Articles
Pajak Penghasilan Pasal 21 Orang Pribadi Bagi Guru-Guru Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMP N 6 ) Siak Hulu
Siregar, Inova Fitri;
Indarti, Indarti;
Rasyad, Rinayanti
Diklat Review : Jurnal manajemen pendidikan dan pelatihan Vol. 3 No. 1 (2019): Penguatan Pelayanan Publik dan Pendidikan melalui Pengabdian Masyarakat dan Ino
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (334.47 KB)
|
DOI: 10.35446/diklatreview.v3i1.341
Permasalahan yang dialami oleh Guru-Guru Sekolah Menengah Pertama Negeri 6 (SMP N) Siak Hulu adalah ketidaktahuan dan minimnya akses informasi dan sosialisasi bahkan rendahnya kesadaran Wajib Pajak atas kewajiban perpajakannya masih menjadi kendala rendahnya kepatuhan wajib pajak untuk membayar utang pajak. Kemudian ketidakpahaman Guru-Guru Sekolah Menengah Pertama Negeri 6 (SMP N) Siak Hulu dalam perhitungan dari aspek tarif pajak pengahasilan yang dikenakan berbeda oleh masing-masing wajib pajak, pengisian SPT yang wajib dilaporkan atas penghasilan yang mereka terima, dengan adanya kewajiban melapor tersebut, guru-guru lebih memilih untuk menggunakan jasa konsultan perpajakan tanpa mengetahui alasan dari setiap pengahasilan yang mereka terima dipotong setiap periode pajak. Metode yang digunakan adalah pelatihan dan pendampingan dalam perencanaan pajak dan pembukuan. Keberhasilan metode yang diterapkan diukur dengan menggunakan pendekatan proses dan produk melalui metode observasi dan wawancara selama dan setelah kegiatan pelatihan berlangsung. Data yang dikumpulkan adalah absensi peserta dan produk pelatihan dan penyuluhan berupa materi perpajakan dan pembukuan. Kegiatan pelatihan dirancang dalam tiga tahapan yang terdiri dari tahap persiapan, implementasi dan monitoring. Hasil dari pengabdian ini adalah adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman peserta terhadap Pelatihan Pajak Penghasilan Pasal 21 Orang Pribadi Bagi Guru-Guru Pada SMP N 6 Siak Hulu dari hasil evaluasi melalui jawaban post test yang meningkat signifikan dimana 90% sudah mengetahui bagaimana perhitungan Pajak Penghasilan Pasal 21 Orang Pribadi Bagi Guru-Guru Pada SMP N 6 Siak Hulu dan mengetahui manfaatnya, sebelumnya hanya 30% yang mengetahui Pajak Penghasilan Pasal 21 Orang Pribadi Bagi Guru-Guru Pada SMP N 6 Siak Hulu. Bahkan dengan sosialisasi yang dilakukan dengan cara simulasi satu kasus perusahaan maka terjadi optimisme dan antusias peserta terhadap kemampuan pemahaman dan menghitung Pajak Penghasilan Pasal 21 Orang Pribadi Bagi Guru-Guru.
E SPT PPh 21 Bagi Guru-Guru Sekolah Menengah Pertama Negeri 6 (SMP N) Siak Hulu
Siregar, Inova Fitri;
Rasyad, Rinayanti;
Indarti, Indarti
Diklat Review : Jurnal manajemen pendidikan dan pelatihan Vol. 3 No. 2 (2019): Peran Pengabdian Masyarakat dalam Mendorong Inovasi dan Daya Saing SDM
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35446/diklatreview.v3i2.359
Permasalahan yang dialami oleh Guru-Guru Sekolah Menengah Pertama Negeri 6 (SMP N) Siak Hulu adalah ketidaktahuan dan minimnya akses informasi dan sosialisasi bahkan rendahnya kesadaran Wajib Pajak atas kewajiban perpajakannya masih menjadi kendala rendahnya kepatuhan wajib pajak untuk membayar utang pajak. Kemudian ketidakpahaman Guru-Guru Sekolah Menengah Pertama Negeri 6 (SMP N) Siak Hulu dalam pengaplikasian pelaporan E Spt PPh 21 dari aspek tarif pajak pengahasilan yang dikenakan berbeda oleh masing-masing wajib pajak, pengisian SPT yang wajib dilaporkan atas penghasilan yang mereka terima, dengan adanya kewajiban melapor tersebut, guru-guru lebih memilih untuk menggunakan jasa konsultan perpajakan tanpa mengetahui alasan dari setiap pengahasilan yang mereka terima dipotong setiap periode pajak. Metode yang digunakan adalah pelatihan dan pendampingan dalam perencanaan pajak dan pembukuan. Keberhasilan metode yang diterapkan diukur dengan menggunakan pendekatan proses dan produk melalui metode observasi dan wawancara selama dan setelah kegiatan pelatihan berlangsung. Data yang dikumpulkan adalah absensi peserta dan produk pelatihan dan penyuluhan berupa materi perpajakan dan pembukuan. Kegiatan pelatihan dirancang dalam tiga tahapan yang terdiri dari tahap persiapan, implementasi dan monitoring. Hasil kegiatan pengabdian pada masyarakat yang telah dilakukan secara garis besar mencakup beberapa komponen yaitu Ketercapaian target jumlah peserta dapat dilihat dari jumlah peserta yang ditargetkan adalah 30 orang dan pada kenyataannya kegiatan diikuti sebanyak 25 orang sehingga target jumlah peserta hampir telah dapat terpenuhi. Semua peserta dapat mengikuti seluruh proses simulasi dari awal sampai selesai, kegiatan yang dirancang 100% terlaksana, dan kehadiran kesiapan tim Guru 100%. Target penyampaian materi simulasi juga tercapai karena materi dapat disampaikan secara keseluruhan. Dengan demikian maka tujuan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dapat terpenuhi.
Short Course : Peningkatan Pemahaman Aplikasi Komputer Akuntansi Sebagai Media Pembelajaran Bagi Guru Dan Siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Nurul Falah Pekanbaru
Siregar, Inova Fitri;
Rasyad, Rinayanti;
Onasis, Dini
Diklat Review : Jurnal manajemen pendidikan dan pelatihan Vol. 4 No. 1 (2020): Penguatan Pelayanan Publik dan Pendidikan melalui Pengabdian serta Inovasi Berb
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35446/diklatreview.v4i1.445
Kegiatan Pengabdian ini dilakukan di lingkungan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Nurul Falah kota Pekanbaru.kegiatan pengabdian ini merupakan lanjutan dari pengabdian semester sebelumnya. Para peserta terdiri dari para Siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Nurul Falah yang masih belum memahami bagaimana penggunan software Akuntansi untuk melakukan pembukuan atau pelaporan keuangan . Aplikasi Komputer Akuntansi sebagai salah satu alat untuk memudahkan penyajian laporan keuangan . Dengan kondisi permasalahan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Nurul Falah kota Pekanbaru. Pengabdian ini diharapkan dapatn meningkatkan penyajian laporan keuangan yang lebih cepat, tepat dan akurat, dan untuk memudahkan dalam memahami penyajian dalam pelaporan keuangan sesuai dengan yang waktu dan ketentuan yang diberlakukan oleh Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Nurul Falah kota Pekanbaru. Melalui peningkatan Keterampilan penggunaan software Aplikasi Komputer Akuntansi Zahir Accounting dalam meningkatkan kemampuan penyajian laporan keuangan , diharapkan siswa-siswa termotivasi untuk mempelajari dan memahami penggunaan software Aplikasi Komputer Akuntansi dalam menunjang kinerja siswa pada saat bekerja nantinya, kemudian tidak merasa kesulitan jika harus menggunakan software akuntansi dalam kegiatan bisnisnya. Metode Pelaksanaan untuk kegiatan pengabdian ini adalah dengan melakukan sosialisasi bagaimana membuat laporan keuangan sesuai dengan penerapan Akuntansi sesuai dengan standar yang berlaku umum dengan menggunakan software Aplikasi Komputer Akuntansi untuk siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Nurul Falah Pekanbaru yang akan diambil sebanyak lebih kurang 25 Siswa dan 5 orang guru. Hasil kegiatan pengabdian pada masyarakat yang telah dilakukan secara garis besar mencakup beberapa komponen, yaitu keberhasilan target jumlah peserta pelatihan, ketercapaian target materi yang telah direncanakan, ketercapaian tujuan pelatihan dan kemampuan peserta dalam penguasaan materi Ketercapaian target jumlah peserta dapat dilihat dari jumlah peserta yang ditargetkan adalah 30 orang dan pada kenyataannya kegiatan diikuti sebanyak 25 orang sehingga target jumlah peserta hampir telah dapat terpenuhi. Semua peserta dapat mengikuti seluruh proses simulasi dari awal sampai selesai, kegiatan yang dirancang 100% terlaksana, dan kehadiran kesiapan tim Peserta 100%.
Pelatihan Analisis Keuangan Sebagai Upaya Peningkatan Daya Saing Bagi Pelaku Usaha Muda Di Kota Pekanbaru
Siregar, Inova Fitri;
Rasyad, Rinayanti;
Onasis, Dini
Diklat Review : Jurnal manajemen pendidikan dan pelatihan Vol. 5 No. 2 (2021): Penguatan Kompetensi, Pendidikan, dan Pemberdayaan Masyarakat di Era New Normal
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35446/diklatreview.v5i2.614
Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk menglihat bagaimana Para pelaku usaha yang bekerja dari rumah memiliki hambatan utama yakni biaya internet yang mahal dan tidak stabil. Faktor lainnya adalah tetap dirasa perlu interaksi fisik dengan konsumen. Dalam kaitannya dengan cash flow, pendanaan modal eksternal seperti bantuan pemerintah dan pinjaman online menjadi lebih penting bagi para pelaku usaha untuk menghadapi tantangan cash flow. Pada pelaksanaan presurvey peneliti menemukan beberapa pelaku usaha muda tidak mempunyai pemahaman dalam mengatur , mencatat, melaporkan, dan menyajikan cas flow, bahkan pembuatan pendanaan modal dalam bentuk proposal belum memadai sama sekali, dan pada saat wawancara berlangsung pelaku usaha menyatakan pelaporan dan pemahaman ilmu akuntansi dan system informasi akuntansi bukanlah hal yang penting bagi mereka. Metode kegiatan dalam program pengabdian kepada masyarakat ini adalah pelatihan dan pendampingan.Mitra Pengabdian kepada Masyarakat adalah yang masuk dalam usaha kecil menengah dengan pelaku usaha muda dengan jumlah 25 peserta pengabdian. Hasil dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah analisis biaya yang dilakukan oleh peserta pengabdian masih sangat global, tim pengabdian memberikan simulasi untuk tiga jenis usaha yaitu analisis bisnis untuk usaha budidaya lele, penanaman cabe dan pembuatan frame, dari hasil pengabdian ini adalah analisis bisnis dan biaya dengan perhitungan cost volume dan profit serta break even point
Perancangan Sistem Akuntansi dan Pelaporan Keuangan pada Pangkalan Gas di Kecamatan Tampan Kota Pekanbaru
Siregar, Inova Fitri;
Rasyad, Rinayanti;
Onasis, Dini
Diklat Review : Jurnal manajemen pendidikan dan pelatihan Vol. 5 No. 3 (2021): Inovasi Pelatihan, Pemberdayaan, dan Adaptasi Masyarakat pada Masa Pandemi
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35446/diklatreview.v5i3.703
Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk menglihat bagaimana Para pelaku usaha pada pangkalan Gas mencatat keuangan mereka , dimana pencacatan dalam suatu usaha merupakan hal yang paling pokok dalam menjalankan suatu usaha. Faktor lainnya adalah tetap dirasa perlu interaksi fisik dengan konsumen. Dalam kaitannya dengan cash flow, pendanaan modal eksternal seperti bantuan pemerintah dan menjadi lebih penting bagi para pelaku usaha untuk menghadapi tantangan cash flow. Pada pelaksanaan presurvey peneliti menemukan beberapa pelaku usaha muda tidak mempunyai pemahaman dalam mengatur , mencatat, melaporkan, dan menyajikan cas flow, dan pada saat wawancara berlangsung pelaku usaha menyatakan pelaporan dan pemahaman ilmu akuntansi dan system informasi akuntansi bukanlah hal yang penting bagi mereka. Metode kegiatan dalam program pengabdian kepada masyarakat ini adalah pelatihan dan pendampingan. Mitra Pengabdian kepada Masyarakat adalah Usaha Pangkalan Gas dengan Agen Resmi dari PT.Alam Anugrah Sejahtera dan telah mendapatkan izin dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Pekanbaru, terdapat 5 pangkalan gas yang berada di Kecamatan Tampan, yaitu Pangkalan Gas Nurmaria , Pangkalan Gas Pak Idil, Pangkalan Gas Iman , Pangkalan Gas Husin, Pangkalan Gas Hussen. Hasil Pengabdian kepada masyarakat adalah terdapat peserta yang tidak memahami siklus pencatatan akuntansi baik secara manual, akan tetapi mereka mengetahui manfaat dari pencatatan akuntansi
PkM. Pemanfaatan Kulit Nenas Menjadi Pupuk Kompos
Lubis, Nurhayani;
Hardi, Hardi;
Siregar, Inova Fitri;
Maryanti, Sri;
Nofrizal, Nofrizal
Diklat Review : Jurnal manajemen pendidikan dan pelatihan Vol. 6 No. 1 (2022): Penguatan Kapasitas Masyarakat melalui Inovasi Pelayanan, Pendidikan, dan Pembe
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35446/diklatreview.v6i1.809
Nanas merupakan produk pertanian yang sangat diminati oleh masyarakat. Kabupaten Kampar merupakan salah satu sentra nanas di Provinsi Riau. Tingginya potensi perkebunan nanas di Kabupaten Kampar menjadikan nanas sebagai buah primadona di daerah tersebut. Namun, selama ini pemanfaatan nanas hanya untuk daging buahnya saja. Kulit nanas masih dibuang dan menjadi salah satu penyumbang volume sampah di Kabupaten Kampar. Oleh karena itu, tim dari unilak bekerjasama dengan mitra yaitu Bank Sampah Pandau Jaya yang berada di Kabupaten Kampar mencoba mengolah kembali kulit nanas menjadi kompos.
PENINGKATAN PEMAHAMAN PERPAJAKAN PPH ORANG PRIBADI DAN BADAN
Siregar, Inova Fitri;
Rasyad, Rinayanti;
Onasis, Dini
Diklat Review : Jurnal manajemen pendidikan dan pelatihan Vol. 6 No. 3 (2022): Penguatan Kompetensi, Pendidikan, dan Pemberdayaan untuk Mendorong Kemandirian
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35446/diklatreview.v6i3.877
Permasalahan yang dialami oleh staf keuangan adalah ketidaktahuan dan minimnya akses informasi dan sosialisasi bahkan rendahnya kesadaran Wajib Pajak atas kewajiban perpajakannya masih menjadi kendala rendahnya kepatuhan wajib pajak untuk membayar utang pajak. Kemudian ketidakpahaman staf keuangan dalam perhitungan dari aspek tarif pajak pengahasilan yang baru dan berapa dikenakan berbeda oleh masing-masing wajib pajak , pengisian SPT yang wajib dilaporkan atas penghasilan yang mereka terima, dengan adanya kewajiban melapor tersebut. Sebagaimana kita ketahui bahwa pada saat ini DJP banyak menerbitkan SP2DK dalam rangka pemenuhan target penerimaan pajak guna menunjang APBN dalam mengatasi pandemic yang terjadi pada saat ini. Kemudian dengan adanya pemanggilan SP2DK ( Surat Permintaan Penjelasan Data dan Keterangan ) setiap tahun membuat staf keuangan kebingungan apa yang harus mereka lakukan dengan konfirmasi atas surat panggilan tersebut. Apalagi jika SP2DK memuat data dengan perhitungan pajak 5 tahun belakang Metode yang digunakan adalah pelatihan dan pendampingan dalam perencanaan pajak dan pembukuan. Keberhasilan metode yang diterapkan diukur dengan menggunakan pendekatan proses dan produk melalui metode observasi dan wawancara selama dan setelah kegiatan pelatihan berlangsung. Data yang dikumpulkan adalah absensi peserta dan produk pelatihan dan penyuluhan berupa materi perpajakan dan pembukuan. Kegiatan pelatihan dirancang dalam tiga tahapan yang terdiri dari tahap persiapan, implementasi dan monitoring. Hasil dari pengabdian ini adalah adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman peserta terhadap Pelatihan Pajak Penghasilan Pasal 21 Orang Pribadi Bagi staf keuangan dari hasil evaluasi melalui jawaban post test yang meningkat signifikan dimana 90% sudah mengetahui bagaimana perhitungan Pajak Penghasilan Pasal 21 Orang Pribadi dan badan dan mengetahui manf staf keuangan pada waktu sebelum diadakan pelatihan hanya 50% yang mengetahui Pajak Penghasilan Pasal 21 Orang Pribadi dan badan. Bahkan dengan sosialisasi yang dilakukan dengan cara simulasi satu kasus perusahaan maka terjadi optimisme dan antusias peserta terhadap kemampuan pemahaman dan menghitung Pajak Penghasilan Pasal 21 Orang Pribadi dan badan.
PELATIHAN PEMBUATAN F1 EMBIO di BANK SAMPAH GPS PUTRI HIJAU
Lubis, Nurhayani;
Siregar, Inova Fitri;
Hardi, Hardi;
Maryanti, Sri;
Nofrizal, Nofrizal
Diklat Review : Jurnal manajemen pendidikan dan pelatihan Vol. 7 No. 1 (2023): Transformasi Digital, Penguatan Kapasitas, dan Akselerasi Pemberdayaan Masyarak
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35446/diklatreview.v7i1.1234
Indonesia termasuk dalam 4 negara dengan lahan gambut terbesar di dunia. Tetapi, lahan gambut di Indonesia berbeda dengan lahan gambut dari negara lainnya, dimana lahan gambut Indonesia adalah lahan gambut tropik. Lahan gambut tropik adalah lahan gambut yang kurang subur. Hal ini disebabkan oleh lahan gambut di Indonesia terbentuk dari kayu-kayuan, akibatnya lignin yang ada pada lahan gambut tersebut tinggi. Sehingga sulit terurai, sehingga kurang subur yang akibatnya akan sulit dilakukan budidaya tanaman pada lahan gambut tersebut. Biasanya masyarakat melakukan pembakaran untuk menyuburkan tanah gambut. Dimana abu bekas bakaran tersebut diharapkan dapat memberikan kesuburan pada tanah karena mengandung unsur hara. Hal ini tentu saja memberikan banyak dampak negatif, diantaranya efek rumah kaca, turunnya gambut atau terjadi subsiden. Sehingga, jika hal ini dilakukan terus-menerus maka lahan gambut hanya akan menjadi padatan tanah saja yang tidak dapat dimanfaatkan lagi. Oleh karena itu, dilakukan pelatihan F1 Embio sebagai salah satu cara agar lahan gambut tetap bisa dimanfaatkan tanpa proses bakar. Karena F1 Embio dapat melakukan proses penguraian lignin menjadi lebih cepat. Sehingga, lahan gambut dapat terus dimanfaatkan oleh masyarakat untuk jangka waktu yang lama.
PENINGKATAN KEMAMPUAN PENCATATAN LAPORAN KEUANGAN KLINIK
Siregar, Inova Fitri;
Rasyad, Rinayanti;
Onasis, Dini
Jurnal Pengabdian Kompetitif Vol. 2 No. 1 (2023): Strategi Pengabdian Masyarakat untuk Peningkatan Kreativitas, Literasi, dan Kes
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35446/pengabdian_kompetif.v2i1.1449
Tujuan dilakukan pengabdian kepada masyarakat ini adalah Memberikan pemahaman dan keterampilan dalam pencatatan laporan keuangan, kemudian mengetahui dampak jangka Panjang dan jangka pendek yang mitra alami apabila tidak menyajikan laporan keuangan. Metode dilakukan dengan memberikan simulasi dan pemahaman pencatatan berbasis computer akuntansi yaitu Zahir accounting. Hasil dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah Pada kegiatan pembekalan ini peserta sangat antusias mengikuti materi pembekalan terutama untuk materi Menyusun siklus akuntansi dan pencatatan laporan keuangan berbasiskan computer akuntansi yaitu dengan aplikasi Zahir accounting. Jumlah Pertanyaan yang diberikan kepada setiap peserta sebanyak 10 pertanyaan. Kesulitan yang paling mendasar dialami oleh peserta adalah bagaimana mencatat persediaan atas obat obatan, persediaan barang yang akan dijual diapotik, mencatat pengakuan pendapatan atas Tindakan dokter yang penanganan atas Tindakan yang berbeda beda setiap waktunya, kemudian peserta juga belum mengetahui bagaimana perhitungan keuntungan perunit untuk keperluan target yang akan dicapai.
PENGUKURAN ENVIRONMENTAL AUDIT DALAM KONTEKS INDONESIA
Siregar, Inova Fitri;
Rasyad, Rinayanti;
Onasis, Dini
Jurnal Akuntansi Kompetif Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Akuntansi Kompetif (JAK)
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35446/akuntansikompetif.v9i1.2709
The purpose of this study is to determine the criteria that can be used to measure environmental audits from the perspective of greenhouse gas emission reduction, as interpreted in sustainability reporting. This study also examines how environmental audit measurement can be developed, including the application of an empirical research model to establish standards based on investor needs, which will be created to maximize stakeholder needs.The method used in this study is a scientific approach or Grounded Theory. A review of the theories discussed indicates that no similar research exists. In this study, Grounded Theory is applied in several stages. Basic concepts related to environmental audit indicators are obtained from a combination of previous literature, the GHG Protocol, and the Validation and Verification Standard for Funding for Risk Mitigation Actions (DRAM), and are then reinforced with interview data.The results of the study indicate that, although developing new environmental audit procedures is challenging, it is achievable. To overcome this difficulty, this study creates a draft audit procedure based on project results, intended to be easily adapted for practical application. To achieve successful GHG emission reduction, i.e. every organization practices environmental audits and every company is required to calculate GHG emissions as a legal requirement, GHG emission reporting and risk mitigation should not be expensive, time-consuming, or resource-intensive to prepare.