Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

E-Kulkul: Sistem Informasi Kumpul Warga berbasis Android I Putu Ika Muditha; I Gede Juliana Eka Putra; I Putu Gede Krisna Juliharta
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi JUTISI Vol. 9, No. 1, April 2020
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (507.816 KB) | DOI: 10.35889/jutisi.v9i1.436

Abstract

Abstrak. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk memudahkan penyampaian informasi dan memfasilitasi warga untuk berkumpul adalah dengan memanfaatkan perkembangan teknologi informasi untuk mempercepat penyampaian informasi, serta memudahkan kelian atau kepala lingkungan dalam mendata warganya. Aplikasi e-kulkul merupakan sistem informasi kumpul warga yang memudahkan warga dan pengelola lingkungan atau kelian dalam menyampaikan berita dan bahaya yang terjadi. Pengembangan sistem menggunakan metode waterfall dan dibangun dengan menggunakan framework ionic dan database menggunakan firebase dari google. Dari hasil penelitian ini diperoleh bahwa warga dapat melihat agenda kegiatan dan berita, memberikan peringatan bahaya dengan melengkapi bukti kejadian, serta dapat melakukan pengaduan tentang keluhan dan masalah yang terdapat pada lingkungan sekitar. Kata kunci: Sistem Kumpul Warga, Sistem Informasi berbasis android, Ionic Framework, Model Waterfall Abstract. One way that can be done to facilitate the delivery of information and facilitate citizens to gather is to take advantage of the development of information technology to accelerate the delivery of information, as well as facilitate kelian or head of the environment in recording citizens. The ekulkul application is a community gathering information system that makes it easy for residents and environmental managers to deliver news and dangers that occur. System development uses the waterfall method and is built using the ionic framework and database using firebase from google. From the results of this study it was found that residents can see the agenda of activities and news, provide a warning of danger by completing evidence of events, and can make complaints about complaints and problems found in the surrounding environment. Keywords: Citizen Gathering System, Android-based Information System, Ionic Framework, Waterfall Model
Rancang Bangun Sistem Informasi Manajemen Administrasi Desa Berbasis Web Menggunakanan Framework Laravel I Gusti Ngurah Swala Putra; I Putu Satwika; I Gede Juliana Eka Putra
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi JUTISI Vol. 9, No. 2, Agustus 2020
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (589.491 KB) | DOI: 10.35889/jutisi.v9i2.522

Abstract

Abstrak                                                         Pengelolaan surat-menyurat di Kantor Desa Saba Blahbatuh Gianyar umumnya masih dilakukan dengan cara konvensional, yaitu petugas mencatat data pemohon surat ke dalam buku besar, kemudian memasukan data tersebut ke dalam aplikasi Microsoft Word atau Microsoft Excel. Metode pengelolaan yang demikian mengakibatkan format surat menjadi berubah-ubah, rawan terjadi kesalahan pencatatan data surat, serta membutuhkan waktu yang lama dalam prosesnya. Tulisan ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah sistem aplikasi pada kantor Desa Saba. Metode pengembangan perangkat lunak yang digunakan adalah Software Development Life Cycle (SDLC), dengan model pengembangan waterfall. Pengembangan Aplikasi menggunakan framework Laravel sebagai backend dan framework VueJs sebagai frontend. Hasil uji implementasi memperlihatkan bahwa sistem yang dibangun dapat membantu dalam proses pembuatan surat menyurat, lebih mempercepat proses pelayanan kepada masyarakat karena sudah ditetapkanya format surat kedalam sistem sehingga hasil yang didapatkan lebih akurat dan efisien.Kata kunci: Rancang Bangun, Sistem Informasi Manajemen, Administrasi Desa, Framework Laravel, Software Development Life Cycle Abstract Management of correspondence at the Saba Blahbatuh Gianyar Village Office is generally still carried out in a conventional way, where the officer records the applicant's data into a ledger, then enters the data into the Microsoft Word or Microsoft Excel application. This management method causes the format of the letter to change, is prone to errors in recording letter data, and takes a long time to process. This paper aims to develop an application system at the Saba Village office. The software development method used is the Software Development Life Cycle (SDLC), with a waterfall development model. Application development uses the Laravel framework as the backend and the VueJs framework as the frontend. The results of the implementation test show that the system built can help in the process of making correspondence, further accelerating the service process to the community because the letter format has been assigned to the system so that the results obtained are more accurate and efficient.Key words: Design, Management Information System, Village Administration, Laravel Framework, Software Development Life Cycle
Aplikasi Pencarian Jadwal Ibadah dan Kegiatan Gereja Kristen Jawi Wetan Berbasis Mobile (Studi Kasus Kabupaten Jember) Samuel Johan Saputra; I Gede Juliana Eka Putra; Ketut Queena Fredlina
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi JUTISI Vol. 9, No. 3, Desember 2020
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.735 KB) | DOI: 10.35889/jutisi.v9i3.544

Abstract

ABSTRAK.  Seperti halnya smartphone seiring berjalanannya waktu teknologi informasi dan komunikasi ini terus meningkat dalam perkembangannya. Dengan teknologi yang maju dapat dibuat sistem informasi berbasis mobile yang dapat menampilkan tempat ibadah misalnya gereja dan dapat menampilkan jadwal ibadah serta informasi lainya, dengan adanya sistem informasi gereja dapat mempermudah jemaat gereja untuk mencari informasi lokasi gereja, jadwal ibadah atau informasi lainnya. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif untuk mencari hasil efektivitas terhadap sistem informasi yang dibuat serta tahap pengembangan menggunakan Spiral Model. Rancangan sistem menggunakan model Data Flow Diagram (DFD), serta menggunakan framework Ionic Versi 4 sebagai frontend dan backend. Penelitian ini berhasil merancang dan membangun sistem informasi gereja yang fungsinya hanya menampilkan lokasi gereja, jadwal ibadah, berita jemaat dan profil pendeta. Kata Kunci: Aplikasi Sistem Informasi, Berbasis Mobile, Pencarian Jadwal Ibadah ABSTRACT.  As with smartphones as Berjalanannya the time of this information and communication technology continues to increase in its development. With advanced technology can be created mobile-based information system that can display places of worship such as church and can display the schedule of worship and other information, with the information system of the Church can facilitate the congregation of the Church To search for church location information, worship schedules or other information. This research uses quantitative methods to search for the outcome of effectiveness of information systems created as well as the development phase using Spiral Model. The design process in this study uses the Data Flow Diagram (DFD) model, as well as using the Ionic version 4 framework as the frontend and backend. This research manages to design and build a church information system whose functions only display the location of the church, the schedule of worship, Church news and pastor's profile. Keywords: Information Systems Application, Mobile Based, Worship Schedule Search
SISTEM INFORMASI E-SUPPLY CHAIN MANAGEMENT BUDIDAYA JAMUR TIRAM PADA OKA JAMUR BALI Anak Agung Putu Sanjaya; I Gede Juliana Eka Putra; Ni Made Estiyanti
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi JUTISI Vol. 9, No. 3, Desember 2020
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (823.886 KB) | DOI: 10.35889/jutisi.v9i3.549

Abstract

Abstrak.  Budidaya jamur merupakan usaha yang sedang dikembangkan oleh masyarakat Kabupaten Badung memiliki prospek yang besar dan permintaan pasar yang tinggi, akan tetapi permasalahan yang dihadapi berupa seringnya pengepul mendapat permintaan pasar yang melebihi kapasitas dari pasokan jamur tiram yang dia miliki dan kurangnya informasi yang didapat pengepul tentang stok jamur dari petani dimana pengepul harus menvari pasokan jamur untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Penulis akan membahas mengenai sistem informasi E-Supply Chain Management melirik permasalahan diatas. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Pembuatan sistem informasi ini dibuat dengan bahasa pemograman PHP, javascript dan basis data menggunakan MySQL. Dari hasil kuisioner yang dilakukan dengan petani, pengepul dan pemasok, sistem informasi ini mendapatkan respon yang positif dimana responden menyatakan sistem ini sangat membantu. Kata kunci : Sistem Informasi, E-Supply Chain, Jamur Tiram Abstract.  Mushroom cultivation is a business that is being developed by the people of Badung Regency which has great prospects and high market demand, but the problem faced is the frequent collectors who get market demand that exceeds the capacity of the supply of oyster mushrooms they have and the lack of information obtained by collectors about the stock mushrooms from farmers where collectors have to vary the supply of mushrooms to meet community needs. The author will discuss about the E-Supply Chain Management information system glancing at the above problems. This research was conducted with qualitative and quantitative approaches. Making this information system is made with the PHP programming language, javascript and database using MySQL. From the results of the questionnaire conducted by farmers, collectors and suppliers, this information system received a positive response where respondents said the system was very helpful. Keywords: Information Systems, E-Supply Chain, Oyster Mushrooms
Analisis Tata Kelola dan Audit Sistem Informasi pada Rumah Sakit Umum “XYZ” Menggunakan Kerangka Kerja COBIT 5 Ni Made Natalisa Putri; I Gede Juliana Eka Putra; I Gede Putu Krisna Juliharta
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi JUTISI Vol. 9, No. 1, April 2020
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (434.113 KB) | DOI: 10.35889/jutisi.v9i1.447

Abstract

Abstrak. RSU “XYZ” telah menerapkan Teknologi Informasi untuk menangani keseluruhan proses manajemen, mulai dari pelayanan diagnosa dan tindakan untuk pasien, medical record, apotek, gudang farmasi, penagihan, database personalia, penggajian karyawan, proses akuntansi sampai dengan pengendalian oleh manajemen. Namun dengan masih ditemukannya beberapakendala pada sistem tata kelola Teknologi Informasi, dipandang perlu untuk mengkaji lebih mendalam melalui evaluasi tata kelola, agar dapat memperoleh rekomendasi yang tepat dan sesuai untuk peningkatan dan pengembangannya. Paper ini bertujuan untuk melakukan analisis tata kelola Sistem Informasi berdasarkan kerangka kerja COBIT 5. Kerangka kerja COBIT 5 dimodifikasi dan disesuaikan dengan kondisi yang ada di RSU “XYZ”, yaitu mengukur beberapa aktivitas kegiatan dari beberapa domain yang ada pada COBIT 5. Hasil analisis dan evaluasi menunjukkan tingkat kematangan tata kelola Teknologi Informasi RSU “XYZ” berada pada level 3, dan menyarankan untuk meningkatkan hingga pada level 5. Hasil analisis juga merekomendasikan untuk dilakukan pelatihan khusus setiap 2 bulan terkait pengoperasian Sistem Informasi yang ada, mengatur prioritas anggaran dan biaya pada investasi Teknologi Informasinya, serta menambah perangkat Teknologi Informasi dalam jumlah yang memadai Kata kunci: Analisis Tata Kelola, Audit Sistem Informasi, Rumah Sakit Umum, Kerangka Kerja COBIT 5Abstract. "XYZ" General Hospital has implemented Information Technology to handle the entire management process, ranging from diagnostic services and actions for patients, medical records, pharmacies, pharmaceutical warehouses, billing, personnel databases, employee payroll, accounting processes to management control. However, with a number of obstacles still found in the Information Technology governance system, it is deemed necessary to examine more deeply through evaluating governance, so that it can obtain appropriate and appropriate recommendations for its improvement and development. This paper aims to analyze Information Systems governance based on the COBIT 5 framework. The COBIT 5 framework has been modified and adapted to the conditions in the "XYZ" General Hospital, which measures some of the activities of several domains in COBIT 5. The results of the analysis and evaluation shows the maturity level of Information Technology governance of RSU "XYZ" is at level 3, and suggests to increase to level 5. The results of the analysis also recommend that special training be conducted every 2 months regarding the operation of existing Information Systems, set budget and cost priorities on investment in Information Technology, and adding sufficient Information Technology devices Keywords: Governance Analysis, Information System Audit, General Hospital, COBIT Framework 5
Penentuan Prioritas Perbaikan Jalan Menggunakan Metode AHP dan TOPSIS I Kadek Wahyu Dwi Putra; Ketut Queena Fredlina; I Gede Juliana Eka Putra
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi JUTISI Vol. 9, No. 1, April 2020
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.638 KB) | DOI: 10.35889/jutisi.v9i1.438

Abstract

Abstrak. Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) pada suatu daerah tertentu memiliki keterbatasan. Dengan demikian, skala prioritas program kegiatan daerah terutama yang terkait dengan pembangunan atau pemeliharaan imprastruktur di daerah pada berbagai sektor perlu disusun dan ditetapkan dengan cermat agar tidak terjadi polemik yang terkait dengan masalah keuangan daerah. Artikel ini memadukan Model Analytic Hierarchy Process (AHP) dan Model Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) dalam menentukan prioritas perbaikan jalan di kawasan permukiman wilayah Karangasem. Model AHP digunakan untuk pembobotan kriteria, sedangkan TOPSIS digunakan untuk menentukan perangkingan prioritas. Kombinasi kedua model dapat menghasilkan prioritas perbaikan jalan di wilayah Karangasem menggunakan kriteria-kriteria Total Jalan Rusak, Panjang Jalan, Jumlah Penduduk, dan Lebar Jalan yang telah ditetapkan. Namun demikian, tingkat akurasi penetapan prioritas yang dihasilkan oleh perpaduan kedua metode tersebut masih perlu dikaji lebih jauh sebelum benar-benar digunakan sebagai rujukan bagi Pemerintah Daerah Karang Asem dalam penentuan Prioritas Perbaikan Jalan pada Wilayah tersebut. Kata kunci: Sistem Pendukung Keputusan, Prioritas Perbaikan Jalan, Analytic Hierarchy Process (AHP), Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS). Abstrak. The Regional Budget Revenue and Expenditure in a certain area has limitations. Therefore, the priority scale of regional activity programs, especially those related to the development or maintenance of regional infrastructure in various sectors, needs to be carefully arranged and determined to prevent polemics related to regional financial problems. This article combines the Analytic Hierarchy Process (AHP) Model and the Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) model in determining priorities for road improvement in the Karangasem residential area. The AHP model is used for weighting criteria, while the TOPSIS is used to determine priority ranking. The combination of the two models can produce priority road improvements in the Karangasem area using the criteria for Total Damaged Roads, Length of Roads, Number of Population, and Width of Roads that have been determined. However, the accuracy of prioritization resulting from the combination of the two methods still needs to be studied further before actually being used as a reference for the Karang Asem Regional Government in determining Road Repair Priorities in the Region. Keywords: Decision Support System, Road Repair Priority, Analytic Hierarchy Process (AHP), Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS).
Pengenalan Artefak Museum Gedong Arca Berbasis Mobile Virtual Reality I Made Ochlan Pramana Putra; I Gede Juliana Eka Putra; Bagus Putu Wahyu Nirmala
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer Vol 17, No 1: Februari 2021
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (860.352 KB) | DOI: 10.35889/progresif.v17i1.570

Abstract

Abstrak.  Museum seharusnya dapat menjadi pusat pendidikan yang bersinergi antar generasi. Namun pada kenyataanya keberadaan Museum sering hanya dianggap sebatas tempat penyimpanan benda-benda kuno yang sepi pengunjung. Kesulitan memikat pengunjung untuk berkunjung ke museum menjadi masalah secara nasional yang perlu ditangani secara komprehensif. Artikel ini menyajikan model Game Pengenalan Artefak Museum Gedong Arca, yang merupakan game yang mensimulasikan Gedung serta benda bernilai sejarah yang ada di Museum kedalam dunia Virtual atau Virtual reality. Pengembangan game ini dikerjaakan dengan sistematika LutherSutopo atau Multimedia Development Life Cycle (MDLC). Hasil pengembangan game menggunakan metode MDLC didapatkan bahwa game yang dibuat mendapatkan hasil memuaskan berdasarkan poin-poin yang disampaikan dalam pengujian sistem. Uji Penerapan Game untuk Pengenalan Artefak Museum Gedong Arca Berbasis Mobile virtual reality juga mampu meningkatkan minat masyarakat untuk mepelajari tentang Artefak-artefak yang ada di Museum Gedon Arca. Kata kunci: Artefak Museum, Game, Virtual Reality Abstract.  Museums should be able to become a center of education that synergizes between generations. However, in fact, the existence of the museum is often considered only as a storage area for ancient objects which is empty of visitors. The difficulty in attracting visitors to visit the museum is a national problem that needs to be addressed comprehensively. This article presents the Gedong Arca Museum Artifact Recognition Game model, which is a game that simulates buildings and historical objects in the Museum into the virtual world. This game development is done with Luther-Sutopo systematics or Multimedia Development Life Cycle (MDLC). The results of game development using the MDLC method show that the games made get satisfactory results based on the points conveyed in the system testing. Game Application Test for the Introduction of Gedong Arca Museum Artifacts Based on Mobile virtual reality is also able to increase public interest in learning about the artifacts in the Gedon Arca Museum. Keywords: Museum Artifacts, Games, Virtual Reality
PENERAPAN AGILE METHOD DAN BMC PADA STARTUP UMKMEKSPOR.ID SEBAGAI USAHA PENINGKATAN EKSPOR PRODUK UMKM PERTANIAN DAN AGRO INDONESIA DALAM MASA PANDEMI Tiawan; I Gede Juliana Eka Putra; Alexandra Priscillia Devina
Jurnal Informatika Teknologi dan Sains Vol 4 No 2 (2022): EDISI 12
Publisher : Program Studi Informatika Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (469.452 KB) | DOI: 10.51401/jinteks.v4i2.2033

Abstract

MSMEs are currently booming in collaboration with innovative startups. According to the Assistant Governor of the BI Department of Economic and Monetary Policy Mr. Dody Budi Waluyo, there are have 3 problems related to agriculture, including production, distribution, and price affordability. This research uses Agile and BMC (Business Model Canvas) methods. Agile is a system development method that helps users/users so that the results obtained and in line with user needs, while BMC is a 9-component business model. The stages used in this study use the Agile model from Kanban to help see which processes will be implement,which proces are ongoing and which have been complete. It's hoped that the application of Agile and BMC methods can help solve the 3 main problems that exist in Indonesian its mean agriculture, especially in UMKMEkspor.id startups.
PKM INOVASI DIGITAL DESA KERAMAS KECAMATAN BLAHBATUH KABUPATEN GIANYAR BALI I Gede Juliana Eka putra; Tiawan; I Nyoman Arya Darma Anggara; Ni Wayan Dela Wahyuni; Gede Miasa
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1143.048 KB) | DOI: 10.31949/jb.v4i1.3820

Abstract

Profil desa merupakan gambaran menyeluruh tentang karakter desa dengan berbagai potensi yang ada yang disusun dan diketahui oleh masyarakat yang terlibat dalam pengembangan desanya, serta dipublikasikan kepada pihak yang akan berkontibusi positif terhadap pengembangan pariwisata berbasis potensi di desa tersebut. Salah satu desa yang saat ini sedang mengembangkan pariwisata berbasis potensi desa adalah Desa Keramas, desa ini memiliki beragam potensi desa yang dapat dikembangkan secara berkesinambungan. Saat ini desa Keramas belum memiliki data profil desa yang dibutuhkan untuk menginventarisasi data desanya baik sumber daya manusia, sumber daya alam, sumberdaya budaya, serta sarana dan prasarana pariwisata. Data tersebut sangat penting untuk pengembangan selanjutnya dalam memaksimalkan potensi desa untuk kesejahteraan masyarakat yang berkelanjutan. Kegiatan PKM ini, penyusunan profil desa dilakukan secara manual bersama mitra untuk selanjutnya dimasukkan kedalam sistem teknologi yang bertujuan untuk memudahkan akses informasi bagi yang membutuhkan data untuk pembangunan dan pengembangan desa Keramas. Diharapkan dengan tersedianya profil desa Keramas secara lengkap, valid, dan terbaharui dapat dipergunakan untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat desa Keramas. Selain itu dalam kegiatan ini diharapkan juga adanya peningkatan keterampilan dan pengetahuan masyarakat dalam memberikan pelayanan dan menampilkan informasi seluruh potensi yang ada di desa Keramas.
PELATIHAN DIGITAL MARKETING DALAM UPAYA MENINGKATKAN LITERASI DIGITAL UMKM DESA KERAMAS I Gede Juliana Eka putra; Ayu Pradnyandari Dananjaya Erawan; I Gede Wikan Aditya; I Wayan Juniarta; I Made Adi Surya Permana; I Made Wahyu Baskara
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.835 KB) | DOI: 10.31949/jb.v4i1.3880

Abstract

Desa Keramas memiliki potensi wisata baik wisata alam, budaya maupun buatan manusia untuk terus dikembangkan menjadi desa wisata unggulan di Kabupaten Gianyar, Bali. Seiring dengan perkembangan pariwisata dan revolusi digital 4.0 ini, aktivitas pemasaran produk unggulan desa ini akan lebih efektif, efisien dilakukan melalui media internet. Namun masyarakat desa Keramas belum memaksimalkan penggunaan teknologi digital untuk meningkatkan pemasaran usahanya. Sedikitnya pemahaman literasi digital yang dimiliki pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) menjadi salah satu faktor penghambat kurangnya daya saing usaha pelaku UMKM. Urgensi mengenai pemahaman literasi digital sangatlah diperlukan terutama pasca pandemi Covid-19 dimana kebanyakan konsumer sekarang lebih nyaman berbelanja secara online. Oleh karenanya untuk meningkatkan literasi digital mengenai pengoptimalan penggunaan teknologi digital untuk pemasaran produk dan jasa UMKM di Desa Keramas, diperlukan upaya-upaya seperti pelatihan dan pendampingan mengenai digital marketing kepada UMKM di Desa Keramas. Pelaksanaan pelatihan dan pendampingan ini menggunakan metode Participatory Action Research (PAR) dan dilaksanakan secara luring di Kantor Desa Keramas pada tanggal 19 November 2022 dengan jumlah peserta 20 orang yang mencakup perangkat Desa Keramas dan pelaku UMKM Desa Keramas. Kemudian UMKM yang memerlukan video company profile maupun pembuatan katalog akan didampingi oleh tim pelaksana. Output yang dihasilkan dari pengabdian ini adalah meningkatnya pemahaman mitra UMKM mengenai digital marketing dan UMKM yang sebelumnya belum memiliki video company profileserta katalog dari produk ataupun jasa mereka dapat memiliki keunggulan dalam mempromosikan UMKM mereka.