa strategi komunikasi humas semakin dikembangkan dengan bentuk transparansi dan partisipasi aktif masyarakat sekitar. Adapun faktor-faktor yang memengaruhinya, dua diantaranya adalah pengakuan pihak manajemen perusahaan tentang adanya pihak-pihak yang ingin mengambil bagian pada pengelolaan program CSR dan pengakuan masyarakat yang terlibat pada program CSR tentang syarat dan kendala dalam pelaksanaan program CSR. Diharapkan pihak perusahaan lebih mengembangkan strategi komunikasi dengan pelibatan masyarakat dan menemukan solusi atas faktor-faktor yang memengaruhinya.Abstract The assessment of some societies around the company is that the CSR program of PT. Semen Tonasa give less benefit to society. This research aims to describe and analyze the communication strategy of public relations on implementing Corporate Social Responsibility (CSR) by public relations officer of PT. Semen Tonasa. The focus of the research is oriented on analysis of communication strategy PT. Semen Tonasa on CSR program implementation and factors affecting it. Data was collected through observation, interview, and library study. Fifteen selected informants were chosen whom of which are Director, Public Relations Officer, PKBL Officer, and society’s representatives. Observation result data was presented in the form of photos and pictures. Interview result data was analyzed by study, reduction, and data presenting. Library data result was presented in the form of citations to strengthen the research finding. The research shows that communication strategy of public relations officer on implementing corporate social responsibility program (CSR) is developed through transparency and active participation of surrounding society. The factors affecting the implementation of CSR program are: (1) recognition of company’s management side about outsiders who are willing to participate on implementation of CSR program, and (2) acknowledgement of society involved within the CSR program about terms and conditions found on implementation of CSR program. It can concluded that the communication strategy of public relation is increasingly developed in the form of transparancy and active participation of society. Furthenmore, the influencial factors are the acknowledgement of company’s management regarding the existence of parties willing to take part in the management of CSR program and acknowledgement of society involved in CSR program regarding the requirements and obstacles in CSR program implementation. It is hoped that the company will develop the communication strategy by involving society and find solution toward the influencial factors. 
ANALISIS KECENDERUNGAN TEMA DAN METODE RISET SKRIPSI SARJANA (S1) DAN TESIS MAGISTER (S2) PROGRAM STUDI ILMU KOMUNIKASI UNIVERSITAS HASANUDDIN Hafied Cangara; Andi Alimuddin Unde; Tuti Bahfiarti; Murniati Muhtar
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.2 No.2 April - Juni 2013
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kjik.v2i2.357

Abstract

Abstrak Fokus dan tujuan penelitian ini adalah mengetahui tema dan metode riset yang digunakan para mahasiswa program Sarjana (S1) dan Magister (S2) Ilmu Komunikasi dalam penulisan tesis dan skripsi pada Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin dalam 5 tahun terakhir (2007 – 2011). Penetapan batas waktu 5 tahun terakhir atas pertimbangan bahwa 5 tahun dipandang masih baru, dan bisa dilihat trend atau kecenderungannya untuk melakukan proyeksi ke depan. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dengan mengumpulkan semua tesis dan skripsi yang di perpustakaan, kemudian di analisis tema dan metode riset yang digunakan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kedua strata (S1 dan S2) dalam pemilihan tema atau isu nampaknya keduanya memiliki kecenderungan yang hampir sama, yakni cukup variatif dan mengangkat masalah yang relevan dengan konsentrasi bidang studi yang mereka pilih, yakni untuk S1 cenderung pada isu Film dan Televisi, Pemasaran, Internal Public, Komunikasi Interpersonal, sedangkan mahasiswa S2 cenderung pada isu Etika dan Perundang- undangan Media Massa, Kampanye Politik dan Pencitraan Kandidat, Media Pembelajaran, dan Efek Media dan Opini Publik. Dalam hal metode Penelitian, mahasiswa S1 dan S2 cenderung memiliki kesamaan, yakni masih didominasi oleh metode survey. Sementara untuk metode Analsis data mahasiswa S1 cenderung memakai analisis Isi dengan pendekatan kualitatif pada tataran praktis, sedangkan mahasiswa S2 cenderung memakai survey dengan analisis kuantitatif pada tataran konseptual.Abstract The focus and goal of this study was to determine themes and research methods used by the students of Bachelor (S1) and Master (S2) Science Communication in thesis writing and thesis at the Faculty of Social and Political Sciences Universitas Hasanuddin in the last 5 years (2007-2011) . Determination of 5-year time limit on the consideration that the last 5 years is still considered new, and can be seen trend or propensity for forward projections. The research method used was a survey to collect all the theses and thesis in the library, then in the theme analysis and research methods used. Results of this study indicate that both strata (S1 and S2) in the selection of themes or issues that seem to both have almost the same trend, ie quite varied and relevant issues raised by the concentration of their chosen field of study, ie, the issue tends to S1 film and television, marketing, internal public, interpersonal communication, while the S2 students tend to be on the issue of ethics and mass media legislation, political campaigns and candidates imaging, instructional media, and media effects and public opinion. In the case study method, students S1 and S2 tend to have in common, which is still dominated by the survey method. While the data for analysis method S1 students tend to use content analysis with a qualitative approach on a practical level, while the S2 students tend to use survey with quantitative analysis at the conceptual level. 
PENGGUNAAN MEDIA KOMUNIKASI UNTUK POLITIK PENCITRAAN KANDIDAT BUPATI DAN WAKIL BUPATI DALAM PEMILUKADA TAKALAR 2012 Muhammad Zulkifli Tahir; Hafied Cangara; Andi Alimuddin Unde
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.2 No.2 April - Juni 2013
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kjik.v2i2.360

Abstract

Abstrak Kandidat yang bertarung dalam pemilihan umum Takalar dalam proses pencitraan, beberapa hal yang harus di pahami dalam melakukan kampanye, yaitu analisis khayalak (audience) dan kebutuhannya, sasaran dan tujuan, perencanaan strategi yang mencakup, komunikator, saluran (media), pesan dan penerima, penetapan tujuan, implementasi perencanaan yang meliputi, besarnya dana, sumber dana, dan waktu kampanye, serta melakukan evaluasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) penggunaan media komunikasi dalam pembentukan citra pasangan calon bupati dan wakil bupati Kab. Takalar dalam penyelenggaraan pemilukada Takalar 2012 dan (2) pemilihan media komunikasi dalam pemilukada Takalar 2012. Tipe penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif yang bermaksud melakukan eksplorasi atau penjelajahan informasi atas tujuan penelitian. Sumber data berupa dokumentasi dan wawancara serta observasi yang berhubungan dengan penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh kandidat memanfaatkan media yang ada untuk sosialisasi dalam pemilihan bupati dan wakil bupati takalar dalam pemilukada takalar 2012. Serta pemilihan media yang digunakan oleh kandidat adanya perbedaan dalam produksi dan penyebaran media di wilayah takalar karena faktor tim, partai dan anggaran. Dalam pemilihan bupati dan wakil bupati yang diikuti 7 (tujuh) pasangan calon, pasangan nomor urut 2 (dua) Burhanuddin. B berpasangan dengan Natsir Ibrahim yang diusung oleh partai Golkar meraih suara terbanyak dan terpilih sebagai Bupati dan Wakli Bupati Takalar periode 2012-2017 dalam pemilihan satu putaran. penggunaan media yang tidak merata setiap kandidat karena faktor anggran dan kerja tim sukses, dan juga harus direncanakan sebaik mungkin dalam pemilihan media dalam pemilukada agar tidak terjadi pemborosan anggaran.Abstract Candidates contesting the elections Takalar in the imaging process, some things that must be understood in the campaign, the analysis of audience (audience) and their needs, goals and objectives, including strategic planning, communicators, channels (media), the message and the receiver, goal setting, implementation planning involved, the amount of funds, resources, and time of the campaign, as well as evaluating.This study aimed to determine (1) the use of communication media in shaping the image of the candidate regent and deputy regent district. Takalar in organizing the election Takalar 2012 and (2) the selection of communication media in the 2012 election Takalar. This type of research is descriptive qualitative exploration or exploration intends to make information on the purpose of research. Documentation and data sources such as interviews and observations associated with this research. The results showed that all candidates utilize existing media for dissemination in the regent and deputy regent election Takalar Takalar in 2012. And the selection of media used by candidates of differences in the production and dissemination of media in the region because of the team’s Takalar, party and budget. In the regent and deputy regent, followed 7 (seven) candidates, the pair number 2 (two) Burhanuddin. B pairs with Natsir Ibrahim carried by Golkar party won the most votes and was elected as a Regent and Regent Wakli Takalar the period 2012-2017 in the selection of the round. Unequal use of media for each candidate anggran factors and successful teamwork, and also should be planned as possible in the selection of the media in the election in order to avoid wasteful spending. 
KOMODIFIKASI KEMISKINAN DALAM TELEVISI INDONESIA Nosakros Arya; Hafied Cangara; Andi Alimuddin Unde
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.2 No.2 April - Juni 2013
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kjik.v2i2.361

Abstract

Abstrak Kemiskinan bukan hanya persoalan sosial, tetapi kemiskinan telah menjadi komoditas yang ‘seksi’ di media televisi Indonesia. Tujuan penelitian ini ; (1) menganalisis proses representasi kemiskinan yang ada pada program “Jika Aku Menjadi” dan “Bedah Rumah”, (2) menganalisis bentuk komodifikasi kemiskinan yang berlangsung pada kedua program tersebut, dan (3) menganalisis perbedaan (komparasi) secara signifikan antara kedua program tersebut dalam merepresentasikan bentuk komodifikasi kemiskinan. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian campuran. Metode kualitatif digunakan untuk menganalisis bentuk komodifikasi kemiskinan yang ditampilkan dalam kedua program. Sedangkan metode kuantitatif digunakan untuk membandingkan frekuensi kemunculan bentuk komodifikasi kemiskinan di antara kedua program tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa program “Jika Aku Menjadi” dan “Bedah Rumah” secara kualitatif merepresentasikan proses komodifikasi kemiskinan dalam momen dramatis yang terdiri dari gambaran situasi kemiskinan, sensasi kegembiraan, mengundang simpati dan rasa haru bagi pemirsanya, dan merangsang syaraf tawa bagi pemirsanya. Kedua program tersebut juga mempraktikkan bentuk komodifikasi, antara lain: komodifikasi pekerja, komodifikasi khalayak, dan komodifikasi isi. Dan dengan menggunakan teknik statistik uji beda chi kuadrat, dihasilkan bahwa terdapat perbedaan yang cukup signifikan antara kedua program dalam merepresentasikan bentuk-bentuk komodifikasi kemiskinan.Abstract Poverty is not only as a social issue, but also become a ‘sexy’ commodity in Indonesian electronic media, television. The aims of this study were: (1) to analyze the representation of poverty that was showed in the “Jika Aku Menjadi” and “Bedah Rumah” programs, (2) to analyze the form of poverty commodification on the both programs, and (3) to analyze the significant differences (comparisons) between the two programs in the representing the form of poverty commodification. This study used a mixed research methods. Qualitative methods were used to analyze the form of poverty commodification which was shown in the both programs. On the other hand, quantitative methods were used to compare the frequency of occurrence in the form of poverty commodification between the both programs. The results showed that the program “Jika Aku Menjadi” and “Bedah Rumah” represented qualitatively the process of poverty commodification in the dramatic moments. They consisted of the picture the poverty situation, sensation of excitement, sympathy and compassion for the viewers, and stimulate nervous laughter to the viewers. The both programs also practiced a form of commodification, among others: the commodification of labor, commodification of audiences, and commodification of content. In addition, there was a significant difference both of programs in representing the form of poverty commodification by using different statistical techniques “chi square” test. 
MEDIA BARU DAN TRANSAKSI SEKSUAL; STUDI EKSPLORASI PEKERJA SEKS KOMERSIL TERHADAP PENGGUNAAN MEDIA BARU DI KOTA MAKASSAR Muhammad Massyat; Hafied Cangara; Andi Alimuddin Unde
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.2 No.2 April - Juni 2013
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kjik.v2i2.364

Abstract

Abstrak Perkembangan teknologi komunikasi telah menciptakan ruang realitas baru yang disebut Cyberspace. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagimana fenomena new media yang digunakan sebagai alat transaksi seksual. (1) Apa yang membuat facebook menjadi pilihan alat transaksi seksual oleh para pekerja seks komersil di Kota Makassar, (2) Bagaimana bentuk transaksi seksual yang dilakukan melalui facebook. Penelitian ini menggunakan tipe analisis deskripsi kualitatif empirik yang menganalisis data secara interpretasi kualitatif dari perolehan fakta dilapangan. Hasil menunjukkan bahwa facebook telah memicu tergiringnya budaya masyarakat menuju sebuah kondisi transparansi yang ekstrim. Kesan narsistik yang tampil dalam bentuk visual telahmenggiring para pengguna new media untuk melanggengkan diri sebagai pajangan(self display), dengan kata lain, para facebookers yang memiliki motif menawarkan diri mereka telah memetaforakan diri sebagai kulit social dalam sebuah budaya ketampakan(our social in the cultural display) yang penuh dengan instrumentalistik. Disimpulkan bahwa facebook telahmenjadi pihak ketiga, mendatangkan rasa aman dalam proses transaksi, dan menyembunyikan identitas asli para pekerja seks komersial.Abstract Development of communication technology is so rapid, that is called cyberspace. The aims of the study are to observe the phenomenon of how the new media used as a medium of sexual transactions: (1) what makes facebook a preferred tool of sexual transaction by commercial sex workers in the city of Makassar, (2) What type of sexual transactions are conducted on facebook. The study is a qualitative description of empirical data with qualitative interpretation of facts obtained from field observation. The results of the study indicated that the facebook had triggered a drag of community culture towards an extremely transparant condition. Narcissistic impression shown in visual form (Self display) had dragged the new media users to perpetuate themselves as customers. On the order terms, the facebookers whose motive to offer themselves had metaphored themselves as a social outer layer in a cultural display which is full of new media instruments.Concluded that facebook has become a third party, bring a sense of protection self in the transaction process, and identity of the commercial sex workers. 
PENCITRAAN SELEBRITAS POLITISI DI BLOG KOMPASIANA Citra Dano Putri; Hafied Cangara
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.2 No.2 April - Juni 2013
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kjik.v2i2.365

Abstract

Abstrak Masyarakat masih kurang dapat menerima kehadiran politisi yang berasal dari kaum selebriti, karena dianggap hanya mengandalkan popularitas dan penampilan saja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Kompasianer (anggota dari blog Kompasiana) mencitrakan selebritas politisi yang menjadi kandidat dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat 2013. Peneliti mengumpulkan 29 postingan yang dipublikasikan dalam blog Kompasiana, berdasarkan tiga periode yaitu; pra kampanye, kampanye, dan pasca kampanye. Kesemua postingan ini kemudian dianalisis berdasarkan metode Analisis Wacana Kritis, dengan model pendekatan Teun Van Dijk. Model Van Dijk ini telah dielaborasi kedalam struktur dan elemen-elemen wacana, agar peneliti lebih mudah menentukan unit teks yang akan dianalisis. Penelitian ini menemukan bahwa selebritas menjadi faktor dominan dalam pilkada Jawa Barat, dan Rieke Diah Pitaloka menjadi yang paling populer diantara para kandidat. Kompasianer mencitrakan selebritas politisi berdasarkan citra subyektif (emosi/afeksi) dan obyektif (logika/kognisi). Citra subyektif adalah ekspresi emosi Kompasiana tentang ketiganya (suka/tidak suka, setuju/tidak setuju). Sedangkan citra obyektif adalah persepsi tentang diri ketiga selebritas yang terbentuk berdasarkan kognisi Kompasiana. Pencitraan ini menggunakan dua alat ukur yaitu: kesan dan kepercayaan. Berdasarkan hasil penelitian, peneliti menyimpulkan bahwa citra subjektif dan objektif tersebut sebagian besar diakibatkan oleh liputan media tentang selebritas yang bersangkutan. Citra ini kemudian menjadi sulit dilepaskan walaupun selebritas telah berkecimpung lama di dunia politik.Abstract Most people have become unacceptable with celebrities who are turned into politician; because people considered them just take the advantage of politics with their popularity. This study aims to determine how Kompasianer (member of the blog Kompasiana) imaged celebrity politician who became a candidate in the election of the Governor and the Vice Governor of West Java in 2013. Researcher collect 29 post in blog Kompasiana based on 3 time periods: pre-campaign, campaign, and post-campain. These posts analyze with the Critical Discourse Analysis method, with a text element model approach Teun Van Dijk. This model approach is elaborated into the structures and text elements. This study found that celebrities become a great factor in the election of Governor and Vice Governor of West Java 2013, and Rieke Diah Pitaloka is the most popular candidate. Kompasianer imaged the political celebrities subjectively and objectively. Subjective image is the expression of Kompasianer emotion aboout those 3 celebrities (like/dislike, agree/disagree. The objective image is the perception about those celebrities by the cognition of Kompasianer. This potray using two measuring devices, namely: impressions and beliefs. Based on the research results, the researchers concluded that the subjective and objective imagery is largely due to media coverage of the celebrity in question. This image then becomes difficult to remove even celebrities have long been in the political world. 
PERILAKU KOMUNIKASI ORANG BUGIS DARI PERSPEKTIF ISLAM Ahmad Rustan; Hafied Cangara
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.1 No.1 Januari - Maret 2011
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kjik.v1i1.373

Abstract

Abstract The ability of Buginese in placing them selves among multicultural society represnts a phenomenon with different ethnics. Generally, the community was easily welcome any time and any where they come. The reality of the role of Buginese have attracted a lot of attention and research with includes communication behavior, as a focus of this research. The aims of this research are studying about communication principles as the identity of Buginese, and analyzing the concept based on the Islamic doctrine which has influenced the Buginese communication attitude and behavior among human being. Since the Buginese adopted Islamic religion in 16 century, Islam has become the new spirit for pangngadderrng (mores) as Buginese value system which governs in behavior in the society, including their communication behavior. Therefore, Buginese in communicating are opened to others with the principles basic.Abstrak Orang Bugis memiliki kemampuan untuk menempatkan diri dan hidup bersama dalam masyarakat multikultur. Ia menjadi komunitas yang mudah diterima oleh etnik lain kapan dan dimana saja. Kenyataan ini membuat sikap dan perilaku orang Bugis selalu menarik banyak perhatian untuk diteliti, termasuk perilaku komunikasinya yang menjadi fokus dalam studi ini. Penelitian ini dimaksudkan untuk mempelajari tentang perilaku komunikasi orang Bugis menjurut ajaran Islam. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah deskriptif kualitatif dengan melakukan wawancara mendalam terhadap sejumlah informan dan pengkajian literature atau dokumentasi tertulis yang telah ada. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa orang Bugis dalam berkomunikasi memiliki perilaku dengan prinsip; salig menghargai (sipakatau), saling menyanyangi (siammesei), kekeluargaan (siasseajingeng), jujur (lempu), tegas (getteng), berani (warani), dan berkata benar (ada tongeng). Prinsip-prinsip tersebut sesuai dengan ajaran Islam yang telah mereka terima sebagai agama sejak abad 16, kemudian mereka selaraskan dalam praktik bertutur kata dan bermasyarakat. 
Komunikasi dakwah da’i dalam pembinaan komunitas mualaf di kawasan pegunungan Karomba kabupaten Pinrang Aswar Tahir; Hafied Cangara; Arianto Arianto
Jurnal Ilmu Dakwah Vol 40, No 2 (2020)
Publisher : Faculty of Dakwah and Communication, Walisongo State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/jid.v40.2.6105

Abstract

Komunikasi dakwah yang dilakukan oleh da’i dalam membinaan mualaf sangat penting bagi perrubahan sudut pandang dan perilaku komunitas mualaf dalam kehidupan sehari-hari sesuai dengan ajaran Islam, mengingat da’i sebagai tokoh sentral bagi pengetahuan keagamaan mualaf. Penelitian ini berupaya untuk mengetahui dan menganalisis komunikasi dakwah yang dilakukan da’i dalam pembinaan komunitas mualaf di kawasan pegunungan Karomba yang meliputi da’i sebagai komunikator, materi atau pesan ajaran Islam yang disampaikan, media yang digunakan dalam pembinaan dan perubahan sikap komunitas mualaf yang menerima pembinaan keagamaan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, pengumpulan data primer dilakukan dengan wawancara dan observasi langsung. Sedangkan data sekunder didapatkan dari studi pustaka pada berbagai sumber bacaan yang sesuai dengan tema. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, komunikasi dakwah dilakukan dengan tatap muka secara langsung dalam kelompok pengajian dan konsultasi syari’ah, ceramah keagamaan serta kelompok belajar mengaji. Kedua, materi yang disampaikan da’i berupa nilai-nilai dasar keagamaan, keutamaan Islam dan keindahan-keindahan Islam, shalat dan mengaji. Ketiga, media yang digunakan da’i dalam pembinaan adalah dengan cara tatap muka secara langsung. Keempat,  terjadi perubahan sikap pada diri mualaf setelah mendapatkan pembinaan, yaitu meningkatnya pengetahuan komunitas mulaf tentang Islam, seperti pengetahuan tentang nilai-nilai tauhid, akhlak dan syariat. The da'wah communication carried out by the da'i in fostering converts is very important for changing the perspective and behavior of the converts community in daily life according to Islamic teachings, considering that the da'i is a central figure for converts' religious knowledge. This study seeks to identify and analyze the da'wah communication carried out by preachers in coaching the community of converts in the Karomba mountain area which includes preachers as communicators, the material or messages of Islamic teachings conveyed, the media used in coaching, and changes in the attitudes of the converts who accept religious formation. The research method used in this research is a qualitative method with a case study approach, primary data collection is done by interview and direct observation. Meanwhile, secondary data were obtained from literature studies on various reading sources in accordance with the theme. The results showed that first, da'wah communication was carried out face-to-face in recitation groups and shari'ah consultations, religious lectures, and Koran study groups. Second, the material presented by the da'i was in the form of basic religious values, the virtues of Islam and the beauties of Islam, prayer, and recitation. Third, the media used by da'i in coaching is face-to-face. Fourth, there is a change in the attitude of the converts after receiving guidance, namely increasing knowledge of the mulaf community about Islam, such as knowledge of the values of tawhid, morals, and sharia.
Analysis of The Impact of Online Learning During the Covid-19 Pandemic on Cognitive Students At SMP Negeri 3 Anggeraja Kabupaten Enrekang Rasda Gustianto; Hafied Cangara; Asfah Rahman
JURNAL NALAR PENDIDIKAN Vol 10, No 1 (2022): JURNAL NALAR PENDIDIKAN
Publisher : Lembaga Penelitian Mahasiswa Penalaran UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jnp.v10i1.33324

Abstract

The purpose of this study was to analyze the impact of online learning on students' cognitive aspects during the COVID-19 pandemic at SMP Negeri 3 Anggeraja, Kabupaten Enrekang. The research method used is quantitative with an explanatory survey method to determine students' perceptions and experiences during online learning. The research sample was 114 students of SMP Negeri 3 Anggeraja, Kabupaten Enrekang. who were selected using the Probability Sampling Method with the slovin formula, then this sample was taken using the proportional stratified sampling method. The research instrument used was a closed questionnaire with a modified Likert scale model interval measurement. The data that has been collected was then analyzed using simple linear regression analysis with the help of the SPSS Version 25 program for Windows 10. The results found that there was a significant influence between Online Learning on the cognitive aspects of students at SMP Negeri 3 Anggeraja, Kabupaten Enrekang. From the research results to the teacher aspect pay special attention to the cognitive development of students in online learning.