Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

PENGARUH LATIHAN SMALL SIDED GAME TERHADAP KETEPATAN PADA MAHASISWA PEMBINAAN PRESTASI SEPAK BOLA Suyatmin Suyatmin; Kurnia Dyah Anggorowati; Eko Rudiansyah
Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek) Vol 10, No 1 (2023)
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpjkr.v10i1.988

Abstract

Abstract: The background of the problem of this research is that there are still many students who are not precise in carrying out passing, the passing carried out by students has not been directed towards the specified target. This study aims to determine the effect of small-sided games training on the passing accuracy of STKIP Melawi physical education students who participate in soccer achievement coaching. The subjects of this study were students of the Physical Education Study Program who took part in football achievement coaching, while the sample in this study consisted of 20 students, taken using purposive sampling. The instrument in this study used the underpass accuracy test from Subagyo Irianto with a validity coefficient of 0.812 and a reliability coefficient of 0.879. The data analysis technique uses the t-test through the prerequisite tests for normality and homogeneity. The results showed that there was an effect of small-sided games training on the passing accuracy of STKIP Malawi Physical Education students who took part in football achievement coaching. This is evidenced by the significance value calculated in the t-test for the pre-test and post-test groups of 0.000, which is less than 0.05 (Sig 0.05). Keywords: small-sided games, passing accuracy.Abstrak: Latar belakang dari permasalahan penelitian ini adalah masih banyak mahasiswa kurang tepat dalam melakukan passing, passing yang dilakukan mahasiswa belum  terarah dengan sasaran yang ditentukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan small sided games terhadap ketepatan passing mahasiswa Pendidikan jasmani STKIP Melawi yang mengikuti pembinaan prestasi sepak bola. Subjek dari penelitian ini adalah mahasiswa prodi Pendidikan jasmani yang mengikuti pembinaan prestasi sepak bola, sedangkan sampel dalam penelitian ini berjumlah 20 Mahasisiwa, diambil dengan cara purposive sampling. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan tes ketepatan passing bawah dari Subagyo Irianto dengan koefisien validitas 0,812 dan koefisien reliabilitas 0,879. Teknik analisis data menggunakan uji t melalui uji prasyarat normalitas dan homogenitas. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh latihan small sided games terhadap ketepatan passing mahasiswa Pendidikan jasmani STKIP Melawi yang mengikuti pembinaan prestasi sepak bola. Hal ini dibuktikan dengan nilai signifikansi hitung pada uji t kelompok pre test dan post test sebesar 0,000 lebih kecil dari 0,05 (Sig 0,05).Kata Kunci: small-sided games, ketepatan passing.
PELATIHAN PENYUSUNAN PROGRM LATIHAN FISIK Kurnia Dyah Anggorowati; Suyatmin Suyatmin; Eko Rudiansyah
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v3i1.1009

Abstract

Abstrak: Prestasi merupakan salah satu target yang di rencanakan oleh seorang pelatih, selain itu sebaga guru pendidikan jasmani dan olahraga tentunya juga harus mempunyai keterampilan dalam penyusunan program latihan fisik. Hal yang harus diperhatikan dalam penerapan latihan fisik adalah tingkat kebugaran, kondisi fisik, status gizi dan karakteristik cabang olahraga. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah suatu pelatihan. Pelatihan merupakan kegiatan melatih atau mengembangkan keterampilan dan pengetahuan kepada diri sendiri maupun oranglain. Tujuan dari pelatihan adalah untuk menambah keterampilan seorang guru pendidikan jasmani, dalam menyusun sebuah program latihan fisik yang terstruktur dan terencana dengan baik sesuai dengan arah latihan yang akan dicapai. Dari hal itu maka menyusun program latihan fisik juga salah satu keterampilan yang harus dimiliki oleh seorang guru pendidikan jasmani dan olahraga. Hasil yang dapat diharapkan dengan diterapkannya pengabdian ini adalah peserta mampu menyusun suatu program latihan fisik yang nantinya dapat digunakan sebaga pedoman dalam melatih. Penyusunan program latihan fisik nanti bias diterapkan ke semua cabang olahraga dan harus disesuaikan dengan karakteristik cabang olahraga yang akan di latih.Kata Kunci : Pelatihan, program, latihan fisik
KESIAPAN ATLET PETANQUE DALAM MENGHADAPI PORPOV KALIMANTAN BARAT Kurnia Dyah Anggorowati; Suyatmin Suyatmin
Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek) Vol 10, No 2 (2023)
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpjkr.v10i2.1301

Abstract

Abstract: The purpose of this study was to find out the efforts made by athletes and trainers for the petanque sport in facing the 2022 Porprov. The method used in this research is qualitative, namely a survey type. Data collection techniques in this study used interviews which contained questions that had to be answered by respondents. The results of this study are that after conducting interviews with trainers and athletes in the petanque branch, it can be concluded as follows: 1) The physical condition of the athletes is good, although the search for athletes did not go through a selection process; 2) The mastery of the game in the Melawi Regency petanque athlete is quite good, even though the training is not long; 3) Availability of a practice schedule, namely one week three times of practice, but the time before the match practice is carried out every day; 4) Availability of facilities and infrastructure even though they do not meet the standards, if enough for training is enough; 5) Environmental conditions are very supportive even though it's a little crowded, while petanque requires a high level of concentration.Keywords: Athlete readiness, petanque, porprovAbstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui upaya yang dilakukan atlet dan pelatih cabang olahraga petanque dalam menghadapi porprov tahun 2022. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif yaitu jenis survei. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara yang berisi tentang pertanyaan yang harus dijawab oleh responden. Hasil penelitian ini adalah setelah melakukan wawancara kepada pelatih dan atlet cabang petanque dapat disimpulkan sebagai berikut: 1) Kondisi Fisik yang dimiliki oleh atlet sudah bagus meskipun dalam pencarian bibit atlet tidak melalui proses seleksi; 2) Penguasaan permainan pada atlet petanque Kabupaten Melawi sudah cukup baik, meskipun latihan yang dilakukan tidak lama; 3) Tersedianya jadwal latihan yaitu satu minggu tiga kali latihan, akan tetapi waktu menjelang pertandingan latihan dilakukan setiap hari; 4) Tersedianya sarana dan prasarana meskipun belum memenuhi standar, jika untuk latihan sudah cukup; 5) Kondisi Lingkungan sangat mendukung meskipun sedikit ramai, sedangkan olahraga petanque memerlukan tingkt konsentrasi yang tinggi. Kata Kunci: Kesiapan atlet, petanque, porprov
ANALISIS KETERAMPILAN TEKNIK DASAR FUTSAL PADA EKSTRAKURIKULER FUTSAL SMA SANTA MARIA NANGA PINOH KALIMANTAN BARAT Suyatmin Suyatmin; Nur Sulistyo M; Nur Moh Kusuma Atmaja
Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek) Vol 11, No 1 (2024)
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpjkr.v11i1.1886

Abstract

Abstract: This research aims to determine the level of futsal playing skills of futsal extracurricular participants in SMA Santa Maria Nanga Pinoh, Malawi Regency. Basic technical skills for playing futsal include: passing, controlling, dribbling, and shooting. This research is quantitative descriptive research with one variable without making comparisons or connecting with other variables. The variable in this research is the basic technical skills of playing futsal. The subjects in this research were 20 futsal extracurricular participants at Santa Maria Nanga Pinoh High School, Malawi Regency. The method used is a survey and the data collection technique uses tests and measurements. In this research, the instrument used was the "FIK Jogja Futsal Test" with a validity of 0.67, reliability of 0.69, and objectivity of 0.54. The results showed that there were 0 students in the "very good" category (0%), the "good" category was 5 students (25%), the "fair" category was 10 students (50%), the "good" category was 2 students (10%), the "very poor" category was 3 students (15%). From the research results, it can be concluded that the level of basic futsal technical skills of futsal extracurricular participants at SMA Santa Maria Nanga Pinoh is included in the Fairly Good category.Keywords: Basic techniques, Futsal, ExtracurricularAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar tingkat keterampilan bermain futsal peserta ekstrakurikuler futsal di SMA Santa Maria Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi. Keterampilan teknik dasar bermain futsal meliputi: passing, controlling, dribbling, dan shooting. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif dengan satu variabel tanpa membuat perbandingan dan menghubungkan dengan variabel lainnya. Variabel dalam penelitian ini adalah keterampilan teknik dasar bermain futsal. Subyek dalam penelitian ini adalah peserta ekstrakurikuler futsal di SMA Santa Maria Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi yang berjumlah 20 pemain. Metode yang digunakan adalah survei dan teknik pengumpulan datanya menggunakan tes dan pengukuran. Pada penelitian ini, untuk Instrumen menggunakan “Tes Futsal FIK Jogja” dengan validitas sebesar 0,67, reliabilitas 0,69, dan objektivitas 0,54. Hasil penelitian menunjukkan siswa yang masuk kategori ”sangat baik” sebanyak 0 siswa (0%), kategori “baik” sebanyak 5 siswa (25%), kategori “cukup” sebanyak 10 siswa (50%), kategori “kurang baik” sebanyak 2 siswa (10%), kategori “sangat kurang baik” sebanyak 3 siswa (15%). Dari hasil penelitian dapat diambil kesimpulan bahwa tingkat keterampilan teknik dasar futsal peserta ekstrakurikuler futsal di SMA Santa Maria NangaPinoh termasuk dalam kategori Cukup Baik.Kata kunci: Teknik dasar, Futsal, Ekstrakurikuler
PERAN SEKOLAH DALAM PEMBINAAN OLAHRAGA PRESTASI DI SMA DAN SMK SE-KECAMATAN ELLA HILIR Heriyanto Heriyanto; Kurnia Dyah Anggorowati; Suyatmin Suyatmin
Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek) Vol 9 No 1 (2022)
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpjkr.v1i1.546

Abstract

Abstract: Research purpose to know the role of schools in coaching SMA/SMK Ella Hilir performance sports. The study uses a qualitative research witha descriptive approach, meaning a research procedure by illustrating objects based on actual fact thatare happening in today’s situation. This research data source is the principal, the student and sports teacher. Data collection using of interviews, observation and documentation. Data analysis ran a triangulation test, whichis source triangulation and technical triangulation. Based on studies obtained in SMA/SMK of Ella Hilir,of the role of achievements sports that school already play a part in the development of achievement sports, this is established by facilitating the means and infrastructure of sports. To theconclusion that SMA/SMK of Ella Hilir has already played a role in the development of the performance sports, as in shown by the achievement of each school. Keywords: school roles, coaching performance sports.Abstrak: Tujuan penelitian untuk mengetahui peran dari sekolah dalam pembinaan olahraga prestasi di SMA/SMK se-Kecamatan Ella Hilir. Penelitian ini mengunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, maksudnya adalah prosedur penelitian dengan menggambarkan obyek yang di teliti berdasarkan fakta aktual yang terjadi pada keadaan sekarang. Sumber data penelitian ini yaitu kepala sekolah, guru olahraga dan siswa. Pengumpulan data mengunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data mengunakan uji triangulasi, yaitu triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh di SMA/SMK se-Kecamatan Ella Hilir, tentang peran sekolah dalam pembinaan olahraga prestasibahwa sekolah sudah berperan dalam pembinaan olahraga prestasi, hal tersebut dibuktikan dengan memfasilitasi sarana dan prasarana olahraga. Dapat ditarik kesimpulan bahwa SMA/SMK se-Kecamatan Ella Hilir sudah berperan dalam pembinaan olahraga prestasi, hal ini di buktikan dengan perolehan prestasi-prestasi yang diraih di masing-masing sekolah tersebut.Kata Kunci: peran sekolah, pembinaan olahraga prestasi. 
MODEL PERMAINAN UNTUK PENGEMBANGAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK TK KELOMPOK B Suyatmin Suyatmin; Kurnia Dyah Anggorowati
Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek) Vol 9 No 1 (2022)
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpjkr.v1i1.548

Abstract

Abstract: This investigation was proposed to books develop social emotional aspect of children in the Group B of Kindergarten by using the game model that were proper as an instructional media. The research and development sourced from Sugiono model which consists of several steps: (1) assessing the needs to identify the purposes; (2) conducting instructional analysis; (3) analyzing learners and material resources; (4) writing the objectives of the performance, (5) develop the instruments for the assessment; (6) developing instructional strategies; (7) developing and selecting the instructional materials; (8) design and do a formative evaluation for the study; and (9) revising the instruction; (10) mass production. The instruments that were used to gather the data were by interviewing, validated media exsperts, material experts, and questionaire to teachers. The specification product from this experimental results can be a book, as a reference for teaching material in order to develop the aspect of social emotional of children in the Group B of Kindergarten. Based on the experts evaluation and some practitioners, this book was appropriate with the curriculum and characteristic, and also effective and feasible to be applied as media for developing social emotional of children in the Group B of Kindergarten. Keywords: model, game, development, social emotional Abstrak: Penelitian ini bertujuan menghasilkan model permainan dalam bentuk buku untuk pengembangan sosial emosional anak TK kelompok B yang layak digunakan sebagai media pembelajaran anak TK. Penelitian dan pengembangan bersumber dari Sugiono, langkah-langkah penelitiannya: (1) menilai kebutuhan untuk mengidentifikasi tujuan; (2) melakukan analisis instruksional; (3) menganalisis peserta didik dan bahan materi; (4) menulis tujuan kinerja; (5) mengembangkan instrumen penilaian; (6) mengembangkan strategi instruksional; (7) mengembangkan dan memilih bahan instruksional; (8) merancang dan melakukan evaluasi formatif pembelajaran; dan (9) merevisi instruksi. (10) produksi masal. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah wawancara, angket skala nilai validasi matari dan ahli media, serta angket bagi guru. Hasil penelitian ini berupa buku yang digunakan guru sebagai acuan untuk mengajar pengembangan sosial emosional pada anak TK. Berdasarkan penilaian ahli materi, media dan praktisi dapat disimpulkan bahwa model permainan untuk pengembangan sosial emosional sesuai dengan kurikulum, karakteristik, serta efektif dan layak digunakan sebagai media pembelajaran pengembangan sosial emosional pada anak TK kelompok B.Kata Kunci: model, permainan, pengembangan, sosial emosional
SOSIALISASI MODEL PERMAINAN UNTUK SEPAKTAKRAW SEBAGAI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI BAGI SISWA KELAS ATAS SEKOLAH DASAR Nur Moh Kusuma Atmaja; Kurnia Dyah Anggorowati; Eko Rudiansyah; Nur Sulistyo Mutaqin; Suyatmin Suyatmin; Indria Susilawati
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v2i1.540

Abstract

Permasalahan yang dihadapi mitra adalah guru masih belum memahami model-model permaian sepak takraw dan masih banyak siswa yang kurang meminati olahraga ini di karenakan kurangnya pengetahuan siswa terhadap materi pembelajaran sepaktakraw, belum adanya model permainan yang dapat memotivasi minat siswa kelas atas sekolah dasar dalam melakukan permainan sepaktakraw. Tujuan penelitian ini adalah (1) Mensosialisasikan model-model permainan sepaktakraw dalam pembelajaran Pendidikan Jamani Kesehatan dan rekreasi yang sesuai bagi siswa kelas atas Sekolah Dasar; (2) Mengetahui keefektifan model permainan sepaktakraw yang dikembangkan dalam pembelajaran Pendidikan Jamani Kesehatan dan Rekreasi yang sesuai bagi siswa kelas atas Sekolah dasar. Metode pelaksanaan kegiatan PKM yang digunakan yaitu pengenalan, pelatihan dan pendampingan. Berdasarkan hasil sosialisasi para guru dan mahsiswa sangat antusias dalam mengikuti kegiatan PKM ini, pengembangan model permianan ini sangat membantu dalam menyampaikan materi teknik dasar permaianan sepaktakraw dan memudahkan guru dalam menyampaikan materi teknik dasar permainan sepak takraw dengan berbagai model yang bervariasi dalam mengajar permainan sepak takraw
PELATIHAN PENYUSUNAN PROGRM LATIHAN FISIK Kurnia Dyah Anggorowati; Suyatmin Suyatmin; Eko Rudiansyah
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 1 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v3i1.1009

Abstract

Abstrak: Prestasi merupakan salah satu target yang di rencanakan oleh seorang pelatih, selain itu sebaga guru pendidikan jasmani dan olahraga tentunya juga harus mempunyai keterampilan dalam penyusunan program latihan fisik. Hal yang harus diperhatikan dalam penerapan latihan fisik adalah tingkat kebugaran, kondisi fisik, status gizi dan karakteristik cabang olahraga. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah suatu pelatihan. Pelatihan merupakan kegiatan melatih atau mengembangkan keterampilan dan pengetahuan kepada diri sendiri maupun oranglain. Tujuan dari pelatihan adalah untuk menambah keterampilan seorang guru pendidikan jasmani, dalam menyusun sebuah program latihan fisik yang terstruktur dan terencana dengan baik sesuai dengan arah latihan yang akan dicapai. Dari hal itu maka menyusun program latihan fisik juga salah satu keterampilan yang harus dimiliki oleh seorang guru pendidikan jasmani dan olahraga. Hasil yang dapat diharapkan dengan diterapkannya pengabdian ini adalah peserta mampu menyusun suatu program latihan fisik yang nantinya dapat digunakan sebaga pedoman dalam melatih. Penyusunan program latihan fisik nanti bias diterapkan ke semua cabang olahraga dan harus disesuaikan dengan karakteristik cabang olahraga yang akan di latih.Kata Kunci : Pelatihan, program, latihan fisik