Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Prosiding University Research Colloquium

Gambaran Kepatuhan Minum Obat Pasien Tuberculosis di Balai Kesehatan Masyarakat (BALKESMAS) Wilayah Klaten Rahmi Nurhaini; Nurul Hidayati; Wiwit Nur Oktavia
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.805 KB)

Abstract

Latar belakang: Tuberkulosis merupakan penyakit menular yang perlu diterapi dengan tepat dan dalam jangka waktu yang panjang. Obat anti tuberkulosis (OAT) harus dikonsumsi secara teratur untuk mencegah terjadinya pengoabatan ulang. Salah satu faktor keberhasilan pengobatan adalah adanya kepatuhan minum obat oleh pasien. Besarnya angka ketidakpatuhan pengobatan sulit dinilai, namun diperkirakan lebih dari seperempat pasien tuberkulosis gagal dalam menyelesaikan pengobatan 6 bulan. Ketidakpatuhan pengobatan meningkatkan risiko kegagalan pengobatan Tujuan: untuk mengetahui gambaran kepatuhan minum obat pasien tuberkulosis di Balai Kesehatan Masyarakat (BALKESMAS) Klaten. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan rancangan pendekatan cross sectional. Penelitian menggunakan 32 pasien tuberkulosis di BALKESMAS Klaten yang sedang menjalankan pengobatan. Sampel diambil dengan teknik accidental sampling. Alat yang digunakan dalam penelitian adalah kuesioner untuk melihat tingkat kepatuhan pasien. Analisa data diolah secara komputerisasi. Hasil: penelitian tingkat kepatuhan minum obat pasien tuberkulosis di Balai Kesehatan Masyarakat (BALKESMAS) Klaten berdasarkan jenis kelamin paling tinggi yaitu laki-laki sebanyak 40,6% patuh, kelompok usia paling tinggi 40-60 tahun sebanyak 37,5% patuh, tingkat pendidikan paling tinggi adalah SMA sebanyak 40,6% patuh, dan tingkat pekerjaan paling tinggi adalah wiraswasta sebanyak 25% patuh. Kesimpulan: penelitian ini adalah tingkat kepatuhan minum obat pasien tuberkulosis di Balai Kesehatan Masyarakat (BALKESMAS) wilayah Klaten dari total 32 responden ditemukan 24 orang (75%) responden patuh.
FORMULASI DAN UJI SIFAT FISIS SIRUP EKSTRAK ETANOL DAUN SUKUN (Artocarpus altilis) (Parkinson ex F.A.Zorn) Fosberg Nurul Hidayati; Anita Agustina Styawan; Anggit Khusnul Khotimah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 12th University Research Colloquium 2020: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.897 KB)

Abstract

Daun sukun (Artocarpus altilis) (Parkinson ex F.A.Zorn) Fosberg merupakan salah satu tumbuhan obat tradisional yang banyak dimanfaatkan sebagai alternatif pengobatan untuk berbagai penyakit. Kandungan senyawa flavonoid di dalamnya dapat menurunkan kadar gula darah. Pembuatan sirup ekstrak etanol daun sukun (Artocarpus altilis) (Parkinson ex F.A.Zorn) Fosberg dapat mempermudah penggunaan dan penutupan rasa pahit pada ekstrak daun sukun (Artocarpus altilis) (Parkinson ex F.A.Zorn) Fosberg. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi ekstrak etanol daun sukun (Artocarpus altilis) (Parkinson ex F.A.Zorn) Fosberg terhadap sifat fisis sirup dan untuk mengetahui konsentrasi ekstrak etanol daun sukun (Artocarpus altilis) (Parkinson ex F.A.Zorn) Fosberg yang menghasilkan sifat fisis sirup yang paling baik. Simplisia diekstraksi menggunakan metode maserasi bertingkat dengan etanol 70%. Ekstrak kental daun sukun (Artocarpus altilis) (Parkinson ex F.A.Zorn) Fosberg dibuat sirup dalam 3 formula dengan variasi konsentrasi ekstrak, formula 1 (7,5%), formula 2 (15%), dan formula 3 (30%). Sirup diuji sifat fisis dan data dianalisis dengan One Way ANOVA dan dilanjutkan uji LSD (Least Significance Difference). Hasil penelitian menunjukkan peningkatan konsentrasi ekstrak daun sukun (Artocarpus altilis) (Parkinson ex F.A.Zorn) Fosberg mempengaruhi sifat fisis sirup, yaitu rasa sirup semakin pahit, baunya semakin khas, warnanya semakin pekat, serta peningkatan nilai pH, viskositas, dan waktu tuang. Sirup konsentrasi 15% menghasilkan sifat fisis yang paling baik, yaitu rasa manis, bau khas ekstrak daun sukun (Artocarpus altilis) (Parkinson ex F.A.Zorn) Fosberg, warna coklat, tingkat kejernihan sangat jernih, homogen, nilai pH 4 ± 0, viskositas 2,07 ± 0,06 dPas, serta nilai waktu tuang 2,99 ± 0,04 detik.