Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Peramalan Kurs Indonesia Menggunakan Model ARIMA (Autoregressive Integrated Moving Average) Yolanda Sari; Etik Winarni; Febriani Febriani
Jurnal Development Vol. 12 No. 2 (2024): Jurnal Development
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53978/jd.v12i2.492

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis model terbaik ARIMA dalam peramalan kurs di Indonesia dan menganalisis peramalan nilai kurs dari bulan Agustus 2024 hingga bulan Desember 2025. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang terdiri dari dua jenis akurasi sampel: insample menggunakan data kurs bulanan dari januari 2014 hingga Juli 2024 untuk mengestimasi model, sedangkan out of sample dimulai dari Agustus 2024 hingga Desember 2025 untuk meramalkan masa depan dan mengevaluasi kecocokan model. Penelitian ini menunjukkan permodelan ARIMA yang cocok untuk melihat peramalan dari bulan Agustus 2024 sampai desember 2025 yaitu dengan Model ARIMA (1,1,1) dan hasil ramalan kurs pada bulan Agustus 2024 adalah sebesar Rp. 16.455,04/USD dan pada bulan Desember 2025 sebesar Rp. 16.999,71/USD dengan nilai tukar yang akan terus mengalami peningkatan secara stabil dan konsisten dari Agustus 2024 hingga Desember 2025.
Inovasi Produk Keripik Daun Kelor Sebagai Camilan Sehat Berbasis Potensi Lokal Betty Nia Rulen; Vera Selviana Adoe; Yolanda Sari; Murniadi; Wiwit Agustina
Mejuajua: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2026): April 2026
Publisher : Yayasan Penelitian dan Inovasi Sumatera (YPIS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52622/mejuajuajabdimas.v5i3.381

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah daun kelor menjadi produk keripik bernilai ekonomi, serta mendorong kemandirian usaha berbasis potensi lokal. Metode pelaksanaan yang digunakan meliputi penyuluhan, pelatihan, praktik langsung, serta pendampingan berkelanjutan dengan pendekatan partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta terkait nilai gizi dan potensi ekonomi daun kelor, yang diikuti oleh berkembangnya keterampilan teknis dalam proses produksi, inovasi rasa, dan pengemasan produk yang lebih menarik dan kompetitif. Selain itu, literasi digital peserta juga mengalami peningkatan, khususnya dalam pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi. Dampak ekonomi mulai terlihat melalui munculnya usaha rumah tangga skala kecil yang memberikan tambahan pendapatan, sementara secara sosial terbentuk kelompok usaha bersama yang memperkuat kolaborasi dan kohesi komunitas. Evaluasi program mengindikasikan tingkat efektivitas yang baik, meskipun masih terdapat kendala pada aspek peralatan dan keberlanjutan pendampingan. Secara keseluruhan, program ini berpotensi menjadi model pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal yang adaptif, produktif, dan berkelanjutan.