Usmani Haryanti
Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Published : 21 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

IMPLEMENTASI KOMUNIKASI KONSELING DI DINAS PENGENDALIAN PENDUDUK, KELUARGA BERENCANA, PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK (PPKB PPPA) KABUPATEN SRAGEN Suci Prasasti; Usmani Haryanti; Erik Teguh Prakoso; Agus Nurohman; Martiana Puspitasari
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 3 No 2 (2022): PROFICIO: Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Komunikasi konseling merupakan salah satu upaya dalam mensosialisasikan dan memberikan pengetahuan yang tepat tentang program KB. Komunikasi Konseling yang dimaksud dalam penelitian ini adalah segala hal yang berkaitan dengan komunikasi yang berlangsung dalam melakukan proses konseling Layanan konseling merupakan program di BKKBN dalam mensosialisaikan program KB. Berdasarkan kegiatan pengabdian, dapat disimpulkan bahwa tim Pengadian telah melakukan konseling perorangan terhadap beberapa anggota kader KB meskipun keadaan belum efektif karena tidak adanya ruang konseling namun kegiatan konseling tetap dapat berjalan dengan baik dan lancar. Hambatan ketika melakukan pengumpulan data, ada beberapa kader KB yang masih merasa malu dan tidak ingin bercerita.
PERBEDAAN TINGKAT KEMANDIRIAN ANAK YANG TINGGAL DI PANTI ASUHAN PANJURA MALANG DENGAN ANAK YANG TINGGAL BERSAMA ORANG TUANYA SENDIRI Andriyani Utari Putri; Erik Teguh Prakoso; Usmani Haryanti; Teguh Andibowo
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 4 No 1 (2023): PROFICIO: Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kenyataan dilapangan Tingkat Kemandirian Anak yang Tinggal di Panti Asuhan Panjura Malang dengan Anak yang Tinggal Bersama Keluarganya Sendiri di SMK PGRI 07 Malang memiliki perbedaan, misalnya disiplin waktu dan kerapian. Kerapkali anak yang tinggal bersama keluarganya sendiri kedisiplinan waktunya masih berkurang dibandingkan yang tinggal di Panti Asuhan. Kegiatan pengabdian ini untuk mengetahui Perbedaan Tingkat Kemandirian anak yang tinggal di Panti Asuhan Panjura dengan Anak yang Tinggal Bersama Orang Tuanya Sendiri di SMK PGRI 07 Malang. Metode dalam kegiatan pengabdian ini menggunakan teknik observasi, wawancara, dokumentasi, metode diskusi, metode intrepetasi hasil. Hasil dari pengabdian ini dapat disimpulkan bahawa bahwa ada perbedaan tingkat kemandirian anak yang tinggal di Panti Asuhan Panjura Malang dengan anak yang tinggal bersama Orang Tuanya Sendiri. Dari kegiatan pengabdian pada masyarakat ini dapat disimpulkan bahwa: Anak yang tinggal di Panti Asuhan memiliki tingkat kemandirian yang sangat baik, sehingga mereka dapat mengendalikan, mengatur diri mereka tanpa harus melibatkan banyak orang lain dalam hidup mereka. Dan dengan kemandirian yang mereka miliki ini mereka mempunyai kemampuan lebih baik dalam menjalin hubungan timbal balik dengan orang lain
PROFESI GURU DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER UNTUK MENCETAK GENERASI EMAS DI ERA GEN-Z Ananda Fidyatoni; Pingki Eka Saputri; Prakoso, Erik Teguh; Usmani Haryanti
Jurnal Ilmiah Spirit Vol. 24 No. 1 (2024): JURNAL ILMIAH SPIRIT
Publisher : Universitas Tunas Pembangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jis.v24i1.3191

Abstract

Penelitian ini dilakukan di beberapa sekolah-sekolah yang berada di Jawa Timur. Penelitian ini dilatarbelakangi adanya peran profesi guru dalam pembentukan karakter untuk mencetak generasi emas di era Gen-Z. Peran profesi guru sangat berpengaruh dalam pembentukan karakter peserta didik. Figur seorang guru sangat penting dalam Pendidikan karakter ini, karena keberadaan figure seorang guru yakni sebagai sentral dalam Pendidikan. Guru memiliki wewenang untuk dikondisikan dan diarahkan, yakni ruang kelas yang ia pegang. Otoritas dan wewenang seorang guru sangatlah besar, ia dapat berinteraksi dengan para peserta didik. Melalui interaksi tersebut figure seorang guru dapat menyelipkan pesan yang tersirat tentang Pendidikan karakter dan moral pada kehidupan sehari-hari. Pada era dini ini Pendidikan umum sudah mudah untuk diakses di mana saja bahkan bisa didapatkan melalui AI. Namun Pendidikan karakter dan moral tidak bisa didapatkan melalui AI. Maka kehadiran seorang pendidik sangatlah penting untuk memberikan Pendidikan karakter dan moral tersebut. Pada era dini ini pasti setiap Pendidikan umum akan diselipi dengan adanya Pendidikan karakter dan moral di dalamnya. Mengingat sekarang sudah mulai memudarnya karakter dan moral yang ada di dalam diri para generasi muda. Dengan diselipkannya Pendidikan karakter dan moral diharapkan dapat membentuk generassi yang berkarakter dan bermoral baik. Banyak faktor yang mempengaruhi pembentukan karakteristik pada peserta didik. Salah satu faktornya yakni peran sosok guru pada Pendidikan karakteristik dan moral. Guru memiliki pengaruh yang sangat besar di lingkungan sekolah. Faktor lainnya juga dapat diakibatkan oleh lingkungan sekitar yang tidak mendukung berkembangnya karakter dan moral yang baik bagi peserta didik. Lingkungan yang sehat sangat di butuhkan dalam pembentukan karakter dan moral. Lingkungan juga berdampak besar bagi pembentukan karkter dan moral. Karena, waktu yang dihabiskan peserta didik lebih banyak dilakukan di dalam lingkungan. Tak luput juga faktor keluarga juga sangat berpengaruh pada proses pembentukan karakter dan moral ini. Karena peserta didik pertama kali mendapatkan Pendidikan karakter dan moral pasti di lingkungan keluarga bukan di lingkungan sekolah. Penelitian ini mengggunakan metode kuantitatif, data yang diperoleh didapatkan melalui Teknik kuesioner atau angket. Kata Kunci: profesi guru, pembentukan karakter, generasi emas.
EFEKTIFITAS BIMBINGAN KELOMPOK MENGGUNAKAN TEKNIK ASERTIF UNTUK MENINGKATKAN SELF EFFICACY PADA SISWA KELAS VIII SMP N 2 JENAWI KARANGANYAR Zahra Maulana Umar; Suci Prasasti; Prakoso, Erik Teguh Rakoso; Usmani Haryanti
Jurnal Ilmiah Spirit Vol. 24 No. 1 (2024): JURNAL ILMIAH SPIRIT
Publisher : Universitas Tunas Pembangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jis.v24i1.3306

Abstract

Tujuan pada penelitian ini adalah mengetahui efektifitas pelaksanaan layanaan bimbingan kelompok menggunkan teknik asertif untuk meningkatkan Self Efficacy pada siswa kelas VIII SMPN N 2 Jenawi Kabupaten Karanganyar. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimen dengan desain one grup pretest and posttest dengan sampel 30 responden. Berdasarkan tabel output paired sample test di atas diketahui nilai sig (2-tailed) adalah sebesar 0,000 karena nilai kurang dari 0,050 maka H0 ditolak dan Ha diterima. Dapat disimpulkan bahwa bimbingan kelompok menggunakan teknik asertif efektif meningkatkan Self Efficacy pada siswa. Kata Kunci: Bimbingan Kelompok, Teknik Assertif, Self Efficacy
PELATIHAN PENERAPAN MODUL KOMUNIKASI INTERPERSONAL TERHADAP INTERAKSI SOSIAL SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Usmani Haryanti; Muhammad Zainul Yakin; Erik Teguh Rakoso; Eny Kusumawati; Dono Suko
PROFICIO Vol. 5 No. 1 (2024): PROFICIO: Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v5i1.3002

Abstract

Komunikasi interpersonal merupakan kegiatan sehari-hari yang dilakukan oleh manusia. Pengabdian masyarakat ini bertujuan melatih komunikasi interpersonal dengan menggunakan modul . pelatihan ini menggunakan rancangan kegiatan yang melibatkan para siswa dalam pelatihan komunikasi interpersonal menggunakan modul . Hasil pengabdian pada masyarakat ini, berdasarkan aspek kevalidan menurut 2 ahli materi, ahli media dan ahli pelayanan BK menunjukkan bahwa media memiliki keseluruhan nilai kevalidan rata-rata 3.1 point dengan dengan tingkat kelayakan 77 % dari ahli materi 1. Menurut ahli materi 2 menunjukkan bahwa media memiliki keseluruhan nilai kevalidan rata-rata 3.16 poin dengan tingkat kelayakan 79 %. Menurut ahli media menunjukkan bahwa media memiliki keseluruhan nilai kevalidan rata-rata 3.36 poin dengan tingkat kelayakan 84 %. Menurut ahli pelayanan BK menunjukkan bahwa media memiliki keseluruhan nilai kevalidan rata-rata 3.34 poin dengan dengan tingkat kelayakan 83 %. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa modul pelatihankomunikasi interpersonal ini tingkat kegunaan, kemudahan, ketepatan dan kemenarikan dalam kategori layak digunakan sebagai media pelayanan BK.
Pemberdayaan Siswa Sekolah Dasar Al Islam 2 Jamsaren Surakarta Melalui Pelatihan Batik Ecoprint Untuk Meningkatkan Kreativitas Seni Siswa Kusumawati, Eny; Usmani Haryanti; Karlina Dwi Jayanti; Enisa Indriya Safitri
PROFICIO Vol. 5 No. 2 (2024): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v5i2.3361

Abstract

Kreativitas harus dibangun sejak dini, terutama di sekolah dasar. Maka perlu adanya suatu kegiatan yang bertujuan untuk mengembangkan kreativitasnya. Salah satu cara mengembangkan kreativitas adalah dengan memberikan pelatihan batik ecoprint. Ecoprint adalah teknik seni cetak alami yang menggunakan tumbuhan dan bahan-bahan ramah lingkungan untuk menciptakan desain pada kain atau kertas. Dalam pembuatan ecoprint menggunakan proses yang sederhana dan mudah dilakukan yang mana tidak perlu menggunakan mesin dan ramah akan lingkungan. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah melatih serta mendampingi siswa tentang pembuatan batik ecoprint untuk meningkatkan kreativitas seni siswa. Hasil dari kegiatan ini adalah siswa dapat mengekspresikan kreativitas dan imajinasi mereka dalam sebuah karya ramah lingkungan yang nantinya dapat dikembangkan dan dimanfaatkan untuk mengurangi pencemaran lingkungan sekitar
ANALISIS METODE PEMBELAJARAN TEMATIK TERPADU DI KELAS RENDAH SEKOLAH DASAR Faridhoh Sasmito, Luncana; Haryanti, Usmani; Yuni Ambarsari, Rika
JURNAL ILMIAH MITRA SWARA GANESHA: PENELITIAN PENDIDIKAN DAN PENGAJARAN Vol 12 No 1 (2025): JURNAL MITRA SWARA GANESHA
Publisher : Progran Studi PGSD FKIP UTP SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jmsg.v12i1.4651

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis metode pembelajaran tematik guru kelas rendah dalam tahap perencanaan, pelaksanaan dan penilaian pembelajaran tematik di Sekolah Dasar Negeri Bororejo. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari 3 guru kelas rendah sebagai informan kunci dan kepala sekolah sebagai informan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis dengan menggunakan langkah-langkah reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Teknik pemeriksaan keabsahan data dengan menggunakan triangulasi metode. Berdasarkan data hasil obervasi, dan hasil wawancara didapat hasil analisis terdapat beberapa komponen pembelajaran tematik dan juga ada yang belum sesuai dengan pembelajaran tematik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metode pembelajaran tematik terpadu di kelas rendah sekolah dasar memiliki banyak potensi dalam meningkatkan minat dan pemahaman siswa.
EFEKTIVITAS BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK MODELLING SIMBOLIS UNTUK MENINGKATKAN PERILAKU SOPAN SANTUN DI SDN X, KABUPATEN SEMARANG Kusuma, Alim Jati; Prakoso, Erik Teguh; Haryanti, Usmani
JURNAL ILMIAH MITRA SWARA GANESHA: PENELITIAN PENDIDIKAN DAN PENGAJARAN Vol 12 No 2 (2025): JURNAL MITRA SWARA GANESHA
Publisher : Progran Studi PGSD FKIP UTP SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jmsg.v12i2.5399

Abstract

Perilaku sopan santun siswa di lingkungan sekolah seringkali menghadapi tantangan dalam implementasinya, meskipun telah diajarkan sesuai tata tertib. Observasi awal di SDN X, Kabupaten Semarang, menunjukkan rendahnya perilaku sopan santun siswa, seperti kurangnya sapaan kepada guru atau sikap membantah, yang mengindikasikan adanya celah dalam pembinaan karakter. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas layanan bimbingan kelompok dengan teknik modeling simbolis dalam meningkatkan perilaku sopan santun siswa. Desain penelitian yang digunakan adalah eksperimen one-group pre-test post-test. Populasi penelitian adalah 210 peserta didik kelas V SDN X, dengan sampel sebanyak 21 siswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling berdasarkan kriteria perilaku sopan santun yang rendah. Data dikumpulkan menggunakan angket (kuesioner), wawancara, dan dokumentasi. Instrumen angket telah divalidasi (Sig. < 0.05 untuk 24 item) dan menunjukkan reliabilitas tinggi (Cronbach’s Alpha = 0.931). Data pre-test dan post-test terdistribusi normal (Shapiro-Wilk Sig. pre-test 0.419; post-test 0.965). Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada perilaku sopan santun, dengan rata-rata skor pre-test 61.43 meningkat menjadi 90.10 pada post-test. Uji paired sample t-test menghasilkan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0.000 (t = -10.919, df = 20), yang menunjukkan penolakan H0 dan penerimaan Ha. Meskipun korelasi antara pre-test dan post-test tidak signifikan (0.268, Sig. 0.241), temuan ini secara konsisten menegaskan bahwa layanan bimbingan kelompok dengan teknik modeling simbolis efektif dalam meningkatkan perilaku sopan santun siswa kelas V SDN X, Kabupaten Semarang. Hasil penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi praktik bimbingan dan konseling dalam pembentukan karakter siswa.
ANALISIS METODE PEMBELAJARAN TEMATIK TERPADU DI KELAS RENDAH SEKOLAH DASAR Faridhoh Sasmito, Luncana; Haryanti, Usmani; Yuni Ambarsari, Rika
JURNAL ILMIAH MITRA SWARA GANESHA: PENELITIAN PENDIDIKAN DAN PENGAJARAN Vol 12 No 1 (2025): JURNAL MITRA SWARA GANESHA
Publisher : Progran Studi PGSD FKIP UTP SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jmsg.v12i1.4651

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis metode pembelajaran tematik guru kelas rendah dalam tahap perencanaan, pelaksanaan dan penilaian pembelajaran tematik di Sekolah Dasar Negeri Bororejo. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari 3 guru kelas rendah sebagai informan kunci dan kepala sekolah sebagai informan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis dengan menggunakan langkah-langkah reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Teknik pemeriksaan keabsahan data dengan menggunakan triangulasi metode. Berdasarkan data hasil obervasi, dan hasil wawancara didapat hasil analisis terdapat beberapa komponen pembelajaran tematik dan juga ada yang belum sesuai dengan pembelajaran tematik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metode pembelajaran tematik terpadu di kelas rendah sekolah dasar memiliki banyak potensi dalam meningkatkan minat dan pemahaman siswa.
EFEKTIVITAS BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK MODELLING SIMBOLIS UNTUK MENINGKATKAN PERILAKU SOPAN SANTUN DI SDN X, KABUPATEN SEMARANG Kusuma, Alim Jati; Prakoso, Erik Teguh; Haryanti, Usmani
JURNAL ILMIAH MITRA SWARA GANESHA: PENELITIAN PENDIDIKAN DAN PENGAJARAN Vol 12 No 2 (2025): JURNAL MITRA SWARA GANESHA
Publisher : Progran Studi PGSD FKIP UTP SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jmsg.v12i2.5399

Abstract

Perilaku sopan santun siswa di lingkungan sekolah seringkali menghadapi tantangan dalam implementasinya, meskipun telah diajarkan sesuai tata tertib. Observasi awal di SDN X, Kabupaten Semarang, menunjukkan rendahnya perilaku sopan santun siswa, seperti kurangnya sapaan kepada guru atau sikap membantah, yang mengindikasikan adanya celah dalam pembinaan karakter. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas layanan bimbingan kelompok dengan teknik modeling simbolis dalam meningkatkan perilaku sopan santun siswa. Desain penelitian yang digunakan adalah eksperimen one-group pre-test post-test. Populasi penelitian adalah 210 peserta didik kelas V SDN X, dengan sampel sebanyak 21 siswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling berdasarkan kriteria perilaku sopan santun yang rendah. Data dikumpulkan menggunakan angket (kuesioner), wawancara, dan dokumentasi. Instrumen angket telah divalidasi (Sig. < 0.05 untuk 24 item) dan menunjukkan reliabilitas tinggi (Cronbach’s Alpha = 0.931). Data pre-test dan post-test terdistribusi normal (Shapiro-Wilk Sig. pre-test 0.419; post-test 0.965). Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada perilaku sopan santun, dengan rata-rata skor pre-test 61.43 meningkat menjadi 90.10 pada post-test. Uji paired sample t-test menghasilkan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0.000 (t = -10.919, df = 20), yang menunjukkan penolakan H0 dan penerimaan Ha. Meskipun korelasi antara pre-test dan post-test tidak signifikan (0.268, Sig. 0.241), temuan ini secara konsisten menegaskan bahwa layanan bimbingan kelompok dengan teknik modeling simbolis efektif dalam meningkatkan perilaku sopan santun siswa kelas V SDN X, Kabupaten Semarang. Hasil penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi praktik bimbingan dan konseling dalam pembentukan karakter siswa.