Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK DAUN KELOR TERHADAP Pseudomonas auroginosa Erma Yunita; Dheanissa Galuh Permatasari; Deni Lestari
Jurnal Ilmiah Farmako Bahari Vol 11, No 2 (2020): Jurnal Ilmiah Farmako Bahari
Publisher : Fakultas MIPA Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jfb.v11i2.886

Abstract

Daun kelor merupakan tanaman yang memiliki banyak manfaat dibidang kesehatan. Beberapa diantaranya menyebutkan bahwa daun kelor memiliki aktivitas sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak daun kelor (Moringa oleifera Lam) terhadap bakteri P. aeruginosa. Kelompok uji terdiri dari 5 kelompok perlakukan variasi konsentrasi ekstrak daun kelor 2%, 4%, 6%, 8% dan 10%, kelompok kontrol positif, dan kontrol negatif. Uji aktivitas antibakteri dilakukan secara metode difusi sumuran. Inkubasi dilakukan pada suhu 37˚C selama 24 jam. Pengamatan dilakukan dengan mengukur diameter zona hambat. Hasil uji aktivitas antibakteri ekstrak daun kelor terhadap bakteri P. aeruginosa menunjukkan adanya zona hambat pada konsentrasi ≥4%. Nilai zona hambat tertinggi diperoleh pada konsentrasi 10% dengan rata-rata diameter zona hambat 19,60±0,67 mm. Hasil skrining fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak daun kelor mengandung flavonoid, saponin, terpenoid dan tanin. Berdasarkan hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa ekstrak daun kelor memiliki aktivitas sebagai antibakteri terhadap bakteri P. aeruginosa. Zona hambat yang terbentuk semakin besar seiring dengan peningkatan konsentrasi ekstrak. Kata kunci: Antibakteri, Moringa oleifera, Pseudomonas aeruginosa
Free Radical Scavenging Activity of 2,2-diphenyl-1-picrylhydrazil from Ethanolic Extract of Salam Leaves (Syzygium polyanthum) Erma Yunita; Andi Wijaya
Jurnal Farmasi Ma Chung: Sains, Teknologi, dan Klinis Komunitas Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Farmasi Ma Chung: Sains, Teknologi, dan Klinis Komunitas
Publisher : Program Studi Farmasi, Universitas Ma Chung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33479/jfmc.v4i1.119

Abstract

Syzygium polyanthum (Salam) leaves are widely utilized as both a culinary spice and a traditional medicinal plant in Indonesia. They are rich in phenolic compounds, which are known to exhibit potent antioxidant properties. This study aimed to quantitatively evaluate the in vitro antioxidant activity of the ethanolic extract of S. polyanthum leaves. The antioxidant capacity was determined using the 2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl (DPPH) free radical scavenging assay via visible spectrophotometry. The extract was tested at concentrations ranging from 12.5 to 200 ppm, with ascorbic acid serving as the positive control. The median inhibitory concentration (IC50) was calculated using linear regression analysis. The DPPH radical exhibited a maximum absorption wavelength (lmax) at 517.8 nm. The ethanolic extract of S. polyanthum leaves demonstrated a concentration-dependent radical scavenging activity, achieving 95.27 ± 0.17 % inhibition at 200 ppm. The calculated IC50 value for the extract was 36.37 ± 6.02 ppm, whereas the ascorbic acid standard exhibited an IC50 of 1.36 ± 0.08 ppm. According to the standard antioxidant potency classification, the ethanolic extract of S. polyanthum leaves falls into the "very strong" antioxidant category (IC50 < 50 ppm). These findings suggest that S. polyanthum leaves represent a highly promising natural source for the development of functional antioxidant products.