Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Pengaruh Income Smoothing Dan Corporate Social Responsibility (CSR) Terhadap Nilai Perusahaan Dengan Good Corporate Governance Sebagai Variabel Moderasi Nia Masnianti; Suripto Suripto
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 2: Januari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i2.13361

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Income Smoothing, Corporate Social Responsibility (CSR) terhadap nilai perusahaan dengan Good Corporate Governance (GCG) sebagai variabel moderasi. Penelitian ini dilakukan pada perusahaan sektor infrastruktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020-2024. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif asosiatif. Data yang gunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder berupa laporan annual report dan sustainbility report. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 69 perusahaan. Teknik sampling pada penelitian ini menggunakan purposive sampling, sehingga didapat 11 sampel. Periode penelitian selama 5 (lima) tahun pada periode 2020-2024, sehingga terdapat 55 data observasi. Data diolah menggunakan program Eviews 12 untuk menguji hipotesis menggunakan analisis regresi data panel dan uji Moderated Regression Analysis (MRA). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa income smoothing tidak berpengaruh terhadap nilai Perusahaan, sedangkan Corporate Social Responsibility (CSR) berpengaruh negatif terhadap nilai perusahaan. Untuk variabel moderasi hasil penelitian menunjukan bahwa Good Corporate Governance (GCG) tidak mampu memoderasi pengaruh income smoothing dan Corporate Social Responsibility (CSR) terhadap nilai perusahaan.
SELF-EFFICACY MODERATES THE RELATIONSHIP BETWEEN ACCOUNTING UNDERSTANDING AND BUSINESS EXPERIENCE ON THE INTEREST IN IMPLEMENTING SAK EMKM Topan Ade Putra; Endang Ruhiyat; Suripto Suripto; Prilian Catur Nugroho
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 8 No. 6 (2025): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/fbdq9758

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis peran self efficacy dalam memoderasi hubungan antara pemahaman akuntansi dan pengalaman pemilik usaha terhadap minat pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam menerapkan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM) di Kota Tangerang Selatan. Pendekatan penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) 4.0 terhadap 97 responden UMKM yang telah beroperasi minimal dua tahun. Hasil penelitian menunjukkan nilai R² sebesar 0,804, yang berarti 80,4% variasi minat menerapkan SAK EMKM dijelaskan oleh pemahaman akuntansi, pengalaman usaha, dan self efficacy. Pemahaman akuntansi dan pengalaman usaha tidak berpengaruh signifikan terhadap minat menerapkan SAK EMKM, sementara self efficacy berpengaruh positif dan signifikan. Namun, self efficacy tidak memoderasi hubungan antara kedua variabel independen dengan minat penerapan SAK EMKM. Hasil ini menegaskan pentingnya faktor psikologis, terutama keyakinan diri pelaku UMKM, dalam mendorong adopsi standar akuntansi. Program pelatihan akuntansi bagi UMKM perlu menekankan peningkatan kompetensi teknis sekaligus membangun kepercayaan diri untuk mendukung penerapan SAK EMKM secara berkelanjutan.