Claim Missing Document
Check
Articles

Optimalisasi Pembelajaran Kimia Melalui Pelatihan Praktikum Kimia Sederhana Tukan, Maria Benedikta; Leba, Maria Aloisia Uron; Komisia, Faderina
Abdimas Galuh Vol 6, No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v6i1.13751

Abstract

Ilmu kimia sangat berkaitan erat dengan eksperimen. Melalui eksperimen konsep- konsep ilmu kimia dapat dipahami dengan baik oleh siswa dan meningkatkan daya ingat terhadap materi yang dipelajari. Namun dalam pelaksanaanya, konsep ilmu kimia yang diajarkan tidak sejalan bersamaan dengan eksperimen. Permasalahan mendasar yang dialami oleh guru-guru kimia di sekolah khususnya di Kota Kupang dan sekitarnya adalah keterbatasan alat dan bahan praktikum (sesuai buku paket/pegangan yang ada di sekolah), kurangnya informasi mengenai praktikum sederhana dan ketidaktersediaan petunjuk ekperimen praktis yang dapat digunakan sesuai dengan kondisi sekolah dan wilayah. Solusi yang ditawarkan untuk menyelesaikan masalah-masalah ini adalah dengan memberikan pelatihan praktikum kimia sederhana kepada siswa-siswi SMA di kota Kupang dengan menggunakan alat dan bahan praktikum sederhana serta memanfaatkan alat-alat sederhana yang dapat menggantikan alat tertentu. Dengan demikian konsep dan ekperimen kimia dapat berjalan walaupun sekolah masih keterbatasan sarana dan prasarana namun kegiatan pembelajaran dapat berlangsung sesuai standar kurikulum yang telah ditetapkan. Adapun luaran yang ditargetkan dari kegiatan ini adalah publikasi artikel pada jurnal nasional terakreditasi. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yakni metode eksperimen atau praktikum.  Adapun hasil dari kegiatan ini yakni  siswa-siswi memahami dan terampil dalam menggunakan alat alat laboratorium terutama pada materi Titrasi Asam Basa.
Pendampingan Praktikum Kimia Sederhana Untuk Meningkatkan Pemahaman Terhadap Ilmu Kimia dan Melatih Keterampilan Proses Sains Siswa Kelas X dan XI di Panti Asuhan Katolik Sonaf Maneka Kupang Komisia, Faderina; Leba, Maria Aloisia Uron; Tukan, Maria Benedikta; Jeno, Maria Detrisa Inosensia; Mesugama, Raymond Fernando; Tolentini, Nikola; Iju, Sonyatania; Leulaleng, Susana Oren
Abdimas Galuh Vol 6, No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v6i1.13709

Abstract

Keterampilan proses berupa keterampilan dalam mengobservasi, mengklasifikasikan, mengkomunikasikan, mengukur, memprediksi, dan menyimpulkan dapat dilatih melalui penerapan metode praktikum. Selain itu, pembelajaran yang dilakukan menggunakan praktikum dianggap mampu memberikan motivasi yang baik terhadap minat belajar peserta didik sehingga peserta didik akan lebih mudah memahami materi yang diajarkan khususnya materi kimia yang bersifat abstrak. Berdasarkan wawancara dengan siswa kelas X dan XI di panti asuhan katolik Sonaf Maneka, sekitar 50% siswa kurang memahami konsep ilmu kimia dan kurang terampil dalam melakukan percobaan-percobaan kimia, karena di sekolah mereka belum semua materi kimia terutama materi yang bersifat abstrak, diajarkan melalui praktikum. Dalam pembelajaran kimia di sekolah, hanya materi kimia tertentu saja yang diajarkan melalui praktikum.  Hal ini disebabkan oleh keterbatasan alat dan bahan praktikum di sekolah. Karena itu, pentingnya melakukan praktikum kimia bagi siswa kelas X dan XI di panti asuhan katolik Sonaf Maneka dengan menggunakan alat dan bahan yang digunakan setiap hari atau ditemukan di sekitar yang dapat menggantikan alat dan bahan kimia tertentu sehingga mereka lebih mudah memahami ilmu kimia dan memiliki keterampilan proses sains yang baik melalui praktikum kimia sederhana. Tujuan dari kegiatan ini ialah memberikan pendampingan praktikum kimia sederhana bagi siswa kelas X dan XI di panti asuhan katolik Sonaf Maneka sehingga dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman peserta didik terhadap ilmu kimia dan melatih keterampilan proses sains peserta didik. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan ini yakni metode ceramah, praktikum dan diskusi. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa (1) Peningkatan pemahaman siswa kelas X dan XI terhadap ilmu kimia pada setiap pertemuan tergolong sedang, yang ditunjukkan dengan nilai N-Gain rata-rata yakni 0,467 dan 0,557. (2) Keterampilan proses sains siswa kelas X dan XI pada setiap pertemuan tergolong baik, yang ditunjukkan dengan persentase kemunculan keterampilan proses sains siswa rata-rata yakni 76,666% dan 77,137%.
Development of an Environment Based Chemistry Practicum Guide for Class XI Komisia, Faderina; Tukan, Maria Benedikta; Leba, Maria Aloisia Uron; Taek, Maximus M.; Tolentini, Nikola; Iju, Maria Sonyatania; Nggepe, Lusiana F.
JCER (Journal of Chemistry Education Research) Vol. 9 No. 2 (2025): Volume 9 No. 2 December 2025
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jcer.v9n2.p62-70

Abstract

This study aims to determine the feasibility of an environmentally based chemistry practicum guide for class XI and to determine student responses to an environmentally based chemistry practicum guide for class XI. The sample in this study was the class XI students of Senior High School 12 Kupang. The type of research used is R&D research using the Thiagarajan 4D development model which consists of defining, designing, developing, disseminating. Based on the results of the material expert validation, the average percentage of validity was 82,22% with very feasible criteria and the media expert validation obtained an average percentage of validity of 85,625% with very feasible criteria. In the limited trial, the average percentage of student responses to the developed practicum guide was 81,13% with very good criteria. In the extensive trial, the average percentage of student responses to the developed practicum guide was 85,42% with very good criteria.
VALIDITY ANALYSIS OF THE SCIENCE PROCESS SKILLS ASSESSMENT INSTRUMENT FOR HIGH SCHOOL STUDENTS ON CHEMISTRY MATERIALS Faderina Komisia; Maria Benedikta Tukan; Diana Yanni Ariswati Fallo; Gradiana Jenisa Perlita Hale; Geosefina Besi Meta; Petronela Onika Lanmai; Fransiska Eflani; Maria Aloisia Uron Leba
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 12 (2025): December
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i12.12860

Abstract

The assessment of students' science process skills in several senior high schools in Kupang City is still limited to the final learning outcomes, such as written test scores, and does not optimally measure the scientific thinking process that takes place. The assessment instruments used by teachers still tend to measure only cognitive aspects, so that aspects of science process skills are neglected. The assessment instruments used to measure these skills must have content validity so that the assessment results are accurate and reliable. This study aims to analyze the content validity of assessment instruments for science process skills of senior high school students in grades X, XI, and XII. The research method used is content validity through expert judgment. The science process skills assessment instruments were assessed by six expert validators, namely two learning experts, two chemistry experts, and two evaluation experts. The expert assessment data were analysed using Aiken's V. The results showed that the assessment instruments for science process skills of high school students in grades X, XI, and XII were classified as valid with an average V score of 0.74, which means that the assessment instruments are ready and suitable for use by teachers and schools. The assessment instrument meets the content validity criteria and can be used to assess students' skills in the chemistry learning process at school, but it still needs improvement in several aspects and indicators to enhance the overall quality of the instrument.
The Effectiveness of the Integrated BBT Method (Read-Tiered-Structured) in Improving Reading Literacy among Elementary School Students: A Quasi-Experimental Study Lejap, Gracianus Edwin Tue P.; Missa, Hildegardis; Alexius, Madar; Leba, Maria Aloisia Uron
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 10 No. 03 (2026): July 2026
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g-couns.v10i03.9073

Abstract

This study aims to evaluate the effectiveness of the Integrated BBT Method (Reading-Tiered-Structured) in improving elementary school students’ reading literacy. The research employed a quantitative, quasi-experimental one-group pre-test–post-test design involving 56 students from Grades I–VI at SD Inpres Bone, South Central Timor Regency, East Nusa Tenggara, using a saturated sampling technique. The intervention was implemented over four weeks in sequential stages: reading letters, words, sentences, and paragraphs. The research instrument consisted of a reading literacy test developed by the Ministry of Education, Culture, Research, and Technology (Kemdikbudristek), and data were analyzed using a paired-samples t-test. The results indicated a significant improvement in reading literacy, with a significance value (2-tailed) of 0.000 (< 0.05). The t-values across the five levels were -18.044, -37.293, -30.529, -15.152, and -13.550, respectively, with 55 degrees of freedom. The effect size values at the five levels were 3.151571, 6.721453, 5.412058, 2.563162, and 2.281976, respectively, with average post-test achievement exceeding 97% across all levels. The limitations of this study include the absence of a control group and the short duration of the intervention. Theoretically, these findings strengthen the effectiveness of a staged literacy approach, while practically, they provide an applicable model for reading instruction. This study recommends implementing the Integrated BBT Method to strengthen reading literacy policy in Indonesian elementary schools. Keywords: elementary school students, integrated BBT method, quasi-experimental study, reading literacy