Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Hubungan Dukungan Keluarga dengan Status Kelengkapan Imunisasi Dasar pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Kubur Jawa Fahrudin Noor; Eka Santi; Devi Rahmayanti
Nerspedia Vol. 4 No. 1 (2022): Nerspedia
Publisher : School of Nursing, Faculty of Medicine and Health Science, Lambung Mangkurat University.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Imunisasi dasar ialah pemberian imunisasi awal untuk mencapai kadar kekebalan diatas ambang perlindungan. Salah satu faktor yang memengaruhi status kelengkapan imunisasi dasar pada balita yakni dukungan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan status kelengkapan imunisasi dasar pada balita di wilayah kerja Puskesmas Kubur Jawa. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan retrospektif (case control study). Responden berjumlah 98 responden secara simple random sampling yang dibagi menjadi dua kelompok. Instrumen berupa kuesioner dukungan keluarga dan lembar observasi status kelengkapan imunisasi dasar. Analisis data menggunakan uji chi square test.
Gangguan Pemenuhan Nutrisi Pada Anak A. Joko Nugroho; Eka Santi
Nerspedia Vol. 4 No. 3 (2022): Nerspedia
Publisher : School of Nursing, Faculty of Medicine and Health Science, Lambung Mangkurat University.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nutrisi diperlukan untuk proses pertumbuhan dan perkembangan pada balita, jika asupan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh maka akan menyebabkan gangguan nutrisi. gangguan nutrisi merupakan masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama, sehingga mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada balita yakni tinggi badan balita lebih rendah atau pendek (kerdil) dari standar usianya serta berat badan yang cenderung tidak sesuai dengan tinggi badan atau usianya, s
The Correlation of Mother's Motivation with Status Completeness of Basic Immunizations in Infants in the Working Area of ​​the Guntung Manggis Health Center Mareta Ernani Widiyastuti; Eka Santi; Kurnia Rachmawati
Nerspedia Vol. 4 No. 2 (2022): Nerspedia
Publisher : School of Nursing, Faculty of Medicine and Health Science, Lambung Mangkurat University.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

  Imunisasi dasar adalah pemberian imunisasi awal untuk mencapai kadar kekebalan diatas ambang perlindungan. Salah satu faktor yang memengaruhi status kelengkapan imunisasi dasar pada bayi adalah motivasi ibu. Mengetahui hubungan motivasi ibu dengan status kelengkapan imunisasi dasar pada bayi di Wilayah Kerja Puskesmas Guntung Manggis. Penelitian ini menggunakan desain penelitian observasional analitik dengan pendekatan retrospektif (case control study). Responden penelitian berjumlah 90 responden menggunakan simple random sampling dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok kasus dan kelompok kontrol. Instrumen berupa kuesioner motivasi ibu, lembar wawancara dan lembar observasi status kelengkapan imunisasi dasar. Analisis data menggunakan uji chi square test. 
Knowledge of Stroke Risk Factors Among Nurses at The Riverbank Public Health Centers in Banjar District, Indonesia Nor Asiah; Agianto; Eka Santi
Caring: Indonesian Journal of Nursing Science Vol. 6 No. 1 (2024): Caring: Indonesian Journal of Nursing Science
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/ijns.v6i1.15094

Abstract

The leading cause of mortality and morbidity worldwide is stroke. Nurses' knowledge of stroke risk factors is essential in intervening and taking preventive measures, identifying and managing patients at risk of stroke, and providing adequate care. An essential role for nurses is to prevent more severe complications to reduce disability and death from stroke. This study aimed to determine nurses' knowledge of the riverbank public health centers about risk factors for stroke in the Banjar district. The method used was descriptive quantitative using a questionnaire about nurses' knowledge of stroke risk factors with univariate analysis that presents frequency distribution tables and percentages of variables. The sample size was 45 respondents, using a total sampling technique in Martapura Barat, Martapura Timur, and Sungai Tabuk 3 Public Health Center. Data collected from September-October 2023. The study results were the knowledge of nurses at the riverbank public health centers; 33 participants (73.3%) had sufficient knowledge. Respondents' characteristics are that most women are 25 participants (55.6%). There were 32 participants (71.1%) with a Diploma III (D3) educational background, 43 participants (95.6%) who have never attended stroke-related training, and 36 participants (80%) who work for non-communicable diseases.
HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH DENGAN TINGKAT KEBUGARAN JASMANI ANAK USIA 10-12 TAHUN Yuni Sunarni; Eka Santi; Kurnia Rachmawati
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 10 No 1 (2019)
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jik.v10i1.124

Abstract

Latar Belakang: Kebugaran jasmani bermanfaat bagi anak sekolah untuk menunjang gerak fisik dan daya tahan jantung paru, yang salah satunya dipengaruhi oleh indeks massa tubuh. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan indeks massa tubuh dengan tingkat kebugaran jasmani. Metode: Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan pendekatan cross sectional, pengambilan sampel menggunakan teknik stratified random sampling terhadap 77 anak usia 10-12 tahun terdiri dari laki laki 44 dan 33 perempuan MIN 9 Hulu Sungai Tengah tahun 2018. Penilaian Tingkat Kebugaran Jasmani menggunakan metode rockpot/single test. Dilakukan pengukuran antropometri untuk indeks massa tubuh. Analisis menggunakakan uji korelasi spearman.. Hasil: Berdasarkan uji korelasi spearman pada subjek keseluruhan didapatkan hubungan korelasi negatif yang lemah antara indeks massa tubuh dengan tingkat kebugaran jasmani, didapatkan nilai p < 0,005 (p=0,009) sangat bermakna pada interval kepercayaan 95% dan nilai koefisien korelasi r = -0,297 menunjukkan bahwa semakin tinggi IMT semakin rendah TKJ. Diskusi: Indeks Massa Tubuh (IMT) mempengaruhi pengukuran terhadap tingkat kebugaran jasmani. Disarankan kepada anak usia 10-12 meningkatkan pengeluaran energi dengan aktifitas fisik.
H Hubungan Dukungan Sosial Keluarga Dengan Efikasi Diri Remaja Di SMAN 1 Banjarmasin Mariatul; Dhian Ririn Lestari; Eka Santi
Journal of Nursing Invention Vol. 5 No. 1 (2024): Journal of Nursing Invention
Publisher : LPPM Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33859/jni.v5i1.551

Abstract

Background: Adolescence is a transitional period from childhood to adulthood. During adolescence, changes occur involving three aspects: biological, cognitive, and socio-emotional. Adolescence is referred to as a period of "storm and stress." Adolescents are not free from problems that can arise from various factors (both internal and external). Adolescents need support, with the most important support coming from family social support, to build self-efficacy and avoid stress. Objective: This study aims to determine the relationship between family social support and self-efficacy in adolescents at SMA Negeri 1 Banjarmasin. Method: This research is a quantitative study with a cross-sectional approach, using a stratified random sampling technique (n=258). The research instruments used include a demographic data questionnaire, the Perceived Social Support-Family (PSS-Fa) scale, and the General Self-Efficacy Scale. Data analysis was conducted using the Spearman test. Result: The results show a relationship between family social support and self-efficacy in adolescents (p=0.760 <0.05). The data indicate that the majority of adolescents have poor family social support and low self-efficacy. Conclusion: he majority of adolescents at SMA Negeri 1 Banjarmasin have poor family social support and low self-efficacy. Thus, it is concluded that there is a strong relationship between family social support and self-efficacy in adolescents at SMA Negeri 1 Banjarmasin