Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

PENGELOLAAN EKOWISATA DAN PENTINGNYA PENERAPAN CHSE Liliana Dewi; Gagih Pradini; Muhammad Andriansyah Satritama; Reza Ardian Putra
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 3: Agustus 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v3i3.6278

Abstract

Godong Ijo is an educational tourist attraction that carries the concept of "forest in the middle of the city" has facilities such as restaurants, fishing ponds, educational gardens, children's playgrounds, and mini zoos. This makes Godong Ijo often used as a tourist visit destination both from school children to the general public. Lush rare trees and animals such as squirrels, lizards, toads can still be found at the location and become learning materials for school children. Carrying the theme of ecotourism, Godong Ijo is present as an Education Garden consisting of food plant zones, medicinal plants, herb plants, industrial plants, fruit plants zones and unique and rare plant zones as tourist attractions. Based on observations and interviews, it is known that managers need an understanding of ecotourism management and CHSE guidelines issued by the Ministry of Tourism and Creative Economy, especially for tourist attractions. In an effort to support these needs, the team strives to provide assistance in the form of counseling on understanding ecotourism and its management as well as CHSE (clean, health, safety, environment sustainable) protocols to staff at Godong Ijo with the aim of human resources working in Godong Ijo gaining understanding and understanding of ecotourism management and CHSE Health protocols.
Transportasi Wisata Mewah: Motivasi dan Pengalaman Pengguna Ema Rahmawati; Fera Dhian Anggraini; Gagih Pradini
JURNAL NUSANTARA Vol 8 No 1 (2025): Edisi 15 Mar 2025
Publisher : AKPARDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63986/nsn.v8i1.103

Abstract

Permintaan akan transportasi premium, didorong oleh meningkatnya daya beli dan preferensi akan kemewahan, perusahaan transportasi semakin menawarkan layanan kelas atas. Mereka bersedia membayar harga premium untuk menikmati fasilitas mewah dan, tentu saja, prestise. Penelitian ini berfokus pada bus pariwisata mewah Omah Sultan Juragan 99 Trans Malang, Jawa Timur dan mengeksplorasi motivasi dan pengalaman pengguna. Penelitian ini dilakukan selama 6 bulan, dengan menggunakan metode kualitatif, termasuk observasi, wawancara dengan manajer dan staf, serta mengumpulkan 46 formulir umpan balik dari 56 pengguna potensial. Studi ini mengkaji aspek-aspek kunci seperti motivasi, kualitas layanan, fasilitas, citra merek, dan pengalaman. Hasil menunjukkan bahwa pengguna termotivasi dengan rasa penasaran, prestise/ gengsi, kenyamanan dan keamanan, ingin perjalanan mewah ala sultan, dan perjalanan wisata privat dengan layanan berkualitas tinggi dan fasilitas yang lengkap dan canggih untuk mendapatkan pengalaman yang unik, berbeda, dan berkesan. Dengan 25 pengguna setia yang menyewa lebih dari satu kali memungkinkan mereka untuk terus menggunakan bus pariwisata mewah ini untuk tujuan perjalanan lainnya dan mendapatkan pengalaman yang berbeda di setiap perjalanannya.