Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

STRATEGI KOMUNIKASI DINAS PARIWISATA DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI MASYARAKAT MEMBANGUN WISATA AIR TERJUN GUMBU PARK DI NIAS SELATAN Esta Ningsih Harita; Elok Perwirawati
JURNAL SOCIAL OPINION: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 6 No 2 (2021): OKTOBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.678 KB)

Abstract

This study aims at determining the extent of the communication strategy carried out by the South Nias Regency Tourism Office, and the participation of the people of Hilisataro Nandrisa Village in the development of the Gumbu Park Waterfall tourist attraction. This is considering the development of the tourist attraction has not been able to run. Although crowded with visitors, the available facilities cannot be said to be feasible at all. Previously, Gumbu Park Waterfall was listed in the Master Plan for Tourism Development by the South Nias Regency Government. There is also a research methodology that is used qualitatively, to describe descriptively the social phenomena that are explored and clarified. Selection of informants using non-probability sampling method by providing opportunities for members of the population to be selected as samples based on certain criteria, consisting of key, main and supporting informants, as many as 5 (five) people. Several field findings have answered the obstacles to the construction of Gumbu Park Waterfall, including: unclear land ownership status; no budget allocation from the village government of Hilisataro Nandrisa; and ineffective communication strategies. In conclusion, the communication strategy carried out by the Tourism Office of South Nias Regency as a whole cannot be said to be quite effective. In addition, the participation of the people of Hilisataro Nandrisa Village in the construction of the Gumbu Park Waterfall tourist attraction is still small.
KINERJA PEGAWAI KANTOR DESA DALAM MEMBERIKAN PELAYANAN MASYARAKAT DI DESA HILIMAUFA KECAMATAN MAZO KABUPATEN NIAS SELATAN Sokhizanolo Laia; Elisabeth Sitepu; Elok Perwirawati
JURNAL GOVERNANCE OPINION Vol 7 No 1 (2022): APRIL
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Skripsi ini bertujuan untuk mengetahui kendala apa yang dihadapi Aparatur Kantor Desa dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dan bagaimana upaya Kepala Desa Hilimaufa Kecamatan Mazo Kabupaten Nias Selatan dalam meningkatkan pelayanan Kepada Masyarakat Desa Hilimaufa. Jenis penelitian skripsi ini adalah kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data yang diperoleh melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Berdasarkan penelitian yang dilakukan penulis, diperoleh hasil dan kesimpulannya adalah kendala yang dihadapi Aparatur Kantor Desa dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat Desa Hilimaufa Kecamatan Mazo Kabupaten Nias Selatan adalah pertama Kedisiplinan yang masih jadi permasalahan umum, dan kedua Faktor Pedidikan yang rendah. Upaya Kepala Desa Hilimaufa dalam meningkatkan pelayanan, pertama meningkatkan tingkatan pendidikan pegawai di kantor desa, kedua,adanya kontrol atau pengawasan untuk para aparatur agar dapat mentaati peraturan yang berlaku ketiga perlu adanya sanksi yang tegas yang diberikan kepada aparatur ketika melakukan kesalahan atau tidak mentaati peraturan yang berlaku.
KOMUNIKASI KELOMPOK DALAM MENJALIN SOLIDARITAS ANTAR ANGGOTA ( Studi Kasus Pada Komunitas Relawan Pengawal Ambulan Indonesia (RPAI) Emmelia A. Ginting; Elok Perwirawati; Daniel Bangun; Muhammad Yudha Prasetya
JURNAL RECTUM: Tinjauan Yuridis Penanganan Tindak Pidana Vol 5 No 1 (2023): EDISI BULAN JANUARI
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/jurnalrectum.v5i1.3568

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan Komunikasi Kelompok dalam meningkatkan solidaritas antar anggota Relawan Pengawal Ambulan Indonesia (RPAI) dan hambatan yang dialami dalam pelaksanaan pengawalan yang dilakukan anggota Relawan Pengawal Ambulan Indonesia (RPAI) di Kota Medan. Subjek penelitian adalah Anggota RPAI dan masyarakat selaku pengguna jasa pengawalan dari relawan RPAI yang ada di Kota Medan. Teknik pengumpulan data melalui penelitian di lapangan dengan menggunakan metode observasi dan wawancara mendalam dengan informan penelitian serta meggunakan kepustakaan atau dokumen yang mendukung penelitian. Pengolahan data menggunakan teknik pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil analisis deskriptif kualitatif penelitian menunjukkan pelaksanaan Komunikasi Kelompok RPAI dinilai dilakukan oleh kelompok. Ada 4 indikator yang digunakan antara lain solidaritas, intensitas dan frekuensi komunikasi, tindakan komunikatif, dan motivasi komunikasi dilakukan kelompok ini yang bertujuan dalam meningkatkan solidaritas anggota dalam menghasilkan pelayanan terbaik RPAI kepada masyarakat. Hambatan dalam pelaksanaan pengawalan dialami oleh relawan, antara lain berasal dari masyarakat pengguna jalan yang masih memiliki budaya tidak perduli, arogan, dan kurang berempati, selain itu dukungan operasional yang berasal dari dana mandiri relawan, menyebabkan anggota RPAI tidak dapat melaksanakan pelayanannya setiap hari dikarenakan mereka harus melakukan aktifitas lain dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Hambatan keberadaan RPAI yang masih belum diapresiasi oleh pihak terkait tentunya membuat karya mulia anggota dan kelompok ini belum bisa maksimal.
PENGARUH PENGGUNAAN APLIKASI TIKTOK TERHADAP PERILAKU ANAK SD SWASTA No. 1 HKBP BALIGE Elsa Rianti Sarumaha; Elok Perwirawati; Agung Cipta
JURNAL SOCIAL OPINION: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 7 No 2 (2023): OKTOBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/socialopinion.v7i2.3930

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh penggunaan aplikasi TikTok terhadap perilaku anak SD Swasta No. 1 HKBP Balige. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif yang menjadi populasi siswa – siswi kelas V anak SD Swasta No.1 HKBP Balige dengan menggunakan jumlah populasi 108 pelajar lalu mengumpulkan data dengan angket dan disebarkan kepada 52 responden menggunakan rumus Taro Yamane dan sample error 10%. Model regresi dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier sederhana dan dalam pengujian penelitian menggunakan uji koefisien determinasi, uji korelasi product moment dan uji parsial ( Uji t). Hasil pengujian penelitian secara parsial (uji t) masing-masing variabel penggunaan aplikasi TikTok (variabel X) memliki pengaruh yang signifikansi terhadap perilaku anak (variabel Y). Hasil pengujian korelasi product moment memiliki korelasi sebesar 0,688 terletak diantara derajat hubungan 0,60 – 0,79 yaitu terdapat hubungan yang kuat.
Pelatihan Komunikasi Digital untuk Meningkatkan Keterampilan Literasi Digital Generasi Z Besti Rohana Simbolon; Prietsaweny Riris T Simamora; Helen Vanhurk Sriwati Ningsih Sitorus; Emmelia Arihta Ginting; Elok Perwirawati; Rita Vinoilia Aruan; Viserman Laia; Elia Endo Alfredo Munthe
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v5i2.4376

Abstract

Komunikasi digital yang sehat dilakukan untuk memperkuat kemampuan masyarakat Indonesia dalam empat pilar literasi digital, yaitu keterampilan digital, keamanan digital, budaya digital, dan etika digital. Tujuan pelatihan ini untuk mengajak siswa terlatih membuat konten bermanfaat pada media sosialnya. Metodologi yang digunakan dalam melaksanakan program ini adalah: a) Focus Group Discussion (FGD) dengan siswa SMA Free Metodist; b) metode ceramah dan format tanya jawab melalui narasi lisan atau penjelasan langsung kepada sekelompok siswa SMA Free Metodist; c) memberikan tugas praktek komunikasi digital dalam rangka mendukung pemilu 2024 yaitu membuat video bagi penyelenggara pemilu untuk melaksanakan pemilu secara damai dan kondusif dengan durasi 2-3 menit; d) melakukan evaluasi dengan menilai setiap postingan kelompok siswa di media sosial dan memilih 3 pemenangnya. Berdasarkan pelatihan dan hasil tugas yang telah diberikan, dapat disimpulkan bahwa:1). Siswa/siswi yang mendapat tugas berupa publikasi komunikasi digital di Tiktok telah memahami pentingnya komunikasi digital yang positif dan dapat membuat video tentang pesan Pemilu 2024 agar terlaksana dengan penuh tanggung jawab. 2). Siswa memahami bahwa mereka harus waspada terhadap pesan-pesan yang mereka buat dan ambil dari media sosial serta mengetahui cara menghadapinya agar indeks keamanan digital yang rendah dapat ditingkatkan. 3). Ada 3 kelompok yang mendapatkan hadiah dari 8 kelompok siswa yang membuat publikasi pesan Pemilu di media social TikTok. Saran, pelatihan komunikasi digital, selayaknya dilaksanakan dalam kegiatan sekolah, dengan pemberian tugas sekolah terkait keterampilan literasi digital yang berkaitan dengan mata pelajarannya agar empat pilar literasi digital seperti yang diharapkan pemerintah semakin meningkat setiap tahunnya
STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN PENGELOLA PENGINAPAN DALAM MENINGKATKAN KUNJUNGAN WISATAWAN DI PUNCAK SIOSAR KECAMATAN MEREK KABUPATEN KARO SUMATERA UTARA Ginting, Emmelia A.; Perwirawati, Elok; Manik, Veronika
JURNAL DARMA AGUNG Vol 32 No 1 (2024): FEBUARI
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Darma Agung (LPPM_UDA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/ojsuda.v32i1.4136

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mencari tahu bagaimana strategi komunikasi pemasaran yang digunakan oleh pengelola penginapan dalam meningkatkan kunjungan wisatawan serta mencari tahu hambatan pengelola penginapan dalam mengembangkan penginapan di wisata Puncak Siosar. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Dalam penelitian ini terdapat beberapa narasumber yaitu pengelola wisata Puncak Siosar, pengelola villa, dan wisatawan. Penelitian ini dilaksanakan di Penginapan Wisata Puncak Siosar yang beralamat di Nagara, Kecamatan Merek, Kabupaten Karo, Sumatera Utara 22171. Hasil dari penelitian ini yaitu pengelola penginapan dalam melaksanakan strategi komunikasi pemasaran dalam meningkatkan kunjungan wisatawan meliputi empat kegiatan antara lain kegiatan Promotion adalah melalui media sosial berupa facebook, instagram, youtube, siaran televisi Trans 7, maupun dari sistem mulut ke mulut. Kegiatan kedua, Price berupa harga penginapan termasuk standard sesuai harga pasaran sekitar. Kegiatan ketiga, Place berupa tempat yang disediakan nyaman dan aman. Kegiatan keempat, Product berupa fasilitas yang ditawarkan oleh penginapan lengkap serta kapasitas penginapan luas. Hambatan pengelola penginapan dalam mengembangkan penginapan di Puncak Siosar meliputi hambatan lingkungan yaitu kurangnya air bersih, air dibatasi dan hambatan fisik berupa sinyal internet yang dapat diakses menuju tempat penginapan ini tidak tersedia dalam semua kartu perdana internet.
Local Leadership in Implementing Public Digital Transformation towards Deli Serdang Smart City Pardede, Piki Darma Kristian; Panjaitan, Doli Tua Mulia Raja; Perwirawati, Elok
GOVERNABILITAS (Jurnal Ilmu Pemerintahan Semesta) Vol 4 No 2 (2023): Bringing the Government Back in
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan - Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa "APMD"

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47431/governabilitas.v4i2.324

Abstract

One of the challenges in encouraging digital transformation within local government is the commitment to developing a comprehensive digital ecosystem. This study aims to see how local leadership can integrate Smart City Policy in transforming regional government governance to be more efficient and fairer. This research is qualitative based with a descriptive approach. The research results show that digital transformation in the Deli Serdang Regency Government has yet to impact the smart city's main goals. The Smart City concept is no longer limited to just ICT diffusion, city leaders must innovate in core service areas in implementing the Smart City concept. However, there is still a silo mentality in regional apparatus organizations, which is shown by the resistance and rejection of e-gov, which is triggered by a lack of awareness and appreciation for e-gov, and unwillingness to share data and information, thus causing inefficient information flow to support public service performance. There is a need to incorporate knowledge of social values and unique institutional arrangements by encouraging partnership synergy in utilizing local leaders' resources and capacities in smart city implementation. Local leaders must restructure and act in line with core public values and combine the values of digitalization with a democratic context to achieve a prosperous society that prioritizes equality and participation.
MENYIKAPI KONTEN NEGATIF PADA PLATFORM MEDIA SOSIAL TIKTOK Perwirawati, Elok
Jurnal Kaganga: Jurnal Ilmiah Sosial dan Humaniora Vol. 7 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jkaganga.7.1.18-29

Abstract

Seharusnya Tiktok hadir untuk menjadi media kreatifitas anak muda dan menjadi bagian dari revolusi konten. Sayangnya tujuan ini belum sampai kalangan muda di Indonesia sebab pengunaan tiktok di indonesia banyak sekali di salah gunakan seperti, penampilan pengguna tiktok di indonesia yang tidak sopan, ada yang sampai menjatuhkan harga diri mereka demi konten yang di posting bisa masuk di beranda FYP TikTok. Pesatnya teknologi komunikasi era digital saat ini menuntut orang tua untuk lebih mengawasi perilaku anak terutama bagi mereka yang memiliki anak di bawah umur dan anak remaja yang menjadi pengguna aktif gadget. Orang tua harus mau mempelajari perkembangan teknologi agar paham betul tentang cara mengawasi anak saat menggunakan gadget sehingga anak-anak tidak terpapar oleh serangan konten negatif di media sosial.Edukasi tentang literasi media penting dilakukan untuk orangttua maupun anak agar tidak terpengaruh konten-konten negatif, mampu menganalisis sesuatu secara objektif, bijaksana dalam menentukan sikap dan mampu menangkap pesan yang diterima sehingga tidak sebatas membaca atau menonton kemudian mempercayai dan menyebarkannya. Memasukkan program literasi media dalam pendidikan formal juga perlu menjadi fokus utama agar dapat membentengi anak terhindar dari konten negatif. Kata Kunci : Konten Negatif, FYP (For Your Page), TikTok.
STRATEGI KOMUNIKASI ORGANISASI DALAM MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN PT CINTA MAJU SEJAHTERA, TANJUNG MORAWA Laia, Janji Murid; Sitepu, Elisabeth; Perwirawati, Elok; Laia, Timo
JURNAL SOCIAL OPINION: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 8 No 2 (2024): OKTOBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/socialopinion.v8i2.4952

Abstract

PT Cinta Maju Sejahtera Tanjung Morawa bertujuan meningkatkan produktivitas kerja karyawan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi organisasi yang dilakukan oleh PT. Cinta Maju Sejahtera Tanjung Morawa dalam meningkatkan produktivitas kerja karyawan dan faktor apa saja yang menghambat strategi komunikasi organisasi yang dilakukan oleh PT. Cinta Maju Sejahtera Tanjung Morawa dalam meningkatkan produktivitas kerja karyawan. Penelitian ini tergolong penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif.hasil dari penelitian ini yaitu : (1). Mengenal Khalayak, (2). Menyusun Pesan, dan (3). Menetapkan Metode, dalam proses penyampaian pesan untuk karyawan di PT. Cinta Maju Sejahtera guna meningkatkan produktifitas kerja karyawan melalui bentuk isinya, metode edukatif, untuk tujuan yang akan dicapai. Faktor Penghambat Strategi Komunikasi Organisasi Yang Dilakukan Oleh PT Cinta Maju Sejahtera Tanjung Morawa Dalam Meningkatkan Produktivitas Kerja Karyawan yaitu: (1). Kemampuan karyawan dalam menyelesaikan pekerjaan dimana karyawan yang di rekrut di setiap divisi biasanya hanya tamatan SMA jadi kemampuan kerjanya juga berbeda dengan yang lulusan Sarjana. (2). Hasil kerja yang dicapai oleh karyawan, melalui beban kerja atau target pekerjaan, dan (3). Keterampilan Karyawan dalam menggunakan media komunikasi
KOMUNIKASI INTERPERSONAL PEGAWAI DALAM MEMBANGUN KEPUASAN PELANGGAN SETIA HOTEL DANAU TOBA INTERNATIONAL COTTAGE PARAPAT Lumbangaol, Nadia Rehulina; Perwirawati, Elok; Ginting, Emelia
JURNAL SOCIAL OPINION: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 8 No 2 (2024): OKTOBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/socialopinion.v8i2.4953

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mencari tahu bagaimana komunikasi interpersonal pegawai dalam membangun kepuasan pelanggan setia hotel Danau Toba International Cottage Parapat serta mencari tahu faktor penghambat komunikasi interpersonal antara pegawai dan tamu dalam membangun kepuasan pelanggan hotel. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi, dan dokumentasi. Dalam penelitian ini terdapat beberapa narasumber yaitu pegawai dan tamu yang menginap di hotel tersebut. Tempat pelaksanaan penelitian ini berlokasi di Hotel Danau Toba International Cottage Parapat. Hasil dari penelitian ini yaitu pegawai hotel Danau Toba International Cottage Parapat dalam melaksanakan komunikasi interpersonal dalam meningkatkan kepuasan pelanggan setia meliputi lima indikator komunikasi interpersonal kegiatan antara lain keterbukaan (Openness) : pegawai bersedia untuk mendengarkan keluhan dan berbagi informasi secara jujur dan transparan kepada tamu. Empati (Empathy): Kemampuan pegawai hotel untuk memahami dan merasakan apa yang dirasakan oleh orang lain, serta menunjukkan kepedulian terhadap perasaan mereka. Dukungan (Supportiveness): kesediaan pegawai dalam memberikan dukungan emosional dan bantuan kepada tamu , menunjukkan bahwa karyawan hotel peduli dan siap membantu. Positif (Positiveness): pegawai harus menunjukkan sikap positif dan optimis dalam interaksi, termasuk memberikan pujian kepada tamu, kesetaraan (Equality): pegawai hotel memberikan perlakuan yang adil dan setara kepada semua tamu tanpa membedakan latar belakang mereka. Terdapat dua hambatan dalam interaksi antara tamu dan staf hotel, yaitu hambatan semantik akibat perbedaan latar belakang bahasa dan budaya, serta hambatan fisik berupa kebisingan dari aktivitas hotel yang sibuk. Pegawai housekeeping sering kesulitan berkomunikasi dengan tamu yang menggunakan bahasa asing, kondisi lingkungan hotel yang bising dapat mengganggu konsentrasi dan menghambat kelancaran komunikasi, menyulitkan tamu maupun staf untuk saling mendengar dan memahami dengan baik.