Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search
Journal : Nerspedia

TERAPI MUSIK TERHADAP KECEMASAN ORANG TUA AKIBAT PENYAKIT KEJANG DEMAM ANAK (Studi Penelitian Di RSUD Ratu Zalecha Martapura) Fitria Puspasari; Eka Santi; Emmelia Astika F.D.
Nerspedia Vol. 1 No. 1 (2019): Nerspedia
Publisher : School of Nursing, Faculty of Medicine and Health Science, Lambung Mangkurat University.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Serangan kejang saat anak demam menyebabkan kecemasan pada orang tua. Terapi musik dapat mengurangi kecemasan dengan memberikan efek ketenangan sehingga orang tua mampu memaksimalkan perawatan pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi musik terhadap kecemasan orang tua akibat penyakit kejang demam pada anak di RSUD Ratu Zalecha Martapura. Penelitian dilakukan dengan metode pra eksperimen dengan one grup pretest-posttest design pada 15 responden. Hasil penelitian menunjukkan kecemasan orang tua akibat penyakit kejang demam pada anak sebelum diberikan terapi musik mengalami kecemasan dengan nilai rata-rata 23,30 (SD± 5,361) dan setelah diberikan terapi musik mengalami penurunan kecemasan dengan nilai rata-rata 13,60 (SD± 3,641). Terdapat pengaruh terapi musik terhadap kecemasan orang tua akibat penyakit kejang demam pada anak di RSUD Ratu Zalecha Martapura dengan p-value=0,000. Terapi musik dengan nada lembut mengurangi kecemasan orang tua karena menstimulasi gelombang alfa di otak, mengurangi hormon kortisol dan melepaskan endorphin yang menimbulkan ketenangan.
Hubungan Pola Asuh Orang Tua Dengan Kemandirian Personal Hygiene Anak Prasekolah (Usia 4-6 Tahun) Mutia Santi; Eka Santi; Emmelia Astika F. Damayanti
Nerspedia Vol. 5 No. 1 (2023): Nerspedia
Publisher : School of Nursing, Faculty of Medicine and Health Science, Lambung Mangkurat University.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

  Pola asuh merupakan gambaran yang digunakan orang tua untuk mengasuh, merawat mendidik serta menjaga anak. Bila orang tua mengaplikasikan pola asuh tepat terhadap anaknya, maka dapat mempengaruhi tingkat kemandirian anak terutama kemandirian dalam personal Hygiene. Personal hygiene yaitu upaya yang dilakukan seseorang untuk menjaga kebersihan pribadinya agar terhindar dari berbagai penyakit. Penelitian ini bertujuan yaitu untuk mengetahui apakah terdapat hubungan pola asuh orang tua dengan kemandirian personal hygiene anak prasekolah (usia 4-6 tahun) di PAUD Mustika Cempaka Banjarbaru. 
EFEKTIVITAS METODE PRAKTIK DAN BERNYANYI TERHADAP KETERAMPILAN CUCI TANGAN BERSIH PADA ANAK RETARDASI MENTAL SEDANG (Studi Eksperimental di SDLB Negeri Sungai Paring Martapura) Dahlia Dahlia; Eka Santi; Kurnia Rachmawati
Nerspedia Vol. 1 No. 1 (2019): Nerspedia
Publisher : School of Nursing, Faculty of Medicine and Health Science, Lambung Mangkurat University.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterampilan cuci tangan adalah langkah awal mencegah tertularnya penyakit. Cuci tangan bagi anak retardasi mental sulit dilakukan karena keterbatasan berpikir mereka. Salah satu cara menumbuhkan semangat belajar menggunakan metode praktik dan bernyanyi. Tujuannya untuk menganalisis pengaruh metode praktik dan bernyanyi terhadap keterampilan cuci tangan bersih anak retardasi mental sedang di SDLB Negeri Sungai Paring Martapura. Desain penelitian yang digunakan adalah pra eksperimen menggunakan rancangan one group pretest posttest design. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling dengan sampel 17 anak retardasi mental sedang. Lembar observasi menggunakan 6 langkah cuci tangan dari NHSGGC. Data dianalisis dengan Wilcoxon Signed Rank Test didapatkan ada pengaruh metode praktik dan bernyanyi terhadap keterampilan cuci tangan bersih pada anak dengan retardasi mental sedang (p-value 0,000). Metode praktik dan bernyanyi lebih menyenangkan bagi anak tersebut sehingga lebih cepat mengingat 6 langkah cuci tangan.
METODE DEMONSTRASI, BOOKLET, DAN VIDEO TERHADAP PERILAKU IBU MELAKUKAN PIJAT BAYI Pravella Melinda; Eka Santi; Emmelia Astika F.D.
Nerspedia Vol. 1 No. 1 (2019): Nerspedia
Publisher : School of Nursing, Faculty of Medicine and Health Science, Lambung Mangkurat University.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa bayi merupakan periode penting dalam tumbuh kembang anak. Stimulus atau rangsangan diberikan melalui pijat bayi yang memberikan efek meningkatkan berat badan. Salah satu cara untuk menyampaikan informasi kesehatan mengenai pijat bayi kepada masyarakat bisa diberikan melaui pendidikan kesehatan dengan cara demonstrasi, pemberian media booklet serta pemutaran video. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh metode demonstrasi, booklet dan video terhadap perilaku ibu melakukan pijat bayi. Desain penelitian ini adalah pra experiment dengan rancangan one group pre-post test. Sampel penelitian berjumlah 32 orang diambil dengan teknik purposive sampling. Analisis penelitian menggunakan uji non parametrik Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh pemberian metode demonstrasi, booklet, dan video terhadap perilaku ibu melakukan pijat bayi dengan p-value 0,000. Penggunaan demonstrasi, booklet, dan video dalam pelaksanaan pendidikan kesehatan melibatkan banyak panca indera meliputi visual, audio dan audiovisual sehingga proses penerimaan informasi dan pembelajaran lebih mudah dipahami.
PERAN ORANG TUA DENGAN KEBERHASILAN TOILET TRAINING ANAK USIA TODDLER Aulia Rachmah; Eka Santi; Kurnia Rachmawati
Nerspedia Vol. 1 No. 1 (2019): Nerspedia
Publisher : School of Nursing, Faculty of Medicine and Health Science, Lambung Mangkurat University.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Toilet training adalah langkah penting menuju otonomi dan pengendalian diri pada anak usia toddler. Salah satu peran orang tua membentuk kemandirian pada anak dengan melakukan toilet training. Kegagalan saat toilet training dapat menimbulkan kebiasaan seperti mengompol, eneuresis dan ISK. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara peran orang tua dengan keberhasilan toilet training pada anak usia toddler di TPA Kelurahan Guntung Paikat Banjarbaru. Desain penelitian ini adalah cross sectional dengan uji Spearman. Sampel sebanyak 30 responden dengan purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner peran orang tua dan keberhasilan toilet training. Hasil analisis menunjukkan nilai signifikan p= 0,000 < 0,05 r=0,492 sehingga H0 ditolak, artinya ada hubungan antara peran orang tua dan keberhasilan toilet training pada anak usia toddler. Hal ini menunjukan bahwa semakin mendukungnya peran orang tua maka semakin tinggi pula tingkat keberhasilan yang di capai anak
TINGKAT PENGETAHUAN ORANG TUA DENGAN KEJADIAN DEMAM TIFOID PADA ANAK DI RSUD RATU ZALECHA MARTAPURA Norjannah Norjannah; Eka Santi; Rismia Agustina
Nerspedia Vol. 1 No. 1 (2019): Nerspedia
Publisher : School of Nursing, Faculty of Medicine and Health Science, Lambung Mangkurat University.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Demam tifoid disebabkan oleh Salmonella typhosa dan faktor predisposisi yang mengakibatkan tingginya kasus demam tifoid salah satunya adalah pengetahuan orang tua. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan orang tua dengan kejadian demam tifoid anak di RSUD Ratu Zalecha Martapura. Penelitian analitik observasional dengan desain pendekatan cross sectional, responden penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling berjumlah 56 orang. Tingkat pengetahuan orang tua pasien tentang demam tifoid di ruang anak pengetahuan kurang 23 responden (41,1%), cukup 22 responden (39,3%), baik11 responden (19,6%). Kejadian demam tifoid di ruang anak kejadian demam tifoid berulang 29 orang (51,8%), tidak berulang 27 orang (48,2%). Hasil analisis uji chi square menunjukkan nilai p=0,001,p<α (0,05) terdapat hubungan tingkat pengetahuan orang tua dengan kejadian demam tifoid. Tingkat pengetahuan kurang mempunyai peluang lebih besar menderita demam tifoid anak dibandingkan orang yang memiliki tingkat pengetahuan baik menangani demam tifoid.
PENDIDIKAN KESEHATAN: DEMOSNTRASI TERHADAP PERILAKU SISWA DALAM MEMBUANG SAMPAH PADA TEMPATNYA Miftahul Jannah; Eka Santi; Kurnia Rachmawati
Nerspedia Vol. 1 No. 2 (2019): Nerspedia
Publisher : School of Nursing, Faculty of Medicine and Health Science, Lambung Mangkurat University.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurangnya perilaku dalam membuang sampah pada tempatnya dapat menyebabkan meningkatnya kejadian penyakit. Upaya untuk meningkatkan perilaku tersebut yaitu dengan cara pendidikan kesehatan: demonstrasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan: demonstrasi terhadap perilaku siswa dalam membuang sampah pada tempatnya di SDN 2 Guntung Manggis. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Quasi Experiment Design dengan jenis rancangan pretest-posttest dengan kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Sampel sebanyak 40 responden. Teknik pengambilan sampel adalah simple random sampling. Instrumen yang digunakan berupa lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya pengaruh pendidikan kesehatan: demonstrasi terhadap perilaku siswa dalam membuang sampah pada tempatnya dengan p value=0,00. Metode ini dapat disarankan sebagai salah satu metode pendidikan kesehatan untuk mengubah suatu perilaku.
HUBUNGAN ANTARA TINGKAT STRES AKADEMIK DENGAN KEJADIAN DISMENORE PRIMER PADA REMAJA PUTRI DI SMP DARUL HIJRAH PUTRI MARTAPURA Wuri Wulandari; Eka Santi; Emmelia Astika F.D.
Nerspedia Vol. 1 No. 2 (2019): Nerspedia
Publisher : School of Nursing, Faculty of Medicine and Health Science, Lambung Mangkurat University.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Remaja putri akan mengalami perubahan fisik yaitu menstruasi. Masalah menstruasi yang sering dialami adalah dismenore yang salah satunya dipengaruhi oleh stres akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat stres akademik dengan kejadian dismenore primer pada remaja putri di SMP Darul Hijrah Putri Martapura. Desain penelitian ini menggunakan deskriptif korelasi dengan pendekatan Cross sectional. Jumlah sampel penelitian sebanyak 80 remaja putri yang sudah mengalami menstruasi dan diambil menggunakan teknik stratified random sampling. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner kejadian dismenore primer dan kuesioner Educational Stress Scale Adolescent (ESSA) untuk menilai tingkat stres akademik. Hasil analisis dengan Chi-square, didapatkan bahwa tidak ada hubungan antara tingkat stres akademik dengan kejadian dismenore primer pada remaja putri di SMP Darul Hijrah Putri Martapura (p=1,000). Hal ini menunjukkan ada beberapa faktor yang memengaruhi kejadian dismenore primer, sehingga faktor stres tidak dapat menjadi faktor tunggal penyebab terjadinya dismenore pada remaja putri.
DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KUALITAS HIDUP ANAK PENDERITA THALASEMIA DI RUANG ANAK Muriati; Eka Santi; Emmelia Astika F.D.
Nerspedia Vol. 2 No. 1 (2020): Nerspedia
Publisher : School of Nursing, Faculty of Medicine and Health Science, Lambung Mangkurat University.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Thalasemia merupakan salah satu penyakit kronis yang dapat mempengaruhi kualitas hidup penderitanya. Dukungan keluarga menjadi salah satu faktor dari kualitas hidup anak tentang status kesehatan dengan penyakit kronik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kualitas hidup anak penderita thalasemia di ruang anak. Penelitian deskritif analitik dengan desain pendekatan cross sectional dengan jumlah sampel 30 orang menggunakan teknik accidental sampling. Instrumen yang digunakan penelitian ini yaitu kuesioner dukungan keluarga dan kualitas hidup anak PedsQL. Hasil penelitian menunjukkan dukungan keluarga yang baik sebanyak 14 orang (46,7%). Kualitas hidup anak yang tidak terganggu sebanyak 24 orang (80%). Analisis data menggunakan uji chi square test didapatkan nilai p value 0,029 (p˂0,05), terdapat hubungan dukungan keluarga dengan kualitas hidup anak penderita thalasemia di ruang anak.Kepada orang tua disarankan hendaknya memahami dan memenuhi fungsi-fungsi dari kualitas hidup anak dengan tepat sesuai kebutuhan anak.
INISIASI MENYUSU DINI (IMD) DENGAN KEJADIAN IKTERUS NEONATORUM FISIOLOGIS Nunung Utri Wantini; Eka Santi; Emmelia Astika Fitri Damayanti
Nerspedia Vol. 2 No. 1 (2020): Nerspedia
Publisher : School of Nursing, Faculty of Medicine and Health Science, Lambung Mangkurat University.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ikterus ialah gambaran klinis pada mukosa dan kulit yang berwarna dikarenakan adanya deposisi produk akhir katabolisme heme yakni bilirubin. Penanganan primer ikterus yang direkomendasikan salah satunya adalah inisiasi menyusu dini (IMD). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan inisiasi menyusu dini (IMD) dengan kejadian ikterus neonatorum fisiologis di RSUD Brigjend H. Hassan Basry Kandangan. Penelitian observasional analitik dengan menggunakan desain pendekatan kohort prospektif. Pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling berjumlah 30 orang. Hasil penelitian menunjukkan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) yang diberikan IMD sebanyak 18 orang (60%). Kejadian ikterus neonatorum fisiologis yang tidak mengalami ikterus neonatorum fisiologis sebanyak 18 orang (70%). Analisis data memakai uji fisher’s exact test diperoleh nilai p value 0,002 (p˂0,05), terdapat hubungan inisiasi menyusu dini (IMD) dengan kejadian ikterus neonatorum fisiologis di RSUD Brigjend H. Hassan Basry Kandangan. Inisiasi Menyusu Dini (IMD) mempengaruhi terhadap kejadian ikterus neonatorum fisiologis.