Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

SOSIALISASI DAN PENDAMPINGAN DESAIN TEKNIS BANGUNAN RUMAH HUNIAN YANG LEBIH AMAN TERHADAP BENCANA GEMPA BUMI Eko Riyanto; Agung Setiawan; Muhamad Taufik
SOROT : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): Juli
Publisher : Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FASTIKOM) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/m8dtfd32

Abstract

Program pengabdian masyarakat di Desa Sumbersari, Kecamatan Banyuurip, Kabupaten Purworejo, merupakan salah satu tindak lanjut dari implementasi kerjasama antara Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Purworejo dengan Pemerintah Desa Sumbersari, Kecamatan Banyuurip Kabupaten Purworejo. Peserta yang hadir dalam kegiatan pengabdian Masyarakat ini yaitu sebanyak 47 orang baik dari unsur tokoh Masyarakat, perangkat desa maupun pemuda karangtaruna di Desa tersebut. Tujuan dari pelaksanaan program pengabdian masyarakat ini yaitu pemerintah desa dan masyarakat desa memperoleh pengetahuan mengenai konsep desain teknis bangunan hunian yang lebih aman terhadap bencana gempa bumi. Melalui pengabdian dengan metode keterlibatan di masyarakat secara langsung maka akan menemukan, merumuskan, memecahkan dan memitigasi permasalahan gempa bumi yang berada di wilayah Desa Sumbersari tersebut. Adapun khalayak sasaran dari program pengabdian masyarakat yaitu mengetahui sistem penyebab gempa bumi serta cara membangun rumah hunian yang lebih aman terhadap bencana gempa bumi. Kepedulian masyarakat terutama pengetahuan mengenai standar teknis bangunan hunian yang lebih aman terhadap gempa bumi masih perlu ditingkatkan.  Manfaat utama yang diperoleh yaitu pengetahuan praktis yang dapat diterapkan langsung dalam masyarakat sebelum, saat dan setelah terjadi bencana gempa bumi di wilayah Desa Sumbersari Kecamatan Banyuurip Kabupaten Purworejo. Masyarakat memahami dalam melaksanakan pembangunan rumah hunian yang sesuai standar teknis dari pemerintah khususnya bangunan hunian yang lebih aman terhadap gempa bumi, menggunakan lahan pemukiman yang sesuai. Lokasi pendirian bangunan yang aman terhadap bahaya gempa.
Optimasi Pemanfaatan Air Irigasi Menggunakan Program Linier POM-Quantity Methods for Windows 5 (Studi Kasus: Daerah Irigasi Gunung Butak Kebupaten Purworejo) Fadilah Kurnia; Muhamad Taufik; Agung Setiawan
Surya Beton : Jurnal Ilmu Teknik Sipil Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/suryabeton.v10i1.8100

Abstract

Daerah Irigasi Gunung Butak selama musim kemarau mengalami kekeringan akibat penurunan debit DAS Bogowonto. Permasalahan tersebut menyebabkan pendapatan dan keuntungan panen tiap musim tanam didapat belum optimum, maka diperlukan optimasi menggunakan program linier POM-Quantity Methods for Windows 5 pada Daerah Irigasi Gunung Butak. Penelitian bertujuan untuk menganalisis keterpenuhan kebutuhan air irigasi pada awal tanam eksisting dan tiap-tiap awal tanam yang direncanakan di Daerah Irigasi Gunung Butak, Menganalisis luasan optimum awal tanam eksisting dan terluas alternatif awal tanam yang direncanakan menggunakan program linier POM-Quantity Methods for Windows 5, Menganalisis keuntungan maksimum produksi hasil pertanian yang diperoleh dari optimasi menggunakan program linier POM-Quantity Methods for Windows 5. Perhitungan curah hujan efektif dan debit andalan menggunakan Metode Tahun Dasar Perencanaan. Evapotranspirasi dihitung dengan metode penman modifikasi FAO. Perencanaan pola tanam dilakukan setelah perhitungan evapotranspirasi, dilanjutkan analisis kebutuhan air dari tiap-tiap alternatif pola tanam. Tahap akhir dilakukan optimasi dengan program bantu POM-Quantity Methods for Windows 5 untuk mengetahui luas lahan efektif dan hasil usaha tani yang maksimum. Hasil penelitian pada awal tanam eksisting (Desember I), kebutuhan terpenuhi sebesar 54%. Kebutuhan air terpenuhi terbesar untuk pada alternatif awal tanam Desember II, Januari I, dan Oktober II sebesar 58%. Luas lahan optimum awal tanam eksisting (Desember I) seluas 188,34 ha, intensitas tanam 112,21% dengan pola tanam Padi – Palawija – Bero. Luasan optimum terluas pada Alternatif Awal Tanam Oktober I seluas 288,27 ha, intensitas tanam 172,54% dengan pola tanam Padi – Palawija – Bero. Keuntungan maksimum pada alternatif awal tanam Oktober I sebesar Rp 7.974.924.430,00 (MT I dan MT II), diperoleh peningkatan Rp 2.500.606.170,00 dari keuntungan eksisting dalam satu tahun dengan dua masa tanam.
Analisis Stabilitas Lereng Pada Lahan Pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah Kawasan Inti Pusat Pemerintahan Eko Riyanto Riyanto; Agung Setiawan; Amin Nur Hidayat
Teknika Vol. 20 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/teknika.v20i1.11811

Abstract

Banyaknya lereng pada pembangunan IPAL 1 KIPP IKN menyebabkan adanya potensi longsoran yang membahayakan lingkungan disekitarnya. Faktor yang sering mengakibatkan kelongsoran yaitu pengaruh geometri dan penyusun material tanah lereng tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis stabil atau tidaknya suatu lereng yang ditunjukan dalam bentuk nilai Faktor Keamanan. Penelitian menggunakan dua metode, yaitu metode Bishop Simplified dan metode elemen hingga. Data yang digunakan pada penelitian ini yaitu geometri lereng pada jalan akses lingkar kanan IPAL 1 KIPP IKN dari Sta 0+340 s/d Sta 0+380 dan data penyelidikan tanah dari PT. YODYA selaku konsultan perencananya dengan tinggi lereng 25 m, lebar 20,6 m, nilai kohesi tanah (c) = , berat volume tanah , dan sudut geser tanah . Penelitian ini didapatkan hasil Faktor Keamanan dengan metode Bishop Simplified sebesar 1,7 dan metode elemen hingga sebesar 1,7. Berdasarkan nilai Faktor Keamanan yang disarankan SNI-8460 yaitu 1,5 berarti lereng tersebut aman karena nilai Faktor Keamanan lerengnya lebih besar dari yang disarankan.
Integrasi Pembelajaran Produktif untuk Membangun Karakter dan Jiwa Kewirausahaan di SMK Arif Susanto; Agung Setiawan; Karjiono Karjiono; Beni Nugroho; Satria Pradana
Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora Vol. 4 No. 4 (2024): Desember: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora
Publisher : AMIK Veteran Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/khatulistiwa.v4i4.8742

Abstract

Productive program learning in Vocational High Schools has an important role in developing student competencies, both in technical aspects and in entrepreneurial skills. This study aims to identify an effective learning model for productive programs in Vocational High Schools, which includes teaching materials, learning methods, and evaluation of learning outcomes, with a focus on developing entrepreneurial character among graduates. The method used in this study is Research and Development (R&D) by following the development procedure proposed by Borg and Gall. Data analysis was carried out descriptively, by describing the validity, practicality, and effectiveness of product-based learning models in the fields of technology and engineering, tourism, and business and management. The application of the research and development approach in the fields of technology and engineering, tourism, and business and management allows the development of a learning model for productive programs in SMK that prioritizes three important components. First, learning materials are directed at productive activities such as making goods and services, with an emphasis on developing entrepreneurial character. Second, the learning method uses a task based or project based strategy that encourages active student involvement. Third, evaluation of learning outcomes is carried out through performance assessment techniques that assess not only the final product but also the learning process that is gone through. This kind of learning model is expected to equip students with practical skills and entrepreneurial abilities to support their readiness to face the world of work.