Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pembelajaran Online pada Masa Pandemi Covid-19 Meningkatkan Kesulitan Belajar Matematika pada Siswa Sekolah Dasar Siti Annisah; Siti Masfiah
Jurnal Penelitian Sains dan Pendidikan (JPSP) Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23971/jpsp.v1i1.2812

Abstract

Online learning during the Covid-19 pandemic made elementary students even more difficult to master math material. The purpose of this study was to describe how online learning can increase the difficulty of learning mathematics for elementary school students. This research was conducted in a descriptive qualitative manner involving 31 students, 9 parents, and class IV teachers of MIN 4 East Lampung. Interviews and documentation are used to obtain primary and secondary data. Data analysis was carried out in three stages, namely reduction, display, and data verification. The findings of this study are 1) there has been a decrease in mathematics learning outcomes in elementary school students as a result of online learning, 2) an increase in mathematics learning difficulties experienced by students in online learning, and 3) aspects that cause an increase in mathematics learning difficulties in online learning. Thus online learning at the beginning of the Covid-19 epidemic had a negative impact on increasing math learning difficulties for elementary school students.
STUDI KOMPARASI PERILAKU PENCEGAHAN TINGKAT PERTAMA KELUARGA PASIEN DIABETES MELLITUS ANTARA WILAYAH PERDESAAN DAN PERKOTAAN DI KABUPATEN BANYUMAS Arrum Firda Ayu Maqfiroch; Elviera Gamelia; Siti Masfiah
Kesmas Indonesia Vol 13 No 2 (2021): Jurnal Kesmas Indonesia
Publisher : Jurusan Kesehatan Masyarakat dan Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.ki.2021.13.2.2925

Abstract

ABSTRAK Di Indonesia Diabetes Melitus menjadi salah satu penyakit tidak menular prioritas. Proporsi penduduk ≥15 tahun dengan diabetes mellitus (DM) adalah 6,9 persen. Prevalensi DM di Jawa Tengah berdasarkan diagnosis dokter sebesar 1,6 %. Data terbaru proporsi DM masyarakat perdesaan lebih tinggi (7,0%) daripada di perkotaan (6,8%). Kabupaten Banyumas pada tahun 2014 ID DM sebanyak 306 kasus dan ND DM sebanyak 1.878 kasus, dengan kasus yang tinggi di Puskesmas 1 Purwokerto Utara dan Puskesmas Karanglewas Kabupaten Banyumas. Penelitian ini bertujuan untuk menidentifikasi perbedaan perilaku pencegahan tingkat pertama keluarga pasien Diabetes Mellitus antara wilayah perdesaan dan perkotaan di Kabupaten Banyumas. Penelitian ini merupakan cross sectional, dengan populasi adalah seluruh pasien DM yang terdaftar pada program prolanis, di wilayah Puskesmas Karanglewas dan Puskesmas I Purwokerto Utara. Sampel yang diambil adalah 23 dari kelompok rural dan 33 dari kelompok urban. Data dianalisis dengan Independent T-test dan Mann Whitney test. Hasil studi menunjukkan bahwa dukungan tokoh masyakarat dan persepsi manfaat akan pencegahan DM secara signifikan terbukti berbeda antara rural dan urban. Variabel pengetahuan, sikap, saran dan prasarana, persepsi akan keparahan, persepsi akan kemungkinan terkena DM secara signifikan tidak terbukti berbeda. Kata kunci : Diabetes Mellitus, Pencegahan Primer, Rural, Urban
HUBUNGAN PENGETAHUAN SIKAP DAN KONDISI LINGKUNGAN DENGAN PERSONAL HYGIENE ORANGTUA BADUTA STUNTING DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS I CILONGOK KABUPATEN BANYUMAS Elviera Gamelia; Ara Amalia; Siti Masfiah
Kesmas Indonesia Vol 14 No 1 (2022): Jurnal Kesmas Indonesia
Publisher : Jurusan Kesehatan Masyarakat dan Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.ki.2022.14.1.5379

Abstract

Background: Personal Hygiene one of the factors that cause children to be exposed to infectious diseases, causing stunting in children. Poor personal hygiene can cause loss of essential nutrients in the growth of toddlers. This study aims to determine the relationship between knowledge, attitudes and environmental conditions with the personal hygiene of parents of stunting children. Methodology: This research using a cross sectional approach with observational analytical study design. The population of 1,722 respondents and a sample of 112 parents used a purposive sampling technique with inclusion and exclusion criteria. Data analysis in 3 stages, univariate analysis, bivariate analysis (Chi-Square), and multivariate analysis (Logistics Regression). Research result: A total of 62 respondents (55.4%) had a SLTP/MTs education, and 104 respondents (92.9%) did not work. There is a relationship between knowledge (p = 0.003) and attitude (p = 0.008) with personal hygiene. The results of multivariate analysis showed that the most influential variable was knowledge (p =0.009, OR = 2.985) on the personal hygiene of parents of stunting children under two. Conclusion: There is an influence of knowledge and attitudes on the personal hygiene of parents of stunting children. Parents can improve and teach personal hygiene to children to prevent stunting.
Kesiapan Tokoh Masyarakat Dalam Pengembangan Program Pengelolaan Diabetes Mellitus Berbasis Komunitas Di Wilayah Perdesaan Arif Kurniawan; Siti Masfiah; Arrum Firda Ayu Maqfiroch
Kesmas Indonesia Vol 15 No 2 (2023): Jurnal Kesmas Indonesia
Publisher : Jurusan Kesehatan Masyarakat dan Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.ki.2023.15.2.7678

Abstract

Diabetes mellitus merupakan masalah kesehatan utama di wilayah kerja Puskesmas Karanglewas Kabupaten Banyumas. Penelitian sebelumnya menemukan bahwa dukungan tokoh masyarakat di perdesaan lebih rendah dalam pencegahan DM, sehingga diperlukan data yang pasti tentang kesiapan tokoh masyarakat untuk pengembangan program pencegahan dan pengelolaan DM. Hal ini sesuai dengan langkah-langkah pengembangan program pengelolaan dan pencegahan DM secara internasional bahwa diperlukan assessment kesiapan tokoh masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi sumber daya yang ada di komunitas dan untuk mengetahui kesiapan tokoh masyarakat terkait dengan partisipasi aktif mereka terhadap pencegahan DM. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pengambilan data secara wawancara mendalam dan observasi terhadap tokoh masyarakat baik tokoh masyarakat formal dan informal yang berada di wilayah kerja Puskesmas Karanglewas. Analisis data dilakukan dengan analisis konten. Hasil penelitian diketahui bahwa belum semua tokoh masyarakat siap baik secara kognitif maupun psikomotorik dalam mendukung pengembangan program pencegahan DM berbasis komunitas di wilayah perdesaan. Perlu adanya peningkatan peran tokoh masyarakat baik dalam fungsinya sebagai penyuluh, penggerak, motivator, katalisator, dan sebagai teladan dalam program pengelolaan penyakit DM berbasis komunitas