Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Analisis Dampak Pemanfaatan Teknologi Informasi Akuntansi terhadap Kualitas Laporan Keuangan Perusahaan Bisnis Zainuddin Zainuddin; Maryam; M. Bakri; Rahmi; Ulfia
JEMSI (Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi) Vol. 9 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : Sekretariat Pusat Lembaga Komunitas Informasi Teknologi Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/jemsi.v9i2.1045

Abstract

Tujuan analisis ini untuk mengetahui pengaruh pemanfaatn teknologi informs akuntansi terhadap kualitas laporan keuangan perusahaan bisnis. Analisis ini dilakukan pada perusahaan PT. Indojaya Agrinusa cabang Banda Aceh, perusahaan ini bergerak dibidang manufaktur pakan ternak. Penarikan sampel dilakukan dengan purposive sampling model atau sensus pada seluruh populasi yang ada, dan aalat analisis dilakukan dengan regresi linier sederhana. Setelah dilakukan analisis diadapat hasil bahwa pemanfaatan teknologi informasi akuntansi berpengaruh signifikan terhadap kulaitas laporan keungan pada perusahaan bisnis. Kemampuan variabel pemanfaatn teknologi informasi akuntansi mempengaruhi kualitas laporan keuangan sebesar 59%, maknanya sangat menentukan lahirnya laporan keuangan yang berkualitas itu karena adanya pemanfaatan teknologi informasi itu sendiri.
Pengaruh Corporate Governance, Profitabilitas Dan Sales Growth Terhadap Tax Avoidance Pada Perusahaan Manufaktur (Sub Sektor Otomotif) Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2010-2019 Maryam Maryam; Zainuddin; Cut Hamdiah; Cut Rusmina
JEMSI (Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi) Vol. 9 No. 3 (2023): Juni 2023
Publisher : Sekretariat Pusat Lembaga Komunitas Informasi Teknologi Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/jemsi.v9i3.1192

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh corporate governance, profitabilitas, dan sales growth terhadap tax avoidance pada Perusahaan Manufaktur (Sub Sektor Otomotif) yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2010-2019. Data dalam penelitian ini yang Perusahaan Manufaktur (Sub Sektor Otomotif) yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2010-2019 dengan menggunakan metode purposive sampling. Model yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunujukkan bahwa corporate governance, profitabilitas, dan sales growth secara simultan dan parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap tax avoidance pada Perusahaan Manufaktur (Sub Sektor Otomotif) yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2010-2019. Nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,579 menunjukkan derajat hubungan (korelasi) antara variabel bebas dengan variabel terikat sebesar 0,579 atau 57,9%, artinya tax avoidance pada Perusahaan Manufaktur (Sub Sektor Otomotif) yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2010-2019 mempunyai hubungan yang sedang dengan corporate governance, profitabilitas dan sales growth. Sedangkan nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,432 artinya setiap perubahan-perubahan dalam variabel tax avoidance dapat dijelaskan oleh perubahan-perubahan dalam variabel corporate governance, profitabilitas dan sales growth sebesar 0,432 atau 43,2% dan sisanya sebesar 56,8% dijelaskan oleh variabel lain di luar dari penelitian.
Pengaruh Kejelasan Sasaran Anggaran, Desentralisasi dan Ketidakpastian Lingkungan Terhadap Kinerja Satuan Kerja Perangkat Kota Banda Aceh Cut Rusmina; Sarboini; Maryam; Cut Hamdiah; Riska Isnanda
JEMSI (Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi) Vol. 9 No. 3 (2023): Juni 2023
Publisher : Sekretariat Pusat Lembaga Komunitas Informasi Teknologi Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/jemsi.v9i3.1208

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh kejelasan sasaran anggaran, desentralisasi dan ketidakpastian lingkungan terhadap kinerja Satuan Kerja Perangkat Kota (SKPK) Banda Aceh. Populasi penelitian ini berjumlah 141 responden dari SKPK Kota Banda Aceh. Metode pemilihan sampel yang digunakan adalah metode purposive sampling. Setiap satu SKPK diwakili 3 responden yang mengerti dan memahami anggaran dan kinerja SKPK Kota Banda Aceh yang berasal dari SKPK Kesekretariatan, Kantor, Badan, Dinas, Kecamatan dan Unit kerja. Namun dalam penelitian ini hanya mengambil SKPK dari Sekretariat, Dinas dan Badan yang berjumlah 30 SKPK sesuai dengan kriteria yang ditetapkan, sehingga diperoleh sampel sebanyak 90 responden dari Sub Bagian Keuangan, PPK, dan Bendahara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan kejelasan sasaran anggaran, desentralisasi dan ketidakpastian lingkungan berpengaruh terhadap kinerja SKPK Kota Banda Aceh, yaitu sebesar 26,4%. Kejelasan sasaran anggaran berpengaruh secara parsial terhadap kinerja SKPK Kota Banda Aceh yaitu sebesar 41,4%. Desentralisasi berpengaruh secara parsial terhadap kinerja SKPK Kota Banda Aceh yaitu sebesar 19,9%. Ketidakpastian lingkungan berpengaruh secara parsial terhadap kinerja SKPK Kota Banda Aceh yaitu sebesar 22,7%.
Kendala Pemenuhan Suplai dan Permintaan Energi Terbarukan Biomassa Indonesia Putri Mauliza; Syaifuddin Yana; Susanti Susanti; Rahmi Rahmi; Samsul Ikhbar; Maryam Maryam; Nurfiani Syamsuddin
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 3 (2023): Juli 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i3.6449

Abstract

Kecenderungan permintaan energi sangat fluktuatif dalam kurun waktu satu dekade terakhir. Pasokan dan permintaan energi mengalamai koreksi menurun signifikan yang disebabkan oleh beberapa hal yang diantaranya resesi ekonomi global dan berdampak pada menurunnya geliat ekonomi diseluruh dunia. Disamping itu, berdampak signifikan pada menurunnya pasokan dan permintaan energi terbarukan. Terganggunya pasokan dan permintaan juga disebabkan karena pandemi COVID-19 dalam kurun waktu 2020-2022. Permasalahan lainnya yaitu seperti ketersediaan sumber biomassa untuk memenuhi kebutuhan energi yang harus bersaing terhadap kebutuhan primernya yaitu untuk memenuhi kebutuhan pangan dan turunannya. Permasalahan lainnya, banyaknya produsen yang enggan memproduksi energi dari biomassa yang disebabkan oleh beberapa hal seperti mahalnya biaya produksi dan bahan baku. Oleh karena itu, pentingnya peran pemerintah dalam mengkoordinasikan terhadap lembaga terkait baik di kementerian, asosisi dan produsen. Peran ini untuk mendorong optimalisasi pemanfaatan energi terbarukan khususnya biomassa agar dapat mencapai target bauran energi 2025 dimana bauran energi dari energi terbarukan sebesar 23%.
Pengaruh Partisipasi Anggaran Dan Komitmen Organisasi Terhadap Kinerja Organisasi Pada Pt. Sapta Sari Tama Cabang Banda Aceh Marlina Marlina; Sarboini; Cut Hamdiah; Maryam; Desi Putriyani
JEMSI (Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi) Vol. 9 No. 5 (2023): Oktober 2023
Publisher : Sekretariat Pusat Lembaga Komunitas Informasi Teknologi Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/jemsi.v9i5.1609

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh partisipasi anggaran dan komitmen organisasi terhadap kinerja organisasi pada PT. Sapta Sari Tama cabang Banda Aceh. Populasi penelitian ini berjumlah 40 orang karyawan, teknik penarikan sampel menggunakan teknik sensus, sehingga sampel dalam penelitian ini sebanyak 40 orang karyawan. Metode penelitian menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi anggaran dan komitmen organisasi secara simultan berpengaruh terhadap kinerja organisasi pada PT. Sapta Sari Tama cabang Banda Aceh. Hal ini dibuktikan bahwa partisipasi anggaran dan komitmen organisasi merupakan faktor yang mempengaruhi kinerja organisasi, yang dibuktikan dengan hasil penelitian pada koefisien determinasi sebesar 35,6%. Nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,597 menunjukkan bahwa derajat hubungan (korelasi) antara variabel bebas dengan variabel terikat sebesar 59,7%, artinya kinerja organisasi pada PT. Sapta Sari Tama cabang Banda Aceh mempunyai hubungan yang kuat dan positif dengan variabel partisipasi anggaran dan komitmen organisasi. Koefisien determinasi (R2) sebesar 0,321 artinya kemampuan variabel independent di dalam menjelaskan variabel dependen sebesar 32,1%., dan sisanya 67,9% dijelaskan oleh variabel di luar penelitian ini.
Peluang Investasi dan Pengembangan Energi Biomassa: Perspektif Pemanfaatan dan Daya Saing Pengembangannya Fitriliana Fitriliana; Syaifuddin Yana; Maryam Maryam; Rahmi Rahmi; Rita Nengsih; Cut Rusmina; Sufitrayati Sufitrayati; Asnariza Asnariza
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 3 (2023): Juli 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i3.6505

Abstract

The current achievement range for renewable energy is around 12%, making it the greatest hurdle. Investment in biomass renewable energy has positive environmental and social impacts despite its lucrative financial potential. However, there are a number of dangers associated with this investment. Therefore, investment might be successful in the development of sustainable and sustainable biomass energy if a thorough investigation and careful planning are carried out. Biomass energy has a lot of potential, but it has yet to reach its full potential because of challenges like high production costs, inconsistent biomass availability, and a lack of supporting infrastructure. Policy and regulatory support, research and innovation, management of the biomass supply chain, increased production scale, diversified biomass sources, increased awareness and education, public-private partnerships, increased efficiency, consolidation of support finance, and environmental impact management are all crucial steps toward a solution. Improvements in conversion technology, sustainable management of biomass resources, increased government assistance, and investments in supporting infrastructure are all necessary steps toward making Indonesia's biomass energy more competitive on the global stage.
Pengaruh Produk Pembiayaan Kredit Pemilikan Rumah (Kpr) Terhadap Kepuasan Nasabah Pada Pt. Btn Syariah Kota Banda Aceh Maryam; Agusmadi; Marzuki; Marlina
JEMSI (Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi) Vol. 9 No. 6 (2023): Desember 2023
Publisher : Sekretariat Pusat Lembaga Komunitas Informasi Teknologi Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/jemsi.v9i6.1832

Abstract

Kebutuhan manusia membutuhkan biaya yang tidak sedikit seperti kebutuhan dasar tempat tinggal. Kebutuhan yang berupa tempat tinggal, khususnya hunian. Disamping mahalnya biaya untuk memenuhi kebutuhan dasar berupa tempat tinggal, pemerintah kemudian menyediakan sumber daya keuangan untuk menutupi kebutuhan dasar tersebut dalam bentuk lembaga keuangan perumahan yang menawarkan jasa dalam bentuk Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Pembelian Aset (PNR). Kepuasan pelanggan telah menjadi konsep sentral dalam teori dan praktik pemasaran dan merupakan salah satu tujuan mendasar dari bisnis. jenis kegiatan ekonomi. Kepuasan pelanggan mempengaruhi sejumlah aspek penting, termasuk: seperti loyalitas nasabah dan meningkatkan reputasi bank. Adapun metode penelitian ini adalah suatu cara yang digunakan oleh peneliti untuk pengumpulan data penelitian. Dalam penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif., Sebagai metode penelitian untuk mengetahui pengaruh variabel X (produk pembiayaan KPR) terhadap Y (kepuasan nasabah). Menurut perhitungan persamaan regresinya adalah Y = 9,602 + 0,568X. Dalam penelitian ini, peneliti mengambil sampel sebanyak 50 nasabah dari jumlah populasi sebanyak 575 nasabah. populasi sebanyak 575 nasabah. hasil dari persamaan regresi di atas dapat diketahui nilai t hitung lebih besar dari nilai t tabel yaitu 7,069 > 2,008 dengan nilai signifikansi 0,000 = 0,05. Oleh karena itu, Ho ditolak dan Ha diterima, yang berarti terdapat pengaruh variabel X terhadap variabel Y. Hal ini berarti produk pembiayaan KPR berdampak pada kepuasan nasabah. Berdasarkan perhitungan di atas, diperoleh nilai koefisien determinasi (CD) sebesar 51%. Berarti pembiayaan KPR memberikan dampak terhadap kepuasan nasabah sebesar 51% berbanding 49%. berhubungan dengan kepuasan nasabah, sedangkan 49% dipengaruhi oleh variabel yang tidak diperhitungkan dalam penelitian ini. dimasukkan dalam penelitian ini.
Pengaruh Partisipasi Penyusunan Anggaran Dan Gaya Kepemimpinan Terhadap Kinerja Manajerial Pegadaian Syariah Kota Banda Aceh Arief Suhada Suhaemi; Sarboini; Maryam
Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Manajemen Syariah Vol. 1 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Manajemen Syariah
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jams.v1i1.633

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh partisipasi penyusunan anggaran dan gaya kepemimpinan secara simultan terhadap kinerja manajerial pada Kantor Pegadaian Syariah Kota Banda Aceh. Populasi penelitian ini berjumlah 36 orang karyawan, dan teknik penarikan sampel menggunakan metode Sensus sehingga sehingga sampel dalam penelitian ini sebanyak 36 orang karyawan dijadikan. Metode penelitian menggunkan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi penyusunan anggaran dan gaya kepemimpinan berpengaruh signifikan terhadap kinerja manajerial pada Kantor Pegadaian Syariah Kota Banda Aceh. Hal ini dibuktikan bahwa partisipasi penyusunan anggaran dan gaya kepemimpinan merupakan faktor yang mempengaruhi kinerja manajerial, yang dibuktikan dengan hasil penelitian menunjukkan persentase 52,2%, Sementara sisa 44,8% dipengaruhi oleh variabel lainnya yang tidak dilibatkan dalam penelitian ini seperti transparansi pengelolaan keuangan, integritas, kompetensi, akuntabilitas, pengawasan internal, dan lain-lain. Nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,743 menunjukkan bahwa derajat hubungan (korelasi) antara variabel bebas dengan variabel terikat sebesar 74,3%, artinya kinerja manajerial pada Kantor Pegadaian Syariah Kota Banda Aceh mempunyai hubungan yang kuat dan positif dengan variabel partisipasi penyusunan anggaran dan gaya kepemimpinan. Hasil pengujian statistik menunjukkan nilai probabilitas F >Fkritis (47,065 >3,259), artinya partisipasi penyusunan anggaran dan gaya kepemimpinan secara simultan berpengaruh terhadap kinerja manajerial pada Kantor Pegadaian Syariah Kota Banda Aceh. Sedangkan secara parsial partisipasi penyusunan anggaran dan gaya kepemimpinan berpengaruh signifikan terhadap kinerja Manajerial pada Kantor Pegadaian Syariah Kota Banda Aceh, dengan nilai probabilitas t >tkritis (0,043 dan 0,002 > 0,05).
Estimasi BEP Sebagai Alat Bantu Perencanaan Laba Terhadap Usaha Produksi Menghias Tudung Saji (Study kasus pada Produksi ATA GAMPONG PEURADA (AGP)) Rahmah Yulianti; Maryam
Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Manajemen Syariah Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Manajemen Syariah
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jams.v2i1.1473

Abstract

Usaha produksi Ata Gampong Peurada merupakan usaha ibu-ibu PKK Gampong Peurada Peurada yang bergerak pada bidang tekstil pembuatan dekorasi menghias tudung saji dengan metode sulam pita. Analisis break eventpoint (BEP) merupakan suatu teknik analisis yang digunakan untuk mengetahui kondisi dimana sebuah perusahaan dalam menjalankan aktivitasnya tidak mendapatkan laba dan tidak menderita kerugian atau jumlah penghasilan sama dengan jumlah biaya yang dikeluarkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui berapa besar break event point yang dialami dan dicapai oleh usaha Produksi Ata Gampong Peurada pada tahun 2022, 2023 dan membuat perencanaan laba pada tahun 2024 untuk mencapai keuntungan yang diharapkan oleh usaha produksi Ata Gampong Peurada. Permasalahan dalam penelitian ini adalah perhitungan harga pokok produksi yang dilakukan oleh Usaha produksi Ata Gampong Peurada. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung harga pokok produksi dengan menggunakan Analisis break eventpoint (BEP) dengan pendekatan metode process costing method. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research) dengan jenis penelitian analisis deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan adalah melalui wawancara dan dokumentasi. Pengolahan data dilakukan secara deskriptif kuantitatif, kemudian diuraikan serta melakukan klasifikasi terhadap aspek masalah tertentu dan memaparkan melalu kalimat yang efektif. Dari penelitian yang penulis lakukan dilapangan dapat disimpulkan bahwa terdapat adanya perbedaan pencapaian titik impas dalam rupiah dan kuantitas disetiap tahunnya, ini disebabkan karena perbedaan volume penjualan disetiap tahunnya. Namun untuk setiap tahunya dapat dilihat bahwa volume penjualan yang dilakukan oleh Usaha produksi Ata Gampong Peurada sudah baik dan selalu berada diatas titik impas yang berarti Usaha produksi Ata Gampong Peurada mampu untuk mencapai keuntungan disetiap tahunnya
Permintaan Pasar untuk Produk dan Layanan Energi Terbarukan (Perspektif Daya Saing Energi Terbarukan Indonesia) Nurfiani Syamsuddin; Syaifuddin Yana; Nelly Nelly; Maryam Maryam; Fitriliana Fitriliana; Arsyad Arsyad
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i1.5673

Abstract

To meet its domestic energy demands, Indonesia continues to minimize its reliance on fossil fuels and rely more on renewable energy sources. This is done to guarantee that the energy is distributed evenly throughout the area. Given the potential and availability of renewable energy sources in nature, Indonesia can meet the EBT mix target of 23% in 2025 and 31% in 2030. It’s only that attaining the EBT mix target is difficult; Indonesia faces numerous hurdles. As a result, based on the most recent books and research, this study addresses the obstacles that Indonesia faces in meeting market demand for new and renewable energy goods and services. These obstacles, it is anticipated, would subsequently push Indonesia to take bold moves in rejuvenating the energy sector, strategic policies, and major investment.