Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Tingkat Kecemasan dan Faktor Genetik dengan Kejadian Hipertensi pada Lanjut Usia Di Posbindu Puskesmas Cipondoh Kota Tangerang Azizah Al Ashri Nainar; Eni Nuraeni; Desy Setyawati
Jurnal Ilmiah Keperawatan Indonesia [JIKI] Vol 3, No 1 (2019): Jurnal Ilmiah Keperawatan Indonesia [JIKI]
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/jiki.v3i1.5700

Abstract

Latar Belakang : Hipertensi merupakan faktor risiko utama penyakit kardiovaskuler yang bila tidak ditangani dengan baik dapat meningkatkan angka kejadian morbiditas dan mortalitas. Beberapa faktor yang dapat mengakibatkan hipertensi yakni usia, jenis kelamin, obesitas, merokok, aktivitas fisik, konsumsi alkohol berlebih, stress/cemas serta, faktor genetik. Tujuan: Mengetahui Hubungan Tingkat Kecemasan dan Faktor Genetik Dengan Kejadian Hipertensi Pada Lanjut Usia di Posbindu Lansia Puskesmas Cipondoh Kota Tangerang. Metode: Desain penelitian bersifat deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah semua lansia yang di Posbindu Lansia Puskesmas Cipondoh Kota Tangerang sejumlah 102 lansia dengan sampel 67 lansia. Dengan teknik pengambilan sampel probability sampling menggunakan metode simple random sampling. Teknik analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah Chi square. Hasil: hasil uji statistik Chi square menunjukan bahwa terdapat ada hubungan antara Tingkat Kecemasan dengan kejadian Hipertensi dengan nilai probabilitas (0,01) jauh lebih rendah standart signifikan dari 0,05 atau (p < α) dan ada hubungan Faktor Genetik dengan kejadian Hipertensi pada lansia di Posbindu Puskesmas Cipondoh Kota Tangerang dengan nilai probabilitas (0,01) jauh lebih rendah standart signifikan dari 0,05 atau (p < α). Hal ini berarti tingkat kecemasan dan faktor genetik memiliki peran dalam kejadian hipertensi pada lanjut usia. Diharapkan perawat dapat memberikan penyuluhan mekanisme koping dan menyarankan kepada lansia untuk melakukan kontrol secara rutin dan melakukan deteksi dini dengan menjaring masyarakat yang memiliki riwayat keluarga hipertensi sehingga kasus dapat diketahui dan ditangani lebih awal. Kata kunci: Faktor Genetik, Hipertensi, Kecemasan, Lanjut Usia
Cyberbullying dan Kecemasan Remaja: Sebuah Studi Deskriptif Evri Ulfianasari; Karina Megasari Winahyu; Azizah Al Ashri Nainar
Jurnal Ilmiah Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol 6, No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Keperawatan Indonesia (JIKI)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/jiki.v6i1.6939

Abstract

Latar belakang: Masa remaja merupakan masa pencarian jati diri dimana rentan terhadap kecemasan. Salah satu faktor eksternal yang berkaitan dengan kecemasan remaja pada era penerapan teknologi modern, yaitu Cyberbullying. Tujuan : penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara cyberbullying dan tingkat kecemasan pada remaja di SMA Negeri 19 Kabupaten Tangerang. Metode: Desain penelitian yang digunakan, yaitu deskriptif dan sampel dalam penelitian ini adalah siswa siswi kelas XI yang sekolah di SMA N 19 Kabupaten Tangerang, menggunakan teknik probablility sampling dengan teknik simple random sampling dengan jumlah 220 responden, pengumpulan data menggunakan kuesioner cyberbullying and Online Aggression Survey dan kuisioner Zsar – S (Zung Self Anxiety Rating – Scale) Hasil: Remaja dengan risiko rendah sebagai korban cyberbullying memilki tingkat kecemasan rendah sebanyak 70.4 %. Terdapat hubungan antara Cyberbullying dan Tingkat Kecemasan pada remaja. Simpulan: Remaja dengan risiko rendah menjadi korban cyberbullying memilki tingkat kecemasan rendah, dan remaja dengan risiko tinggi menjadi korban cyberbullying memiliki tingkat kecemasan tinggi. Saran: Diharapkan agar pihak sekolah, termasuk perawat sekolah dapat memahami pentingnya mencegah cyberbullying untuk mencegah kecemasan pada remaja.Kata Kunci: Cyberbullying; Remaja; Tingkat Kecemasan
Pencegahan dan Penanganan Stunting di Kelurahan Cibodas Kota Tangerang Azizah Al Ashri Nainar; Eneng Wiliana
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 6 (2023): September
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.8331789

Abstract

Stunting adalah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama, sehingga mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada anak yakni tinggi badan anak lebih rendah atau pendek (kerdil) dari standar usianya. Selain faktor gizi, stunting disebabkan karena kurangnya pengetahuan masyarakat terutama ibu-ibu yang memiiki anak bayi dan balita tentang stunting. Metode pelaksanaan dalam program pengabdian kepada masyarakat melalui pemberian penyuluhan mengenai stunting kepada Ibu-ibu yang memiliki bayi dan balita di Kelurahan Cibodas Kecamatan Cibodas Kota Tangerang-Banten..Tujuan dari adanya penyuluhan ini untuk memberikan informasi mengenai “Pentingnya Pola Asuh Anak yang Baik untuk dapat mnengenali, mencegah dan menangani Stunting”.
Pencegahan dan Penanganan Stunting di Kelurahan Cibodas Kota Tangerang Azizah Al Ashri Nainar; Eneng Wiliana
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 6 (2023): September
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.8331789

Abstract

Stunting adalah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama, sehingga mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada anak yakni tinggi badan anak lebih rendah atau pendek (kerdil) dari standar usianya. Selain faktor gizi, stunting disebabkan karena kurangnya pengetahuan masyarakat terutama ibu-ibu yang memiiki anak bayi dan balita tentang stunting. Metode pelaksanaan dalam program pengabdian kepada masyarakat melalui pemberian penyuluhan mengenai stunting kepada Ibu-ibu yang memiliki bayi dan balita di Kelurahan Cibodas Kecamatan Cibodas Kota Tangerang-Banten..Tujuan dari adanya penyuluhan ini untuk memberikan informasi mengenai “Pentingnya Pola Asuh Anak yang Baik untuk dapat mnengenali, mencegah dan menangani Stunting”.
Pemberdayaan Komunitas Pelari Melalui Wirausaha Produk Minuman Isotonik Alami Sehat Berbasis Bahan Lokal: Community Empowerment of Running Communities Through Entrepreneurship of Healthy Natural Isotonic Beverages Based on Local Ingredients Alpan Habibi; Eni Nuraeni; Eka Mardiana Afrilia; Putra Pratama; Khaerul Amri; Azizah Al Ashri Nainar; Daffa Ramzi Ramadhan; Mutiara Mardhotillah
Batik-MU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Batikmu
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48144/batikmu.v6i1.2427

Abstract

Komunitas lari memiliki kebutuhan tinggi terhadap asupan cairan dan elektrolit untuk mendukung performa dan menjaga kesehatan. Namun, minuman isotonik komersial umumnya mengandung pemanis buatan dan bahan tambahan yang berpotensi berdampak negatif jika dikonsumsi dalam jangka panjang. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan komunitas lari melalui pengembangan kewirausahaan berbasis produksi minuman isotonik alami dari bahan lokal. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui enam tahapan utama, yaitu analisis kebutuhan, pelaksanaan pelatihan, pendampingan usaha, pembuatan branding, evaluasi, dan keberlanjutan program dengan melibatkan 30 anggota komunitas Freeletics Tangerang. Kegiatan meliputi edukasi mengenai kebutuhan hidrasi dan elektrolit serta kewirausahaan, pelatihan pembuatan minuman isotonik berbahan air kelapa, madu, dan buah-buahan, serta pendampingan dalam pengemasan, penentuan harga, dan pemasaran digital sederhana. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan peserta, dengan skor rata-rata meningkat dari 46 menjadi 92. Seluruh peserta (100%) mengalami peningkatan keterampilan dalam memproduksi minuman isotonik alami yang sehat dan aman. Selain itu, kelompok peserta berhasil mengembangkan merek produk sebagai bagian dari luaran program. Program ini berpotensi meningkatkan kemandirian ekonomi komunitas sekaligus mendorong gaya hidup sehat melalui pemanfaatan bahan lokal. Kata kunci: Komunitas lari, Minuman isotonik, Pengabdian masyarakat Abstract Running communities have a high demand for fluid and electrolyte intake to support physical performance and maintain health. However, commercially available isotonic beverages often contain artificial sweeteners and additives that may have negative long-term health effects. This community service program aimed to empower a running community through entrepreneurship development based on the production of natural isotonic beverages using local ingredients. The program employed a participatory approach consisting of six main stages: needs assessment, training implementation, business mentoring, branding development, evaluation, and program sustainability, involving 30 members of the Freeletics Tangerang running community. Activities included education on hydration and electrolyte needs as well as entrepreneurship, hands-on training in producing natural isotonic beverages using coconut water, honey, and fruits, and mentoring on packaging, pricing, and simple digital marketing strategies. The results showed a significant improvement in participants’ knowledge, with the average score increasing from 46 to 92. All participants (100%) demonstrated improved skills in producing safe and healthy natural isotonic beverages. In addition, participant groups successfully developed a product brand as a program output. This program has the potential to enhance community economic independence while promoting a healthy lifestyle through the utilization of local resources. Keywords: Running Community, Isotonic Drink, Empowerment