Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

DAYA SERAP DAN RETENSI MEMORI MATERI PADA PENYULUHAN PEMBUATAN PUPUK ORGANIK DENGAN BERBAGAI MEDIA AUDIOVISUAL DI PETERNAK SAPI PERAH DESA TLEKUNG KECAMATAN JUNREJO KOTA BATU Windari, Wahyu; Rozin, Muhammad Wafi; Nurlaili
Agrica Ekstensia Vol 18 No 1 (2024): Edisi Juni
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55127/ae.v18i1.197

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengukur daya serap dan retensi memori materi penyuluhan para peternak sapi perah di Desa Tlekung Kecamatan Junrejo Kota Batu yang telah mendapatkan penyuluhan dengan media yang berbeda. Pada penelitian ini materi penyuluhan yang diberikan adalah pembuatan pupuk organik sesuai standar nasional. Kelompok 1 berasal dari kelompok peternak sapi Harapan Jaya mendapatkan penyuluhan dengan menggunakan media video tutorial, kelompok 2 dari kelompok peternak sapi Sumber Harapan 1 menggunakan media video dialog interaktif, dan kelompok 3 dari kelompok peternak sapi Sumber Harapan 3 menggunakan media video animasi. Jumlah sampel pada penelitian adalah 54 peternak, dengan mengambil 18 peternak dari tiap kelompok. Untuk mengukur daya serap materi penyuluhan dilakukan dengan mengukur peningkatan poin test, yaitu nilai posttest 1 dikurangi dengan pretest. Selanjutnya untuk mengukur retensi memori materi penyuluhan, dilakukan dengan mengukur penuruan poin test, yaitu nilai posttest 1dikurang nilai posttest 2. Berdasarkan hasil penelitian ini,kesimpulan pertama adalah penggunaan media video animasi menghasilkan tingkat daya serap materi penyuluhan yang tertinggi, yaitu sebesar 2,45 poin atau 17,6%. Kesimpulan kedua diperoleh bahwa penggunaan media video animasi juga memberikan retensi memori materi penyuluhan yang tertinggi, dimana tingkat penurunan pengetahuan peternak yang terjadi sebesar 0,67 poin atau 4,1%.
Factors affecting farmers' access to Kredit Usaha Rakyat (KUR) in Burno Village, Senduro Subdistrict, Lumajang Regency Wahyu Windari; Bryan Nugraha Widhigdo; Sunarto; Ugik Romadi

Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/agx.v15i1.3755

Abstract

Introduction: This research aims to describe the factors that influence livestock farmers in accessing Kredit Usaha Rakyat (KUR) in Burno Village, Senduro Subdistrict, Lumajang Regency. Methods: The research method uses a descriptive quantitative approach, determining the sample of respondents using simple random sampling and the Slovin formula for as many as 51 people. Data analysis uses multiple linear regression analysis to measure the influence of internal factors (age, education level, income, length of farming, number of livestock, and cosmopolitan level) and external factors (socio-cultural values, family involvement, role of community leaders, role of breeder organizations, and access to experts) on the capacity of dairy farmers in accessing KUR. Results: The research results show that the variables income, length of farming, cosmopolitan level, and the role of community leaders have a significant effect on the capacity of breeders. Conclusion: The capacity of dairy farmers to access KUR is categorized as moderate and the capacity of dairy farmers is influenced by income, length of farming, cosmopolitan level, and the role of community leaders.
PERSEPSI PETERNAK TENTANG PEMANFAATAN PAKAN FERMENTASI GEDEBOG PISANG UNTUK SAPI POTONG DI DESA TAMBAKSARI KECAMATAN PURWODADI KABUPATEN PASURUAN Rezki Amalyadi; Ismulhadi Ismulhadi; Wahyu Windari
JURNAL PENYULUHAN PEMBANGUNAN Vol 1 No 2 (2019): Jurnal Penyuluhan Pembangunan
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34145/jppm.v1i2.165

Abstract

Berlimpahnya limbah pertanian seperti gedebog pisang dapat dimanfaatkan dengan cara pembuatan pakan fermentasi gedebog pisang untuk penggemukan sapi potong. Pemberian gedebog pisang ke ternak telah telah dilakukan oleh Kelompoktani Ampelsari Makmur Jaya dan Ampelsari Makmur Jaya II tanpa adanya proses fermentasi, sehingga poktan tersebut dianjurkan dapat membuat membuat pakan fermentasi gedebog pisang sesuai dengan prosedur. Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk mengetahui bagaimana persepsi peternak tentang pemanfaatan pakan fermentasi gedebog pisang untuk penggemukan sapi potong dan faktor internal, faktor eksternal dan karakteristik individu (umur, pendidikan dan pengalaman/lama beternak) yang mempengaruhi persepsi peternak tentang pemanfaatan pakan fermentasi gedebog pisang untuk penggemukan sapi potong. Pengukuran persepsi dilakukan pada saat sebelum dilakukannya penyuluhan. Penelitian diawali dengan mengamati dan melibatkan diri pada komunitas peternak dalam konteks yang alami (natural setting), diskusi kelompok terfokus, dan wawancara mendalam serta pengisian angket kepada 60 peternak sapi potong yang tergabung dalam kelompoktani Ampelsari Makmur Jaya dan Ampelsari Makmur Jaya II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada 35 orang menolak dan 25 orang menerima tentang inovasi pakan fermentasi gedebog pisang untuk penggemukan sapi potong dikarenakan belum mengetahui cara pembuatan dan pengaplikasian pakan fermentasi gedebog pisang untuk penggenmukan sapi potong. Sedangkan faktor yang mempengaruhi persepsi yaitu faktor eksternal. Faktor eksternal terdiri dari sesuatu yang baru, keakraban, ulangan, gerakan, kontras, ukuran, dan intensitas. Setelah dilakukan analisis, diperoleh persamaan regresi linier berganda Y = 6,486 + 0,128 X1 + 0,272 X2 + (-0,006) X3 + (-0,337) X4 + 0,115 X5. Persamaan ini dapat digunakan untuk memperkirakan persepsi yang dipengaruhi oleh faktor internal, faktor eksternal, dan karakteristik individu (usia, pendidikan, dan pengalaman/lama beternak).
Hubungan Karakteristik Inovasi dengan Minat Petani dalam Pembuatan Kompos di Desa Rembitan Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah Istianah Istianah; Wahyu Windari; Yudi Rustandi
JURNAL PENYULUHAN PEMBANGUNAN Vol 2 No 1 (2020): Jurnal Penyuluhan Pembangunan
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Potensi populasi ternak yang ada di Desa Rembitan pada tahun 2020 sebanyak 861 ekor untuk ternak sapi. Ternak sapi sendiri tidak terlepas dari produksi sampingan atau limbah ternak baik berupa feses, urin, sisa pakan, dan lain-lain. Limbah yang dihasilkan jika tidak dimanfaatkan dengan baik akan mengganggu kegiatan masyarakat sekitar. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan mengolah limbah tersebut menjadi kompos. Penyuluhan terkait pengolahan kompos di Desa Rembitan pernah dilakukan, akan tetapi tidak diterapkan oleh petani sendiri. Petani yang pernah menerima penyuluhan tersebut tidak menerapkan inovasi kompos yang telah diberikan sehinggan perlunya mengetahui bagaimana karakteristik inovasi tersebut dan bagaimana minat petani dalam pembuatan kompos daan hubungan antara karakteristik inovasi dengan minat petani. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Jumlah responden penelitian sebanyak 78 orang dengan penentuan sampel menggunakan rumus slovin. Hasil kajian tentang karakteristik petani menunjukka pada tingkat sedang, minat petani pada tingkat sedang, dan terdapat hubungan antara karakteristik inovasi dengan minat petani dalam pembuatan kompos.
Pengaruh Media Penyuluhan Audio Visual terhadap Motivasi Peternak dalam Pengolahan Limbah Peternakan di Desa Geneng Kecamatan Geneng Kabupaten Ngawi Hanifa Nurul Karimah; Wahyu Windari; Novita Dewi Kristanti
JURNAL PENYULUHAN PEMBANGUNAN Vol 3 No 1 (2021): Jurnal Penyuluhan Pembangunan
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34145/jppm.v3i1.2120

Abstract

Penelitian bertujuan untuk 1) mendiskripsikan motivasi peternak; 2) mengetahui pengaruh media audio visual terhadap motivasi peternak; 3) menyusun rancangan penyuluhan dan implementasi rancangan penyuluhan tentang pengolahan limbah peternakan. Metode penelitian adalah metode deskriptif kuantitatif. Sampel berjumlah 35 responden dengan menggunakan metode purposive sampling. Pengumpulan data dengan melakukan observasi, kuesioner dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis regresi linier sederhana. Variabel penelitian terdiri dari variabel X (Media audio visual) dan variabel Y (motivasi). Hasil kajian penelitian menunjukkan bahwa tingkat motivasi peternak adalah dalam kategori tinggi dengan persentase 94.3%. Sedangkan pengaruh media audio visual terhadap motivasi peternak menunjukkan bahwa adanya suatu signifikansi dari pengaruh media audio visual terhadap motivasi peternak, pada media audio visual sebesar 0.03 < 0.05, pengaruh total yang diberikan sebesar 0.237 atau 23.7%.
STRATEGI PEMBERDAYAAN USAHA AYAM JOPER PADA PROGRAM BEKERJA DI KECAMATAN PLOSOKLATEN KABUPATEN KEDIRI Nugraha, Yoga Prasetya; Windari, Wahyu; Kristanti, Novita Dewi
AGRIEKSTENSIA Vol 19 No 2 (2020): AGRIEKSTENSIA: Jurnal Penelitian Terapan Bidang Pertanian
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.836 KB) | DOI: 10.34145/agriekstensia.v19i2.944

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menyusun dan merumuskan strategi pemberdayaan kelompok tani melalui usaha peternakan ayam joper pada program Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera (BEKERJA). Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan atau Research and Development (R&D) dengan model PPE (Planning, Production, evaluation). Populasi dalam penelitian adalah 60 orang anggota kelompok tani “Tani Jaya” dan Tani Maju” Kecamatan Plosoklaten Kabupaten Kediri. Sampel penelitian adalah 60 orang yang ditentukan dengan tenik total sampling atau sensus. Hasil penelitian dari aspek planning menggunakan analisis SWOT didapatkan 15 alternatif strategi pemberdayaan. Aspek production menggunakan analisis QSPM diperoleh 15 alternatif strategi yang telah diprioritaskan. Aspek evaluation melalui expert judgment didapatkan 11 strategi pemberdayaan yang telah tervalidasi. Prioritas utama dari 11 strategi pemberdayaan adalah meningkatkan pengetahuan kelompok tani tentang teknis budidaya ayam joper. Kata kunci: ayam joper, planning, production, evaluation, strategi ABSTRACT This research aims to compile and formulate a strategy for empowering farmer groups through chicken Joper Farms' business on the "Bedah Kemskinan Rakyat Sejahtera (BEKERJA)" program. This research uses the Research and Development (R&D) method with PPE (Planning, Production, evaluation) model. The study population was 60 members of "Tani Jaya" and Tani Maju" farmer group in Plosoklaten subdistrict of Kediri Regency. The research sample is 60 persons determined by total sampling techniques or census. The research results from the planning aspect using SWOT analysis gained 15 alternative empowerment strategies. Aspect production using QSPM analysis obtained 15 alternative strategies that have been prioritized. The evaluation aspect through expert judgment acquired 11 validated empowerment strategies. The top priority of 11 empowerment strategies is raising the farmer's knowledge about technical cultivation of Joper Chicken. Keyword: Joper Chicken, planning, production, evaluation, strategy
Model Pemberdayaan Masyarakat Dalam Upaya Pembangunan Ekonomi Lokal Berbasis Produksi Di Pedesaan Windari, Wahyu
AGRIEKSTENSIA Vol 20 No 1 (2021): AGRIEKSTENSIA: Jurnal Penelitian Terapan Bidang Pertanian
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.83 KB) | DOI: 10.34145/agriekstensia.v20i1.1506

Abstract

Tujuan dari penulisan makalah ini adalah membuat model pemberdayaan masyarakat dalam upaya pembangunan ekonomi lokal berbasis produksi di pedesaan. Dasar dari pembuatan model adalah telaah UU Desa No 6 Tahun 2015 dan Rencana Strategi Kemendes Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Tahun 2015 – 2019 serta PP tentang Dana Desa No 50 Tahun 2015. Dalam Renstra Kemendes PDTT terdapat 4 strategi yang ditetapkan oleh kementerian perdesaan, dan dari ke-4 strategi tersebut yang dianggap penting dan bersinggungan langsung dengan masyarakat desa dalam pemenuhan pangan adalah strategi ke-3 yaitu upaya pembangunan ekonomi lokal berbasis produksi di pedesaan. Analisis kebijakan digunakan model Pearson untuk mencari solusi terhadap kesenjangan antara tujuan dan kendala yang dihadapi dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat. Hasil akhir dari analisis kebijakan yang dilakukan adalah diusulkan model pemberdayaan dalam upaya meningkatkan pendapatan petani melalui penguatan kelembagaan, dan pembentukan desa mandiri spesifik lokalita melalui pendampingan. Kata Kunci: Analysis Kebijakan, Desa Mandiri, Spesifik Lokalit, Pemberdayaan ABSTRACT This paper aims to create a model of community empowerment to develop a local economy based on production in rural areas. The basis of modelling is Law No. 6 of 2015 and The Strategic Plan of Ministry of Rural Development of Disadvantaged Regions and Transmigration Year 2015 – 2019. Also, Government regulation on Village Fund No. 50 the Year 2015. The rural ministry establishes four strategies. The four strategies that are considered essential and in direct contact with the villagers in the fulfilment of food is the 3rd strategy that is local economic development efforts based on production in the countryside. Policy analysis used the Pearson model to find solutions to the gap between the objectives and the constraints faced in improving the community's welfare. The final result of the policy analysis is the proposed empowerment model to increase farmers' income through institutional strengthening and the establishment of specific villages localities through assistance. Keywords: Policy Analysis, Mandiri Village, Locality Specific, empowerment
ADOPSI PETANI TERNAK TERHADAP PELAKSANAAN INSEMINASI BUATAN PADA KAMBING KACANG DI KECAMATAN SAWAHAN KABUPATE MADUIN PROPINSI JAWA TIMUR (THE ADOPTION OF LIVESTOCK FARMER AT ARTIFICIAL INSEMINATION EXECUTION OF KACANG GOAT IN SAWAHAN SUB DISTRICT, MADIUN Kusmiati, Ita; Subekti, Untung; Windari, Wahyu
Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol. 3 No. 1 (2007): Juli
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta-Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The goal of this research is to know the adoption level at artificial insemination execution of goat. The survey is executed in Sawahan Sub district, Madiun Regency, East Java, March until April 2007. From 13 villages in Sawahan Sub district that selected by stratified random sampling, obtained 3 villages, Rejosari village with a few livestock ownership criteria, Lebak Ayu (medium livestock ownership), and Sawahan (high livestock ownership). From these village then selected by 30 responders that done by simple random. The adoption level of the livestock farmer marginally at low adoption level. From 30 responders, 6 people at high adoption level, 10 people at medium adoption level, and 14 people at low adoption level. Data processing by using SPSS program that show there is closeness relation among adoption level to knowledge level variable and social characteristic (counseling). So that knowledge of livestock farmer about artificial insemination at goat can increase need existence of counseling that done continually and have continuation, and there is Cooperation with related institution that is Animal Husbandry Office in Madiun Regency in ready of tools.
Factors affecting farmers' access to Kredit Usaha Rakyat (KUR) in Burno Village, Senduro Subdistrict, Lumajang Regency Windari, Wahyu; Widhigdo, Bryan Nugraha; Sunarto; Romadi, Ugik
AGROMIX Vol 15 No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/agx.v15i1.3755

Abstract

Introduction: This research aims to describe the factors that influence livestock farmers in accessing Kredit Usaha Rakyat (KUR) in Burno Village, Senduro Subdistrict, Lumajang Regency. Methods: The research method uses a descriptive quantitative approach, determining the sample of respondents using simple random sampling and the Slovin formula for as many as 51 people. Data analysis uses multiple linear regression analysis to measure the influence of internal factors (age, education level, income, length of farming, number of livestock, and cosmopolitan level) and external factors (socio-cultural values, family involvement, role of community leaders, role of breeder organizations, and access to experts) on the capacity of dairy farmers in accessing KUR. Results: The research results show that the variables income, length of farming, cosmopolitan level, and the role of community leaders have a significant effect on the capacity of breeders. Conclusion: The capacity of dairy farmers to access KUR is categorized as moderate and the capacity of dairy farmers is influenced by income, length of farming, cosmopolitan level, and the role of community leaders.