Claim Missing Document
Check
Articles

Perancangan Atribut Kebutuhan Pendengar Pada Program We Talk Radio K-Lite Fm Dengan Menggunakan Integrasi Service Quality Dan Model Kano Tania Alya Andrianingrum; Yati Rohayati; Ima Normalia Kusmayanti
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (454.004 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i10.9700

Abstract

Radio K-Lite FM adalah radio swasta di wilayah Bandung yang menyiarkan Talkshow tentang perempuan bernama program We Talk. Radio memiliki sumber pendapatan yang salah satunya berasal dari pendapatan pengiklanan, namun sejak tahun 2019 pendapatan belum pernah mencapai target perusahaan. Hal tersebut disebabkan oleh minimnya ketertarikan pengiklan dalam menggunakan jasa pengiklanan radio. Berdasarkan permasalahan yang ada, maka perbaikan program perlu dilakukan untuk menarik pengiklan sehingga program We Talk dapat memberikan kontribusi pendapatan. Tugas Akhir ini dilakukan bertujuan untuk mengidentifikasi atribut kebutuhan program yang dapat dijadikan sebagai dasar perbaikan program. Metode yang digunakan untuk mendapatkan atribut kebutuhan sesuai dengan preferensi pendengar adalah Integrasi Service Quality dan Model Kano. Wawancara dilakukan kepada sepuluh partisipan yang pernah mendengarkan program We Talk di rentang usia 20 – 55 tahun untuk mendapatkan Voice of Customer (VoC). Selanjutnya, dilakukan pengelompokan VoC berdasarkan dimensi Service Quality yaitu Content Quality, Announcer Competence, Speaker Competence, Program Awareness dan Ease of Contact. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada 112 responden. Integrasi kedua metode menghasilkan True Customer Needs (TCN) yang perlu untuk ditingkatkan yaitu memuat materi bahasan yang variatif, penyiar baik dalam berperilaku dan tepat dalam pengucapan, penambahan layanan kontak, meningkatkan promosi terhadap identitas program serta mengundang narasumber yang berkualitas.
Perancangan Program Wetalk Radio K-Lite Dengan Menggunakan Metode Quality Function Deployment Yusuf Syarif Iqbal; Yati Rohayati; Ima Normalia Kusmayanti
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.598 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i12.10267

Abstract

Radio K-Lite memiliki salah satu program siaran yang berada pada prime time yaitu Program ‘WeTalk’. Program ‘WeTalk’ merupakan program talkshow yang membahas permasalahan seputar wanita yang disiarkan secara rutin setiap hari Selasa. Program tersebut sampai saat ini belum memberikan kontribusi karena minimnya iklan yang dipasangkan oleh biro iklan pada program tersebut. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kelemahan yang dimiliki oleh Program ‘WeTalk’ sehingga nanti dapat diberikan rekomendasi perbaikan. Penelitian dilakukan dengan menggunakan Metode Quality Function Deployment (QFD) dengan melalui dua iterasi yaitu, iterasi pertama (House of Quality) yang bertujuan untuk menerjemahkan kebutuhan pendengar ke dalam karakteristik teknis dengan mempertimbangkan kemampuan perusahaan, dan iterasi kedua (Part Deployment) yang bertujuan untuk menentukan critical part yang diprioritaskan. Perbaikan terhadap kualitas Program ‘WeTalk’ didasarkan pada 6 true customer needs yang diperoleh dari pendengar program dan pada QFD iterasi pertama dihasilkan output berupa 5 karakteristik teknis yang diprioritaskan untuk dikembangkan pada iterasi berikutnya. Kemudian, pada QFD iterasi kedua output yang dihasilkan dari hasil yang dikembangkan pada tahap sebelumnya yaitu berupa 8 critical part yang diprioritaskan.
Perancangan Perbaikan Positioning Produk Kemeja Schouten Berdasarkan Perceptual Mapping dengan Metode Multidimensional Scaling Hafizhah Khaerani; Yati Rohayati; Ima Normalia Kusumayanti
Journal of Management and Bussines (JOMB) Vol 5 No 1 (2023): Journal of Management and Bussines (JOMB)
Publisher : IPM2KPE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/jomb.v5i1.5820

Abstract

This study aims to identify the attributes of the shirt using perceptual mapping and the resulting map will be the basis for recommendations for improvements in the positioning of Schouten shirt products. Positioning is carried out using the Multidimensional scaling method which produces a Perceptual mapping from the results of the perceptions of 121 respondents who are shirt consumers on 11 attributes on each shirt brand. From the results of the Perceptual Mapping, we get the priority attributes of improvement and Schouten's closest competitor, Sipolos, based on Euclidean distance. In addition, based on the results of the Perceptual Mapping, a positioning improvement plan for Schouten shirt products was made with an integrated positioning system design for Schouten based on the shirt's attributes which are a unique value proposition to improve positioning and consumer perceptions of Schouten. There is an attribute of the Schouten shirt product which is a priority for improvement, namely the variety of models to improve consumer perceptions of Schouten and increase brand awareness of the Schouten brand. Keywords: Positioning, Multidimensional Scaling, Perceptual Mapping, Shirt Product, Schouten
Organizational Contribution to E-business Adoption for SMEs in The World Sinta Aryani; Yati Rohayati; Asih Aulia Putri; Firza Khalisha Rinjany
International Journal of Innovation in Enterprise System Vol 7 No 02 (2023): International Journal of Innovation in Enterprise System
Publisher : School of Industrial and System Engineering, Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/ijies.v7i02.210

Abstract

The aim of this study is to identify the issues faced by SMEs all around the world in adopting e-business. This is a work of literature study with the classification based on technological, organizational, and environmental (TOE). The study collects 116 articles from various journal portals. The finding of this study is the factors that concerned the most in adopting e-business among the SMEs which are related to the organization. The organization has a contribution of 50% compared to technology and the environment. Under the organization, human resource is a prominent key to be improved if the SMEs want to adopt e-business well. This situation applies in the continents of Asia America, Europe, Australia, and Oceania. Only African SMEs concern more about management rather than human resources. This study does not consider the interplay between the factors, however, the practical implication of this study is that the finding can be used as input for decision-makers who have an interest in improving the performance of SMEs or raising the level of SMEs in their region, one of which is by increasing the adoption rate of e-business among SMEs. Further, there is an opportunity for future research in investigating the strength of the relationship in each factor to the adoption of e-business, or even in between factors. The contribution of this study is to provide thorough synopsis regarding the factors that need to be considered by the SMEs if they want to adopt e-business.
Mematangkan Tahap Awal Inovasi Model Bisnis Menggunakan Business Model DNA Melalui Pendekatan Market Centric Ariendha Inggar Fitriara; Yati Rohayati; Achmad Arief Tanjung; Bintang Andhika Budiman
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 6 No. 6 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/japendi.v6i6.7911

Abstract

Tahap awal inovasi model bisnis memainkan peran penting dalam menentukan keberhasilan dan keberlanjutan jangka panjang, terutama dalam industri yang dinamis dan kompetitif seperti kedai kopi. Studi ini mengeksplorasi pematangan inovasi model bisnis menggunakan kerangka kerja Business Model DNA (BMDNA) melalui pendekatan yang market centric (berpusat pada pasar). Dengan mengintegrasikan elemen-elemen utama seperti segmentasi pelanggan, proposisi nilai, dan strategi distribusi omni-channel, bisnis dapat menciptakan model yang adaptif dan berkelanjutan yang selaras dengan preferensi konsumen yang terus berkembang. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode campuran, yang menggabungkan K-Means Clustering untuk segmentasi pelanggan, Conjoint Analysis untuk mengevaluasi preferensi konsumen, dan strategi Pemasaran Omni-channel untuk menentukan saluran digital yang paling efektif untuk keterlibatan pelanggan. Sebuah survei terhadap 550 responden mengungkapkan tiga segmen pelanggan utama: The Trendsetters, The Value Explorers, dan The Premium Seekers, masing-masing dengan perilaku pembelian dan preferensi saluran yang berbeda. Temuan tersebut menyoroti bahwa inovasi model bisnis yang digerakkan oleh konsumen secara signifikan meningkatkan ketahanan bisnis, daya saing, dan keberlanjutan jangka panjang. Dengan mematangkan tahap awal inovasi model bisnis melalui perspektif yang berpusat pada pasar menggunakan Model Bisnis DNA, pengusaha kedai kopi dapat mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan, mengurangi risiko kegagalan, dan meningkatkan kemampuan mereka untuk menavigasi kondisi pasar yang berubah. Penelitian di masa mendatang harus mengeksplorasi skalabilitas pendekatan ini di berbagai industri dan lingkungan pasar.
Organizational Contribution to E-business Adoption for SMEs in The World Sinta Aryani; Yati Rohayati; Asih Aulia Putri; Firza Khalisha Rinjany
International Journal of Innovation in Enterprise System Vol. 7 No. 2 (2023): International Journal of Innovation in Enterprise System
Publisher : School of Industrial and System Engineering, Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/ijies.v7i02.210

Abstract

The aim of this study is to identify the issues faced by SMEs all around the world in adopting ebusiness. This is a work of literature study with the classification based on technological,organizational, and environmental (TOE). The study collects 116 articles from various journal portals.The finding of this study is the factors that concerned the most in adopting e-business among theSMEs which are related to the organization. The organization has a contribution of 50% compared totechnology and the environment. Under the organization, human resource is a prominent key to beimproved if the SMEs want to adopt e-business well. This situation applies in the continents of AsiaAmerica, Europe, Australia, and Oceania. Only African SMEs concern more about managementrather than human resources. This study does not consider the interplay between the factors, however,the practical implication of this study is that the finding can be used as input for decision-makers whohave an interest in improving the performance of SMEs or raising the level of SMEs in their region,one of which is by increasing the adoption rate of e-business among SMEs. Further, there is anopportunity for future research in investigating the strength of the relationship in each factor to theadoption of e-business, or even in between factors. The contribution of this study is to providethorough synopsis regarding the factors that need to be considered by the SMEs if they want to adopte-business.
Uncovering True Participant Needs in SMEs Training to Enhance Training Service Quality Ghanif Faoziansyah; Yati Rohayati; Muhammad Iqbal
International Journal of Innovation in Enterprise System Vol. 8 No. 1 (2024): International Journal of Innovation in Enterprise System
Publisher : School of Industrial and System Engineering, Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/ijies.v8i01.265

Abstract

It is recognized in various countries that Small and Medium-Sized Enterprises have played anessential role in the nation's economic development. However, despite the large number of Small andMedium-Sized Enterprises, only a few have succeeded in developing their businesses and movingupmarket. Various efforts from various parties, both government and private, have been made to helpbuild the competencies needed to develop Small and Medium-Sized Enterprises businesses. One waythis has been done is through training, such as that conducted by Rumah BUMN Bandung. However,the data shows that the movement provided has yet to have a significant positive impact on thedevelopment of Small and Medium-Sized Enterprises businesses. Therefore, a study was conductedto identify the needs of Small and Medium-Sized Enterprises for effective training by applying theKano Model and Training Service Quality. Data was collected by surveying Small and Medium-SizedEnterprises who attended training at Rumah BUMN Bandung. Of the 130 respondents whoparticipated in the assessment of 15 attributes of needs, it was found that there are 11 needs referredto as "True Participant Needs" that are currently not fulfilled. Among these needs, ten attributesrequire improvement, while the remaining require further development. These findings are expectedto overcome the gap in fulfilling Small and Medium-Sized Enterprise's needs related to effectivetraining
Perancangan Perbaikan Positioning Produk Kemeja The King Industries Berdasarkan Perceptual Mapping Menggunakan Metode Multidimensional Scaling Albi Dwi Rianto; Yati Rohayati; Boby Hera Sagita
Journal of Production, Enterprise, and Industrial Applications Vol. 2 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The King Industries merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang usaha fashion yang mempunyai produkutama yaitu kemeja. The King Industries memiliki beberapa permasalahan salah satunya target penjualan yang belumtercapai. Dari permasalahan yang diidentifikasi terdapat alternatif solusi yang melibatkan faktor brand, SDM, dan metodepenjualan. Penelitian bertujuan untuk memberikan perbaikan positioning yang sesuai bagi produk kemeja merek The KingIndustries. Untuk memperbaiki positioning perusahaan perlu menggunakan metode Multidimensional Scaling (MDS) menggunakan perceptual mapping, penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan solusi perbaikan positioning yang tepat bagiproduk kemeja The King Industries. Penilaian terhadap beberapa atribut seperti warna, kualitas bahan, motif, model, fashionable, harga, ukuran, kualitas jahitan, dan brand reputation yang dilakukan terhadap 115 responden melalui pengisiankuesioner. Data yang terkumpul kemudian diolah menggunakan metode Multidimensional Scaling (MDS) dengan bantuansoftware IBM SPSS. Hasil pengolahan data ini dievaluasi menggunakan uji goodness of fits dengan nilai R-square sebesar0,974 dan nilai stress sebesar 0,165. Hasil ini menunjukkan bahwa model MDS yang dihasilkan layak. The King Industriesmemiliki lima rekomendasi dalam rancangan perbaikan positioning yang dapat diterapkan. Dengan menerapkan rekomendasi ini, diharapkan perbaikan positioning akan meningkatkan tingkat brand awareness, mampu menghadapi persaingandengan pesaing lainnya, dan menciptakan persepsi yang positif di benak konsumen.
Pengembangan Produk Celana Denim Berbasis Preferensi Konsumen Untuk Meningkatkan Keunggulan Bersaing Fitriya Nur Azizah; Yati Rohayati; Meldi Rendra
Jurnal Nusantara Aplikasi Manajemen Bisnis Vol 9 No 1 (2024): Jurnal Nusantara Aplikasi Manajemen Bisnis
Publisher : UNIVERSITAS NUSANTARA PGRI KEDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/nusamba.v9i1.20645

Abstract

Research aim : This research aims to explore consumer preferences which will be used as a basis for product development in Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) that have received limited market response. Design/Methode/Approach : This research uses a survey research model with conjoint analysis method. Research Finding : The research findings indicate that developing products in Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) based on consumer preferences can enhance competitive advantage. Theoretical contribution/Originality : This research also proves that developing products in Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) based on consumer preferences through market surveys can effectively identify market needs. Practitionel/Policy implication : Developing products in Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) based on consumer preferences plays a role in increasing sales, enhancing product value, and improving competitiveness. Research limitation : In an effort to enhance the competitive advantage of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs), this research only focuses on the development of their products.
PENYUSUNAN PROSES BISNIS UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PENGELOLAAN PELATIHAN UMKM DI RUMAH BUMN BANDUNG Yati Rohayati; Sri Widaningrum; Atya Nur Aisha
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar Vol. 3 No. 1 (2023): Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/cosecant.v3i1.7120

Abstract

Pengelolaan organisasi yang ideal perlu mempertimbangkan proses bisnis untuk mendukung pencapaian kinerja serta pemberian layanan yang berkualitas. Namun, saat ini Rumah BUMN Bandung, yang memiliki fungsi pembinaan UMKM masih belum mendokumentasikan dan mengelola proses bisnis dalam melaksanakan kegiatannya. Akibatnya, kendali terhadap pemberian layanan berkualitas dan konsisten menjadi terhambat. Situasi ini diperparah dengan keterbatasan jumlah tenaga pelaksana, yang mengakibatkan pemberian layanan berkualitas belum menjadi fokus utama. Untuk mengatasi tantangan tersebut, kegiatan pengabdian masyarakat bertujuan untuk melakukan penyusunan dan pendokumentasian proses bisnis pengelolaan pelatihan pada Rumah BUMN, kota Bandung. Proses bisnis ini akan menjadi panduan dalam pelaksanaan program pelatihan yang rutin diselenggarakan. Setelah penyusunan, dilakukan uji coba implementasi selama 6 bulan, yaitu pada bulan Maret sampai dengan Agustus 2023, untuk mendapatkan umpan balik dan validasi dari lapangan. Melalui hasil ini diperoleh dokumentasi proses bisnis pengelolaan pelatihan di Rumah BUMN yang bersifat realistis dan mewakili seluruh aktivitas inti yang diperlukan.
Co-Authors Achmad Arief Tanjung Aditia Setia Wardhani Aditya Sulistiyo Suwarno Afina Hardyanti Afra Ghaida Hana Agung Purnama Putra Agus Achmad Suhendra Ainun Ulum Eristyanawati Aisya Kha’irunisa Alan Arif Dharmasaputra Alan Arif Dharmasaputra Alan ramadhan Albi Dwi Rianto Alif Akbar Alya Hanif Istiqomah Ananda Kusumo Aji Andi Zehan Saskia Salsabila Andika Deanna Rahma Andini Selfiyana Annisa Falimantik Annisaa Rasyida Annisaa Rasyida Ariendha Inggar Fitriara Arinda Layla Alfira Asih Aulia Putri Atya Nur Aisha Aulia F Hadining Aulia Fashanah Aulia Fashanah Aulia Fashanah Hadining Aziz Pratama Thahir Aziz Pratama Thahir Billy Calvin Immanuel Bintang Andhika Budiman Boby Hera Sagita Citra Triana Budiastuti Devi Pratami Devia Resty Putri Deyana Prastika Putri Dian Ayu Septina Dimas Kurniantoro Aji Dimas Langga Triandaru Edwina Edwina Eldeska Fadhil Hamdi Elvin Supriyanto Esti Dwirini Eva Andiana Fanny Afriani Putri Farda Hasun Fariha Eridani Naufalina Faris Fathurahman Fathin Farcyana Safitri Firza Khalisha Rinjany Fitriana Rachmawati Fitriya Nur Azizah Fitriyatul Jannah Galang Aji Pangestu Ghanif Faoziansyah Ghina Rafidah Hafizh Muhammad Almaraghi Suharja Hafizhah Khaerani Hardiyanti Ilmi Aulia Hardiyanto Kusupriadi Hilman Abi Rafdi Iftitah Noor Pratomo Ika Arum Puspita Ikhan Nanda Ramadhan Ima Normalia Kusmayanti Ima Normalia Kusumayanti Indah Kusuma M Noor Intan Permatasari Irham Fakhriy Juli Trisna Aisyah Sinaga Kandida Kenya Utami Lindsay Beanning Maria Dellarosawati Mayvita Putri Syamala Meldi Rendra Mentari Hardyaningrum Miftah Dwi Rachma Mochamad Rian Murtiadi Mohamad Bangun Mufti Zakiah Mulianti Muhammad Furqan Aferi Muhammad Iqbal Muhammad Naufal Sayidiman Muhammad Reza Muhammad Tezar Nata Satya Putri Nikmah Novitasari Noviana Noviana Nur Dining Pawesti Nurmaulida Anggi Wijayanti Prima Annisa Karunia Raden Farhan Ashadiar Raden Roro Asri Ismaya Putri Rahma Fauziyah Ridho Rahatesa Rino Andias Rio Aurachman Rizki Irwansyah Rizky Yuliantara MUSTOFA Romy Seftivani Anggita Putri Rr. Asri Ismaya Putri Sabrina Ayu Hermawati Salsabila Diarnie Larasati Salwa Nabila Izza Salsabila Sari Wulandari Sherli Sherli Silvi Rushanti Widodo Sindhani Rahmalia Sudono Sinta Aryani Siti Fatimah Zainatun Nisa Siva Aulia Sri Widaningrum Sri Yuni Oktarina Susi Anantami S Tania Alya Andrianingrum Tiara Verita Yastica Ully Yunita Nafizah Ulul Azmi Wanda Suci Utami Wawan Tripiawan Whidha Ayu Primastuti Widodo, Silvi Rushanti Yuki Putri Arifianti Yusuf Syarif Iqbal Zerlin Anggreni Kembaren