Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Respon Tentang Media Video Pembelajaran Terhadap Hasil Belajar Materi Asam Basa SMA Katolik Sint Pieter Kecamatan Loli Waikabubak Kabupaten Sumba Barat Tahun Ajaran 2020/2021 Yuliana Kurnyati; Yanti Rosinda Tinenti; Maria Aloisia Uron Leba
WAHANA Vol 74 No 1 (2022): Wahana : Tridarma Perguruan Tinggi
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/wahana.v74i1.4196

Abstract

Media pembelajaran video merupakan suatu alternatif yang dapat meningkatkan partisipasi peserta didik dalam belajar aktif. Tujuan penelitian ini adalah (1) Mengetahui validitas video pembelajaran pada materi pokok asam basa. (2) Mengetahui respon peserta didik tentang media video pembelajaran pada materi pokok asam basa. (3) Mengetahui hasil belajar peserta didik yang menggunakan media video pembelajaran pada materi pokok asam basa. (4) Mengetahui hubungan respon tentang media video pembelajaran terhadap hasil belajar peserta didik pada materi pokok asam basa. (5) Mengetahui pengaruh respon tentang media video pembelajaran terhadap hasil belajar peserta didik pada materi pokok asam basa. Dari Analisis data diperoleh (1) Persentasi tingkat validasi oleh validator ahli materi secara keseluruhan sebesar 88,637%, dan persentasi tingkat validasi media secara keseluruhan sebesar 96,591 % dinyatakan media sangat layak digunakan. (2) Respon peserta didik tentang media video pembelajaran termasuk dalam kategori sangat baik dengan persentase 85,33%. (3) Ketuntasan hasil belajar pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh peserta didik sebesar 81,23 dan dinyatakan tuntas. (4)ada hubungan yang signifikan antara respon dengan hasil belajar peserta didik kelas XI IPA SMA Katolik Sint Pieter Waikabubak tahun ajaran 2020/2021 dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,2. (5)Ada pengaruh yang signifikan antara respon dengan hasil belajar peserta didik kelas XI IPA SMA Katolik Sint Pieter Waikabubak tahun ajaran 2020/2021 dengan persamaan regresi sederhana = 67,39+ 0,16x.
PELATIHAN PRAKTIKUM KIMIA BERBASIS LINGKUNGAN UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA KELAS XI MIPA SMA NEGERI 12 KUPANG Faderina Komisia; Maria Aloisia Uron Leba; Maria Benedikta Tukan
Abdimas Galuh Vol 4, No 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v4i1.7189

Abstract

Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh adanya keterbatasan bahan di laboratorium dan waktu pembelajaran yang terbatas selama masa pandemi, sehingga praktikum kimia jarang dilaksanakan di sekolah, yang berarti  keterampilan proses sains siswa kurang dilatih dan dikembangkan. Karena itu, pentingnya melakukan praktikum kimia bagi mitra (siswa) dengan menggunakan bahan yang digunakan setiap hari atau ditemukan di sekitar yang dapat menggantikan bahan kimia tertentu agar kegiatan praktikum kimia dapat berjalan sebagaimana mestinya sehingga melalui praktikum, keterampilan proses sains siswa dapat dilatih dan dikembangkan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk melatih keterampilan proses sains siswa kelas XI MIPA SMA Negeri 12 Kupang, sehingga siswa dapat menemukan konsep atau solusi dari permasalahan yang diajukan dalam pembelajaran di kelas dan terampil dalam melakukan suatu percobaan. Selain itu, keterampilan proses sains siswa diharapkan dapat meningkat. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan ini yakni pelatihan yang disertai praktikum/eksperimen, diskusi, dan tanya jawab. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah keterampilan proses sains siswa kelas XI MIPA SMA Negeri 12 Kupang pada kelima aspek tergolong dalam kategori sangat baik dengan persentase rata-rata kemunculan keterampilan proses sains sebesar 86,5% pada percobaan tentang identifikasi sifat asam dan basa pada berbagai produk dengan indikator kertas lakmus merah, lakmus biru dan indikator kertas kunyit, faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi dan  faktor-faktor yang mempengaruhi pergeseran kesetimbangan. Dengan demikian, melalui pelatihan praktikum kimia berbasis lingkungan, keterampilan proses sains siswa meningkat dimana siswa menjadi terampil dalam melakukan suatu percobaan kimia pada aspek menggunakan alat dan bahan; mengamati, melaksanakan percobaan; berkomunikasi dan menafsirkan data suatu percobaan.
KOMPARASI HASIL BELAJAR SISWA ANTARA MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DAN MEDIA ANIMASI DENGAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH TANPA MEDIA ANIMASI PADA MATERI IKATAN KIMIA Faderina Komisia; Maria Aloisia Uron Leba
JURNAL KOULUTUS Vol. 2 No. 1 (2019): Jurnal Koulutus
Publisher : LPPM Universitas Kahuripan Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.155 KB)

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini untuk (1). Mengetahui ada tidaknya perbedaan hasil belajar siswa antara siswa yang diajarkan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah dan media animasi dengan siswa yang diajarkan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah tanpa media animasi padamateri ikatan kimia.(2). Mengetahui rata- rata perbedaan hasil belajar siswa antara siswa yang diajarkan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah dan media animasi dengan siswa yang diajarkan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah tanpa media animasi pada materi ikatan kimia. Sampel dalam penelitian ini adalah.Siswa kelas X MIPA1 dan XMIPA 2 SMA Negeri 6 Kupang. Desain penelitian yang digunakan adalah posttest only control group design. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji t (Independent Samples T-Test) yang dianalisis dengan menggunakan program SPSS 16 pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1). Ada perbedaan hasil belajar siswa antara siswa yang diajarkan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah dan media animas idengan siswa yang diajarkan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah tanpa media animasi padamateri ikatankimia (thit > t atau 6,056> 1,999). (2). Hasil belajar siswa yang lebih tinggi adalah siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran berbasis masalah dan media animasi dibandingkan dengan siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran berbasis masalah tanpa media animasi pada materi ikatan kimia (nilai mean 82,0312>79,5625). Kata Kunci: Model Pembelajaran Berbasis Masalah, Media Animasi, Hasil Belajar Siswa, danIkatan Kimia.
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) PRAKTIKUM KIMIA BERBASIS LINGKUNGAN PADA MATERI LAJU REAKSI Maria Benedikta Tukan; Faderina Komisia; Maria Aloisia Uron Leba; Jesiyanti Suni Amtonis
JURNAL KOULUTUS Vol. 3 No. 1 (2020): JURNAL KOULUTUS
Publisher : LPPM Universitas Kahuripan Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui kelayakan LKPD praktikum berbasis lingkungan pada materi laju reaksi siswa kelas XI IPA. (2) mengetahui respon siswa kelas XI IPA terhadap LKPD praktikum berbasis lingkungan pada materi laju reaksi. Penelitian ini dilaksanakan pada semester ganjil tahun pelajaran 2019/2020 di SMA Muhammadiyah Kupang. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPA SMA Muhammadiyah Kupang yang berjumlah 25 orang. Teknik pengambilan sampel adalah sampling jenuh. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan atau R&D (research and development). Instrumen yang digunakan adalah lembar validasi dan lembar angket respon siswa. Analisis data instrument non tes pada penelitian ini menggunakan teknik analisis data deskriptif menggunakan skala likert. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Lembar kerja peserta didik (LKPD) praktikum berbasis lingkungan pada materi laju reaksi yang dikembangkan sangat layak untuk digunakan dalam pembelajaran kimia pada materi laju reaksi dengan persentase rata-rata dari kedua validator sebesar 84% dan tergolong dalam kriteria sangat layak. (2) pada uji coba kelompok kecil, respon siswa terhadap LKPD yang dikembangkan tergolong dalam kriteria baik dengan persentase rata rata respon siswa sebesar 80% tetapi masih perlu direvisi karena pada bagian alat dan bahan tidak ada dituliskan jumlah alat dan bahan yang digunakan sesuai dengan prosedur kerja dalam percobaan. (3) pada uji coba kelompok besar, respon siswa terhadap LKPD yang dikembangkan tergolong dalam kriteria sangat baik dengan persentase rata-rata respon siswa sebesar 86% dengan demikian produk (LKPD) yang dikembangkan sangat baik untuk digunakan dalam pembelajaran kimia pada materi laju reaksi siswa kelas XI IPA SMA Muhammadiyah Kupang. Kata Kunci: Penelitian pengembangan R&D, Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD), Laju reaksi, Kelayakan dan Respon siswa ABSTRACTThis research aims to (1) determine the feasibility of environmental based LKPD practicum on the reaction rate material of class XI IPA students. (2) knowing the response of class XI IPA students to the LKPD practicum based on the environment on the reaction rate material. This research was conducted in the odd semester of the 2019/2020 academic year at Muhammadiyah Senior High School Kupang. The sample in this study was 25 students of class XI IPA Muhammadiyah Senior High School Kupang. The sampling technique is saturated sampling. This type of research is research and development (R&D). The instruments used were validation sheets and student response questionnaire sheets. Analysis of non-test instrument data in this research using descriptive data analysis techniques using a Likert scale. The results of this research show that (1) Student worksheets (LKPD) of environment-based practicum on the developed rate reaction material are very suitable for use in chemistry learning on reaction rate material with an average percentage of both validators of 84% and classified in the criteria very decent. (2) in small group trials, students responses to LKPD developed were classified as good criteria with an average percentage of student responses of 80% but it still needs to be revised because there are no numbers of tools and materials on the tools and materials section used in accordance with the work procedures in the experiment. (3) in large group trials, students responses to LKPD developed were classified asvery good criteria with an average percentage of student responses of 86%, thus the product (LKPD) that was developed is very good for use in chemistry learning on the reaction rate material of class XI IPA students of Muhammadiyah Senior High School Kupang. Keywords: R&D research and development, Student Worksheet (LKPD), Reaction rate, Student's Eligibility and Response.
PENGARUH RESPON TENTANG VIDEO PEMBELAJARAN YANG DIINTEGRASIKAN PADA PENERAPAN PENDEKATAN DISCOVERY LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATERI LARUTAN PENYANGGA KELAS Xl IPA SMA NEGERI 5 KUPANG TAHUN AJARAN 2021/2022 Mariana B. Ramen; Yanti Rosinda Tinenti; Maria Aloisia Uron Leba
JURNAL KOULUTUS Vol. 5 No. 2 (2022): JURNAL KOULUTUS
Publisher : LPPM Universitas Kahuripan Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan umum dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh respon tentang video pembelajaran yang diintegrasikan pada penerapan pendekatan discovery learning terhadap hasil belajar peserta didik pada materi larutan penyangga kelas XI IPA SMAN 5 Kupang tahun ajaran 2021/2022. Sedangkan untuk menjawab tujuan umum ini, maka terdapat beberapa tujuan khusus yakni untuk mengetahui validitas video pembelajaran, ketuntasan hasil belajar peserta didik, respon peserta didik tentang video pembelajaran, hubungan respon terhadap hasil belajar peserta didik, dan pengaruh respon terhadap hasil belajar peserta didik. Desain penelitian adalah one –Shot Case Study. Teknik pengambilan sampel adalah sampling jenuh. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitati. Dimana data-data kuatitatif yang diperoleh untuk hasil belajar, respon, dan validitas kemudian di olah dan dideskripsikan. Teknik analisis data yang digunakan untuk melihat hubungan dan pengaruh yakni koefisien korelasi product moment dan statistic regresi sederhana. Hasil penelitian yakni (1) Media video pembelaran dinyatakan sangat baik dengan persentasi validitas sebesar 80,5 (2) Hasil belajar peserta didik dinyatakan tuntas dengan rata-rata nilai 86,03, (3) Respon peserta didik berada pada kriteria sangat baik dengan persentase rata-rata 88,19%. (5) ada hubungan respon terhadap hasil belajar dengan nilai kofisien korelasi sebesar 0,48.(6) Ada pengaruh yang signifikan antara respon terhadap hasil belajar peserta didik yang ditunjukkan dengan nilai Fhitung>Ftabel atau 29,00 > 4,18, serta besarnya sumbangan variable x terhadap variable y yang ditunjukkan dengan persamaan regresi sederhana = 52,219+ 0,382x.
Aplication of Turmeric Rhizome Pigmen as Acid-Base Titration Indicator Maria Aloisia Uron Leba; Aloisius Masan Kopon; Yustina Dwisofiani Lawung; Anjelina Derci Jenimat; Faderina Komisia; Maria Benedikta Tukan; Erly Grizca Boelan; Anselmus Boy Baunsele
JURNAL SAINS NATURAL Vol. 12 No. 4 (2022): Sains Natural
Publisher : Universitas Nusa Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31938/jsn.v12i4.431

Abstract

Turmeric rhizome is a source of natural yellow pigment which can be applied as a pH indicator. This pigment was extracted from turmeric rhizomes using ethanol as a solvent. The purpose of this study was to examine the application of turmeric rhizome pigment extract (TRPE) as an indicator to determine the concentration of H+, the precision and accuracy of the use of TRPE as an indicator of acid base titration. As a comparison, in this study used also a standard indicator, such as phenolphthalein (PP) and methyl red (MR). Titration was carried out on samples without spike and spike samples. The result showed that the rendement of TRPE was 35.72%. The concentration of H+ on the sample without spikes in the titration of strong acid-strong base (SASB) and strong acid-weak base (SAWB) using TRPE, PP and MR indicators gave the same result, namely 0.041 M. The concentration of H+ on spike samples in SASB and SAWB titrations using TRPE, PP and MM indicators gave the same result, namely 0.165 M. The use of TRPE in the titration of SASB, SAWB, weak acid-strong base (WASB) and weak acid-weak base (WAWB) provided good precision with the coefficient of variation (CV) obtained in the titration of samples without spikes and titrations of spike samples, respectively are 1.2% and 0.35%, but only give good accuracy in SASB and SAWB titration with the recovery in the range of 102.3%-102.7%.Keywords: accuracy; acid base; precision; titration; turmeric ABSTRAKAplikasi Pigmen Rimpang Kunyit Sebagai Indikator Titrasi Asam-BasaRimpang kunyit merupakan salah satu sumber pigmen kuning alami yang dapat diaplikasikan sebagai indikator pH. Pigmen ini diperoleh dengan cara mengekstraksinya dari rimpang kunyit menggunakan pelarut etanol. Penelitian ini bertujuan untuk  mengkaji aplikasi ekstrak pigmen rimpang kunyit (EPRK) sebagai indikator untuk menentukan konsentrasi H+ dalam sampel, presisi dan akurasi dari penggunaan EPRK sebagai indikator titrasi asam basa. Sebagai pembanding maka dalam penelitian ini digunakan pula indikator standar yakni fenolftalin (PP) dan metil merah (MM). Titrasi dilakukan terhadap sampel tanpa spike dan sampel spike. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh rendemen EPRK sebanyak 35,72%. Konsentrasi H+ dalam sampel  tanpa spike pada titrasi asam kuat-basa kuat (AKBK) dan asam kuat-basa lemah (AKBL)  menggunakan indikator EPRK, PP dan MM memberikan hasil yang sama yaitu 0,041 M.  Konsentrasi H+ dalam sampel  spike pada titrasi AKBK dan AKBL menggunakan indikator EPRK, PP dan MM memberikan hasil yang sama yaitu 0,165 M.  Penggunaan EPRK dalam titrasi AKBK, AKBL, asam lemah-basa kuat (ALBK) dan asam lemah-basa lemah (ALBL) memberikan presisi yang baik dengan coefficient of variation (CV) yang diperoleh  pada titrasi sampel tanpa spike dan titrasi sampel spike berturut-turut adalah ˂ 1,2%  dan  ˂ 0,35%, tetapi hanya memberikan akurasi yang baik pada titrasi AKBK dan AKBL dengan recovery yang diperoleh adalah pada kisaran 102,3%-102,7%.Kata Kunci: akurasi; asam basa; presisi; titrasi; kunyit
Improving the pedagogic competence of Pandhega Jaya Christian High School teachers through making learning videos Erly Grizca Boelan; Anselmus Boy Baunsele; Aloisius Masan Kopon; Maria Benedikta Tukan; Maria Aloisia Uron Leba; Faderina Komisia
Abdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Merdeka Malang Vol 7, No 3 (2022): August 2022
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/abdimas.v7i3.7587

Abstract

The development of technology today has had a very significant impact in the world of education, one of which is the creation of innovative learning media so that it can be a solution for teachers in creating a more interesting learning atmosphere. In line with this, teachers must be able to adapt, one of which is increasing their competence, especially pedagogic competence. The objectives of this activity are 1) to improve teacher learning and creativity in preparing media; and 2) solving problems faced by teachers in making learning videos; and 3) introducing software/applications that are easy to use in making learning videos. This service activity was carried out at Pandhega Jaya Christian High School as a partner school. The method of service used is in the form of training. The stages of training activities include: preparation, implementation, monitoring and evaluation. The result of this activity is an increase in the ability of teachers to use technology-based media. This can be seen from the teachers being able to make learning videos using an android/ios-based application, namely Capcut. The whole series of activities went well and the participants looked so enthusiastic and followed the whole series of activities to completion.
PENGGUNAAN MODUL PRAKTIKUM KIMIA FISIKA I BERBASIS PROBLEM SOLVING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MAHASISWA Faderina Komisia; Theresia Wariani; Kornelis Bria; Maria Benedikta Tukan; Maria Aloisia Uron Leba
Jurnal Education and Development Vol 11 No 1 (2023): Vol.11 No.1. 2023
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (456.385 KB) | DOI: 10.37081/ed.v11i1.4168

Abstract

Kegiatan praktikum yang dilakukan di laboratorium masih menggunakan petunjuk praktikum yang hanya berisi penjelasan secara singkat, alat dan bahan, prosedur percobaan, data hasil pengamatan, dan pertanyaan-pertanyaan, sehingga hasil belajar yang diperoleh mahasiswa belum maksimal. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan menggunakan modul praktikum kimia fisika I berbasis problem solving (pemecahan masalah) pada mata kuliah praktikum kimia fisika I. Modul praktikum berbasis problem solving merupakan petunjuk praktikum yang didalamnya terdapat tahapan-tahapan pembelajaran model problem solving. Model problem solving merupakan model pembelajaran yang melibatkan siswa untuk memecahkan suatu masalah melalui tahap-tahap metode ilmiah sehingga siswa dapat mempelajari pengetahuan yang berhubungan dengan masalah tersebut dan sekaligus memiliki keterampilan untuk memecahkan masalah. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui peningkatan hasil belajar mahasiswa Program Studi Pendidikan Kimia, Unwira setelah menggunakan modul praktikum Kimia Fisika I berbasis Problem Solving pada mata kuliah Praktikum Kimia Fisika I semester ganjil 2021/2022. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan desain penelitian yaitu One Group Pretest-Posttest Design. Hasil dari penelitian ini adalah peningkatan hasil belajar mahasiswa setelah menggunakan modul praktikum Kimia Fisika I berbasis Problem Solving pada mata kuliah praktikum kimia fisika I tergolong dalam kategori sedang dengan N-Gain skor rata-rata yang diperoleh sebesar 0,52
Penerapan Pendekatan Saintifik Pada Materi Larutan Elektrolit Dan Non Elektrolit Menggunakan LKPD Berbasis Lingkungan Fendy A. M. Bria; Maria A. Uron Leba; Hironimus C. Tangi
Educativo: Jurnal Pendidikan Vol 1 No 2 (2022): Educativo: Jurnal Pendidikan
Publisher : PT. Marosk Zada Cemerlang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.175 KB) | DOI: 10.56248/educativo.v1i2.41

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kemampuan guru mengelola pembelajaran, hasil belajar siswa, dan ketuntasan indikator dalam pembelajaran yang menerapkan pendekatan saintifik materi larutan elektrolit dan non elektrolit menggunakan LKPD berbasis lingkungan di SMA Negeri Harekakae Kabupaten Malaka. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif. Hasil penelitian ini adalah kemampuan guru mengelola pembelajaran yang menerapkan pendekatan saintifik dikatakan baik atau instrumen layak digunakan dengan memperoleh skor 3,70. Hasil belajar siswa setelah mengikuti pembelajaran yang menerapkan pendekatan saintifik materi larutan elektrolit dan non elektrolit menggunakan LKPD berbasis lingkungan dikategorikan tuntas dengan skor 87. Ketuntasan indikator setelah melaksanakan pembelajaran yang menerapkan pendekatan saintifik elektrolit dan bahan larutan non elektrolit menggunakan LKPD berbasis lingkungan dikategorikan lengkap dengan nilai 0.89.
Phytochemical Content of Fresh Purple Sweet Potato (Ipomea batatas L.) Extract As Acid-Base Titration Indicator Anjelina Derci Jenimat; Yustina D Lawung; Anselmus Boy Baunsele; Erly Grizca Boelan; Theresia Wariani; Maria Aloisia Uron Leba
JURNAL SAINS NATURAL Vol. 13 No. 2 (2023): Sains Natural
Publisher : Universitas Nusa Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31938/jsn.v13i2.439

Abstract

Research has been carried out to examine the extraction and application of purple sweet potato tuber extract as an indicator of acid-base titration. Purple sweet potato tuber extract was obtained by extracting fresh tubers using ethanol 95% medical grade (PSPTE-95%) and ethanol 96% analytical grade (PSPTE-96%). Three variations of the maceration stage extracted samples. The extract was used for a phytochemical test and applied as an indicator for acid-base titration. Based on the research conducted, the rendement extract was extracted by ethanol 95% medical grade (PSPTE-95%) for the three stages of maceration are 4.34%, 4.76%, and 5.64%, the rendement extract was extracted by ethanol 96% analysis grade (PSPTE-96%) for the three stages of maceration are 7.09%, 12.16%, and 20.43%. PSPTE-95% and PSPTE-96% contain flavonoids, tannins, alkaloids, and saponins. PSPTE-95% and PSPTE-96% can be applied as indicators for titration of HCl solution with NaOH solution and HCl solution with NH4OH solution.