Ashari Ashari
Universitas Muhammadiyah Purworejo, Indonesia

Published : 75 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Perangkat Pembelajaran Berbasis Problem Solving untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi pada Mata Pelajaran Fisika SMA N 3 Purworejo Kelas XI Tahun Pelajaran 2014/2015 Retno Anggita Dewi; Sriyono Sriyono; Ashari Ashari
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 6 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) menghasilkan perangkat pembelajaran yang layak untuk pembelajaran Fisika ditinjau dari segi komponen, keterkaitan antar komponen, kelayakan, dan bahasa, 2) mengetahui peningkatan keteraampilan berpikir tingkat tinggi siswa. Penelitian ini merupakan jenis penelitian R&D (Research & Development). Sebagai subjek dalam penelitian adalah siswakelas XI MIA-2 SMA Negeri 3 Purworejo Tahun Pelajaran 2014/2015 yang berjumlah 20 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara, observasi, metode angket dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor validasi silabus dan RPP oleh ahli materi sebesar 37 dan 51 dengan kriteria “baik”, oleh guru fisika sebesar 43 dan 55 dengan kriteria “baik”, sehingga perangkat pembelajaran ini layak digunakan dengan sedikit revisi. Hasil keterlakasanaan pembelajaran selama empat kali diperoleh skor rata-rata 25, 25.5, 24, dan 24.5 peningkatan keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa dari hasil observasi diperoleh ketercapaian sebesar 68.55%, 75.49%, 80.80%, dan 86.70% serta dari hasil tes sebesar 62.30%, 65.20%, 70.60% dan 77.40%. Berdasarkan hal di atas, maka perangkat pembelajaran berbasis problem solving dalam penelitian ini dapat dikategorikan layak dan dapat digunakan untuk meningkatkan keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa
Perancangan Alat Peraga Kolektor Surya Pemanas Air Guna Menjelaskan Suhu Dan Kalor Pada Kelas X SMA Muhammadiyah Purworejo Riki Purnama; Eko Setyadi Kurniawan; Ashari Ashari
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 6 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk merancang alat peraga kolektor surya yang bertujuan guna menjelaskan suhu dan kalor pada siswa kelas X SMA Muhammadiyah Purworejo.Subjek uji coba dalam penelitian ini adalah siswa kelas X-1 SMA Muhammadiyah Purworejo Tahun Pelajaran 2014/ 2015 yang berjumlah 22 siswa. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode angket. Penelitian ini diawali dengan membuat alat peraga kolektor surya, kemudian melakukan uji coba alat. Alat yang telah diuji coba dilakukan validasi oleh dosen ahli untuk selanjutnya dilakukan uji coba terbatas terhadap peserta didik dan hasil akhirnya adalah respon peserta didik terhadap alat peraga yang dibuat. Hasil uji coba alat yang dilakukan yaitu pada kolektor surya tanpa kaca penutup, dengan kaca penutup gelap dan dengan kaca penutup bening. Percobaan dengan kolektor tanpa kaca penutup kenaikan suhu maksimum mencapai (12,5±1,8)oC, kolektor dengan kaca penutup gelap suhu maksimum mencapai (13,5±1,8)oC, sedangkan kolektor dengan kaca penutup bening suhu maksimum mencapai (18,5±2,5)oC. Hasil skor yang didapat dari validator I dan II yang kemudian dirata-rata dan diperoleh skor rerata 30,5, persentase yang didapat dari kedua validator mencapai 76% menunjukkan bahwa ketercapaian kriteria yang sangat baik. Hasil persentase dari angket respon peserta didik terhadap kolektor surya memperoleh nilai rerata 81,25%, menunjukkan kriteria baik, sedangkan persentase dari respon pendidik terhadap kolektor surya memperoleh nilai rerata 81,25%, menunjukkan kriteria sangat baik. Sehingga dapat disimpulkan bahwa alat peraga kolektor surya layak digunakan untuk proses pembelajaran, dan keterlaksanan pembelajaran berjalan dengan baik.
Penerapan Model Pembelajaran Student Facilitator and Explaining untuk Meningkatkan Minat dan Motivasi Belajar Fisika Siswa Kelas X SMA Negeri 10 Purworejo Tahun Pelajaran 2013/2014 Abdul Aziz; Ashari Ashari; Arif Maftukhin
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 6 No. 2 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah kurangnya minat dan motivasi belajar fisika siswa kelas X SMA Negeri 10 Purworejo. Model belajar yang digunakan oleh guru dalam proses pembelajaran di kelas yang kurang menyenangkan merupakan salah satu penyebab minat dan motivasi belajar fisika pada siswa menjadi rendah. Penjelasan materi yang hanya didapatkan dari guru saja dan sedikit sekali dari teman juga turut menjadi penyebab minatdan motivasi belajar fisika pada siswa menjadi rendah. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan untuk meningkatkan minat dan motivasi belajar fisika dengan menggunakan penerapan model belajar student facilitatorand explaining. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X-4 SMA Negeri 10 Purworejo yang berjumlah 33 siswa yang terdiri dari 12 siswa laki-laki dan 21 siswa perempuan. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi, metode tes siklus, dan metode angket.Pengolahan data dilakukan dengan teknik persentase. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dengan menggunakan penerapan model belajar student facilitator and explaining pada proses pembelajaran fisika dapat meningkatkan minat belajar fisika siswa kelas X SMA Negeri 10 Purworejo. Minat dan motivasibelajar fisika siswa pada tahap pra siklus adalah 53,03%, meningkat menjadi 68,18% setelah diberi tindakan pada siklus I, dan meningkat lagi menjadi 96,36% setelah diberi tindakan pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian pembelajaran menggunakan penerapan model belajar student facilitator and explaining dapat digunakan sebagai model belajar yang dapat meningkatkan minat dan motivasi belajar fisika siswa pada mata pelajaran fisika.
Peningkatan Kemandirian Belajar IPA melalui Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation (GI) di Kelas VIII SMP Negeri 33 Purworejo Tahun Pelajaran 2011/2012 Nuraeni Nuraeni; Siska Desy Fatmaryanti; Ashari Ashari
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 1 No. 1 (2012)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemandirian belajar IPA melalui pembelajaran kooperatif tipe group investigation (GI) di kelas VIII SMP N 33 Purworejo Tahun Pelajaran 2011/2012. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 33 Purworejo tahun pelajaran 2011/2012, yang berjumlah 31 orang yang terdiri dari 14 siswa perempuan dan 17 siswa laki-laki. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi, metode tes, metode angket dan metode dokumentasi. Setelah data diperoleh kemudian dianalisis menggunakan skala persentase. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa melalui pembelajaran kooperatif tipe group investigation (GI) dalam pembelajaran IPA dapat meningkatkan kemandirian belajar siswa SMP N 33 Purworejo. Hal tersebut terlihat dari data hasil observasi, kemandirian belajar siswa meningkat dari 49,19% pada pra siklus menjadi 61,70% pada siklus I dan meningkat lagi menjadi 73,96% pada siklus II. Peningkatan kemandirian belajar siswa ini berpengaruh terhadap peningkatan hasil belajar. Rata-rata nilai siswa meningkat dari 67,09 pada pra siklus menjadi 69,68 pada siklus I dan meningkat lagi menjadi 74,52 pada siklus II. Saran yang dapat diberikan berdasarkan hasil penelitian adalah pembelajaran kooperatif tipe group investigation (GI) dapat digunakan ke depannya sebagai alternatif dalam pembelajaran yang dapat meningkatkan kemandirian belajar.
Studi Komparasi Antara Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Team-Achievement Division (STAD) dan Team-Accelerated Instruction (TAI) Pada Siswa Kelas X SMA Negeri 4 Purworejo Tahun Pelajaran 2011/2012 Supardianingsih Supardianingsih; Ashari Ashari; Arif Maftukhin
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 1 No. 1 (2012)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian eksperimen untuk mengetahui perbedaan hasil belajar menggunakan pembelajaran kooperatif tipe STAD dibandingkan dengan pembelajaran kooperatif tipe TAI dengan kontrol menggunakan metode Konvensional.Penelitian ini menggunakan desain ”Randomized Control Group Pretest-Postest Design”. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMA Negeri 4 Purworejo.Sampel pada penelitian ini yaitu kelas X.2, kelas X.3 dan X.5 yang masing-masing berjumlah 25 siswa sehingga jumlah sampel seluruhnya adalah 75 siswa.Sampel tersebut diperoleh dengan teknik Cluster Random Sampling.Variabel bebas dalam penelitian ini yaitu metode pembelajaran yang terdiri dari metode pembelajaran STAD, TAI, dan Konvensional sedangkan variabel terikat dalam penelitian ini adalah prestasi belajar siswa ditinjau dari ranah kognitif dan afektif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara metode STAD dan TAI dari ranah kognitif pada taraf signifikansi 5%. Pada kelas dengan metode pembelajaran STAD memperoleh nilai rata-rata post test sebesar 81,12 sedangkan kelas dengan metode TAI memperoleh nilai rata-rata79,68. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara metode STAD dan TAI ditinjau dari ranah afektif pada taraf signifikansi 5%. Nilai afektif siswa paling baik menggunakan metode pembelajaran STAD sebesar 78,64. Selanjutnya kelas dengan metode TAI memperoleh nilai rata-rata afektif sebesar 72,16.
Pemanfaatan Kartun Fisika Sebagai Media Pembelajaran Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Pada Siswa Kelas VII Mts N Purworejo Siti Nurohimah; Eko Setyadi Kurniawan; Ashari Ashari
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 1 No. 1 (2012)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian tindakan kelas ini yang bertujuan dengan pemanfaatan kartun Fisika sebagai media pembelajaran dapat meningkatkan motivasi belajar pada siswa kelas VII MTs N Purworejo dari 50,71% meningkat minimal menjai 70% . Sebagai subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII F MTs N Purworejo Tahun Pelajaran 2011/ 2012 yang berjumlah 33 siswa, yang terdiri dari 19 putri dan 14 putra. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode observasi, metode angket, dan metode dokumentasi. Dari hasil penelitian diperoleh peningkatan persentase tiap siklus. Hal tersebut terlihat dari data hasil observasi, motivasi belajar siswa meningkat dari 50,71% pada pra siklus menjadi 69,90% pada siklus I dan meningkat lagi menjadi 70,10% pada siklus II. Secara umum terjadi peningkatan motivasi belajar siswa sebesar 19,39%. Saran yang dapat diberikan adalah media pembelajaran dengan memanfaatkan kartun Fisika dapat digunakan sebagai salah satu alat bantu dalam proses pembelajaran untuk meningkatkan motivasi belajar siswa.
Pengaruh Pemanfaatan Information Communication And Technology (ICT) Terhadap Hasil Belajar Fisika Siswa SMA Negeri 10 Purworejo Kelas X Tahun Pelajaran 2011/2012 Dwi Wahyuni; Arif Maftukhin; Ashari Ashari
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 1 No. 1 (2012)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian eksperimen guna mengetahui persepsi, hasil, dan motivasi belajar siswa terhadap kegiatan pembelajaran Fisika dengan pemanfaatan (ICT) dibandingkan dengan pembelajaran secara konvensional pada siswa Kelas X SMA Negeri 10 Purworejo. Populasi dalam penelitian ini siswa kelas X SMA Negeri 10 Purworejo yaitu 160 siswa, pengambilan sampel 40% dari populasi yaitu 64 siswa. Dengan menggunakan acuan Simple Random Sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan tes, angket motivasi dan wawancara. Analisis data menggunakan analisis nonparametik Kolmogorov Smirnov, analisis uji F, dan teknik Paired sample T-test. Hasil analisis menunjukkan rerata nilai post-test siswa kelas eksperimen mengalami peningkatan sebesar 7,53, sedangkan kenaikan nilai post-test kelas kontrol sebesar 5,44. Begitu juga dengan hasil motivasi siswa Dimana rerata motivasi siswa kelas eksperimen sebesar 101,19, sedangkan rerata motivasi kelas kontrol sebesar 93,16. Kenaikan rerata hasil dan motivasi siswa yang lebih tinggi membuktikan bahwa belajar fisika siswa yang menggunakan pemanfaatan ICT lebih baik dibandingkan menggunakan metode ceramah. Dengan demikian ICT turut berperan dalam meningkatkan hasil dan motivasi belajar siswa.
Upaya Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dengan Penerapan Model Pembelajaran Synectic pada Pembelajaran Fisika di SMA Negeri 6 Purworejo Tahun Pelajaran 2013/2014 Rif'atus Sa'adah; Eko Setyadi Kurniawan; Ashari Ashari
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 5 No. 2 (2014)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dengan penerapan model pembelajaran synectic pada pembelajaran fisika di SMA Negeri 6 Purworejo. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Negeri 6 Purworejo Tahun Pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 32 peserta didik. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode wawancara, observasi, dan tes. Teknik analisa data dengan penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh pada siklus I peningkatan kemampuan berpikir kritis peserta didik 9,37% berkategori sangat baik, 31,25% berkategori baik, dan 59,37% berkategori cukup baik. Pada siklus II mengalami peningkatan 25% dengan kategori sangat baik, 62,5% berkategori baik, dan 12,5% berkategori cukup baik. Hasil pada siklus II ini sudah memenuhi kriteria keberhasilan yang ditetapkan yaitu mimimal 75% peserta didik berkategori baik dan sangat baik. Peningkatan hasil belajar fisika peserta didik pada siklus I 68,75%, pada siklus II meningkat menjadi 93,75% dengan nilai KKM 75. Perolehan pada siklus II sudah memenuhi kriteria keberhasilan tindakan yang telah ditentukan yaitu minimal 75% peserta didik mencapai nilai KKM. Dengan demikian model pembelajaran synectic layak digunakan sebagai model pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik.
Model Evaluasi Proses Pembelajaran Fisika Pada Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Mirit Tahun Pelajaran 2013/2014 Siti Masrifah; Ashari Ashari; Sriyono Sriyono
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 5 No. 2 (2014)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian kualitatif guna mengetahui proses pembelajaran fisika pada siswa kelas X SMA Negeri 1 mirit tahun pelajaran 2013/2014. Teknik pengumpulan data penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara, dokumentasi dan angket. Instrument yang digunakan untuk mengetahui tahap perencanaan evaluasi telah dirumuskan dengan matang . hal ini dapat dilihat pada program pembelajaran guru, baik pada program semester maupun pada program pelaksanaan pembelajaran yang secara terinci mencantumkan perencanaan pelaksanaan evaluasi. Berdasarkan hasil analisis penelitian dari segi kesiapan guru (normatif, adaptif dan produktif) dalam melaksanakan proses pembelajaran termasuk dalam kategori baik. Kendala yang dihadapi guru dalam menyiapkan dan menyelenggarakan pembelajaran fisika melipuit : segi persiapan, segi pelaksanaan dan sarana prasarana.
Penggunaan Metode Pembelajaran Aktif Type Firing Line untuk Peningkatan Kemampuan Analisis pada Pembelajaran Fisika Siswa Kelas VIII SMP Negeri 6 Purworejo Tahun Pelajaran 2013/2014 Dio Roka Pratama Rahayu; Nur Ngazizah; Ashari Ashari
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 5 No. 2 (2014)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian tindakan kelas (PTK) guna mengetahui peningkatan kemampuan analisis siswa pada pembelajaran fisika dengan menggunakan metode pembelajaran aktif type firing line. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII D SMP Negeri 6 Purworejo yang berjumlah 32 siswa yang terdiri dari 17 siswa laki-laki dan 15 siswa perempuan. Instrumen pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi, metode tes siklus, dan metode angket. Pengolahan data dilakukan dengan teknik persentase. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dengan menggunakan metode pembelajaran aktif type firing line pada pembelajaran fisika dapat meningkatkan kemampuan analisis siswa SMP Negeri 6 Purworejo kelas VIII. Kemampuan Analisis fisika siswa pada tahap pra siklus adalah 42,968%, meningkat menjadi 71,429% setelah diberi tindakan pada siklus I, dan meningkat menjadi 77,679% setelah diberi tindakan pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian pembelajaran menggunakan metode pembelajaran aktif type firing line dapat digunakan sebagai alternatif pembelajaran yang dapat membantu meningkatkan kemampuan analisis siswa dalam pembelajaran fisika.