Enny Fachriyah
Departemen Kimia, Fakultas Sains Dan Matematika, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Soedarto, Tembalang, Kota Semarang, Jawa Tengah, 50275

Published : 20 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : JURNAL KIMIA SAINS DAN APLIKASI

Sintesis Anisol Menggunakan N-Setil N,N,N-Trim Etil Ammonium Bromida sebagai Katalis Transfer Fasa Fachriyah, Enny; Sumardjo, Damin; Arsalan, Sausan Syakib
Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi Vol 2, No 4 (1999): Volume 2 Issue 4 Year 1999
Publisher : Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3543.264 KB) | DOI: 10.14710/jksa.2.4.118-121

Abstract

Telah dilakukan sintesis anisol dengan cara mereaksikan fenol, natrium hidroksida dan dimetil sulfat dalam pelarut metilen klorida dengan N-setil-N,N,N-trimetil amonium bromida digunakan sebagai katalis transfer fasa. Hasil sintesis yang diperoleh ditentukan indeks bias dan bobot jenisnya serta dilakukan analisis dengan kromatografi gas dan spektroskopi infra merah. Hasil yang diperoleh mempunyai indeks bias pada 20°C (nD20) sebesar 1,51025 dan bobot jenis pada 18°C (ρ18) sebesar 0,99725. Analisa dengan kromatografi gas menunjukkan kemurnian 98,68% dengan spektroskopi infra merah menunjukkan adanya gugus – OCH3 dan gugus aromatik. Diperkirakan produk adalah anisol.
Isolasi dan Identifikasi Zat Pengemulsi pada Emulsi Santan Kelapa Hudiyanti, Dwi; Mulyani, Nies Suci; Fachriyah, Enny
Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi Vol 2, No 3 (1999): Volume 2 Issue 3 Year 1999
Publisher : Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6016.281 KB) | DOI: 10.14710/jksa.2.3.84-89

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan mengidentifikasi zat pengemulsi yang terdapat dalam sistem emulsi santan kelapa. Isolasi phospholipida dilakukan dengan metode ekstraksi solven menggunakan campuran heksana-isopropanol (3:2) pada T = 40°C. Ekstrak yang diperoleh lalu diuji dengan TLC. Identifikasi komponen-komponen zat pengemulsi, phospholipida (phosphogliserida), dilakukan dengan memisahkan komponen-komponen asam lemaknya dengan cara penyabunan dengan NaOH metanolik 0,5 M. Setelah itu asam-asam lemak yang diperoleh diesterifikasi sehingga terbentuk metil esternya. Senyawa metil ester dari asam lemak ini yang kemudian diidentifikasi dengan GC-MS. Dari hasil analisa dapat disimpulkan bahwa zat pengemulsi pada santan kelapa kemungkinan terdiri dari lebih dari satu senyawa phospholipida yang bersifat amphiphilik. Senyawa tersebut pada bagian polarnya memiliki gugus amina dan pada bagian non polarnya (R1 dan R2) merupakan residu asam lemak:asam kaprilat (oktanoat, C8), asam kaprat (dekanoat, C10), asam laurat (dodekanoat, C12), asam miristat (tetradekanoat, C14), dan asam palmitat (heksadekanoat, C16)
Optimasi Waktu Destilasi Uap dan Identifikasi Komponen Minyak Kulit Jeruk Siam (Citrus Nobilis L.) Fachriyah, Enny; Sumardjo, Damin; Kurnia, Any
Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi Vol 5, No 1 (2002): Volume 5 Issue 1 Year 2002
Publisher : Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2412.884 KB) | DOI: 10.14710/jksa.5.1.12-14

Abstract

Aroma jeruk banyak digunakan dalam berbagai produk makanan, minuman, kosmetika dan farmasi. Aroma jeruk alami berasal dari minyak atsiri, mudah diperoleh dari kulit buah jeruk. Salah satu jeruk yang banyak dimanfaatkan sebagai minuman adalah jeruk Siam. Sisa pembuatan minuman jeruk dapat dimanfaatkan sebagai penghasil minyak atsiri. Isolasi minyak atsiri dari kulit jeruk siam (Citrus nobilis L) telah dilakukan dengan metode distilasi uap. Waktu distilasi divariasi untuk menentukan waktu optimum. Selanjutnya ditentukan rendemen minyak yang diperoleh, indeks bias dan berat jenis. Komponen minyak kulit jeruk Siam diidentifikasi dengan GC-MS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu optimum untuk distilasi minyak kulit jeruk Siam adalah 4 jam dengan rendemen 1,234%. Indeks bias minyak pada 20°C sebesar 1,4705 dan berat jenis pada 25°C sebesar 0,8339. Data GC-MS menunjukkan dalam minyak kulit jeruk Siam terdapat lima komponen yang berhasil diidentifikasi yakni α-pinen, β-pinen, mirsen, limonen dan linalool.
Isomerisasi Metil Eugenol dengan Beberapa Macam Katalis dan Media Fachriyah, Enny
Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi Vol 2, No 1 (1999): Volume 2 Issue 1 Year 1999
Publisher : Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2583.646 KB) | DOI: 10.14710/jksa.2.1.28-33

Abstract

Eugenol dapat diisolasi dari minyak cengkeh. Selanjutnya dengan metode Williamson disintesis metil eugenol. Diperoleh hasil 78,65 %, titik didih 110-110,5°C/7 mmHg, indeks bias 1,5300. Isomerisasi metil eugenol dikerjakan dengan 4 macam katalisator, yakni Na-metoksida, Na-etoksida, Na-isopropoksida dan Na-butoksida dalam media berturut-turut metanol, etanol, isopropanol dan butanol. Hasil isomerisasi diamati dengan kromatografi gas. Dengan katalisator Na-butoksida memberikan hasil terbaik pada suhu reaksi 121°C dan waktu 5 jam. Pemurnian hasil dilakukan dengan distilasi fraksinasi dengan pengurangan tekanan menggunakan kolom vigriux panjang 25 cm, diameter dalam 1,5 cm, diperoleh fraksi dengan titik didih 112,5°C/3 mmHg, indeks bias 1,5650. Kemurnian hasil diuji dengan kromatografi gas. Uji dengan 1H-NMR memberikan 3JCH3 = 7 Hz, menguatkan dugaan bahwa hasil isomerisasi adalah cis metil isoeugenol. Selain 1H-NMR, analisis dengan IR dan MS juga dikerjakan
Total Phenolic Content Analysis, Antioxidant Activity, and Isolation of Phenolic Acid Compounds from Methanol Extract of Celery (Apium graveolens L.) Hanum, Rahma Farida; Fachriyah, Enny; Ismiyarto, Ismiyarto; Sarjono, Purbowatiningrum Ria
Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi Vol 28, No 7 (2025): Volume 28 Issue 7 Year 2025
Publisher : Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jksa.28.7.345-354

Abstract

Celery (Apium graveolens L.), a member of the Apiaceae family, is rich in bioactive compounds and exhibits various health benefits, including antihypertensive, antibacterial, anti-inflammatory, and antioxidant activities. The presence of diverse phenolic acids, as identified in previous studies, prompted this research to analyze the total phenolic content, evaluate antioxidant activity, and isolate phenolic acids from the methanol extract of celery. The study involved phytochemical screening, maceration extraction, determination of total phenolics using the Folin–Ciocalteu method, antioxidant testing via the DPPH method, and phenolic acid isolation using three approaches: base hydrolysis (HB), acid hydrolysis (HA), and non-hydrolysis (TH). The isolates were analyzed using UV–Vis spectrophotometry, CMS, and LC/MS-MS QTOF. The methanol extract of celery yielded 16.59% and was found to contain flavonoids, phenolic acids, saponins, tannins, and steroids. The total phenolic content was 17.268 ± 0.057 mg GAE/g extract, while the IC50 value was 1712.782 ± 0.115 mg/L, indicating very weak antioxidant activity. Isolation of phenolic acids revealed that the HA fraction contained pyrogallol and caffeic acid. This was supported by the A3 band (λmax 230 nm and 269 nm) with a molecular weight of 126 m/z, characteristic of pyrogallol. The A4 band (λmax 218, 242, 298, and 325 nm) with a molecular weight of 180.0387 m/z was characteristic of caffeic acid.