Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : JURNAL AGRILAND

Pengaruh ekstrak bahan lokal terhadap viabilitas benih kacang tanah lokal Walakari (Arachis hypogaea L.) Marlin Rambu Nona; Yonce Melyanus Killa; Lusia Danga Lewu
AGRILAND Jurnal Ilmu Pertanian Vol 9, No 3 (2021): Agriland: Jurnal Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Islam sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/agr.v9i3.5005

Abstract

Kacang tanah (Arachis hypogaea L.) merupakan komoditas kacang-kacangan utama di Indonesia karena memiliki sumber protein nabati dan nilai gizi yang tinggi. Salah satu penyebab yang menghambat upaya peningkatan produksi kacang tanah yaitu rendahnya benih yang bermutu tinggi yang dapat dipengaruhi oleh lama penyimpanan benih. Salah upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi rendahnya mutu suatu benih yaitu melakukan pengujian mutu benih secara dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh beberapa bahan lokal terhadap viabilitas benih kacang tanah. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Terpadu Universitas Kristen Wira Wacana Sumba. Penelitian dilaksanakan pada bulan November -Desember 2021. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan acak lengkap dengan 10 Perlakuan dan 2 ulangan, perlakuannya antara lain: Kontrol, Air kelapa 50 mL/L air aquadest, 150 mL/L aquadest, 250 mL/L aquadest, Ekstrak daun sirih 50 mL/L aquadest, 150 mL/L aqudest, 250 mL/L aquadest, dan Ekstrak cabai 50 mL/L aquadest, 150 mL/L aquadest, 250 mL/L aquadest. Hasil penelitian menunjukan bahwa uji daya kecambah dengan menggunakan air kelapa dengan konsentrasi 150 mL/L aquadest mencapai 90%, pada pengujian keserempakan tumbuh pada perlakuan air kelapa dengan konsentrasi 150 mL/L aquadest mencapai 66.67%, serta pengujian indeks vigor pada perlakuan air kelapa dengan konsentrasi 150 mL/L aquadest mencapai 3’3%.
Analisis Vegetasi Gulma di Lahan Jagung Di Desa Umbu Pabal Selatan Kabuapten Sumba Tengah Fiter Karenga; Yonce M Killa; Suryani Kurniawi K. L Kapoe
AGRILAND Jurnal Ilmu Pertanian Vol 10, No 1 (2022): Agriland: Jurnal Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Islam sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/agr.v10i1.5161

Abstract

Gulma merupakan tumbuhan pada lahan tanaman jagung yang tidak dikehendaki keberadaannya karena menimbulkan kerugian bagi tanaman jagung. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui analisis vegetasi gulma pada pertanaman jagung dan mengetahui tingkat kepadatan gulma pada pertanaman jagung di Desa Umbu Pabal Selatan Kabupaten Sumba Tengah. Penelitian dilaksanakan pada bulan Desember 2021 sampai Januari 2022. Metode yang dilakukan adalah metode sampling kuandran. Pengambilan sampel di lakukan di 15 titik pada 3 lokasi berbeda yang ditentukan dengan metode kuadran sampling. Analisis data meliputi analisis vegetasi dengan menghitung Summed dominasi ration/perbandingan nilai penting (SDR) dan analisis keragaman hayati yang di hitung dengan indeks diversitas Shannon-Wienner. Hasil penelitian diperoleh  9 jenis gulma dengan vegetasi gulma yang dinilai berdasarkan nilai SDR yaitu nilai tertinggi adalah gulma B. alata dengan nilai SDR 55,63 yang diikuti I. cylindrical dengan nilai 20,66 dan gulma yang paling rendah yaitu S. anthelmia L, dan O. gratissimum dengan nilai yang sama yaitu 0,13. Hasil perhitungan nilai indeks keragaman masing-masing gulma dalam klasifikasi rendah sedangkan total gulma dalam klasifikasi sedang
Kadar Klorofil Daun Berbagai Genotip Jagung Pulut (Zea mays ceratina) Lokal Pada Beberapa Perlakuan Dosis Pupuk Kandang Sapi Yohanis Ndamu Yilu; Yonce Melyanus Killa; Lusia Danga Lewu
AGRILAND Jurnal Ilmu Pertanian Vol 10, No 2 (2022): AGRILAND: JURNAL ILMU PERTANIAN
Publisher : Universitas Islam sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/agr.v10i2.5790

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapat informasi tentang kadar klorofil daun beberapa genotip jagung pulut (Zea mays ceratina)lokal pada beberapa perlakuan dosis pupuk kandang sapi. Penelitian dilakukan dua tahap, pertama yaitu kegiatan budidaya di Kelurahan Wangga Kecamatan Kambera Kabupaten Sumba Timur kemudian dilanjutkan dengan pengukuran kadar klorofil daun di Laboratorium Terpadu Universitas Kristen Wira Wacana Sumba. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial yang terdiri dari dua faktor yaitu : Faktor I Varietas jagung pulut lokal terdiri dari 3 level yaitu: G1= Nggaha Ori Angu, G2= Haharu, G3= Pahunga Lodu dan Faktor II dosis pupuk kandang terdiri dari 3 level yaitu: D0= tanpa pupuk kandang (kontrol), D1= 5 ton/Ha, D2= 10 ton/Ha. Kombinasi perlakuan diulang sebanyak 2 kali sehingga diperoleh 18 satuan percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis pupuk kandang berpengaruh nyata (p0,05) terhadap kandungan klorofil a, klorofil b dan klorofil total tanaman jagung. Genotip jagung dan interaksi genotipe jagung dengan dosis pupuk kandang tidak berpengaruh nyata terhadap kandungan klorofil a, klorofil b dan klorofil total tanaman jagung pulut.
Pengaruh Pemberian Air Kelapa Terhadap Pertumbuhan Bibit Pepaya (Carica papaya L) Jeki Jeans Ndula Awang; Yonce M Killa; Lusia Danga Lewu
AGRILAND Jurnal Ilmu Pertanian Vol 10, No 3 (2022): Agriland: Jurnal Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Islam sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/agr.v10i3.6333

Abstract

Pepaya adalah salah satu komoditas yang dapat disantap dalam buah segar dan dapat dibuat dalam bentuk olahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian air kelapa terhadap pertumbuhan bibit pepaya. Akan tetapi dalam penyediaan bibit sangat dipengaruhi benihnya. Hal ini menyebabkan perlunya bahan yang dapat meningkatkan pertumbuhan dari bibit. Penelitian ini bertujuan untuk pengaruh pemberian air kelapa terhadap pertumbuhan bibit pepaya (Carica papaya L). Penelitian dilaksanakan di Kebun Lapangan Pertanian Universitas Kristen Wira Wacana Sumba pada bulan September-November 2022. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan dan 4 ulangan sehingga jumlah unit percobaab 20 percobaan yaitu kontrol (A0), 10% air kelapa (A1), 20% air kelapa (A2), 30% air kelapa (A3), 30% air kelapa (A3), 40% air kelapa (A4). Hasil penelitian menunjukkan pemberian air kelapa pada perlakuan 30% memberikan presentase rata-rata tertinggi pada pengamatan variabel jumlah daun, tinggi tanaman dan diameter batang
Analisis Vegetasi dan Indeks Keragaman Gulma pada Tanaman Padi (Oryza sativa L.) di Kelurahan Kawangu Kecamatan Pandawai Kabupaten Sumba Timur Viktor U. Tara Andung; Yonce M Killa; Lusia Danga Lewu
AGRILAND Jurnal Ilmu Pertanian Vol 11, No 1 (2023): Agriland: Jurnal Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Islam sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/agr.v11i1.7568

Abstract

Gulma merupakan tumbuhan liar yang tumbuh di antara tanaman budidaya padi sawah yang tidak dikehendaki keberadaannya karena dapat merugikan tanaman budidaya dalam persaingan kebutuhan unsur hara yang dapat menimbulkan penurunan hasil panen petani. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi jenis dan nilai penting gulma pada lahan tanaman padi sawah di Kelurahan Kawangu, Kecamatan Pandawai, Kabupaten Sumba Timur. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari-Maret 2022. Pengambilan sampel di lakukan di 15 titik pada 3 lokasi yang berbeda yang di tentukan dengan metode purposive sampling dengan ukuran 1x1 meter. Hasil identifikasi jenis gulma secara umum terdapat 6 jenis gulma yaitu Isolepis satacea, Juncus effusus,Imperata cylindrica, Echinochloa crus-galli, Cyprus rotundus, Eichornia crassipes. Berdasarkan perhitungan nilai penting yang di peroleh 3 Jenis gulma dengan nilai tertinggi yaitu Echinochloa crus-galli (27.93%) dan gulma Cyperus rotundus (18.62%) sedangkan gulma dengan presentase kerapatan relatif terendah adalah Isolepis setacea (1.40%).