Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN ANIMASI POWTOON BERBASIS SEJARAH LOKAL PADA MATA PELAJARAN SEJARAH INDONESIA KELAS X DI SMA NEGERI 8 KOTA JAMBI Eka Atmasari; Reka Seprina
Krinok: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sejarah Vol. 2 No. 2 (2023): Kajian Sejarah dan Pembelajaran Sejarah
Publisher : Pendidikan Sejarah FKIP Universitas JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/krinok.v2i2.24671

Abstract

Tujuan pendidikan sejarah adalah untuk meningkatkan pengetahuan, kognisi,emosi dan gerak psikologis, memahami nilai yang terkandung dalam setiap peristiwa sejarah, sehingga menumbuhkan rasa jati diri bangsa untuk menghadapi tantangan masa depan. Namun pada kenyataannya sangat berbeda dengan mempelajari sejarah, yang bukannya memberikan kesempatan untuk mengembangkan kemampuan tersebut, justrut erkesan suram, sia-sia, hafalan, dan tumpul, sehingga perlu diusahakan cara untuk mengatasi masalah tersebut. Tujuan penelitian ini untuk mengembangkan Media Pembelajaran Powtoon berbasis sejarah local Pada Mata Pelajaran Sejarah Indonesia Kelas X di SMA Negeri 8 Kota Jambi. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengembangan media pembelajaran Animasi Powtoon berbasis sejarah lokal pada mata pelajaran sejarah Indonesia kelas X di SMA Negeri 8 Kota Jambi sangat layak untuk digunakan dalam kegiatan pembelajaran. Selain itu media pembelajaran Animasi Powtoon berbasis sejarah lokal dapat mengatasi permasalahan pembelajaran sejarah dan meningkatkan keaktifan siswa, sehingga media pembelajaran Animasi Powtoon berbasis sejarah lokal pada mata pelajaran sejarah menjadi sebuah media yang dapat memberikan pengalaman belajaran yang menarik, menyenangkan dan membangkitkan semangat siswa dalam belajar sejarah di SMA.
PERJUANGAN SULTAN THAHA SYAIFUDDIN TERHADAP KOLONIAL BELANDA DI JAMBI (1858-1904): STUDY PENGEMBANGAN BAHAN AJAR PEMBELAJARAN SEJARAH Rizka Apriliani; Reka Seprina
Krinok: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sejarah Vol. 2 No. 2 (2023): Kajian Sejarah dan Pembelajaran Sejarah
Publisher : Pendidikan Sejarah FKIP Universitas JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/krinok.v2i2.25064

Abstract

Artikel ini membahas perjuangan Sultan Thaha Syaifuddin terhadap koIonial BeIanda di Jambi sebagai pengembangan bahan ajar dalam pembeIajaran sejarah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kelayakan materi perjuangan Sultan Thaha Syaifuddin terhadap BeIanda di Jambi sebagai materi pembeIajaran sejarah Indonesia dan peminatan sejarah bagi siswa SMA. Metode yang digunakan dalam penulisan peneIitian ini menggunakan metode peneIitian kuaIitatif yang menggunakan pendekatan penelitian deskriptif. Jenis sumber yang digunakan dalam penuIisan peneIitian ini adalah sumber studi Iiteratur dengan teknik anaIisis sejarah menggunakan interpretasi fakta sejarah meIiputi buku, dokumen, jurnal dan observasi terkait perjuangan SuItan Thaha Syaifuddin meIawan penjajahan BeIanda di Jambi. Hasil peneIitian ini menunjukkan bahwa perjuangan Sultan Thaha Syaifuddin meIawan penjajahan Belanda di Jambi (1858-1904) merupakan saIah satu reaksi masyarakat Jambi terhadap kekuasaan koIonial Belanda yang membawa kesengsaraan bagi masyarakat Jambi. Perjuangan Sultan Thaha Syaifuddin meIawan penjajahan BeIanda dapat dijadikan sebagai bahan ajar mata pelajaran sejarah lndonesia dan peminatan sejarah. Sehingga menjadikan pembeIajaran sejarah lebih bermakna, membentuk kepribadian yang memiliki jiwa patriotisme serta semangat bela negara bagi generasi muda penerus bangsa.
MUATAN NILAI PENDIDIKAN KARAKTER PADA BUKU PAKET SEJARAH WAJIB DI SMAN 2 KOTA JAMBI Apriani Putri; Reka Seprina
Krinok: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sejarah Vol. 2 No. 3 (2023): Sejarah Lokal dan Pendidikan Sejarah
Publisher : Pendidikan Sejarah FKIP Universitas JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/krinok.v2i3.25841

Abstract

Penelitian ini membahas tentang muatan nilai Pendidikan karakter pada buku paket sejarah di SMAN 2 Kota jambi. Kajian ini bertujuan untuk medeskripsikan bagaimana muatan nilai Pendidikan karakter pada buku paket sejarah di SMAN 2 Kota Jambi. Metode yang digunakan dalam penulisan penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yang menggunakan pendekatan dekriptif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dalam pengembangan karakter di sekolah. buku menjadi salah satu penunjang dalam memenuhi indikator indikator Pendidikan karakter, Buku sejarah indonesia kurikulum 2013 ini mengadung nilai karakter yaitu nilai kemanusiaan dan tanggung jawab sebagai seorang peserta didik yang akan meneruskan bangsa ini,  memiliki integritas yang tinggi, kesadaran budaya, bersifat selektif antara hal baik dan hal buruk serta religius. Kemandirian dan kedaulatan yang utuh sebagai bangsa yang merdeka, nasionalis serta moderenisme, persatuan dan kesatuan Bangsa, bela negara, nasionalisme, patriotisme, cinta tanah air, jiwa kepemimpinan, demokrasi, HAM, kemajuan iptek, dan politik bebas aktif. dan modul kelas X kurikulum merdeka yang nilai karakter yang terkandung didalamnya ialah berpikir sejarah dan kesadaran sejarah.
ANALISIS PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN AUDIOVISUAL PADA MATA PELAJARAN SEJARAH DI SMAN 2 KOTA JAMBI Nanda Deswita Fitri; Reka Seprina
Krinok: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sejarah Vol. 3 No. 1 (2024): Kesejarahan Nasional, Lokal dan Pembelajaran Sejarah
Publisher : Pendidikan Sejarah FKIP Universitas JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/krinok.v3i1.25856

Abstract

Media audiovisual merupakan media yang mengandung suara dan gambar yang dimana menggunakan indera pendengar dan penglihatan yang bisa digunakan dalam media pembelajaran. Penelitian bertujuan untuk mengetahui analisis penerapan media pembelajaran audio visual dalam pembelajaran sejarah di SMAN 2 kota Jambi. Metode penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik analisis penelitian ini terdapat tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan media pembelajaran audiovisual pada pembelajaran sejarah di SMAN  2 Kota Jambi adalah menggunakan media audio visual seperti video dokumenter dan Power Point slide suara. Sebagai media pembelajaran dalam pembelajaran sejarah,  media pembelajaran audiovisual dapat meningkatkan motivasi serta pehamanan siswa tentang pembelajaran sejarah dalam menyampaikan materi pembelajaran di SMAN 2 Kota Jambi.
KETATANEGARAAN INDONESIA DIBAWAH MASA PENDUDUKAN JEPANG (1942-1945) Duma Lumban Gaol; Reka Seprina
Krinok: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sejarah Vol. 3 No. 1 (2024): Kesejarahan Nasional, Lokal dan Pembelajaran Sejarah
Publisher : Pendidikan Sejarah FKIP Universitas JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/krinok.v3i1.32084

Abstract

Artikel ini mengulas mengenai sistem pemerintahan pada masa pendudukan Jepang di Indonesia. Penelitian dilakukan melalui pendekatan sejarah dengan empat langkah, yakni penyelidikan sumber, evaluasi sumber, interpretasi, dan analisis historiografi. Ditemukan bahwa periode pemerintahan Jepang selama tiga setengah tahun memiliki signifikansi penting dalam sejarah Indonesia, terutama setelah mengalahkan Belanda dan langsung mengambil alih pemerintahan Hindia Belanda. Pada 8 Maret 1942, Jepang secara resmi menguasai Indonesia dan menginisiasi perubahan untuk mengurangi pengaruh Barat. Dalam sistem administrasinya, Jepang menerapkan pemerintahan militer di mana kekuasaan terpusat pada panglima tentara, berbeda dengan pemerintahan kolonial Belanda yang lebih menekankan pada administrasi sipil yang mencakup bidang politik, ekonomi-sosial, pendidikan, dan militer.
SOSIAL-EKONOMI MASYARAKAT KABUPATEN BATANGHARI MASA KOLONIAL BELANDA (1906-1942) SEBAGAI BAHAN AJAR SEJARAH Tiwi Nurhasanah; Reka Seprina
Krinok: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sejarah Vol. 3 No. 1 (2024): Kesejarahan Nasional, Lokal dan Pembelajaran Sejarah
Publisher : Pendidikan Sejarah FKIP Universitas JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/krinok.v3i1.32108

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana mendeskripsikan perkembangan sosial-ekonomi masyarakat Kabupaten Batanghari masa kolonial Belanda (1906-1942) sebagai bahan ajar sejarah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keadaan sosial dan ekonomi masyarakat Kabupaten Batanghari masa kolonial Belanda dapat di gunakan sebagai bahan ajar mata pelajaran sejarah peminatan. Bahan ajar pada sejarah ini sangat bermanfaat sekali bagi peserta didik dikarenakan materi sangat dekat dengan lingkungan kehidupannya, sehingga menjadikan sebuah tujuan pembelajaran sejarah peminatan akan tercapai dan akan menjadi lebih bermakna. Selain itu juga peserta didik dapat membangun sebuah karakter cinta akan sejarah serta sifat tanggung jawab terhadap pelestarian, penumbuhan rasa nasionalisme serta kepedulian akan warisan dan peninggalan sejarah.
Jejak Pendidikan Islam di Asia Tenggara: Sejarah dan Perkembangannya di Indonesia, Malaysia, Brunei, Singapura dan Thailand Febrianti, Tiara; Seprina, Reka
Jurnal Kawakib Vol 5 No 1 (2024): Studi Keislaman
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/kwkib.v5i1.186

Abstract

Tujuan penelitian ditulis adalah untuk menggali dan mengkaji sejarah perkembangan Islam di negara-negara Asia Tenggara, khususnya di Indonesia, Malaysia, Brunei, Singapura, dan Thailand. Metode yang digunakan dalam jurnal ini adalah metode penelitian sejarah yang dibagi menjadi empat bagian, yaitu Heuristik, Kritik Sumber, Interpretasi, dan Historiografi. Sumber-sumber yang diperoleh dalam penelitian ini terdiri dari buku-buku dan dokumen-dokumen yang berkaitan dengan tema Pengembangan Pendidikan Islam di negara-negara Asia Tenggara. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa sejarah perkembangan pendidikan Islam di negara-negara Asia Tenggara, khususnya di Indonesia, Malaysia, Brunei, Singapura, dan Thailand, memiliki kesamaan tersendiri. Ini dimulai dengan masuk dan menyebarnya Islam, diikuti dengan munculnya pendidikan Islam. Biasanya, pendidikan dimulai dengan kegiatan informal di masjid dan kemudian berkembang menjadi lembaga pendidikan formal.