Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

UPAYA POLITIK PENGAKUAN HAK PEKERJA MIGRAN DI TINGKAT DESA UNTUK PERLINDUNGAN PEKERJA MIGRAN YANG INKLUSIF Fifi Kusuma Jayanti; Robi Cahyadi Kurniawan; Tabah Maryanah; Ari Darmastuti
Journal Publicuho Vol. 8 No. 3 (2025): August - October - Journal Publicuho
Publisher : Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35817/publicuho.v8i3.833

Abstract

This research aims to describe the dynamics of citizenship at the local level, focusing on citizen participation, particularly within the context of liberal citizenship dynamics. It advocates for individual rights to migrate to fulfil the rights of migrant workers, by fostering a shared vision within a local migrant labour community at the village level in East Lampung. This phenomenon represents the configuration of citizenship in East Lampung. The study employs a qualitative descriptive approach, utilising methods such as interviews, surveys, focus group discussions (FGDs), and documentation. The results indicate that citizen participation is facilitated through advocacy efforts carried out by SP Sebay Lampung in collaboration with the Komunitas Perempuan Peduli Buruh Migran (KPPBM) Community. These efforts aim to get the rights of migrant workers to receive protection through policies at the village level.
PENINGKATAN KAPABILITAS IMPLEMENTASI SOFT DIPLOMACY BAGI DIASPORA INDONESIA DI KOTA ZAGREB, KROASIA Arie Fitria; Ari Darmastuti; M. Irsyad Fadoli
MADANI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 11 No 2 (2025): MADANI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM UPN Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53834/mdn.v11i2.12541

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) yang dilaksanakan dengan judul “Peningkatan Kapabilitas Implementasi Soft Diplomacy bagi Diaspora Indonesia di Kota Zagreb, Kroasia” bertujuan untuk merespons dinamika dan perkembangan dalam hubungan internasional. Aktor dalam hubungan internasional mengalami pergeseran. Dewasa ini, masyarakat dapat turut aktif dalam kegiatan transnasional. Dalam pendekatan multitrack diplomacy, masyarakat merupakan private citizen yang berpotensi melaksanakan people-to-people diplomacy. Potensi tersebut, terutama, dimiliki oleh diaspora, tak terkecuali, komunitas masyarakat Indonesia (Masindo) di Kota Zagreb, Kroasia. Masindo memiliki kapasitas untuk menjalankan soft diplomacy dalam perannya sebagai agen informal untuk menampilkan citra positif Indonesia dan mempromosikan budaya nusantara di Kroasia. Namun, analisis situasi menunjukkan sebagian besar anggota komunitas masyarakat Indonesia (Masindo) di Kota Zagreb, Kroasia masih belum sepenuhnya memahami posisinya sebagai duta bangsa. Oleh karenanya, perlu dilakukan kegiatan PkM untuk meningkatkan kapabilitas anggota Masindo di Kota Zagreb, Kroasia, agar dapat mendukung pelaksanaan soft diplomacy Indonesia di Kroasia. Maka, PkM dilaksanakan pada tanggal 7 September 2025 di Small hall, Islamski Kulturni Centar melalui pelatihan dan focus group discussion sehingga peserta mendapatkan pemahaman teoritis dan praktik serta sharing experiences bersama pemateri dari Universitas Lampung, KBRI Zagreb, dan Universitas Zagreb. Hasil kegiatan secara umum menunjukkan terjadi peningkatan pemahaman peserta tentang peran diaspora sebagai duta bangsa dalam implementasi soft diplomacy. Secara khusus, tampak hasil kegiatan pengabdian dapat memberikan hasil berupa: (1) peningkatan pemahaman terkait bentuk-bentuk soft diplomacy, (2) peningkatan pemahaman bagi para peserta terkait media untuk implementasi soft diplomacy, serta (3) peningkatan kesadaran para peserta untuk turut aktif dalam pelaksanaan soft diplomacy. Keywords: Masindo, diaspora, soft diplomacy, people-to-people diplomacy, multi track diplomacy
Disrupsi Politik: Peluang dan Tantangan Partai Politik Baru Jelang Pemilu 2024 Fitria Barokah; Tabah Maryanah; Ari Darmastuti; Hertanto Hertanto
Nakhoda: Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 21 No 1 (2022)
Publisher : Laboratorium Jurusan Ilmu Pemerintahan FISIP Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35967/njip.v21i1.273

Abstract

In 2024, there will be a grand election based on the decision of the Indonesian KPU No. 21 of 2022, there are six newcomer parties that have already pocketed a ratification decree from the Legal Entity and the Ministry of Law and Human Rights and are ready to develop a strategy to participate in the contestation. This article discusses the opportunities and challenges of the emergence of new parties faced in the era of disruption by utilizing information technology in facing the 2024 election competition. The writing method uses a literature review and data that will be obtained through literature studies, such as books, scientific journals, websites, and other things. Things that are relevant to the problem under study. The results and analysis in this paper indicate that the presence of a new party in the upcoming 2024 elections will be political years that are on the verge of vulnerability and division, while a powerful strategy to minimize divisions is to instill an internal party democracy system, so that internal conflicts between members in the party does not happen again. Another challenge is that disruption will hijack the role of political parties if political parties are reluctant to follow the flow of disruption. In the era of disruption, the emergence of political parties provides opportunities for mass mobilization during campaigns using social media which is considered more effective and has a broad and equitable reach. In addition, disruption can be used by political parties for party branding strategies. However, the bad impact of this disruption can lead to social media wars between political parties on various social media pages such as the spread of hoax news.
Peningkatan Kapasitas Masyarakat Desa Sabah Balau Untuk Mendukung Pencapaian Sustainable Development Goals Desa Nomor 5: Keterlibatan Perempuan Desa Astiwi Inayah; Ari Darmastuti; Khairunnisa Simbolon
Ragom Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023): Ragom: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Program Studi Hubungan Internasional FISIP UNILA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/ragom.v1i2.11

Abstract

Desa Sabah Balau merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan yang skor Sustainable Development Goals (SDGs) Desanya pada tahun 2022 untuk tujuan nomor 5 (keterlibatan perempuan desa) masih rendah, yaitu 29,47. Ini artinya goals SDGs Desa yang berfokus pada keterlibatan perempuan desa masih rendah dan perlu upaya untuk mendukung pencapaian skor yang lebih tinggi. Untuk itu, diperlukan aktivitas peningkatan kapasitas oleh Tim Pengabdian kepada Masyarakat untuk mendukung pencapaian salah satu tujuan SDGs Desa. Secara umum tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kapasitas masyarakat Desa Sabah Balau khususnya dalam implementasi tujuan SDGs Desa no. 5. Secara khusus, kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk: (1) Desa Sabah Balau memiliki pemahaman terkait median usia kawin pertama perempuan, pentingnya layanan kesehatan dan layanan pendidikan bagi perempuan, (2) Adanya peningkatan pemahaman bagi para peserta terkait pentingnya ruang dan kesempatan bagi keterlibatan perempuan dalam pemerintahan desa, perencanaan dan pelaksanaan pembangunan desa, serta (3) Adanya peningkatan pemahaman terkait desa berkesetaraan gender. Adapun metode kegiatan yang dilakukan mencakup sosialisasi dan penyuluhan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta tentang perlunya keterlibatan atau partisipasi perempuan aktif dalam pemerintahan, perencanaan dan pembangunan desa, perlunya pemerintah desa mendirikan lembaga atau pos pengaduan kekerasan terhadap anak dan perempuan, dan pentingnya program-program pemberdayaan serta pelatihan untuk dilakukan.
Pendidikan Lingkungan di Daerah Wisata Pantai Banding: Kampanye “Bawa Pulang Sampahmu” sebagai Dukungan terhadap SDGs 13 Climate Action Khairunnisa Simbolon; Ari Darmastuti; Astiwi Inayah; Arie Fitria
Ragom Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): Ragom: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Program Studi Hubungan Internasional FISIP UNILA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/ragom.v2i2.22

Abstract

Pendidikan lingkungan menjadi bagian integral dalam menjawab tantangan keberlanjutan di destinasi pariwisata, khususnya di daerah pantai yang rentan terhadap dampak perubahan iklim. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini mengimplementasi kampanye "Bawa Pulang Sampahmu" di Daerah Wisata Pantai Banding sebagai inisiatif pendidikan lingkungan yang mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) ke-13, yaitu Climate Action. Fokus kegiatan ini adalah untuk menyampaikan pesan tentang potensi dampak dari perilaku pengunjung dan masyarakat setempat di daerah wisata ini dalam hal pengelolaan sampah serta melihat peluang kontribusinya terhadap mitigasi perubahan iklim. Daerah Pantai Banding, sebagai destinasi wisata pesisir, menghadapi tantangan serius terkait sampah plastik dan dampaknya terhadap lingkungan laut. Kampanye "Bawa Pulang Sampahmu" diluncurkan sebagai upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan pengunjung terhadap tanggung jawab bersama dalam mengatasi permasalahan sampah. Metodologi kegiatan mencakup survei terhadap pengunjung, wawancara dengan pihak pengelola wisata, serta analisis data perilaku masyarakat sebelum dan sesudah pelaksanaan kampanye