Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Irfani

ADOPSI ANAK DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN ISLAM Mujahid Damopolii
Irfani Vol. 12 No. 1 (2016): Irfani (e-Journal)
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.524 KB)

Abstract

Pada penelitian ini, paling tidak ada tiga permasalahan mendasar yakni pentingnya kajian adopsi anak dalam perspektif Pendidikan Islam. Pertama; tidak sedikit orang tua yang menjadikan anak angkat sebagaimana anak kandung dalam persoalan nasab dan keturunan, kedua; berangkat dari isu-isu sosial yang mencuat di masyarakat yang mana banyaknya kasus penculikan bayi, anak korban bencana alam, ibu yang menjual bayinya, yang tentunya berdampak pada pendidikan serta perlindungan hak anak. Ketiga; belum ada formulasi yang jelas tentang rujukan model pendidikan anak yang diadopsi.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa, adopsi anak dalam Islam diperbolehkan dengan syarat untuk memelihara kehidupan manusia serta menjamin hak pendidikan anak. Dan sebaliknya adopsi anak tidak diperbolehkan jika pengadopsian anak hanya untuk mengambil manfaat (eksploitasi), apalagi tidak memberikan pendidikan yang baik untuk masa depan anak. Terkait persoalan nasab, anak adopsi tidak boleh diperlakukan sebagaimana anak kandung, tetapi dalam hal pendidikan wajib memberikan pendidikan sebagaimana anak kandung.
ADOPSI ANAK DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN ISLAM Mujahid Damopolii
Irfani (e-Journal) Vol. 12 No. 1 (2016): Irfani (e-Journal)
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada penelitian ini, paling tidak ada tiga permasalahan mendasar yakni pentingnya kajian adopsi anak dalam perspektif Pendidikan Islam. Pertama; tidak sedikit orang tua yang menjadikan anak angkat sebagaimana anak kandung dalam persoalan nasab dan keturunan, kedua; berangkat dari isu-isu sosial yang mencuat di masyarakat yang mana banyaknya kasus penculikan bayi, anak korban bencana alam, ibu yang menjual bayinya, yang tentunya berdampak pada pendidikan serta perlindungan hak anak. Ketiga; belum ada formulasi yang jelas tentang rujukan model pendidikan anak yang diadopsi.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa, adopsi anak dalam Islam diperbolehkan dengan syarat untuk memelihara kehidupan manusia serta menjamin hak pendidikan anak. Dan sebaliknya adopsi anak tidak diperbolehkan jika pengadopsian anak hanya untuk mengambil manfaat (eksploitasi), apalagi tidak memberikan pendidikan yang baik untuk masa depan anak. Terkait persoalan nasab, anak adopsi tidak boleh diperlakukan sebagaimana anak kandung, tetapi dalam hal pendidikan wajib memberikan pendidikan sebagaimana anak kandung.
Gaya Kepemimpinan dan Profesionalitas Guru Dengan Mutu Pendidikan di MTS Negeri Telaga Biru Kabupaten Gorontalo Abdullah Latief; Mujahid Damopolii; Arten H. Mobonggi
Irfani (e-Journal) Vol. 15 No. 2 (2019): Irfani (e-Journal)
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/ir.v15i2.1166

Abstract

Permasalahan yang akan dibahas dalam tesis ini yakni (1) Apakah terdapat hubungan gaya kepemimpinan guru terhadap peningkatan mutu pendidikan di MTs Negeri Telaga Biru Kabupaten Gorontalo? (2) Apakah terdapat hubungan profesionalitas guru terhadap mutu pendidikan di MTs Negeri Telaga Biru Kabupaten Gorontalo?. (3) Apakah terdapat hubungan gaya kepemimpinan dan profesionalitas guru terhadap mutu pendidikan di MTs Negeri Telaga Biru Kabupaten Gorontalo? Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk menganalisis hubungan gaya kepemimpinan guru terhadap peningkatan mutu pendidikan (2) Untuk menganalisis hubungan profesionalitas guru terhadap mutu pendidikan. (3). Untuk menganalisis hubungan gaya kepemimpinan dan profesionalitas terhadap mutu pendidikan.Jenis penelitian ini tergolong penelitian Kuantitatif dengan pendekatan Korelasi. Selanjutnya, teknik pengumpulan data yang digunakan melalui penyebaran kuesioner/angket, dan observasi, sertadokumentasi. Sedangkan teknik analisis data dilakukan melalui yaitu dengan menggunakan uji korelasi untuk menjawab hipotesis.Hasil penelitian yakni (1) berdasarkan Nilai Signifikansi antara Gaya Kepemimpinan Guru (X1) dengan Mutu Pendidikan (Y) adalah sebesar 0.000 < 0.05, yang berarti terdapat korelasi yang signifikan antara Kepemimpinan Guru (X1) dan Mutu Pendidikan (Y). Karena Nilai Korelasi bernilai positif maka artinya hubungan antara kedua variabel bersifat positif atau dengan kata lain semakin meningkat gaya kepemimpinan guru maka mutu pendidikan juga akan meningkat. Maka pada hipotesis 1, Ho ditolak dan Ha diterima jadi, Terdapat korelasi yang signifikan antara Gaya Kepemimpinan Guru dengan mutu pendidikan. Korelasi variabel gaya kepemimpinan guru dengan variabel mutu pendidikan didapatkan data korelasi sebesar 42.1 %. (2) Nilai signifikansi variabel Profesionalitas Guru (X2) dengan Mutu Pendidikan (Y) adalah 0.039 < 0.05 yang berarti terdapat korelasi yang signifikan antara Profesionalitas Guru (X2) dan data Mutu Pendidikan (Y). Karena Nilai Korelasi bernilai positif maka artinya hubungan antara kedua variabel bersifat positif atau dengan kata lain semakin meningkat profesionalitas guru maka mutu pendidikan juga akan meningkat.