Claim Missing Document
Check
Articles

Perbaikan Proses Bisnis Ukm Pelangi Rasa Untuk Memenuhi Kriteria Cppb-irt Dan Sertifikasi Halal Menggunakan Metode Bpi Raden Roro Asri Ismaya Putri; Yati Rohayati; Atya Nur Aisha
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Untuk mendapatkan SPP-IRT dan Logo Halal, suatu UKM harus memiliki proses bisnis yang sesuai agar seluruh kegiatan produksi dapat berjalan secara terstruktur dan terstandardisasi. Namun, untuk memperoleh proses bisnis yang sesuai perlu dilakukan identifikasi pemenuhan kriterua CPPB-IRT dan sertifikasi Halal pada kondisi eksisting. Hasil evaluasi pemenuhan kriteria CPPB-IRT dan sertifikasi Halal menjadi landasan untuk menentukan proses bisnis yang akan diperbaiki. Dalam penelitian ini perbaikan proses bisnis dilakukan dengan metode Business Process Improvement (BPI). Metode BPI mencakup analisis aktivitas yang dilanjutkan dengan penyederhanaan menggunakan 12 tools streamlining. Hasil analisis aktivitas yang dilakukan menunjukkan terdapat 14 aktivitas RVA, 84 aktivitas BVA, dan 3 aktivitas NVA. Selanjutnya, dilakukan streamlining terhadap aktivitas BVA dan RVA menggunakan Standardization, Beraucracy Elimination, Automation, serta Supplier Partnership. Sementara aktivitas NVA akan dieliminasi dalam rancangan proses bisnis usulan. Dari hasil penyederhanaan tersebut, akan dirancang Standard Operating Procedure (SOP) Pengelolaan UKM Pelangi Rasa agar lebih mudah dipahami pemilik dan pegawai UKM. Penelitian ini menghasilkan empat rancangan SOP yang dapat diimplementasikan untuk kegiatan pembelian atau pengadaan bahan baku, produksi, audit internal, serta sanitasi dan perawatan. Kata kunci : Proses bisnis, CPPB-IRT, Sertifikat halal, BPI, SOP
Analisis Kebutuhan Produk Kerupuk Kentang Menggunakan Integrasi Kualitas Produk Dan Model Kano Pada Ukm Kerupuk Kentang Ibu Risty Yuki Putri Arifianti; Yati Rohayati; Aulia Fashanah
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak - Usaha Kecil Menengah Kerupuk Kentang Ibu Risty merupakan salah satu UKM yang bergerak di bidang pengolahan pangan yang memproduksi olahan kentang. UKM Kerupuk Kentang Ibu Risty berencana mengembangkan produknya dengan melakukan repositioning fungsi produk dari kerupuk sebagai makanan pelengkap menjadi makanan ringan atau cemilan untuk memperluas jangkauan target pasar menjadi ke semua kalangan bukan hanya rumah makan atau ibu rumah tangga. Namun, UKM belum mengetahui keinginan pelanggan terhadap produk Kerupuk Kentang. Oleh karena itu, UKM membutuhkan penelitian mengenai atribut kebutuhan terhadap produk Kerupuk Kentang yang bisa digunakan untuk rancangan pengembangan produk Kerupuk Kentang. Pada penelitian ini ditemukan keluhan terhadap kualitas produk Kerupuk Kentang hal ini menunjukkan bahwa terdapat ketidakpuasan pelanggan terhadap produk. Penelitian ini dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada 115 responden menggunakan teknik sampling non-probability sampling yaitu judgement sampling. Kuesioner dibagi menjadi dua jenis yaitu kuesioner product quality dan kuesioner Model Kano. Dari hasil penyebaran 115 kuesioner didapatkan 100 kuesioner yang lulus screening dan hasil olahan kuesioner tersebut menghasilkan 17 atribut kebutuhan produk Kerupuk Kentang yang digunakan untuk mengukur kondisi eksisting perusahaan dengan harapan pelanggan. Perumusan rekomendasi didapatkan dari hasil analisis prioritas rekomendasi yang dilakukan terhadap 6 atribut yang ditingkatkan dan kemampuan perusahaan dalam mengimplementasikan rekomendasi. Kata Kunci : Analisis Kebutuhan, Product Quality, Model Kano, Pengembangan Produk
Perbaikan Proses Bisnis Penyusunan Rencanakerja Diskoperindag Menggunakan Metodebusiness Process Improvement Berdasarkanpermendagri Nomor 54 Tahun 2010 Sertaklausul 7.3 Iso 9001:2008 Silvi Rushanti Widodo; Yati Rohayati; Atya Nur Aisha
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak- DISKOPERINDAG Kabupaten Bandung memiliki peranan dalam penyusunan perencanaan daerah, salah satunya adalah penyusunan Renja. Dalam kondisi aktual rencana kerja yang disusun oleh DISKOPERINDAG memiliki permasalahan yakni ketidaktepatan dalam penyusunan Renja. Penelitian ini bertujuan untuk merancang proses bisnis usulan dalam penyusunan Renja agar dapat mengatasi permasalahan yang saat ini dihadapi. Metode perbaikan proses bisnis yang digunakan adalah Business Process Improvement (BPI). Perbaikan proses bisnis dilakukan dengan mengidentifikasi gap proses bisnis penyusunan Renja aktual dengan alur perencanaan Renja berdasarkan PERMENDAGRI Nomor 54 Tahun 2010 dan persyaratan klausul 7.3 ISO 9001:2008. Hasil analisis gap akan menjadi masukkan untuk analisis aktivitas, dimana setiap aktivitas dikelompokkan menjadi RVA, BVA dan NVA. Perbaikan proses bisnis dilakukan dengan mengeliminasi aktivitas NVA, meminimasi aktivitas BVA dan melakukan streamlining pada aktivitas RVA. Pada tahap pengumpulan data diperoleh 11 proses bisnis penyusunan Renja aktual, sedangkan proses bisnis penyusunan Renja berdasarkan PERMENDAGRI terdapat 21 aktivitas. Hasil gap antara proses bisnis aktual dan proses bisnis berdasarkan PERMENDAGRI terdapat 31 proses. Hasil analisis aktivitas menunjukkan terdapat 12 aktivitas RVA, 19 BVA, 0 NVA. Tools perbaikan proses bisnis yang digunakan dalam penelitian ini antara lain value-added assessment, simplification, dan duplication elimination. Berdasarkan hasil perbandingan waktu efisiensi, pada proses bisnis eksisting 19,14%, sementara pada proses bisnis usulan 21,88%. Usulan proses bisnis penyusunan Renja menjadi masukkan dalam penyusunan SOP dan instuksi kerja, agar terdapat panduan mengenai proses penyusunan Renja DISKOPERINDAG, penyusunan Renja yang terstandardisasi dan konsistensi proses lebih terjamin. Kata Kunci : Renja, Business Process Improvement, PERMENDAGRI Nomor 54 Tahun 2010, Klausul 7.3 ISO 9001:2008, Standard Operating Procedure.
Rancangan Program Komunikasi Pemasaran Pada Produk Kerupuk Kentang Ukm Olahan Kentang Ibu Risty Menggunakan Metode Benchmarking Nurmaulida Anggi Wijayanti; Yati Rohayati; Aulia Fashanah
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak - Usaha Kecil Menengah Kerupuk Kentang Ibu Risty merupakan salah satu UKM yang bergerak di bidang pengolahan pangan yang memproduksi olahan kentang. UKM Kerupuk Kentang Ibu Risty berencana untuk meningkatkan penjualan dan menambah jangkauan pasar. Namun, UKM Kerupuk Kentang Ibu Risty memiliki kendala pada praktik komunikasi pemasaran yang dilakukan. Komunikasi pemasaran dapat dilakukan melalui bauran komunikasi pemasaran yaitu Advertising, Sales Promotion, Personal Selling, Public Relation & Publicity, Direct Marketing, Interactive Marketing, Event & Experience, dan Word of Mouth Marketing. Dalam usaha memperbaiki komunikasi pemasaran UKM dapat menggunakan metode benchmarking dengan membandingkan komunikasi pemasaran yang sudah sukses di bidangnya. Dalam melakukan benchmarking untuk perbaikan program komunikasi pemasaran, perlu dilakukan identifikasi mengenai program komunikasi eksisting dari UKM Kerupuk Kentang dan pesaing yang dijadikan pembanding. Setelah dilakukan identifikasi mengenai program komunikasi pemasaran eksisting maka dilakukan proses benchmarking untuk melihat perbedaan diantara keduanya. Kemudian dilakukan analisis gap untuk melihat kesenjangan diantara UKM Kerupuk Kentang dan pesaing. Setelah didapat kesenjangan, maka dilakukan penentuan indikator dan target improvement. Target ini ditentukan sebagai acuan dalam melakukan perbaikan. Berdasarkan hasil benchmarking UKM Kerupuk Kentang dapat mengadaptasi beberapa program komunikasi pemasaran, diantaranya adalah perbaikan kemasan, penggunaan media sosial facebook, dan program reseller. Ketiga program komunikasi pemasaran yang usulkan telah disesuaikan dengan kompetensi UKM Kerupuk Kentang, sehingga dapat diimplementasikan oleh UKM Kerupuk Kentang. Kata Kunci : Komunikasi Pemasaran, Benchmarking, Gap, Target Improvement.
Formulation Design Of Green Tea Chocolate's Product Development Using Integration Of Product Quality And Kano Model In Arafa Tea Annisaa Rasyida; Yati Rohayati; Atya Nur Aisha
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Arafa Tea is one of SMEs in Bandung that engaging in tea specialty, with Green Tea Chocolate (GTC) as its excellent product. GTC’s income has the largest contribution in revenue and has the most rapid turnover compared with others. Seeing this opportunity, Arafa Tea intends to expand its developed market by positioning GTC as specialty snack from Bandung. The study was conducted using integration of Product Quality and Kano Model to determine the needs and customer satisfaction of GTC. This study generated true customer needs output that should be improved by Arafa Tea. There are 21 attributes used as customer requirement attributes to measure the performance of GTC and categorized them based on the given satisfaction impact. The result shows ten true customer needs attributes with weak satisfaction value, including three attractive, five must-be and two one-dimensional attributes. All attributes are analyzed and adjusted according Arafa Tea’s ability to obtain the final recommendation of true customer needs. The analysis shows eight true customer needs, including higher intensity cocoa flavor, flavors combination suitability, higher sweetness intensity, attractive green color, lower green tea intensity, clear inclusion of expiration date period, lower bitterness intensity and clear inclusion of attractive brand’s name in packaging. Keywords: customer satisfaction, product quality, kano model
Peningkatan Kualitas Program Pendidikan Jarak Jauh (pjj) Pascasarjana Program Studi Teknik Elektro Telkom Unversity Menggunakan Quality Function Deployment Mufti Zakiah Mulianti; Yati Rohayati; Maria Dellarosawati
eProceedings of Engineering Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi sangat pesat saat ini. Hal tersebut dimanfaatkan oleh beberapa penyedia layanan pendidikan dengan membuka pendidikan jarak jauh. Telkom University memiliki program PJJ untuk Pascasarjana. Salah satu program PJJ yang dibuka adalah Prodi Teknik Elektro. PJJ Tel-U saat ini belum mampu memperluas pasar karena terkendala oleh rendahnya kualitas produk yang dikeluhkan dari beberapa pelanggan. Oleh karena itu, PJJ Tel-U melakukan peningkatan kualitas layanan PJJ Pascasarjana Prodi Teknik Elektro untuk menjadikan keunggulan bagi PJJ Tel-U. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan rekomendasi peningkatan kualitas produk berdasarkan 10 true customer needs. Penelitian ini menggunakan metode Quality Function Deployment (QFD). Metode QFD merupakan salah satu teknik yang dapat menerjemahkan kebutuhan pelanggan ke dalam karakteristik produk dengan mempertimbangkan kemampuan Pihak PJJ Tel-U untuk mewujudkannya. Berdasarkan hasil pengolahan data, didapatkan 11 rekomendasi. Seluruh rekomendasi yang diusulkan telah diverifikasi oleh pihak penyedia layanan dan dinyatakan dapat direalisasikan. Kata kunci : Quality Function Deployment, True Customer Needs, PJJ
Perancangan Peningkatan Kualitas Layanan Website Indonesia Juara Menggunakan Metode Quality Function Deployment (qfd) Muhammad Furqan Aferi; Yati Rohayati; Ully Yunita Nafizah
eProceedings of Engineering Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Indonesia Juara merupakan salah satu tour operator dan penyedia jasa paket liburan dengan destinasi wilayah Indonesia bagian Timur, khususnya daerah Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur. Indonesia Juara selalu berkomitmen untuk mempertahankan kredibilitas melalui pelayanan yang memuaskan dan selalu menjaga kepercayaan pelanggan. Namun, Indonesia Juara belum mampu memberikan kualitas terbaik untuk layanan website karena masih ditemukan keluhan pelanggan mengenai layanan website. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan rekomendasi penigkatan kualitas layanan website Indonesia Juara berdasarkan 11 true customer needs menggunakan metode Quality Function Deployment (QFD). QFD berguna untuk menerjemahkan kebutuhan pelanggan ke dalam karakteristik layanan serta mempertimbangkan kemampuan perusahaan. QFD dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama adalah QFD Iterasi Satu (House of Quality) untuk mengidentifikasi true customer needs dan menentukan karakteristik teknis prioritas. Tahap kedua adalah QFD Iterasi Dua (Part Deployment) untuk menentukan critical part prioritas berdasarkan karakteristik teknis prioritas. Berdasarkan QFD Iterasi Satu, diperoleh 8 karakteristik teknis prioritas yang harus dilanjutkan ke tahap selanjutnya. Berdasarkan QFD Iterasi Dua, diperoleh 13 critical part prioritas untuk perbaikan layanan website Indonesia Juara. Perumusan rekomendasi disusun berdasarkan hasil pengolahan data, analisis, brainstorming dengan perusahaan dan melakukan benchmarking terhadap pesaing perusahaan. Kata Kunci: House of Quality, Indonesia Juara, Part Deployment, Quality Function Deployment (QFD) Abstract Indonesia Juara is one of the tour operators and holiday package providers the Eastern part of Indonesia, especially Labuan Bajo, East Nusa Tenggara. Indonesia Juara is committed to maintain credibility through satisfactory service. However, Indonesia Juara has not been able to provide the best quality for website services because customer complaints regarding website services. This research aims to formulate based on 11 true customer uses method of Quality Function Deployment (QFD). QFD useful to translate customer requirement into service characteristic and take into consideration company capability. QFD done in two stages. The first stage QFD Iteration One (House of Quality) to identify true customer needs and determine priority technical characteristics. The second stage QFD Iteration Two (Part Deployment) to determine the critical part priority based on priority technical characteristics. Based on QFD Iteration One, there 8 priority technical characteristics that must be continued to the next stage. Based on QFD Iteration Two, there 13 critical part priority for improvement of website service Indonesia Juara.The formulation of recommendations based on the results of data processing, analysis, brainstorming with the company and benchmarking against the company's competitors. Keywords: House of Quality, Indonesia Juara, Part Deployment, Quality Function Deployment (QFD)
Rancangan Program Komunikasi Pemasaran Terpadu Pada Produk Wahid Secang Usaha Kecil Menengah Sakinah Menggunakan Pendekatan Benchmarking Edwina Edwina; Yati Rohayati; Atya Nur Aisha
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — UKM Sakinah merupakan usaha yang bergerak dalam pengolahan tanaman obat seperti jahe, kunyit dan secang menjadi minuman serbuk dengan produk yang bernama WAHID Secang. UKM Sakinah ingin memperluas area pemasarannya dan meningkatkan penjualan, namun masih memiliki keterbatasan biaya, SDM, dan pengetahuan dalam komunikasi pemasaran. Penelitian ini dilakukan untuk merancang program komunikasi pemasaran yang sesuai dan dapat diaplikasikan oleh UKM Sakinah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode benchmarking yang dilakukan pada kompetitor dan UKM lain yang memiliki best practice dalam komunikasi pemasaran. Komponen yang akan di benchmark adalah peluang pasar baru, program komunikasi pemasaran, media dan konten komunikasi pemasaran. Dalam penelitian ini juga dilakukan performance measure untuk mengetahui kinerja eksisting UKM Sakinah, sehingga dapat diketahui proses apa saja yang perlu ditingkatkan. Berdasarkan hasil benchmarking, maka UKM Sakinah memiliki peluang untuk memperluas area pemasarannya ke Kota Bandung. Untuk dapat memasarkan produknya di area tersebut diperlukan saluran distribusi baru yaitu Toko Kerudung Rabbani dan rumah makan di Kota Bandung. Program komunikasi pemasaran yang dapat diterapkan oleh UKM Sakinah adalah kemasan, internet marketing menggunakan media sosial Facebook, dan promosi penjualan dengan membagikan sampel produk di event tertentu. Konten Facebook terdiri dari 40% konten promosi, 40% konten informasi, 10% konten testimoni, 5% konten diskusi, dan 5% konten motivasi. Kata kunci: UKM, program komunikasi pemasaran, benchmarking
Usulan Peningkatan Kualitas Layanan Penjualan Online Pada Website Guteninc Menggunakan Metode Quality Function Deployment (qfd) Rizki Irwansyah; Yati Rohayati; Ully Yunita Nafizah
eProceedings of Engineering Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Guteninc merupakan salah satu produsen sepatu kulit di Indonesia yang menyediakan berbagai macam sepatu untuk pria dan wanita. Pada tahun 2014, pihak Guteninc membuat dan memperkenalkan website resmi dari Guteninc yang berisi informasi mengenai seluruh produk, dimana tidak hanya informasi produk tetapi seluruh kegiatan transaksi pembelian online dapat dilakukan melalui website Guteninc. Dari hasil wawancara, CEO Guteninc menjelaskan setiap bulan memiliki target pendapatan untuk penjualan online sebesar satu miliar rupiah. Untuk mencapai target tersebut, CEO Guteninc ingin meningkatkan kualitas layanan yang telah dimiliki dari segi penjualan online. Faktor utama dari tidak tercapainya target tersebut terdapat pada layanan website yang masih kurang baik. Hal tersebut dikarenakan terdapat banyak kasus mengenai keluhan pelanggan Guteninc terhadap layanan website, maka kualitas layanan pada website harus diperhatikan. Penelitian ini akan merumuskan peningkatan kualitas layanan penjualan online pada website Guteninc berdasarkan 16 true customer needs menggunakan metode Quality Function Deployment (QFD). Fungsi dari QFD sendiri adalah untuk menerjemahkan setiap kebutuhan pelanggan agar bisa diimplementasikan oleh perusahaan berdasarkan kemampuan perusahaan. QFD dilakukan dalam dua tahap yaitu, tahap pertama adalah QFD Iterasi Satu (House of Quality) untuk mengidentifikasi true customer needs dan menentukan karakteristik teknis prioritas. Tahap kedua adalah QFD Iterasi Dua (Part Deployment) untuk menentukan critical part prioritas berdasarkan karakteristik teknis prioritas. Pada QFD Iterasi Satu telah diperoleh 10 karakteristik teknis prioritas yang harus dikembangkan ke tahap selanjutnya. Kemudian, berdasarkan QFD Iterasi Dua telah diperoleh 18 critical part prioritas yang berfungsi untuk perbaikan peningikatan kualitas layanan penjualan online pada website Guteninc. Untuk perumusan rekomendasi disusun berdasarkan brainstroming dengan perusahaan, benchmarking kompetitor, pendapat ahli, studi literatur, hasil pengelolaan data, dan analisis. Berdasarkan hasil perumusan rekomendasi tersebut, diharapkan rekomendasi yang telah diberikan dapat meningkatkan kualitas layanan website Guteninc. Kata Kunci: Critical part, House of Quality, karakteristik teknis, Part Deployment, Quality Function Deployment Abstract Guteninc is one of the leather shoes producer in Indonesia that provides many types of shoes for men and women. In 2014, Guteninc made and introduced the official website of Guteninc contained information regarding all products, not only product information but also the whole online payment transaction activity that can be done through Guteninc’s website. The results of the interview with CEO Guteninc has profit target for online sales as much as 1 billion Rupiah for each month. To achieve that target, CEO of Guteninc wants to improve the service quality that is owned already in terms of online sales. The main factor of why this target has not achieved yet, it is because website services is still not good. It is caused by a lot of cases in Guteninc’s customer complaints towards website services, therefore the service quality for the website should be concerned. This research will formulate the quality improvement of online sales service on Guteninc website based on 16 true customer needs using Quality Function Deployment (QFD) method. The function of QFD itself is to translate every customer’s needs so that it can be implemented by the company based on the ability of company. QFS is conducted in 2 phases, first phase is QFD Iteration One (House of Quality) to identify true customer needs and determine the technical characteristics of priorities. In QFS Iteration One it is obtained 10 technical characteristics of priorities that should be developed in the next phase. Then, based on QFD Iteration Two has been obtained 18 priorities critical part that serves to improve the quality of online sales service on Guteninc website. For the formulation of recommendations is sorted based on the brainstorming with companies, competitor benchmarking, expert opinions, literature studies, data management results, and analysis. Based on the results of the formulation of recommendations, it is expected that recommendations have been given to improve the quality of website services Guteninc. Keywords: Critical part, House of Quality, Part Deployment, Quality Function Deployment (QFD), technical characteristics.
Analisis Kebutuhan Layanan Pendidikan Taman Kanak-kanak Telkom Buah Batu Dengan Menggunakan Integrasi Education Quality Dan Refined Kano Nikmah Novitasari; Yati Rohayati; Boby Hera Sagita
eProceedings of Engineering Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Jumlah TK di berbagai provinsi Indonesia khususnya di provinsi Jawa Barat mengalami peningkatan setiap tahunnya, dengan perbandingan jumlah TK swasta yang jauh lebih tinggi dibandingkan jumlah TK negeri. Hal ini menunjukkan bahwa TK swasta memiliki pesaing yang jauh lebih banyak dibandingkan dengan TK negeri, salah satunya TK Telkom Buah Batu yang menjadi objek dalam penelitian ini. Namun, jumlah pendaftar di TK Telkom Buah Batu masih rendah serta target jumlah siswa pertahun tidak tercapai. Adanya masalah dari layanan TK Telkom Buah Batu membuat pihak sekolah perlu mengidentifikasi kebutuhan layanan yang sesuai bagi calon pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan TK Telkom Buah Batu menggunakan integrasi Education Quality dan Refined Kano dengan mengidentifikasi 24 atribut kebutuhan layanan pendidikan TK Telkom Buah Batu. Berdasarkan hasil integrasi Education Quality dan Refined Kano didapatkan 11 atribut kebutuhan yang perlu diprioritaskan. Rekomendasi dirumuskan berdasarkan hasil pengolahan data dan analisis yang melibatkan pihak TK Telkom Buah Batu. Rekomendasi tersebut berisi atribut kebutuhan layanan pendidikan TK Telkom Buah Batu yang perlu di prioritaskan sebagai True Customer Needs. Kata Kunci: Analisis Kebutuhan, Taman Kanak-kanak, Education Quality, Refined Kano Abstract The number of kindergartens in various provinces of Indonesia, especially in the province of West Java has increased each year, with the ratio of private kindergarten is much higher than the number of domestic kindergarten. This shows that private kindergartens have much more competitor compared with kindergarten, one of them is TK Telkom Buah Batu which become object in this research. However, the number of applicants in TK Telkom Buah Batu is still low and the target number of students per year is not achieved. The problem of TK Telkom Buah Batu service makes the school need to identify the appropriate service requirement for the prospect. This study aims to improve the quality of education services TK Telkom Buah Batu using the integration of Quality and Refined Kano by identifying 24 attributes of education service needs TK Telkom Buah Batu. Based on the result of integration of Education Quality and Refined Kano, there are 11 attribute needs that need to be prioritized. Recommendations formulated based on the results of data processing and analysis involving the TK Telkom Buah Batu. The recommendation contains the attribute of education service needs of Telkom Buah Batu kindergarten that needs to be prioritized as True Customer Needs. Keywords: Needs Analysis, Kindergarten, Education Quality, Refined Kano
Co-Authors Achmad Arief Tanjung Aditia Setia Wardhani Aditya Sulistiyo Suwarno Afina Hardyanti Afra Ghaida Hana Agung Purnama Putra Agus Achmad Suhendra Ainun Ulum Eristyanawati Aisya Kha’irunisa Alan Arif Dharmasaputra Alan Arif Dharmasaputra Alan ramadhan Albi Dwi Rianto Alif Akbar Alya Hanif Istiqomah Ananda Kusumo Aji Andi Zehan Saskia Salsabila Andika Deanna Rahma Andini Selfiyana Annisa Falimantik Annisaa Rasyida Annisaa Rasyida Ariendha Inggar Fitriara Arinda Layla Alfira Asih Aulia Putri Atya Nur Aisha Aulia F Hadining Aulia Fashanah Aulia Fashanah Aulia Fashanah Hadining Aziz Pratama Thahir Aziz Pratama Thahir Billy Calvin Immanuel Bintang Andhika Budiman Boby Hera Sagita Citra Triana Budiastuti Devi Pratami Devia Resty Putri Deyana Prastika Putri Dian Ayu Septina Dimas Kurniantoro Aji Dimas Langga Triandaru Edwina Edwina Eldeska Fadhil Hamdi Elvin Supriyanto Esti Dwirini Eva Andiana Fanny Afriani Putri Farda Hasun Fariha Eridani Naufalina Faris Fathurahman Fathin Farcyana Safitri Firza Khalisha Rinjany Fitriana Rachmawati Fitriya Nur Azizah Fitriyatul Jannah Galang Aji Pangestu Ghanif Faoziansyah Ghina Rafidah Hafizh Muhammad Almaraghi Suharja Hafizhah Khaerani Hardiyanti Ilmi Aulia Hardiyanto Kusupriadi Hilman Abi Rafdi Iftitah Noor Pratomo Ika Arum Puspita Ikhan Nanda Ramadhan Ima Normalia Kusmayanti Ima Normalia Kusumayanti Indah Kusuma M Noor Intan Permatasari Irham Fakhriy Jajat Juli Trisna Aisyah Sinaga Kandida Kenya Utami Lindsay Beanning Maria Dellarosawati Mayvita Putri Syamala Meldi Rendra Mentari Hardyaningrum Miftah Dwi Rachma Mochamad Rian Murtiadi Mohamad Bangun Mufti Zakiah Mulianti Muhammad Furqan Aferi Muhammad Iqbal Muhammad Naufal Sayidiman Muhammad Reza Muhammad Tezar Mushoddiq Kalimatullah Nata Satya Putri Nikmah Novitasari Noviana Noviana Nur Dining Pawesti Nurmaulida Anggi Wijayanti Prima Annisa Karunia Raden Farhan Ashadiar Raden Roro Asri Ismaya Putri Rahma Fauziyah Ridho Rahatesa Rino Andias Rio Aurachman Rizki Irwansyah Rizky Yuliantara MUSTOFA Romy Seftivani Anggita Putri Rr. Asri Ismaya Putri Sabrina Ayu Hermawati Salsabila Diarnie Larasati Salwa Nabila Izza Salsabila Sari Wulandari Sherli Sherli Silvi Rushanti Widodo Sindhani Rahmalia Sudono Sinta Aryani Siti Fatimah Zainatun Nisa Siva Aulia Sri Yuni Oktarina Sultoni, Kuston Susi Anantami S Tania Alya Andrianingrum Ully Yunita Nafizah Ulul Azmi Wanda Suci Utami Wawan Tripiawan Whidha Ayu Primastuti Widodo, Silvi Rushanti Yuki Putri Arifianti Yusuf Syarif Iqbal Zerlin Anggreni Kembaren