Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Persepsi Masyarakat Terhadap Sistem Penerimaan Peserta Didik Baru Zonasi Almira Widyaningtyas; Nurhadji Nugraha; Siska Diana Sari
Antropocene : Jurnal Penelitian Ilmu Humaniora Vol. 1 No. 1 (2021): Januari
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/antropocene.v1i1.20

Abstract

Penerapan sistem zonasi pada penerimaan peserta didik baru memunculkan berbagai macam persepsi di masyarakat. Begitu pula yang terjadi di masyarakat Desa Broto yang dengan adanya penerapan sistem zonasi menyebabkan mereka memiliki persespi negatif maupun positif. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui berbagai macam persepsi masyarakat di Desa Broto terhadap penerapan sistem zonasi sekolah. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Dengan menggunakan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian dilakukan di Desa Broto dan SMPN 1 Kecamatan Slahung Kabupaten Ponorogo. Kesimpulan dari hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi masyarakat di Desa Broto terhadap sistem zonasi, didominasi dengan persepsi tidak setuju. Faktor yang menyebabkan persepsi tersebut adalah adanya pemerataan aspek pendidikan baik dari guru, fasilitas, dan mutu yang belum merata, tidak subjektif, serta dianggap dapat mengurangi semangat belajar dan hak anak untuk mendapat pendidikan yang layak, karena dalam penerapan sistem ini anak tidak bisa sekolah ditempat yang mereka inginkan.
Internalisasi Karakter Tanggungjawab Melalui Ekstrakurikuler Persaudaraan Setia Hati Terate Evi Wahyuni; Nurhadji Nugraha; Siska Diana Sari
Rhizome : Jurnal Kajian Ilmu Humaniora Vol. 1 No. 1 (2021): Januari
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/rhizome.v1i1.30

Abstract

Kemerosotan nilai tanggung jawab yang dimiliki individu dan masyarakat menuntut setiap lembaga pendidikan untuk menginternalisasikan karakter tanggung jawab kepada peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis proses internalisasi karakter tanggung jawab melalui ekstrakurikuler Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Terate. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Dengan menggunakan teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini dilaksanakan di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri Tulakan Kabupaten Pacitan. Kesimpulan dari hasil penelitian ini menunjukan bahwa proses internalisasi karakter tanggung jawab melalui ekstrakurikuler Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) dilakukan dengan memberikan wejangan, diingatkan dan diarahkan untuk melakukan perbuatan yang baik. internalisasi karakter ini dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal yang dapat menentukan keberhasilan dari proses internalisasi karakter tanggung jawab. Selain itu, internalisasi karakter tanggung jawab ini membawa dampak yang positif bagi siswa yang mengikuti ekstrakurikuler PSHT yaitu merubah dari yang malas-malasan menjadi rajin, disiplin waktu.
Implementasi Kurikulum Merdeka pada Pembelajaran PKN Kelas X dan XI di MA Negeri 1 Ngawi Nursofiah Anggraeni; Nurhadji Nugraha; Maya Kartikasari
SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA) Vol 3, No 2 (2024): Tantangan dan Peluang dalam Menghadapi Revolusi Digital Dunia Pendidikan: Perspe
Publisher : SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menguraikan Implementasi Kurikulum Merdeka pada mata pelajaran PKN kelas X dan XI di MA Negeri 1 Ngawi. Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Metode penelitian Menggunakan pendekataan kualitatif Deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Dan untuk validitas data menggunakan triagulasi sumber. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka pada Pembelajaran PKN kelas X dan XI sudah berjalan dengan sangat baik. Pada rancangan pembelajaran PKN dalam Implementasi kurikulum merdeka ditungkan dalam bentuk modul ajar. Pelaksanaan kurikulum merdeka pada pembelajaran PKN yang dilakasanakan pada pedoman modul ajar. Untuk penggunaan metode pembelajaran, guru akan memakai projec based learning, diskusi, penugasasan dan cermah. Evaluasi atau penilaian pada pembelajaran PKN menggunakan asessmen formatif dan submatif. Dampak yang diberikan kepada siswa dari implementasi kurikulum merdeka pada pembelajaran PKN siswa lebih merasa senang karna adanya sistem merdeka belajar.
Implementasi Model Pembelajaran Problem Based Learning dengan Media Word Search Puzzle untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Pancasila Peserta Didik Kelas 10 D SMAN 6 Madiun Veronica Anastasia Ellysa; Nurhadji Nugraha; Mahfud Fauzi
SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA) Vol 3, No 3 (2024): Tantangan dan Peluang dalam Menghadapi Revolusi Digital Dunia Pendidikan: Perspe
Publisher : SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PTK ini penting untuk dilakukan karena bertujuan untuk : (1) meningkatkan kemampuan guru untuk merencanakan proses pembelajaran (2) meningkatkan kemampuan penyelesaian masalah peserta didik, dan (3) meningkatkan hasil belajar peserta didik. PTK ini merupakan jenis penelitian kualitatif yang menghimpun data dengan teknik observasi dan dokumentasi, kemudian untuk melakukan analisis data peneliti menggunakan metode deskriptif kualitatif. Pada tahap pra-siklus guru menghimpun data hasil belajar peserta didik setelah dilakukan pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional sebagai data awal. Pada kegiatan siklus I dan II guru menerapkan model pembelajaran problem based learning dengan metode diskusi menggunakan word search puzzle sebagai media pembelajarannya. Berdasarkan hasil yang telah diperoleh dan pembahasan yang dipaparkan, dapat disimpulkan bahwa kegiatan pembelajaran dengan menerapkan media word seach puzzle untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas 10 SMAN 6 Madiun pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila sudah berhasil. Hal itu dikarenakan terjadi peningkatan hasil belajar yang diperoleh peserta didik dari kegiatan pra-siklus, siklus I hingga siklus II. Persentase ketuntasan peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila juga mengalami peningkatan. Pada kegiatan pra-siklus diperoleh persentase sebesar 63%, kemudian pada siklus I persentase ketuntasan meningkat menjadi 74%, selanjutnya pada siklus II persentase ketuntasan sudah melampaui kriteria ketuntasan klasikal karena memperoleh persentase sebesar 89%.
Strategi Sekolah Dalam Pembinaan Karakter Peserta Didik Sebagai Upaya Mewujudkan Profil Pelajar Pancasila Ilham Bayu Ludiansyah; Nurhadji Nugraha; Yuni Harmawati
SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA) Vol 2, No 2 (2023): Implementasi kurikulum merdeka menuju transformasi pendidikan dalam mempersiapka
Publisher : SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelajar Pancasila adalah cerminan dari pelajar Indonesia sebagai peserta didik sepanjang hayat yang mempunyai kemampuan global dan berperilaku sesuai dengan nilai-nilai pancasila, dengan enam ciri utama yaitu : berikan dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia, berkebhinekaan global, gotong royong, mandiri , bernalar kritis dan kreatif. Maka untuk mewujudkan karakter profil pelajar Pancasila dapat melalui pembinaan karakter yang terencana. Oleh karena itu sekolah dapat melakukan strategi-strategi yang tepat dalam mewujudkan karakter profil pelajar Pancasila tersebut. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan metode studi literatur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan strategi sekolah dalam pembinaan karakter peserta didik sebagai upaya mewujudkan profil pelajar Pancasila. Berdasarkan penelitian yang dilakukan didapatkan hasil penelitian bahwa strategi yang dapat dilakukan oleh sekolah dalam pembinaan karakter peserta didik sebagai upaya mewujudkan profil pelajar Pancasila adalah dengan cara kegiatan rutin, kegiatan spontan, kegiatan terprogram dan kegiatan teladan. Adapun strategi dan pendekatan dalam mengimplementasikan pendidikan karakter, yaitu: 1) mengintegrasikan nilai-nilai dan moral ke dalam mata pelajaran, 2) mengasimilasi sifat-sifat positif yang ditanamkan pada semua individu sekolah (kepala, pendidik dan wali), 3) presentasi dan persiapan, 4) pemberian teladan dan contoh yang baik, 5) membuat iklim karakter di sekolah dan 6) membudayakan.
Pengaruh Keaktifan Mengikuti Kegiatan Muhadloroh dan Takror terhadap Kemampuan Komunikasi Sosial Santri Pondok Pesantren Hudatul Muna Muhammad Miftah Khoirul Muharromah; Nurhadji Nugraha
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 11: Oktober 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v2i11.2301

Abstract

Muhadloroh dan takror merupakan suatu kegiatan yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Hudatul Muna. Kegiatan muhadloroh merupakan kegiatan untuk melatih kemampuan berpidato santri, sedangkan kegiatan takror adalah kegiatan musyawarah mengulang pelajaran yang sudah diajarkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebenaran dari teori stimulus-respon dari skinner tentang seberapa berpengaruh pembiasaan berkomunikasi secara bersama melalui kegiatan muhadloroh dan takror terhadap kemampuan dari komunikasi sosial santri. Metode dalam penelitian ini adalah pendekatan penelitian kuantitatif yaitu dengan data hasil observasi yang berupa angka penilaian dan diterjemahkan melalui aplikasi SPSS versi 24 untuk selanjutnya dianalisis secara mendalam oleh peneliti. Dari penelitian tersebut secara rinci dapat terlihat berdasarkan uji F dapat dijelaskan bahwa besarnya Fhitung yaitu 8,048 dan Ftabel sebesar 3,07, maka hal ini berarti Fhitung > Ftabel yang berarti keduia variable X berpengaruh secara signifikan pada variable Y. Besarnya pengaruh tersebut dilihat dari analisis koefisien determinasi yaitu 0,112, dimana hal ini berarti kemampuan komunikasi sosial santri Pondok Pesantren Hudatul Muna mampu dipengaruhi oleh keaktifan mengikuti kegiatan muhadloroh dan keaktifan mengikuti kegiatan Takror secara bersama-sama sebesar 11,2%, sementara sisanya yaitu sebesar 88,8% dipengaruhi oleh variabel lain diluar variabel yang diteliti.
Interactive Learning Media Wordwall to Improve Motivation and Geography Learning Outcomes Diyah Wahyu Setyoningtyas; Nurhadji Nugraha
Jurnal Paradigma Vol 17 No 2 (2025): November
Publisher : STAI MA'ARIF MAGETAN, INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53961/paradigma.v17i2.324

Abstract

This study examines the application of interactive learning media Wordwall to improve motivation and geography learning outcomes in grade XI-9 students of SMA Negeri 1 Barat, Magetan Regency. Using the Classroom Action Research (CAR) method of the Kemmis and McTaggart model, the study was conducted in three stages: pre-cycle, cycle I, and cycle II. The results showed an increase in learning motivation from 39.72% (pre-cycle) to 57.91% (cycle I) and 80.69% (cycle II). Student learning outcomes also increased with classical completeness from 58.33% (pre-cycle) to 69.44% (cycle I) and 83.33% (cycle II). The application of Wordwall successfully changed the learning paradigm from "learning because you have to" to "learning because you want to" by creating a fun competitive atmosphere through challenges and educational games. This study proves the effectiveness of Wordwall as an alternative learning media to overcome boredom and increase student engagement in geography learning.
Konstruksi Keaktifan Belajar Siswa Kelas V SDN Ngegong Kota Madiun dalam Pembelajaran IPS Berbasis Flipped Classroom Pada Ruang Mediasi Quizizz Sri Wahyuni; Nurhadji Nugraha; Yudi Hartono
Tamilis Synex: Multidimensional Collaboration Vol. 3 No. 2 (2025): Tamilis Synex: Multidimensional Collaboration
Publisher : CV Edujavare Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70610/tls.1064

Abstract

Student learning engagement in elementary social studies instruction demonstrates considerable variation influenced by instructional approaches and the learning media employed. This condition indicates the need for a deeper understanding of the dynamics of student engagement when instruction is organized through flipped classroom learning within the mediation space of Quizizz. This study adopted a descriptive qualitative approach and was conducted with fifth-grade students at SDN Ngegong, Madiun City. Data were collected through classroom observations, interviews with teachers and students, and documentation of learning activities, and were analyzed using data reduction, data display, and conclusion drawing procedures. The findings indicate that student learning engagement in social studies emerged in diverse forms of participation reflecting cognitive, social, and responsive involvement throughout the learning process. The flipped classroom approach enabled classroom time to be utilized more intensively for interaction and discussion, while Quizizz functioned as a mediating space that facilitated immediate responses and active student participation.
PENERAPAN DIFFERENTIAL MORNING PROGRAM (DMP) TERHADAP KEAKTIFAN ANAK USIA DINI Ema Rochmawati; Sudarmiani Sudarmiani; Nurhadji Nugraha
Journal of Social and Economics Research Vol 8 No 1 (2026): JSER, June 2026
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v8i1.1229

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji sejauh mana penerapan Differential Morning Program (DMP) dapat meningkatkan kekatifan murid. Keaktifan murid pada kelompok B kelas Diponegoro meningkat setelah dilaksanakan kegiatan pagi yang berderensiasi selama 2 siklus dengan hasil sebagai berikut: (1) Keaktifan pada pra siklus, ada pada katagori kurang dengan nilai rata-rata 6,7. Sedangkan murid yang berhasil mencapai KKTP sebanyak 2 murid (13%). Secara keseluruhan murid belum mencapai KKTP pada kegiatan pagi. (2) Keaktifan dalam tahapan siklus ke-I, ada pada katagori cukup dengan memperoleh skor rerata sebesar 9. Sedangkan murid yang berhasil mencapai KKTP sebanyak 7 murid (44%). Secara keseluruhan murid belum mencapai KKTP di DMP. (3) Keaktifan dalam tahapan siklus ke-II, ada pada termasuk dalam kriteria sangat baik dengan skor rerata 13,1. Sedangkan murid yang berhasil mencapai KKTP sebanyak murid 15 murid (44%). Secara keseluruhan murid sudah
Peningkatan Kemampuan Numerasi dengan Penerapan Metode Bermain Berbantuan Media Kartu Angka dan Stik Angka pada Siswa Kelompok A TK Al Hidayah II Kecamatan Taman Kota Madiun : Improving Numeracy Skills By Applying A Play-Based Method Using Number Cards And Number Sticks For Students In Group A At Al Hidayah Ii Kindergarten, Taman District, Madiun City Istiqomah Setyaningsih; Ibadullah Malawi; Nurhadji Nugraha
Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijec.v8i1.4887

Abstract

The early numeracy skills of students in Group A at Al Hidayah II Kindergarten in Taman Kota Madiun District are still low, with 47% of students in the Not Yet Developed category and 53% in the Beginning to Develop category. This low level of skill is thought to be due to monotonous learning and a lack of interesting media. This study aims to address this problem by improving numeracy skills through the application of a play-based method using number cards and number sticks. This study used a Classroom Action Research (CAR) design conducted in two cycles. The results showed a significant improvement, with the percentage of success in numeracy skills increasing from 39.2% (pre-cycle) to 57.1% (Cycle I with number cards) and reaching 73.8% (Cycle II with number sticks). Indicators of ability such as showing, naming, ordering, and matching symbols for numbers 1-10 showed progress. The conclusion of this study is that the application of the play method assisted by number card and number stick media has been proven effective in improving numeracy skills. This media creates active, fun, and contextual learning, thereby helping young children understand number concepts. The implication is that the use of concrete and varied learning media is highly recommended for numeracy development at the kindergarten level. ABSTRAK Kemampuan numerasi awal siswa Kelompok A TK Al Hidayah II Kecamatan Taman Kota Madiun masih rendah, dengan 47% siswa berada dalam kategori Belum Berkembang dan 53% pada kategori Mulai Berkembang. Rendahnya kemampuan ini diduga akibat pembelajaran yang monoton dan kurangnya penggunaan media yang menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi masalah tersebut dengan meningkatkan kemampuan numerasi melalui penerapan metode bermain yang dibantu media kartu angka dan stik angka. Penelitian ini menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan, dimana persentase keberhasilan kemampuan numerasi naik dari 39,2% (prasiklus) menjadi 57,1% (Siklus I dengan media kartu angka), dan mencapai 73,8% (Siklus II dengan media stik angka). Indikator kemampuan seperti menunjukkan, menyebutkan, mengurutkan, dan memasangkan lambang bilangan 1-10 mengalami kemajuan. Simpulan penelitian ini adalah penerapan metode bermain berbantuan media kartu angka dan stik angka terbukti efektif meningkatkan kemampuan numerasi. Media ini menciptakan pembelajaran yang aktif, menyenangkan, dan kontekstual, sehingga membantu pemahaman konsep bilangan pada anak usia dini. Implikasinya, penggunaan media pembelajaran konkret dan variatif sangat disarankan untuk pengembangan numerasi di tingkat TK.