Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PERAN PENDAMPINGAN ORANG TUA PADA PROSES PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI : (Studi Kasus Pada Orang Tua/Wali Siswa SMP Negeri 4 Limboto di Kelurahan Biyonga Kecamatan Limboto) Dwi Cahyani Moomin; Lian G. Otaya; Syahrial Labaso
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 4 No. 4 (2025): Juli 2025
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran pendampingan orang tua dalam proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di rumah, khususnya pada siswa SMP Negeri 4 Limboto di Kelurahan Biyonga. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif jenis studi kasus, dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua memiliki peran penting dalam membimbing anak mengerjakan tugas PAI, memberi nasehat keagamaan dan akhlak, mengawasi kegiatan belajar, serta menciptakan lingkungan yang mendukung. Faktor pendukung antara lain lingkungan religius dan komunikasi yang baik, sementara hambatan meliputi keterbatasan waktu dan kurangnya pemahaman agama. Pendampingan orang tua berdampak positif pada kedisiplinan ibadah, kejujuran, sopan santun, dan keterlibatan anak dalam kegiatan keagamaan. Namun, penelitian ini memiliki keterbatasan dalam cakupan wilayah dan jumlah informan. Oleh karena itu, disarankan adanya sinergi antara sekolah dan orang tua untuk membentuk karakter religius anak secara holistik
Pengaruh Tingkat Kemandirian Belajar Siswa Terhadap Hasil Belajar Matematika Amran; Lian G. Otaya; Ingka Rizkyani Akolo
Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Al-Amin Vol. 4 No. 2 (2025): October
Publisher : STAI AL-AMIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54723/ejpgmi.v4i2.418

Abstract

The lack of independence and self-confidence makes it difficult for students to understand mathematics. Independent learning is expected to enhance students' initiative and comprehension more effectively. This study aims to analyze the effect of students’ learning independence on their mathematics learning outcomes at SDN 2 Tilango. This is a quantitative study, with the population and sample consisting of 35 fourth and fifth-grade students at SDN 2 Tilango. The research instrument was a questionnaire validated by experts. Data analysis included tests of validity, reliability, normality, homogeneity, and simple linear regression. The results showed that learning independence had a very positive and significant effect on mathematics learning outcomes, with a correlation coefficient of 0.923 and an R Square value of 0.852. Although some students are still influenced by social factors, overall learning independence is categorized as good to excellent, and thus needs to be continuously fostered through active roles of teachers and parents.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATERI PERUBAHAN WUJUD ZAT MATA PELAJARAN IPAS DI SD NEGERI 3 LIMBOTO Salti Budi S. Pamah; Lian G. Otaya; Alfian Erwinsyah
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 5 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas IV SD Negeri 3 Limboto pada mata pelajaran IPAS, khususnya materi perubahan wujud zat melalui penerapan model pembelajaran Inquiri. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilaksanakan dalam dua siklus yang melibatkan 30 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi aktivitas guru dan siswa serta tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan kemampuan berpikir kritis siswa: pada tahap pra-siklus, ketuntasan klasikal hanya mencapai 26%. Setelah penerapan model Inquiri pada Siklus I, ketuntasan meningkat menjadi 70%. Pada Siklus II, ketuntasan klasikal mencapai 87%, yang berarti telah melampaui standar KKM yang ditetapkan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran Inquiri efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran IPAS
The Influence of Self-Regulated Learning on Mastery of Fiqh Material among MA Al-Khairat Buntulia Students in Pohuwato Regency Sriyana Mohi; Lian G. Otaya; Syahrial Labaso; Nurkholis Majid
Journal of Practice Learning and Educational Development Vol. 6 No. 2 (2026): Journal of Practice Learning and Educational Development (JPLED) in Press
Publisher : Global Action and Education for Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58737/jpled.v6i2.1468

Abstract

This study aims to determine the effect of self-regulated learning on the mastery of fiqh material among students of MA Al-Khairat Buntulia, Pohuwato Regency. The research uses a quantitative approach with a simple linear regression method. The research population consisted of 53 students from grades X and XI, all of whom were sampled using the total sampling technique. Data collection was carried out using questionnaires, observations, documentation, and tests of mastery of fiqh material. Data were analyzed thru normality tests, linearity tests, t-tests, and the coefficient of determination (R²). The research results show that self-regulated learning has a positive and significant effect on students' mastery of fiqh material. This is evidenced by a significance value of 0.000 (< 0.05) and a regression coefficient value of 0.410. Additionally, the coefficient of determination (R²) value of 0.230 indicates that self-regulated learning contributes 23% to the mastery of fiqh material, while the remaining percentage is influenced by other factors outside the study. These findings indicate that the higher the students' ability to regulate and manage their learning process, the better their mastery of fiqh material. Therefore, the development of self-regulated learning needs to be given attention in the process of fiqh learning to optimally improve students' learning outcomes.