Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Kebutuhan Proram Studi Reguler Magister Teknik Elektro Telkom University Menggunakan Metode Integrasi Servqual For Higher Education Dan Model Kano Eva Andiana; Yati Rohayati; Rio Aurachman
eProceedings of Engineering Vol 4, No 1 (2017): April, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telkom University (Tel-U) merupakan salah satu perguruan tinggi di Indonesia yang menyelenggarakan pendidikan program pascasarjana, dimana salah satu program studi yang ditawarkan adalah Teknik Elektro. Kekurangan terhadap layanan Prodi S2 Reguler Teknik Elektro Tel-U membuat pihak perguruan tinggi perlu menyediakan layanan yang sesuai dengan kebutuhan mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan Prodi S2 Reguler Teknik Elektro Telkom University menggunakan integrasi SERVQUAL for Higher Education dan Model Kano dengan mengidentifikasi 19 atribut kebutuhan layanan Prodi S2 Reguler Teknik Elektro Tel-U. Penelitian dilakukan terhadap 100 responden, diantaranya mahasiswa S2 Teknik Elektro Tel-U, S1 Teknik Elektro, dan S1 Teknik Telekomunikasi Tel-U. Hasil pengolahan SERVQUAL for Higher Education, diperoleh 7 atribut yang kuat, atribut yang telah memuaskan. Hasil pengolahan Model Kano diperoleh 6 atribut dikategorikan sebagai attractive, 6 must-be, 4 one-dimensional dan 3 indifferent. Hasil integrasi kedua metode, menghasilkan 9 kategori yang diprioritaskan menjadi true customer needs yaitu perpustakaan yang nyaman, ruangan kelas yang nyaman, akses internet cepat, kuliah umum dengan dosen tamu, metode pengajaran yang mudah dimengerti, layanan administrasi yang cepat, dosen dapat menjawab pertanyaan mahasiswa, dosen memiliki pengalaman kerja industri dan dosen menguasai substansi keilmuan terkait dengan bidang studi. Kata Kunci: SERVQUAL for Higher Education, Model Kano, Kepuasan Penerima Layanan, True Customer Needs.
Integrated Marketing Communication Program Formulationfor Green Tea Chocolat Arafa Teausing Benchmarking Approach Alan Arif Dharmasaputra; Yati Rohayati; Atya Nur Aisha
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Arafa Tea is a Small and Medium Enterprises (SME’s) business that produces products based green tea. One of the flagship products are Green Tea Tea Arafa Chocobar (GTC), which contribute greatly to the income of Arafa Tea. But due to the marketing area is still narrow which are Ciburial and Lembang and ways of marketing communication that is used only uses activities such as exhibitions, Arafa Tea has the desire to expand the market to consumers that lives in the City of Bandung. This study aims to formulate a marketing communications program that can be implemented by Arafa Tea in marketing the product GTC. This research was conducted using the method of benchmarking against similar business and direct competitors to find the best practice as a basis for formulating marketing communications program for Arafa Tea. Parameters will be benchmark are media and content of communication used, stretegi marketing, marketing communications program. The recommended program will be matched with the capabilities and resources owned SMEs Arafa Tea. Based on the results of benchmarking has been done Arafa Tea has the potential to market their products to the city of Bandung. For that Arafa Tea need to formulate a new communications program that can be applied ie packaging designed by the designer, the use of internet media, namely Facebook as a medium of communication and reseller programs. Keywords: Marketing Communications Program, Benchmarking Analysis
Analisis Kebutuhan Produk Abon Ayam Asep Pos Menggunakan Integrasi Model Kano Dan Product Quality Pada Ukm Rizky Jaya Abadi Sri Yuni Oktarina; Yati Rohayati; Atya Nur Aisha
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak UKM Rizky Jaya Abadi adalah UKM yang memproduksi Abon Ayam Asep Pos yang didirikan dan dimiliki oleh bapak Asep sejak 4 tahun yang lalu dari tahun 2011 yang dipasarkan di daerah Pangalengan. Pada awalnya produk yang dijual yaitu abon ayam dan abon sapi, namun pada saat itu produk UKM Rizky Jaya Abadi belum terlalu dikenal dan skala penjualan masih rendah. Akan tetapi, dari tahun 2011 sampai 2014 usaha UKM Rizky Jaya Abadi mengalami peningkat penjualan terhadap produk Abon Ayam Asep Pos, hal itu dikarenakan semakin banyaknya masyarakat yang menyukai Abon Ayam Asep Pos, karena memiliki rasa yang enak, terbuat dari bahan-bahan yang alami dan tanpa pengawet. Hasil pengolahan data dari Integrasi Product Quality dan Model Kano diperoleh 8 atribut yang memiliki NKP (Nilai Kepuasan Pelanggan ) lemah atau NKP (-) dimana itu berarti atribut tersebut perlu untuk ditingkatkan / diperbaiki, pada integrasi ini juga ditemukan 10 atribut dengan NKP (Nilai Kepuasan Pelanggan) kuat atau NKP (+) yang perlu untuk dipertahankan. Rekomendasi diperoleh dari hasil pengolahan data dan analisis terhadap data pelanggan serta data UKM Rizky Jaya Abadi. Rekomendasi berisikan tentang atribut kebutuhan yang diprioritaskan kepada atribut yang perlu untuk ditingkatkan / diperbaiki sebagai True Customers Need. Kata Kunci : Product Quality, Model Kano, Integrasi Product Quality dan Model Kano, True Customer Needs.
Perancangan Peningkatan Kualitas Penyelenggaraan Pelayanan Pendidikan Tk Telkom Buah Batu Menggunakan Metode Quality Function Deployment (qfd) Salsabila Diarnie Larasati; Yati Rohayati; Boby Hera Sagita
eProceedings of Engineering Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pentingnya pendidikan anak usia dini mulai diperhatikan oleh masyarakat. Oleh karena itu, orang tua mulai memilih Taman Kanak-kanak (TK) dengan kualitas terbaik bagi anaknya. TK Telkom Buah Batu merupakan salah satu TK yang dikelola oleh Yayasan Pendidikan Telkom (YPT) dengan branding sebagai Integrated Islamic Early Childhood School. Namun, saat ini TK Telkom Buah Batu mengalami permasalahan mengenai jumlah siswa pendaftar yang tidak sesuai target dalam beberapa tahun berturutturut. Oleh karena itu, TK Telkom Buah Batu akan melakukan peningkatan kualitas penyelenggaraan pelayanan pendidikan untuk dapat mencapai target jumlah pendaftar di tahun ajaran baru. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan rekomendasi pengembangan peningkatan kualitas penyelenggaraan pelayanan pendidikan berdasarkan sebelas true customer needs. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quality Function Deployment (QFD). Metode QFD dilakukan dengan tiga tahap. Tahap pertama adalah QFD iterasi satu, yaitu House of Quality untuk menentukan prioritas karakteristik teknis. Tahap selanjutnya adalah pengembangan konsep untuk membuat beberapa konsep alternatif yang akan dipilih oleh TK Telkom Buah Batu untuk dikembangkan. Tahap terakhir adalah QFD iterasi dua, yaitu Part Deployment yang bertujuan untuk menentukan prioritas critical part. Hasil dari penelitian ini adalah tujuh karakteristik teknis prioritas dan enam belas critical part prioritas yang menghasilkan sebelas rekomendasi akhir. Kata Kunci: Quality Function Deployment, True Customer Needs, House of Quality, Part Deployment, TK Telkom Buah Batu Abstract The importance of early childhood education began to be noticed by the community. Therefore, parents begin to choose kindergarten (TK) with the best quality for their children. TK Telkom Buah Batu is one of kindergarten managed by Yayasan Pendidikan Telkom (YPT) with branding as Integrated Islamic Early Childhood School. However, at this time TK Telkom Buah Batu experienced problems regarding the number of applicant students who did not fit the target in several consecutive years. Therefore, TK Telkom Buah Batu will improve the quality of education service to reach the target number of applicants in the new school year. This study aims to provide recommendations on improving the quality of education service based on eleven true customer needs. The method used in this research is Quality Function Deployment (QFD). QFD method is done with three stages. The first stage is QFD iteration one, namely House of Quality to determine the priority of technical characteristics. The next stage is the development of the concept to create some alternative concepts that will be selected by TK Telkom Buah Batu to be developed. The last stage is QFD iteration of two, namely Part Deployment which aims to determine the priority of critical part. The results of this study are seven priority technical characteristics and sixteen priority critical parts that result in eleven final recommendations. Keywords: Quality Function Deployment, True Customer Needs, House of Quality, Part Deployment, TK Telkom Buah Batu
Analisis Kebutuhan Layanan Penjualan Online Pada Website Guteninc Menggunakan Integrasi Electronic Service Quality Dan Model Kano Ikhan Nanda Ramadhan; Yati Rohayati; Ully Yunita Nafizah
eProceedings of Engineering Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Guteninc merupakan salah satu brand lokal di Indonesia yang menjual produk sepatu untuk pria dan wanita dengan bahan dasar kulit. Guteninc berdiri pada tahun 2011 dengan membuka toko di kota Makasar dan mulai melakukan penjualan melalui website resmi Guteninc, www.guteninc.com, pada tahun 2014. Ketatnya persaingan membuat Guteninc perlu melakukan evaluasi dari pelayanan yang telah diberikan dan mengatasi keluhan dari pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi true customer needs dari layanan penjualan online Guteninc dengan menggunakan integrasi e-SQ dan model Kano, sehingga dapat diketahui prioritas kebutuhan pelanggan untuk meningkatkan kualitas layanan penjualan online. Atribut kebutuhan didapat dari hasil wawancara kepada pelanggan dengan memperhatikan dimensi e-SQ yang menghasilkan voice of customer. Tingkat kepuasan pelanggan diukur berdasarkan kuesioner e-SQ, lalu kemampuan atribut yang mempengaruhi kepuasan pelanggan dikategorikan dengan menggunakan model Kano. Berdasarkan hasil identifikasi, diperoleh 20 atribut kebutuhan pelanggan dari layanan penjualan online Guteninc. Berdasarkan hasil penelitian, terdapat 17 atribut kebutuhan yang belum mampu memenuhi harapan pelanggan dan tiga atribut kebutuhan yang sudah memenuhi harapan pelanggan. Setelah melakukan pengintegrasian e-SQ dan model Kano, dari 20 atribut, didapatkan 16 atribut yang perlu ditingkatkan (true customer needs), tiga atribut yang perlu dipertahankan, dan satu atribut yang dapat diabaikan. Atribut yang termasuk ke dalam true customer needs perlu ditingkatkan berdasarkan urutan prioritas peningkatan. Dengan memperhatikan hal tersebut, Guteninc dapat meningkatkan pelayanan secara optimal. Kata Kunci: Atribut Kebutuhan, e-SQ, Guteninc, Layanan Penjualan Online, Model Kano Abstract Guteninc is one of the local brands in Indonesia that sell shoes products for men and women with basic leather. Guteninc was established in 2011 by opening a shop in Makasar city and starting selling through Guteninc's official website, www.guteninc.com, in 2014. The tight competition makes Guteninc need to evaluate the services it has provided and address complaints from customers. This study aims to identify the true customer needs of the online sales service Guteninc using e-SQ integration and Kano model, so it can be known priority customer needs to improve the quality of online sales services. Attribute needs obtained from the interview to the customer by paying attention to dimension of e-SQ that produces voice of customer. The level of customer satisfaction is measured based on the e-SQ questionnaire, and attribute capabilities that affect customer satisfaction are categorized by using Kano model. Based on the results of identification, obtained 20 attributes of customer needs from online sales service Guteninc. Based on the results of the study, there are 17 attribute needs that have not been able to meet customer expectations and three attribute needs that already meet customer expectations. After integrating e-SQ and Kano models, from 20 attributes, 16 attributes need to be improved (true customer needs), three attributes that need to be maintained, and one attribute that can be ignored. Attributes that belong to true customer needs need to be improved based on the priority order of improvement. Therefore, Guteninc can improve service optimally. Keywords: Attribute Requirement, e-SQ, Guteninc, Kano Model, Online Sales Service
Integrated Marketing Communications Program Design Of Small And Medium Enterprises For Abon Jantung Pisang Products "ibu Tintin " Using Benchmarking Approach Dimas Langga Triandaru; Yati Rohayati; Aulia Fashanah
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Ibu Tintin SME is the only SME in the area Pangalengan which makes preparations of banana, to sell products Abon Jantung Pisang need to be introduced in advance of the product advantages, Ibu Tintin has been promoting its products by following exhibitions conducted by Government Pangalengan or exhibition held by the Government of West Java, this study uses a benchmarking approach against other SMEs that have successfully promoted their products. Bechmarking in marketing communications have used another SME that has been successful, based on the results of benchmarking is done, a marketing communications tool that can be used by UKM Ibu Tintin consists of two forms, namely developing packaging designs and utilizing social media. Designed packaging consists of elements and graphic design, size and shape, the information on the packaging, and material type. The conclusion from this study is the Ibu Tintin SMEss can make improvements marketing communications and packaging and optimally utilize social media in accordance with the content that has been designed to inform the product to a new market segment, making potential customers aware of the existence of potential product offerings, increase brand awareness of consumers, influence consumer purchase decisions, and ultimately purchase products offered on an ongoing basis. Keywords: SMEs, benchmarking, marketing communications, packaging, social media
Design Of Procedure To Fulfill Prime 3 Certification Using Clear Method For Land Preparation And Plant Protection Process In Abo Farm Small Medium Enterprise Juli Trisna Aisyah Sinaga; Yati Rohayati; Atya Nur Aisha
eProceedings of Engineering Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABOFARM is one of SME that applies pesticide application and cultivation with wise. This SME want to get Prime 3 Certification but have limited information, record, and procedure to fulfill the requirement. Therefore, the research is carrying out to formulate the design of procedure that are effective, efficient, and implement by ABO FARM SME in Ciwidey. This SME want to get Prime 3 Certification to enter modern market. Therefore, the research uses CLEAR Method  to  map  the  business  process  in  ABO  FARM  SME.  Method  to  collects  data  are  in-depth  interview  and observation. In addition, the research is also uses data from books literature, scientific publications, magazine published by the government, and website that have reliable information. From this research, provide results and evaluate of existing conditions that exist in ABO FARM SME. There are two processes must be evaluated to fulfill the requirements in Prima 3 Certification. Then provide the design of procedure utilizing results of business processes mapping. There are two procedures designed in this research. The contents from this procedure include of benefit, definition, reference, process description, performance measurement, record, and related document. Keywords: Design of Procedure, CLEAR Method, Prime 3 Certification.
Perancangan Kebutuhan Konsumen Jasa Layanan Laundry Deep Cleaning Sepatu Menggunakan Integrasi Service Quality Dan Model Kano Irham Fakhriy; Yati Rohayati; Rio Aurachman
eProceedings of Engineering Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

CV.DEF merupakan salah satu jasa laundry sepatu yang ada di Bandung dan memiliki 9 cabang. Selain laundry sepatu, CV.DEF juga memiliki pilihan layanan lain seperti repair, unyellowing dan repaint. Salah satu jenis dari laundry yang ditawarkan oleh CV.DEF adalah layanan deep cleaning. CV.DEF berharap dapat mencapai target pendapatan namun hal tersebut sulit tercapai karena mulai bermunculannya pesaing. Profit utama CV.DEF berasal dari layanan deep cleaning, maka CV.DEF harus memaksimalkan layanan deep cleaning dan meningkatkan jumlah sepatu yang masuk untuk dicuci sehingga nantinya akan meningkatkan profit perusahaan. Untuk itu pihak CV.DEF berencana untuk melakukan pengembangan layanan yang sesuai dengan keinginan dan kebutuhan konsumen Kata kunci : Shoe Laundry, Laundry, Analisis Kebutuhan, Service Quality, KANO, Integrasi Service Quality dan KANO
Design Of Quality Improvement For Prime Time Program On Zora Radio Using Qfd Method Hardiyanti Ilmi Aulia; Yati Rohayati; Ika Arum Puspita
eProceedings of Engineering Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT: PT Radio Karang Tumaritis or mostly known as Zora Radio is a radio in Bandung owned by Yayasan Pendidikan Telkom (YPT). In 2015 Zora Radio changes new segment into young segments. Recorded from the establishment until now, Zora Radio had five times changes their radio segment. The changes that done by Zora Radio made they difficult to earn their revenue target especially from advertisement. That problem caused by the lack of awareness from young people about Zora Radio that has been changes their segment into youth segment. The lack of awareness from young people caused by program that inconsistent in prime time for a weekday program. Therefore, Zora Radio will do a quality improvement for prime time program to achieve their goals. This research aims to provide recommendation to improve Zora Radio based on fifteen true customer needs using Quality Function Deployment Method (QFD). QFD is one of the quality improvement method that focus on Voice of Customer (VoC). In this research, QFD calculation that is used is QFD two iterations, which are House of Quality to determine technical requirement and Part Deployment Matrix to determine critical part. Recommendation formulation drawn up by the data processing and concept selection using decision matrices, analysis and discussion with Management of Zora Radio, as well as benchmark to the competitor that aims to develop prime time program quality of Zora Radio. The recommendation given are, increasing transmitter power, increasing the speed of streaming, expand area of grounding system, eliminate relay program, make a program that consistent on prime time, make a creative team, replace and adding a number of equipment, determining the criteria of announcer age, determining the criteria mastery a foreign language especially English for an announcer, training the announcer on the first time in recruitment stage, evaluation and training periodically for announcer. Keywords: Zora, QFD, True Customer Needs, House of Quality, Part Deployment
Perancangan Kebutuhan Pendengar Pada Special Program Prime Time Malam Radio Zora Dengan Menggunakan Integrasi Service Quality Dan Model Kano Fanny Afriani Putri; Yati Rohayati; Ika Arum Puspita
eProceedings of Engineering Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Radio Zora merupakan salah satu radio di Bandung, berdiri sejak tahun 2005 kemudian pada tahun 2014 beralih segmen menjadi radio anak muda dengan rentang usia 16 - 23 tahun. Radio Zora sebagai radio komunitas anak muda di Bandung memiliki beberapa special program, pemilihan program tersebut mewakili komunitas pencinta musik di Bandung, seperti komunitas Korea, Jepang, Sunda, dan terdapat program talk show enterprenuer untuk membangkitkan kecintaan anak muda di Bandung untuk aktif dalam berwirausaha. Namun special program tersebut belum mampu membuat pendapatan Radio Zora tercapai sesuai target setiap tahunnya. Hal ini disebabkan oleh rendahnya minat pengiklan dan keberadaan Radio Zora belum begitu populer di kalangan anak muda. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pendengar Radio Zora dengan menggunakan integrasi Service Quality dan Model Kano untuk meningkatkan kualitas program pada Radio Zora. Setelah dilakukan penelitian terhadap atribut kebutuhan yang diperlukan bagi Radio Zora, kemudian diberikan usulan rekomendasi untuk pembenahan yang dapat dilakukan untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas program. Rekomendai diperoleh berdasarkan hasil dari atribut kebutuhan pendengar yang perlu ditingkatkan sebagai true customer needs. Kata Kunci: Service Quality, Model Kano, atribut kebutuhan, integrasi Service Quality dan Model Kano, true customer needs .
Co-Authors Achmad Arief Tanjung Aditia Setia Wardhani Aditya Sulistiyo Suwarno Afina Hardyanti Afra Ghaida Hana Agung Purnama Putra Agus Achmad Suhendra Ainun Ulum Eristyanawati Aisya Kha’irunisa Alan Arif Dharmasaputra Alan Arif Dharmasaputra Alan ramadhan Albi Dwi Rianto Alif Akbar Alya Hanif Istiqomah Ananda Kusumo Aji Andi Zehan Saskia Salsabila Andika Deanna Rahma Andini Selfiyana Annisa Falimantik Annisaa Rasyida Annisaa Rasyida Ariendha Inggar Fitriara Arinda Layla Alfira Asih Aulia Putri Atya Nur Aisha Aulia F Hadining Aulia Fashanah Aulia Fashanah Aulia Fashanah Hadining Aziz Pratama Thahir Aziz Pratama Thahir Billy Calvin Immanuel Bintang Andhika Budiman Boby Hera Sagita Citra Triana Budiastuti Devi Pratami Devia Resty Putri Deyana Prastika Putri Dian Ayu Septina Dimas Kurniantoro Aji Dimas Langga Triandaru Edwina Edwina Eldeska Fadhil Hamdi Elvin Supriyanto Esti Dwirini Eva Andiana Fanny Afriani Putri Farda Hasun Fariha Eridani Naufalina Faris Fathurahman Fathin Farcyana Safitri Firza Khalisha Rinjany Fitriana Rachmawati Fitriya Nur Azizah Fitriyatul Jannah Galang Aji Pangestu Ghanif Faoziansyah Ghina Rafidah Hafizh Muhammad Almaraghi Suharja Hafizhah Khaerani Hardiyanti Ilmi Aulia Hardiyanto Kusupriadi Hilman Abi Rafdi Iftitah Noor Pratomo Ika Arum Puspita Ikhan Nanda Ramadhan Ima Normalia Kusmayanti Ima Normalia Kusumayanti Indah Kusuma M Noor Intan Permatasari Irham Fakhriy Jajat Juli Trisna Aisyah Sinaga Kandida Kenya Utami Lindsay Beanning Maria Dellarosawati Mayvita Putri Syamala Meldi Rendra Mentari Hardyaningrum Miftah Dwi Rachma Mochamad Rian Murtiadi Mohamad Bangun Mufti Zakiah Mulianti Muhammad Furqan Aferi Muhammad Iqbal Muhammad Naufal Sayidiman Muhammad Reza Muhammad Tezar Mushoddiq Kalimatullah Nata Satya Putri Nikmah Novitasari Noviana Noviana Nur Dining Pawesti Nurmaulida Anggi Wijayanti Prima Annisa Karunia Raden Farhan Ashadiar Raden Roro Asri Ismaya Putri Rahma Fauziyah Ridho Rahatesa Rino Andias Rio Aurachman Rizki Irwansyah Rizky Yuliantara MUSTOFA Romy Seftivani Anggita Putri Rr. Asri Ismaya Putri Sabrina Ayu Hermawati Salsabila Diarnie Larasati Salwa Nabila Izza Salsabila Sari Wulandari Sherli Sherli Silvi Rushanti Widodo Sindhani Rahmalia Sudono Sinta Aryani Siti Fatimah Zainatun Nisa Siva Aulia Sri Yuni Oktarina Sultoni, Kuston Susi Anantami S Tania Alya Andrianingrum Ully Yunita Nafizah Ulul Azmi Wanda Suci Utami Wawan Tripiawan Whidha Ayu Primastuti Widodo, Silvi Rushanti Yuki Putri Arifianti Yusuf Syarif Iqbal Zerlin Anggreni Kembaren