Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

PERANCANGAN KONTROL AKTUATOR BERBASIS NODEMCU ESP32 PADA SMART AGRICULTURE Muhammad Wildan Syamsudin Syam; Ulinnuha Latifa; Lela Nurpulaela
Aisyah Journal Of Informatics and Electrical Engineering (A.J.I.E.E) Vol. 5 No. 2 (2023): Aisyah Journal Of Informatics and Electrical Engineering
Publisher : Aisyah Journal Of Informatics and Electrical Engineering (A.J.I.E.E)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/jti.v5i2.145

Abstract

Sektor pertanian yang merupakan peningkat pertumbuhan ekonomi negara, dan masyarakat Indonesia yang mengkonsumsi beras sebagai bahan pokok makanan, dengan itu Istilah penyemaian tidak asing dalam pertanian. Proses penyemaian merupakan proses untuk menjadikan benih menjadi bibit yang siap tanam. Untuk menghasilkan bibit yang berkualitas diperlukannya kondisi lingkungan yang mendukung untuk menjaga faktor-faktor yang mempengaruhi hasil proses penyemaian. Faktor-faktor yang mempengaruhi hasil dari proses penyemaian antara lain, adalah: kelembaban tanah dan suhu ruangan. Dengan menjaga keadaan sekitar benih saat proses penyemaian, menggunakan 2 aktuator, yaitu, pompa air DC untuk menjaga kelembaban tanah agar selalu terjaga dalam Set Point yang sudah ditentukan dan Exhaust Fan untuk menjaga suhu ruangan agar selalu stabil sesuai dengan Set Point yang sudah ditentukan. Penelitian ini dapat menghasilkan sistem kontrol untuk pengoptimalan kelembaban tanah menggunakan Pompa Air DC sebagai aktuator yang dapat menjaga parameter atau faktor kelembaban tanah selalu stabil sedangkan sistem kontrol untuk pengoptimalan suhu ruangan yaitu Exhaust Fan sebagai aktuatornya tidak dapat membuat parameter suhu ruangan terjaga dibawah nilai set point 31˚C dikarenakan dimensi dari Exhaust Fan kurang besar dan cuaca pada lokasi penelitian mengalama cuaca panas ekstrim.
IMAGE RECOGNITION BERBASIS CONVOLUTIONAL NEURAL NETWORK (CNN) UNTUK MENDETEKSI PENYAKIT KULIT PADA MANUSIA Muhammad Rizqi Efrian; Ulinnuha Latifa
Power Elektronik : Jurnal Orang Elektro Vol 11, No 2 (2022): POWER ELEKTRONIK
Publisher : Politeknik Harapan Bersama Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/polektro.v12i1.3874

Abstract

Jenis penyakit kulit paling umum di dunia, karena orang mendapatkan penyakit kulit karena faktor keturunan, faktor lingkungan. Dalam banyak kasus orang mengabaikan dampak penyakit kulit pada tahap awal. Pada sistem yang ada, penyakit kulit diidentifikasi menggunakan proses biopsi yang dianalisis dan obat diresepkan secara manual oleh dokter. Untuk mengatasi inspeksi manual ini dan memberikan hasil yang menjanjikan dalam waktu singkat, kami mengusulkan sistem berbasis gambar otomatis untuk pengenalan penyakit kulit menggunakan klasifikasi pembelajaran mesin. Sistem ini akan memanfaatkan teknik komputasi untuk menganalisis, mengolah, dan menurunkan data citra yang didasarkan pada berbagai fitur citra. Gambar kulit disaring untuk menghilangkan noise yang tidak diinginkan dan juga memprosesnya untuk peningkatan gambar. Ekstraksi fitur menggunakan teknik kompleks seperti Convolutional Neural Network (CNN), mengklasifikasikan citra berdasarkan algoritma softmax classifier dan mendapatkan laporan diagnosis sebagai output
ANALISIS BEBAN UNINTERRUPTIBLE POWER SUPPLY (UPS) SEBAGAI BACKUP CADANGAN BATTERY DI BANDAR UDARA INTERNASIONAL AHMAD YANI SEMARANG Muhamad Rifki Ramadan; Ulinnuha Latifa; Rahmat Hidayat
Power Elektronik : Jurnal Orang Elektro Vol 11, No 1 (2022): POWER ELEKTRONIK
Publisher : Politeknik Harapan Bersama Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/polektro.v11i1.2608

Abstract

Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang adalah perusahaan negara yang memfasilitasi jasa penerbangan khususnya pada bidang penerbangan. Salah satu hal penting yang ditangani adalah masalah mengenai keselamatan penerbangan. Pembagian beban di Bandara Ahmad Yani Semarang dibedakan menjadi dua yaitu essensial dan non essensial. Salah satu beban essensial yaitu ALS. Dalam hal ini Airfield Lighting System (ALS) merupakan kunci pokok dalam penanganan keselamatan penerbangan. Salah satu penunjang Airfield Lighting System adalah runway lighting, yang merupakan kunci pokok dalam pendaratan sebuah pesawat terbang. Mengingat fungsi runway lighting sangat vital maka sistem catu dayanya tidak boleh mengalami mati bahkan kedip sekalipun. Bandara dilengkapi dengan Uninterruptible Power Supply (UPS) sebagai backup catu daya pada Airfield Lighting System (ALS) ketika listrik PLN padam dan pada saat genset memerlukan waktu untuk menyala  sebagai pengganti listrik utama PLN.
ANALISIS PENGUJIAN TAHANAN ISOLASI TRANSFORMATOR ARUS 70KV BAY KUNINGAN II DI GARDU INDUK SUNYARAGI CIREBON Lety Hatiffatul Nur; Ulinnuha Latifa
Power Elektronik : Jurnal Orang Elektro Vol 11, No 1 (2022): POWER ELEKTRONIK
Publisher : Politeknik Harapan Bersama Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/polektro.v11i1.2646

Abstract

Abstract - At the substation there are equipment that is intended as a transmission regulator, one of which is a current transformer. "Current transformer (CT) is a device used to convert a high current value into a lower current value for measurement and protection purposes, and also to isolate the secondary circuit from the primary circuit." The research was conducted by comparing the results of the current transformer insulation resistance test with the VDE Catalouge 228/4 insulation resistance. Based on the results of the insulation resistance test at each core of the current transformer, each phase has a value of 1GΩ. Analysis of the average value obtained on the current transformer produces 14.28 MΩ, so the conclusion obtained is that the Bay Kuningan II 70KV at Sunyaragi substation UPT CIREBON current transformer (CT) is in good condition based on the VDE Catalouge 228/4 insulation resistance standard. Keywords – Current Transformator (CT), CT test, Insulation Resistance Abstrak - Pada gardu induk terdapat peralatan peralatan yang diperuntukkan sebagai pengatur transmisi, salah satunya, adalah transformator arus /CT. “Transformator arus (CT) adalah perlengkapan alat yang dipakai untuk mengonversikan besaran nilai arus yang tinggi menjadi nilai arus yang lebih rendah untuk kebutuhan pengukuran dan proteksi, dan juga untuk mengisolasi rangkaian sekunder terhadap rangkaian primer.”. Penelitian yang dilakukan adalah dengan membandingkan hasil pengujian tahanan isolasi transformer arus dengan tahanan isolasi VDE Catalouge 228/4. Berdasarkan hasil pengujian tahanan isolasi pada setiap inti transformer arus masing-masing fasa memiliki nilai sebesar 1GΩ. Analisa nilai rata- rata yang diperoleh pada  transformer arus menghasilkan 14,28 MΩ, sehingga kesimpulan yang didapatkan adalah Transformator arus (CT) Bay Kuningan II 70KV di Gardu Induk Sunyaragi UPT CIREBON dalam keadaan baik berdasarkan  standar tahanan isolasi VDE Catalouge 228/4.
ANALISIS ISOLASI PADA GENERATOR PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA AIR SAGULING Anhar Fauzi Muhammad; Ulinnuha Latifa; Insani Abdi Bangsa
Power Elektronik : Jurnal Orang Elektro Vol 10, No 2 (2021): POWER ELEKTRONIK
Publisher : Politeknik Harapan Bersama Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/polektro.v10i2.2584

Abstract

Abstract - the system at the electric power plant has some main equipment that has high voltage, one of them is the generator. High voltage equipment has an isolation system that plays an important role in the main operation of a normal generator.  many found the damage to electrical equipment is happening on the isolation system, therefore it needed periodically monitoring to maintain the quality of the isolation. one of the ways for monitoring is to check and detect the partial discharger at the isolation. partial discharger could exist because of the isolation of the electrical equipment getting a high electric field pressure. if an isolation run into partial discharger in a long period of time, that would result in malfunction or damage at the isolation. Isolation that used in generator at saguling hydroelectric power plant was E class that had maximum temperature of 120’c. If the generator temperature exceed 120’c that means isolation at the generator encounter a disturbance and that would endanger the generator, and the most danger of all is the generator may burnt. This research done at saguling hydroelectric power plant. With the examination using raytech imprared thermometer and it was done manually. This research purpose was to acknowledge actual condition of the generator isolation quality at the saguling hydroelectric power plant. The result of this research showed that isolation at the mentioned generator still proper to be used because of the temperature doesn’t exceed the limit that had been determined.