Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

STRATEGI PEMBINAAN AKHLAKUL KARIMAH MELALUI KEGIATAN EKSTRAKURIKULER PADA SISWA KELAS IV B MIN TOLOBALI KOTA BIMA Aryulianti Aryulianti; Sukrin Sukrin; Abdussahid Abdussahid; Nurdiniawati Nurdiniawati
eL-Muhbib: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Dasar Vol 5 No 2 (2021): Desember
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/el-muhbib.v5i2.722

Abstract

Pendidikan guru madrasah ibtidaiyah (PGMI) adalah program studi yang dibentuk dari kepedulian Fakultas Tarbiyah dalam meningkatkan mutu guru MI. PGMI bertujuan untuk menghasilkan calon-calon guru kelas di MI yang memiliki kompetensi peadagogik, kepribadian, professional, dan sosial. Pendidikan guru madrasah ibtidaiyah bertujuan untuk mengembangkan aspek spiritual siswa dengan bimbingan-bimbingan dan arahan yang akan selalu mengokohkan akhlakul karimah siswa. Tipe penelitian yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Masalah dalam penelitian ini ada dua; pertama, bagimana bentuk pembinaan akhlakul karimah melalui kegiatan ekstrakurikuler sehingga mampu memanimalisir permasalahan yang terjadi pada siswa. Kedua, apa faktor penghambat yang mempengaruhi pembinaan akhlakul karimah dalam diri siswa melalui kegiatan ekstrakurikuler yang telah dikembangkan oleh sekolah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Pembinaan Akhlakul Karimah Melalui Kegiatan Ekstrakurikuler Pada Siswa Kelas IV B MIN Tolobali Kota Bima, yaitu: bentuk pembinaan yang dilakukan, kegiatan ekstrakurikuler yang dijalankan, dan presentase perubahan perilaku siswa sesudah kegiatan dilaksanakan.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MAHARAH KALAM DAN KITABAH PADA MAHASISWA PRODI PBA FAKULTAS TARBIYAH IAI MUHAMMADIYAH BIMA Nurlaila Nulaila; Nurdiniawati Nurdiniawati; St. Amnah
Taroa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 1 (2022): Januari
Publisher : LPPM IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (422.88 KB) | DOI: 10.52266/taroa.v1i1.739

Abstract

Keberadaan lingkungan berbahasa Arab menjadi sangat penting karena selalu hadir, melengkapi, memberi nuansa dan konteks pembelajaran bahasa Arab itu sendiri. Jika lingkungan tempat pembelajaran bahasa Arab itu kondusif, niscaya proses pembelajaran juga berlangsung kondusif. Pada hakikatnya lingkungan merupakan sumber belajar yang bersifat alami. Seseorang dapat mengetahui dan mempelajari tentang berbagai hal melalui lingkungan. seperti tentang bahasa, alam, keterampilan, kesenian, kesehatan dan sebagainya. Lingkungan ada yang namanya lingkungan formal dan ada juga yang namanya lingkungan informal. Yang di maksud dengan lingkungan formal ialah salah satu lingkungan belajar yang memfokuskan pada penguasaan secara sadar terhadap kaidah atau aturan bahasa target. Sedangkan lingkungan informal ialah yang memfokuskan pada proses penguasaan bahasa secara alami melalui pikiran bawah sadar dengan cara bekomunikasi langsung dengan orang-orang yang menggunakan bahasa tersebut. Ada empat maharoh yang sangat dibutuhkan dalam membentuk bi’ah lughawiyah di antaranya maharah kalam dan maharah kitabah. Denga demikian dalam belajara Bahasa Arab, maka posisi menikatkan kemampuan pada aspek maharoh kalam (berbicara) sangat penting dalam membentuk bi’ah lughawiyah begitu juga dengan maharah kitabah khusus bgai para mahasiswa Prodi PBA Fakultas Tarbiah IAI Muhammadiyah Bima.
PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI DALAM PERSPEKTIF RICHARD I. ARENDS DAN KILCHER : KONSEP, STRATEGI, DAN OPTIMALISASI POTENSI BELAJAR SISWA Mei Indra Jayanti; Umar Umar; Nurdiniawati Nurdiniawati; Khairul Amar
eL-Muhbib jurnal pemikiran dan penelitian pendidikan dasar Vol 6 No 2 (2022): Desember
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/el-muhbib.v6i2.1215

Abstract

Pembelajaran berdiferensiasi memungkinkan bagi para guru dapat menerapkan pendekatan inkulsif selam proses kegiatan pembelajaran khsusunya di kelas umum. Oleh karena itu, para guru perlu untuk mengidentifikasi strategi pembelajaran yang secara efektif dapat mengakomodasi keragaman kelas. Pelaksanaan pembelajaran berdiferensiasi secara efektif sangat ditentukan dari sejumlah faktor pendukung diantaranya perencanaan diferensiasi, mengelola kelas yang dibedakan, penilaian di kelas diferensiasi, adanya peran guru dan siswa, dan lingkungan kelas yang berbeda menjadi bagian penting dalam kegiatan pembelajaran berdiferensiasi. Strategi instruksional yang mendukung model pembelajaran diferensiasi dapat dilakukan dengan beragama cara yang dapat diadopsi oleh para guru dinataranya; atur tutor sejawat dan gunakan mentor dan pakar, menyediakan konten dalam berbagai format dan tingkat kesulitan, mengatur pembelajaran kelas dan pusat minat, dan gunakan pembelajaran kooperatif dan berbasis masalah
STRATEGI PEMBINAAN AKHLAKUL KARIMAH MELALUI KEGIATAN EKSTRAKURIKULER PADA SISWA KELAS IV B MIN TOLOBALI KOTA BIMA Aryulianti Aryulianti; Sukrin Sukrin; Abdussahid Abdussahid; Nurdiniawati Nurdiniawati
eL-Muhbib jurnal pemikiran dan penelitian pendidikan dasar Vol. 5 No. 2 (2021): Desember
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/el-muhbib.v5i2.722

Abstract

Pendidikan guru madrasah ibtidaiyah (PGMI) adalah program studi yang dibentuk dari kepedulian Fakultas Tarbiyah dalam meningkatkan mutu guru MI. PGMI bertujuan untuk menghasilkan calon-calon guru kelas di MI yang memiliki kompetensi peadagogik, kepribadian, professional, dan sosial. Pendidikan guru madrasah ibtidaiyah bertujuan untuk mengembangkan aspek spiritual siswa dengan bimbingan-bimbingan dan arahan yang akan selalu mengokohkan akhlakul karimah siswa. Tipe penelitian yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Masalah dalam penelitian ini ada dua; pertama, bagimana bentuk pembinaan akhlakul karimah melalui kegiatan ekstrakurikuler sehingga mampu memanimalisir permasalahan yang terjadi pada siswa. Kedua, apa faktor penghambat yang mempengaruhi pembinaan akhlakul karimah dalam diri siswa melalui kegiatan ekstrakurikuler yang telah dikembangkan oleh sekolah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Pembinaan Akhlakul Karimah Melalui Kegiatan Ekstrakurikuler Pada Siswa Kelas IV B MIN Tolobali Kota Bima, yaitu: bentuk pembinaan yang dilakukan, kegiatan ekstrakurikuler yang dijalankan, dan presentase perubahan perilaku siswa sesudah kegiatan dilaksanakan.
PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI DALAM PERSPEKTIF RICHARD I. ARENDS DAN KILCHER : KONSEP, STRATEGI, DAN OPTIMALISASI POTENSI BELAJAR SISWA Mei Indra Jayanti; Umar Umar; Nurdiniawati Nurdiniawati; Khairul Amar
eL-Muhbib jurnal pemikiran dan penelitian pendidikan dasar Vol. 6 No. 2 (2022): Desember
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/el-muhbib.v6i2.1215

Abstract

Pembelajaran berdiferensiasi memungkinkan bagi para guru dapat menerapkan pendekatan inkulsif selam proses kegiatan pembelajaran khsusunya di kelas umum. Oleh karena itu, para guru perlu untuk mengidentifikasi strategi pembelajaran yang secara efektif dapat mengakomodasi keragaman kelas. Pelaksanaan pembelajaran berdiferensiasi secara efektif sangat ditentukan dari sejumlah faktor pendukung diantaranya perencanaan diferensiasi, mengelola kelas yang dibedakan, penilaian di kelas diferensiasi, adanya peran guru dan siswa, dan lingkungan kelas yang berbeda menjadi bagian penting dalam kegiatan pembelajaran berdiferensiasi. Strategi instruksional yang mendukung model pembelajaran diferensiasi dapat dilakukan dengan beragama cara yang dapat diadopsi oleh para guru dinataranya; atur tutor sejawat dan gunakan mentor dan pakar, menyediakan konten dalam berbagai format dan tingkat kesulitan, mengatur pembelajaran kelas dan pusat minat, dan gunakan pembelajaran kooperatif dan berbasis masalah
ANALLISIS FAKTOR PENGHAMBAT MINAT BELAJAR BAHASA ARAB SISWA MA MUHAMMADIYAH BIMA Anwar Sadat; Nurdiniawati Nurdiniawati; Idris Idris; Nur Hasan
Al-Af'idah: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab dan Pengajarannya Vol. 8 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa Arab Fakultas Tarbiyah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/al-afidah.v8i1.3179

Abstract

Minat belajar merupakan bagian terpenting dalam keberhasilan belajar siswa. Sehingga penelitian ini mengkaji penghambat minat belajar bahasa arab siswa di MA Muhammadiyah Kota Bima. Metode penelitian kualitatif dengan sumber data dari kepala sekolah, guru dan siswa. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat belajar bahasa Arab siswa di MA Muhammadiyah Kota Bima rendah. Faktor-faktor yang mempengaruhinya meliputi faktor internal (motivasi dan bahasa) dan faktor eksternal (metode pembelajaran, media pembelajaran, sekolah, dan pra sarana). Dengan solusi meningkatkan minat belajar bahasa Arab siswa di MA Muhammadiyah Kota Bima adalah dengan: (1) meningkatkan motivasi siswa, (2) menggunakan metode pembelajaran yang menarik, (3) menyediakan media pembelajaran yang variatif, (4) memperbaiki sarana dan prasarana sekolah, dan (5) memberikan dukungan dari pihak sekolah dan keluarga.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MAHARAH KALAM DAN KITABAH PADA MAHASISWA PRODI PBA FAKULTAS TARBIYAH IAI MUHAMMADIYAH BIMA Nurlaila Nulaila; Nurdiniawati Nurdiniawati; St. Amnah
Taroa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2022): Januari
Publisher : LPPM IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/taroa.v1i1.739

Abstract

Keberadaan lingkungan berbahasa Arab menjadi sangat penting karena selalu hadir, melengkapi, memberi nuansa dan konteks pembelajaran bahasa Arab itu sendiri. Jika lingkungan tempat pembelajaran bahasa Arab itu kondusif, niscaya proses pembelajaran juga berlangsung kondusif. Pada hakikatnya lingkungan merupakan sumber belajar yang bersifat alami. Seseorang dapat mengetahui dan mempelajari tentang berbagai hal melalui lingkungan. seperti tentang bahasa, alam, keterampilan, kesenian, kesehatan dan sebagainya. Lingkungan ada yang namanya lingkungan formal dan ada juga yang namanya lingkungan informal. Yang di maksud dengan lingkungan formal ialah salah satu lingkungan belajar yang memfokuskan pada penguasaan secara sadar terhadap kaidah atau aturan bahasa target. Sedangkan lingkungan informal ialah yang memfokuskan pada proses penguasaan bahasa secara alami melalui pikiran bawah sadar dengan cara bekomunikasi langsung dengan orang-orang yang menggunakan bahasa tersebut. Ada empat maharoh yang sangat dibutuhkan dalam membentuk bi’ah lughawiyah di antaranya maharah kalam dan maharah kitabah. Denga demikian dalam belajara Bahasa Arab, maka posisi menikatkan kemampuan pada aspek maharoh kalam (berbicara) sangat penting dalam membentuk bi’ah lughawiyah begitu juga dengan maharah kitabah khusus bgai para mahasiswa Prodi PBA Fakultas Tarbiah IAI Muhammadiyah Bima.
PENDAMPINGAN DAN PERAN TPQ UNTUK MENINGKATKAN BACA AL-QUR’AN DI DUSUN SORO BALI DESA KARAMPI Nasaruddin Nasaruddin; Ilham Ilham; Nurdiniawati Nurdiniawati; Alimudin Alimudin
Taroa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2024): Januari
Publisher : LPPM IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/taroa.v3i1.2522

Abstract

Pengabdian ini membahas tentang pendampingan dan peran Taman Pendidikan Al-Quran (TPQ) dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Quran. Pengabdian ini melibatkan partisipasi aktif dosen dan mahasiswa dalam memberikan pendampingan intensif kepada peserta didik dalam konteks pembelajaran Al-Quran. Metode pendampingan berfokus pada personalisasi pembelajaran, pendampingan intensif, pemanfaatan teknologi, motivasi, dan pengembangan keterampilan. Dalam konteks pengabdian masyarakat, TPQ mengaplikasikan metode interaktif, multimedia, proyek kolaboratif, dan penerapan praktis untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran Al-Quran, metode pengajaran yang inovatif dan personalisasi pembelajaran di TPQ berperan penting dalam memotivasi peserta didik untuk lebih rajin dan terampil dalam membaca Al-Quran. Hasil menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam kemampuan membaca Al-Quran serta peningkatan minat dan dedikasi peserta didik terhadap pembelajaran agama. Kolaborasi antara TPQ dan peserta didik mendorong pengembangan spiritual dan keterampilan membaca Al-Quran yang lebih baik, dan memberikan wawasan penting bagi penerapan strategi pendampingan yang holistik dan berdampak positif dalam meningkatkan pembacaan Al-Quran di kalangan masyarakat Dusu Sorobali Desa Karampi Kec. Langgudu.
PEMANFAATAN ALAT PERAGA AUGMENTED REALITY (AR) MENGGUNAKAN ASSEMBLER EDU BAGI ANAK SPIRIT NABAWIYAH COMUNITI (SNC) Syahru Ramadhan; Mutiara Mutiara; Nunung Karlina; Lutia Rahmah; Lusiana Lusiana; Nurnabila Nurnabila; Nurdiniawati Nurdiniawati
Taroa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024): Juli
Publisher : LPPM IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/taroa.v3i2.2834

Abstract

Untuk meningkatkan kemampuan peserta didik seorang guru harus memililiki kreatifitas terutama dalam menciptakan proses pembelajaran yang sesuai eranya. Namun, dengan proses pembelajaran yang saat ini masih kurang khususnya pada zaman sekarang mengakibatkan pembelajaran kurang menyenangkan. Kurangnya Kemampuan guru dalam memanfaatkan teknologi sebagai media pembelajaran merupakan merupakan persoalan utama baik pendidik maupun peserta didik di Kel. Kolo Kota Bima. Adapun masalah yang diidentifikasi oleh peneliti yaitu Pendidik dan peserta didik belum tahu tentang penggunaan aplikasi Assemblr EDU, dan juga kurangnya pengetahuan guru terhadap teknologi serta media pembelajaran. Fokus pengabdian yaitu Mengembangkan media pembelajaran yang menarik bagi peserta didik, penggunaan aplikasi, dan pemanfaatan aplikasi. Tujuan utama adalah Agar para pendidik dan peserta didik mampu mengetahui serta menerapkan alat peraga berbasis Augmented Reality menggunakan Assemblr EDU kepada peserta didik, pendidik lebih kreatif serta tidak monoton dalam penyampaikan pembelajaran kepada peserta didik. Manfaat Pengabdian Memberikan dan menambah keilmuan dalam penggunaan serta pemanfaatan media pembelajaran dalam bentuk aplikasi Assemblr EDU sebagai salah satu media ajar yang bagus digunakan, memotivasi serta menambah wawasan para pendidik dalam pemilihan media pembelajaran bagi peserta didik.