Dewi Kusrini
Departemen Kimia, Fakultas Sains Dan Matematika, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Soedarto, Tembalang, Kota Semarang, Jawa Tengah, 50275

Published : 42 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Identifikasi Kandungan Kimia Ekstrak Etanol Serai Bumbu (Andropogon citratus D.C) dan Uji Efektivitas Repelen terhadap Nyamuk Aedes aegypti P., Anita Verawati; Anam, Khairul; Kusrini, Dewi
JURNAL SAINS DAN MATEMATIKA Volume 21 Issue 1 Year 2013
Publisher : JURNAL SAINS DAN MATEMATIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3051.614 KB)

Abstract

Telah diidentifikasi kandungan kimia ekstrak etanol serai bumbu (Andropogon citratus D.C) dan diuji efektivitas repelen terhadap nyamuk Aedes aegypti. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan ekstrak etanol akar, batang, dan daun serai bumbu (Andropogon citratus D.C) sebagai repelen nyamuk Aedes aegypti serta mengidentifikasi senyawa kimia yang terkandung dalam ekstrak serai bumbu yang paling aktif sebagai repelen. Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol. Masing-masing ekstrak akar, batang, dan daun serai bumbu diuji efektivitas repelen terhadap nyamuk Aedes aegypti betina dengan tiga variasi kadar yaitu 1%, 5% dan 10% untuk tiap ekstrak. Pengujian ini mengggunakan sukarelawan manusia. Hasil uji daya proteksi tertinggi terhadap nyamuk Aedes aegypti yaitu pada ekstrak etanol batang serai bumbu (Andropogon citratus D.C) sebesar  85,0 %  pada kadar 5% di jam ke-3. Berdasarkan data GC-MS ekstrak etanol batang serai bumbu (Andropogon citratus D.C) mengandung 26 senyawa dengan komponen utama: Heksadekanol, Asam Nerat, Geraniol, Hidroksidihidromaltol, Asam Palmitat, dan Hidroksimetilfurfural.   Keywords: Identifikasi, Andropogon citratus D.C, Repelen, Geraniol
Asam Anakardat dari Kulit Biji Jambu Mete (Anacardium Occidentale L) yang Mempunyai Aktivitas Sitotoksik Kusrini, Dewi; Ismardiyanto, Mahendra
Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi Vol 6, No 1 (2003): Volume 6 Issue 1 Year 2003
Publisher : Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1632.178 KB) | DOI: 10.14710/jksa.6.1.4-6

Abstract

Telah dilakukan isolasi senyawa fenolat fraksi kloroform beserta uji aktivilasnya dari kulit biji jambu mete dengan metoda maserasi, kromatografi kolom serta rekristalisasi. Penentuan struktur molekul dari senyawa fenolat dilakukan dengan menginterpretasikan spektra UV, IR dan Massa. Hasil identifikasi dari fraksi kloroform diperoleh senyawa asam anakardat dengan LC50 15,8489 ppm.
Senyawa Naringenin 7, 3’, 4’ -Trimetil Eter dari Daun Tanaman Pacar Cina (Aglaia Odorata Lour) Kusrini, Dewi; Kosela, Soleh; Chairul, Chairul
Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi Vol 2, No 2 (1999): Volume 2 Issue 2 Year 1999
Publisher : Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5339.871 KB) | DOI: 10.14710/jksa.2.2.67-72

Abstract

Senyawa Naringenin, 7, 3’, 4', - trimetil eter berhasil diisolasi dari fraksi n-heksana ekstrak daun Pacar cina. Senyawa tersebut diisolasi dengan cara kolom kromatografi (KK) dan kromatografi cair kinerja tinggi (KCKT) serta ditentukan struktur molekulnya dengan menggunakan metode spektroskopi.
Senyawa Triterpen yang Mempunyai Aktivitas sebagai Antimikroba dari Daun Pacar Cina (Aglalailu odorata Lour) Kusrini, Dewi
Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi Vol 5, No 2 (2002): Volume 5 Issue 2 Year 2002
Publisher : Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2516.81 KB) | DOI: 10.14710/jksa.5.2.19-22

Abstract

Telah diisolasi senyawa triterpene dari daun pacar cina yang mempunyai aktivitas sebagai anti mikroba dengan metode kromatoygrafi (KK, KCKT). Penentuan struktur molekul dari senyawa terisolasi dengan menggunakan metode spektroskopi IR, MS, 1H-NMR, 13C-NMR, uji aktivitas antimikroba dilakukan terhadap ikan Guppy. Berdasarkan spektra yang dihasilkan dapat diidentifikasikan sebagai 24, 25-dihidroksi dammaran 2-en, 3-on dan uji aktivitas diperoleh LC50 = 13 ppm, yang berarti mepunyai aktivitas antimikroba.
ISOLASI ASAM FENOLAT DALAM TANAMAN ANTING-ANTING (Acalypha Indica L.), DAN UJI TOTAL FENOL SERTA UJI ANTIOKSIDAN DENGAN METODE DPPH Gian Restu Prinanda; Dewi Kusrini; Enny Fachriyah
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 9 2018
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.473 KB)

Abstract

Tanaman anting-anting (Acalypha indica L) merupakan tanaman obat tradisional yang dapat dipergunakan sebagai obat luka, asma, kudis, bronkitis, diuretik, dan ekspektoran. Acalypha indica L atau tanaman anting-anting mengandung senyawa metabolit sekunder alkaloid, tannin, saponin, fenolik, glikosida, steroid, terpenoid, flavonoid dan mengandung senyawa fenolik yang cukup tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi asam fenolat dan menguji total fenol Acalypha indica dan menentukan % kadar asam fenolat masing-masing fraksi. Sampel yang digunakan berupa ekstrak daun anting-anting dalam methanol diperoleh dengan metode maserasi, hidrolisis, kromatografi. Didapati fraksi hidrolisis asam (HA), hidrolisis basa (HB), tanpa hidrolisis (TH) masing masing sebesar 0.72g , 0.45g , 0.41g. Hasil analisis TLC Scanner terhadap fraksi HA, HB dan TH dengan Rf 0.63 diduga mengandung kafeat dengan kadar masing-masing 21.69%; 7.14%; 2.67%. Dari hasil uji aktivitas antioksidan pada fraksi HA, HB, TH dan glikosida HA menunjukkan nilai IC50 masing-masing sebesar 133.68 ppm; 132.97 ppm; 127.87 ppm; 666.67 ppm. Kata kunci : Acalypha indica L, Asam fenolat, Hidrolisis, TLC
Penentuan Total Kadar Fenol dari Daun Kersen Segar, Kering dan Rontok (Muntingia calabura L.) serta Uji Aktivitas Antioksidan dengan Metode DPPH Jaka Dwi Pamungkas; Khairul Anam; Dewi Kusrini
Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi Vol 19, No 1 (2016): Volume 19 Issue 1 Year 2016
Publisher : Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (399.751 KB) | DOI: 10.14710/jksa.19.1.15-20

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang penentuan total kadar fenol dari daun kersen segar, kering, dan rontok (Muntingia calabura L.) serta uji aktivitas antioksidan dengan metode DPPH. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi kandungan senyawa kimia, total kadar fenol, dan Aktivitas antioksidan (IC50) dari daun kersen segar, kering, dan rontok. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah penentuan total kadar fenol dengan metode Folin-Ciocalteu dan uji aktivitas antioksidan dengan metode DPPH. Tahapan penelitian ini meliputi tiga tahap, tahap pertama yaitu ekstrasi untuk mendapatkan ekstak etanol pekat. Tahap kedua analisis secara kuanlitatif dengan menggunakan KLT serta uji skrining fitokimia. Tahap terakhir analisis secara kuantitatif yakni dengan menghitungkan kadar total fenol dan uji antioksidan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendemen yang didapat dari daun segar sebanyak 1,231%, daun kering sebanyak 0,772% dan daun rontok sebanyak 1,05%. Hasil uji skrining fitokimia kandungan dalam daun kersen adalah alkaloid, flavoloid, tanin, saponin, dan steroid/terpenoid. Kadar total fenol dari ekstrak daun kersen segar, kering dan rontok masing – masing 6 mg ekivalen asam galat/g sampel, 14 mg ekivalen asam galat/g sampel, dan 12 mg ekivalen asam galat/g sampel. Uji aktivitas antioksidan IC50 yang diperoleh dari daun kersen segar, kering, dan rontok masing – masing mengandung IC50 sebesar -291187,5 mg/L -48958,9 mg/L dan -235305,6 mg/L.
Potensi Antimikosis Beberapa Tumbuhan Obat Indonesia Dewi Kusrini; Khairul Anam; Bambang Cahyono
Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi Vol 9, No 3 (2006): Volume 9 Issue 3 Year 2006
Publisher : Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (379.742 KB) | DOI: 10.14710/jksa.9.3.69-73

Abstract

Telah ditelaah potensi antimikosis tumbuhan Annona squamosa L (srikaya), Phylantus Acidus (L) Skeels (ceremai), and Phaleria Macrocarpa [Scheff] Boerl. (mahkota dewa) terhadap mikosis Candida Albicans. Ekstrak etanol srikaya mempunyai aktivitas tertinggi, setara dengan aktivitas 11.566,11 μg ketokenazol, dan ekstra etanol mahkota dewa setara dengan 2.344,46 g ketokenazol.
Anthocyanin Identification of Methanol-HCl Extract Active Fraction in Rosella (Hibiscus Sabdariffa. L) and Its Potential as Xanthine Oxidase Inhibitor Pratiwi Puji Lestari; Dewi Kusrini; Khairul Anam
JURNAL SAINS DAN MATEMATIKA Volume 22 Issue 3 Year 2014
Publisher : JURNAL SAINS DAN MATEMATIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (522.639 KB)

Abstract

The active fraction of methanol-HCl extract of Roselle flower (Hibiscus sabdariffa. L) has been identified and its inhibitor xanthine oxidase potential tested. The aim of this study was to compare the inhibitory activity of xanthine oxidase from methanol-HCl extract and its fractionation results and to identify the chemical component of Roselle flower’s methanol-water active fraction which had xanthine oxidase inhibition activity. The chemical component identification of Roselle flower was preceded by extraction and fractionation. The types of chemical compound contents were identified by the spotting appearance, UV-Vis and IR spectroscopy. The quantification of chemical compound was carried out by TLC Scanner and xanthine oxidase inhibitory activity was tested in vitro. From this research, it was obtained the methanol-HCl extract yield of 4%. The Roselle methanol-HCl extract has the ability to inhibit activity of xanthine oxidase (IC50) was 0.64 ppm which was preponderant than the fractionation result. The 2nd fraction was the most active to inhibit the xanthine oxidase activity compared to the 1st and 3rd fraction. The main components of 2nd fraction were isolates A (Rf 0.9) and isolates D (Rf=0.64) which were expected as the group of anthocyanin. The relative level of isolate A and D were 4.67% and 24.24% respectively.
Isolasi, Karakterisasi dan Uji Aktivitas Antioksidan Flavonoid dari Ekstrak Air Kulit Batang Ketapang Kencana (Terminalia muelleri Benth.) Wiwit Wulan Yuniati; Khairul Anam; Dewi Kusrini
JURNAL SAINS DAN MATEMATIKA Volume 20 Issue 3 Year 2012
Publisher : JURNAL SAINS DAN MATEMATIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3585.859 KB)

Abstract

Telah diisolasi, karakterisasi dan uji aktivitas antioksidan senyawa flavonoid dari ekstrak air kulit batang tumbuhan Ketapang Kencana (Terminalia muelleri Benth.). Identifikasi jenis flavonoid dilakukan dalam lima tahap, tahap pertama adalah preparasi serta ekstraksi sampel menggunakan metode infudasi, tahap kedua, penapisan fitokimia serbuk ekstrak air, tahap ketiga, isolasi senyawa flavonoid meliputi pemisahan menggunakan kromatografi kolom, hidrolisis asam dan ekstraksi fraksi serta uji kemurnian isolat, tahap keempat, karakterisasi dan elusidasi isolat murni flavonoid hasil isolasi secara spektroskopi menggunakan spektrometer Infra merah (IR), spektrofotometer UV-Vis dengan penambahan pereaksi geser, spektrometer 1H-NMR serta 13C-NMR dan tahap kelima yaitu uji aktivitas antioksidan isolat menggunakan metode DPPH. Isolat berupa serbuk kuning dengan rendemen 0,2% dan memiliki titik lebur 306-307,5 oC. Karakterisasi secara spektrometri menunjukkan bahwa isolat adalah Kuersetin. Uji aktivitas antioksidan isolat kuersetin memiliki nilai (IC50) 257,23 ppm.   Keywords: Terminalia muelleri Benth., flavonoid, kuersetin, DPPH
Identifikasi Senyawa Metabolit Sekunder Fraksi Aktif Daun Jarak Pagar (Jatropha curcas L.) dan Uji Aktivitas Larvasida terhadap Larva Nyamuk Aedes aegypti Ika Pratiwi Khosimah Adinata; Khairul Anam; Dewi Kusrini
Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi Vol 16, No 2 (2013): Volume 16 Issue 2 Year 2013
Publisher : Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (585.728 KB) | DOI: 10.14710/jksa.16.2.42-45

Abstract

Identifikasi senyawa metabolit sekunder fraksi aktif daun jarak pagar (Jatropha curcas L.) dan uji aktivitas larvasida terhadapl nyamuk Aedes aegypti telah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan ekstrak daun jarak pagar (Jatropha curcas L.) sebagai larvasida nyamuk Aedes aegypti serta mengisolasi dan mengidentifikasi jenis senyawa larvasida yang terkandung dalam ekstrak daun jarak pagar (Jatropha curcas L.). Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol. Ekstrak kental etanol dipartisi berturut-turut dengan n-heksana dan etil asetat. Dari hasil uji aktifitas larvasida terhadap fraksi n-heksana, etil asetat dan air diperoleh bahwa fraksi etil asetat memiliki aktifitas paling tinggi dengan nilai LC50 0,11%. Fraksi etil asetat kemudian difraksinasi menggunakan kromatografi cair vakum sebanyak dua kali hingga diperoleh isolat aktif (fraksi EG3). Isolat fraksi aktif diduga mengandung asam fenolat yang menyerap sinar UV-Vis pada λmax 227 nm dan 251 nm. Hasil analisis ini diperkuat dengan analisis spektrum inframerah yang menunjukkan adanya gugus fungsi O-H ulur, C-H aromatik ulur dan C=C aromatik yang menandakan adanya senyawa fenol. Adanya gugus fungsi C=O, C-O dari asam karboksilat dan benzen tersubstitusi menandakan adanya asam karboksilat, di mana gugus fungsi yang dimiliki isolat identik dengan gugus fungsi asam fenolat secara umum.