Muqowim Muqowim
Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

Published : 12 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Riyāḍah Al-Nafs dan Kesiapan Mahasiswa: Dialog Filsafat Al-Ghazali dengan Realitas Soft Skill di UIN Sunan Kalijaga Muhamad Barqi Asila; Muqowim Muqowim
An-Nahdloh: Journal of Education and Islamic Studies Vol. 2 No. 1 (2027): January 2027
Publisher : An-Nahdloh: Journal of Education and Islamic Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The transition period of new students to higher education demands comprehensive soft skill readiness, particularly in self-regulation, social relations, and academic integrity. This study aims to analyze the soft skill readiness data of new students at UIN Sunan Kalijaga through the philosophical perspective of Riyāḍah al-Nafs (soul training) by Al-Ghazali. The research employs a qualitative approach with a case study design. Data were collected through a soft skill readiness instrument during the Campus Socialization and Introduction (Sospem) activity in 2026, covering seven dimensions: adaptation, goal setting, time management, resilience, communication, empathy, and academic integrity. Data analysis was conducted through reduction, presentation, and conclusion-drawing techniques with a philosophical hermeneutics approach. The findings indicate that (1) most new students experience significant challenges in self-regulation, especially in time management and public speaking confidence; (2) modern psychological approaches tend to focus on external managerial techniques without touching the spiritual dimension; (3) Al-Ghazali's concept of Riyāḍah al-Nafs offers a more holistic philosophical foundation, where self-regulation is understood as a gradual process of soul purification through three stages: takhliyah (cleansing from negative traits), tahliyah (adorning with positive traits), and tajalliyah (spiritual illumination) to achieve balance (tawazun) between academic and spiritual demands. This study contributes to the development of an Islamic education paradigm that integrates spiritual-philosophical dimensions with contemporary soft skill needs.   Keywords: Al-Ghazali, New Students, Riyāḍah Al-Nafs, Self-Regulation, Soft Skills
Upaya Guru dalam Membiasakan Karakter melalui Pembelajaran Aqidah Akhlak di MI Ma’arif Seka Andrean; Muqowim Muqowim
Al-Adzka: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 10 No. 1 (2020): Al-Adzka: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Publisher : Departemen Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/aladzkapgmi.v10i1.3634

Abstract

Proses pembelajaran yang dilaksanakan oleh guru seharusnya bisa menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan efesien. Kegiatan belajar mengajar juga sebaiknya ditujukan kepada pembiasaan nilai­nilai karakter untuk berkembangnya kepribadian seorang murid. Penelitian ini bertujuan mengetahui tentang upaya guru dalam membiasakan karakter peserta didik melalui pembelajaran Aqidah Akhlak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi yang subjeknya berupa pendidik dan peserta didik. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian yaitu upaya guru dalam memberikan pembiasaan karakter pada peserta didik melalui pembelajaran aqidah akhlak, dapat diterapkan dengan teknik yaitu: memberikan penjelasan mengenai karakter, memberikan pembiasaan terhadap anak agar terbiasa melakukan tingkah laku yang berkarakter, proses pembelajaran yang dilakukan berlangsung secara interaktif, memilih dan mengembang tehnik belajar mengajar yang mempunyai kesempatan paling besar agar tujuan dalam proses belajar mengajar dapat tercapai, dan menambah kegiatan dengan mengaplikasikan tingkah laku dan sikap yang berkarakter.