Claim Missing Document
Check
Articles

MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION BERBASIS MULTIKULTURAL BERNUANSA KEARIFAN LOKAL BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR ., Ni Kadek Aristikawati; ., Drs. I Wayan Sujana,S.Pd, M.Pd; ., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3001

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan melalui penerapan model pembelajaran group investigation berbasis multikultural bernuansa kearifan lokal dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus 7 Kompyang Sujana Denpasar Barat tahun pelajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasy experiment) dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah non equivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas V SD Gugus 7 Kompyang Sujana Denpasar Barat tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 564 siswa. Sampel diambil dengan teknik random sampling yang menetapkan SD Negeri 2 Padang Sambian sebagai kelompok eksperimen dan SD Negeri 8 Padang Sambian sebagai kelompok kontrol. Data yang dikumpulkan adalah hasil belajar IPS yang merupakan penggabungan nilai kognitif dan afektif. Nilai kognitif dikumpulkan menggunakan tes hasil belajar dalam bentuk pilihan ganda biasa, sedangkan nilai afektif dikumpulkan melalui teknik observasi sesuai dengan karakter yang dikembangkan. Data dianalisis dengan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan melalui penerapan model pembelajaran group investigation berbasis multikultural bernuansa kearifan lokal dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional. Berdasarkan hasil uji-t didapat thitung = 4.72 dan ttabel dengan dk = 79 pada taraf signifikansi 5% = 2.00. Berdasarkan kriteria pengujian thitung > ttabel (4.72 > 2.00) maka H0 ditolak. Rata-rata hasil belajar IPS yang diperoleh antara siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran group investigation berbasis multikultural bernuansa kearifan lokal lebih besar dari siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional (82.37 > 77.50). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model group investigation berbasis multikultural bernuansa kearifan lokal berpengaruh secara signifikan terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V SD SD Gugus 7 Kompyang Sujana Denpasar Barat.Kata Kunci : group investigation, multikultural, kearifan lokal This research is aimed to figure out differences of the significant social sciences study result among students who have been taught through group investigation learning model based on multicultural of local wisdom with the students taught through conventional learning to the fifth grade students of SD Gugus 7 Kompyang Sujana Denpasar Barat in academic year 2013/2014. This research is quasi-experimental study by using non equivalent control group design as the research design. The population in this research is whole students of fifth grade students of SD Gugus 7 Kompyang Sujana Denpasar Barat in academic year 2013/2014 who are 564 students. Sample determination used random sampling technique; thus, it was obtained SD Negeri 2 Padang Sambian as the group experimental and SD Negeri 8 Padang Sambian as controlling group. Collected data was the social sciences study result which was incorporation of cognitive and affective students' scores. The obtained data was analyzed by using t-test. The result study showed that there were the significant differences of social sciences study result among the students who taught through applying group investigation learning model based on multicultural of local wisdom with the students taught through conventional learning. Based on the result of t-test, it was obtained calculated-t = 4.72 and ttable with dk = 79 in 5% significant extent = 2.00. Based on testing criteria tcalculated > ttable (4.72 > 2.00); so that, H0 refused. The average of students' social sciences study result obtained among the students who taught through applying group investigation learning model based on multicultural of local wisdom was higher than the students who taught through conventional learning (82.37 > 77.50). Therefore, it can be conclude that group investigation learning model based on multicultural of local wisdom influences significantly to the social sciences study result of the fifth grade students of SD Gugus 7 Kompyang Sujana Denpasar Barat in academic year 2013/2014.keyword : group investigation, multicultural, local wisdom
PEMBELAJARAN IDEAL PROBLEM SOLVING DAN MOTIVASI BERPRESTASI BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V ., Ni Ketut Desy Widyantari; ., Drs. Ida Bagus Surya Manuaba,S.Pd., M.Fo; ., Drs. I Wayan Sujana,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3003

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran IDEAL Problem Solving dengan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Direct Instruction (DI); (2) mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran IDEAL Problem Solving dengan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Direct Instruction (DI) pada kelompok siswa yang memiliki motivasi berprestasi tinggi; (3) mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran IDEAL Problem Solving dengan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Direct Instruction (DI) pada kelompok siswa yang memiliki motivasi berprestasi rendah; serta (4) mengetahui pengaruh interaksi antara model pembelajaran IDEAL Problem Solving dan motivasi berprestasi terhadap hasil belajar IPA. Rancangan penelitian ini adalah Nonequivalent Control Group Design, dengan menggunakan desain faktorial 2x2. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SDN Gugus Kolonel I Gusti Ngurah Rai Denpasar Utara tahun pelajaran 2013/2014. Data yang dikumpulkan adalah data motivasi berprestasi siswa dan hasil belajar IPA. Hasil penelitian menunjukkan: (1) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran IDEAL Problem Solving dengan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Direct Instruction (DI) (FA hitung = 4,428 > F tabel (α = 0,05; 1,82) = 3,96); (2) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran IDEAL Problem Solving dengan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Direct Instruction (DI) pada kelompok siswa yang memiliki motivasi berprestasi tinggi (F (A1B1 – A2B1) hitung = 12,16 > F’(4-1)(2,72) (α=0,05) = 8,16); (3) tidak terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran IDEAL Problem Solving dengan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Direct Instruction (DI) pada kelompok siswa yang memiliki motivasi berprestasi rendah (F (A1B2 – A2B2) hitung = 0,12 < F’(4-1)(2,72) (α=0,05) = 8,16); serta (4) terdapat pengaruh interaksi antara model pembelajaran IDEAL Problem Solving dan motivasi berprestasi terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas V SDN Gugus Kolonel I Gusti Ngurah Rai Denpasar Utara Tahun Pelajaran 2013/2014 (FAB hitung = 7,778 > F tabel (α = 0,05; 1,82) = 3,96).Kata Kunci : IDEAL Problem Solving, motivasi berprestasi, hasil belajar IPA This study aims: (1) to determine the significant differences of science learning outcome between students that learned used IDEAL Problem Solving learning model with students that learned used Direct Instruction (DI) learning model; (2) to determine the significant differences of science learning outcome between students that learned used IDEAL Problem Solving learning model with students that learned used Direct Instruction (DI) learning model in students that own high achievement of motivation; (3) to determine the significant differences of science learning outcome between students that learned used IDEAL Problem Solving learning model with students that learned used Direct Instruction (DI) learning model in students that own low achievement of motivation; and (4) to determine influence interaction between IDEAL Problem Solving learning model and achievement motivation to science learning outcome. This research design is Nonequivalent Control Group Design, by using factorial 2x2 design. Population in this research were all students of fifth grade SDN in Gugus Kolonel I Gusti Ngurah Rai North Denpasar academic year 2013/2014. Data collected are data achievement motivation and science learning outcome. Result research showed that: (1) there are significant differences of science learning outcome between students that learned used IDEAL Problem Solving learning model with students that learned used Direct Instruction (DI) learning model (FA calculates = 4,428 > F table (α = 0,05; 1,82) = 3,96); (2) there are significant differences of science learning outcome between student group that learned used IDEAL Problem Solving learning model with students that learned used Direct Instruction (DI) learning model in students that own high achievement of motivation (F (A1B1 – A2B1) calculates = > F' (4-1)(2,72) (α=0,05) = 8,16); (3) there are not significant differences of science learning outcome between students that learned used IDEAL Problem Solving learning model with students that learned used Direct Instruction (DI) learning model in students that own low achievement of motivation (F (A1B2 – A2B2) calculates = 0,12 < F'(4-1)(2,72) (α=0,05) = 8,16); and (4) there are influence interaction between IDEAL Problem Solving learning model and achievement motivation to science learning outcome students of fifth grade SDN in Gugus Kolonel I Gusti Ngurah Rai North Denpasar academic year 2013 / 2014 (FAB calculates = 7,778 > F table (α = 0,05; 1,82) = 3,96).keyword : IDEAL Problem Solving, achievement motivation, science learning outcomes
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN PETA KONSEP BERBANTUAN MEDIA VISUAL NON PROYEKSI TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS V SD GUGUS V ABIANSEMAL ., Ni Wayan Pebri Jayanti; ., Drs. I Nengah Suadnyana,M.Pd; ., Drs. I Wayan Sujana,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3006

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan melalui strategi pembelajaran peta konsep berbantuan media visual non proyeksi dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada kelas V SD Gugus V Abiansemal Kabupaten Badung tahun pelajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi exsperiment) dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah non-equivalen control group desain. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD gugus V Abiansemal kabupaten Badung tahun pelajaran 2013/2014 sebanyak 159 siswa. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode tes dan non tes. Metode tes digunakan untuk memperoleh data hasil belajar IPA dan non tes berupa lembar obervasi untuk memperoleh data afektif siswa. Data yang dikumpulkan adalah hasil belajar dalam pembelajaran IPA yang merupakan penggabungan nilai kognitif dengan nilai afektif. Data dianalisis dengan uji-t. Berdasarkan hasil uji-t didapat thitung = 6,471 dan ttabel dengan dk = 60 pada taraf signifikansi 5% = 2,000. Berdasarkan kriteria pengujian thitung > ttabel (6,471 > 2,000), maka Ho ditolak dan Ha diterima. Rata-rata hasil belajar IPA siswa kelas V yang dibelajarkan melalui strategi pembelajaran peta konsep berbantuan media visual non proyeksi lebih besar dari siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional (78 > 70,3). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa strategi pembelajaran peta konsep berbantuan media visual non proyeksi berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD Gugus V Abiansemal Kabupaten Badung tahun pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : Strategi pembelajaran peta konsep, media visual non proyeksi, hasil belajar IPA This study aims to determine significant differences of the science learning results between students that learned through the concept mapping learning strategy by visual media non projections with students who learned through conventional teaching of fifth grade in SD Gugus V Abiansemal Badung Regency of academic year 2013/2014. This study was a quasi exsperiment the study design used was a non-equivalent control group design. The population in this study were all students of fifth grade in SD Gugus V Abiansemal Badung Regency of academic year 2013/2014 as many as 159 students. Samples were taken with a random sampling technique. Data collection methods used in this study is the method of testing and non-test. Test methods used to obtain data on science learning results and non-test observation to obtain the data sheet affective student. The data collected the science learning results which is merging the value cognitive with affective value. Data were analyzed by t-test. Based on the results obtained tcount t-test = 6,471 and ttable with df = 60 at significance level of 5% = 2,000. Based on the testing criteria of tcount> ttable (6,471 > 2.000), then Ho is rejected and Ha accepted. Average science learning results fifth grade students that learned through concept mapping learning strategy by visual media non projections higher than students who learned through conventional learning (78 > 70.3). It can be concluded that the concept mapping learning strategy by visual media non projections take effect the science learning results of fifth grade in SD Gugus V Abiansemal Badung Regency of academic year 2013/2014.keyword : concept mapping learning strategy, visual media non projections, science learning results
PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL BERBASIS CONTROVERSIAL ISSUES BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SD DI GUGUS II MENGWI KABUPATEN BADUNG ., Ni Made Winursiti; ., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.; ., Drs. I Wayan Sujana,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3009

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran kontekstual berbasis controversial issues dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada kelas V SD di Gugus II Mengwi Kabupaten Badung. Rancangan penelitian ini menggunakan eksperimen semu dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD di Gugus II Mengwi Kabupaten Badung sebanyak 275 orang. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Data yang dikumpulkan adalah hasil belajar IPS yang merupakan penggabungan nilai kognitif dan afektif. Nilai kognitif dikumpulkan melalui tes objektif bentuk pilihan ganda biasa dan nilai afektif menggunakan lembar observasi sesuai dengan karakter yang dikembangkan. Data dianalisis dengan uji-t. Berdasarkan hasil uji-t didapat thitung = 4,49 dan ttabel dengan dk = 73 pada taraf signifikansi 5% = 2,000. Dari kriteria pengujian thitung > ttabel = 4,49 > 2,000 maka H0 ditolak dan Ha diterima. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran kontekstual berbasis controversial issues dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional. Rerata hasil belajar IPS kelas eksperimen yang dibelajarkan melalui pembelajaran kontekstual berbasis controversial issues lebih dari siswa kelas kontrol yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional = 79,75 > 70,46. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran kontekstual berbasis controversial issues berpengaruh terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V SD di Gugus II Mengwi Kabupaten Badung.Kata Kunci : Pembelajaran kontekstual, controversial issues, hasil belajar IPS The aimed of this study was to determine whether there was a significant differences in social learning outcomes between students who followed contextual teaching and learning based on controversial issues with students who took conventional learning in fifth grade of SD Gugus II Mengwi Badung Regency. This study was a quasi experimental research with Nonequivalent Control Group Design. The population of this study were the fifth grade students of SD Gugus II Mengwi Badung Regency which consisted of 275 students. The samples of this study were determined by means of random sampling technique.The data taken from the result of the social learning process, which is merging between cognitive and affective scores. The cognitive scores were collected by multiple choice test item and the affective were using observation sheet developed which is accordance with the character. The data were analyzed by using t-test. Based on the result of the t-test was found tobs = 4,49 and ttab with degrees of freedom 73 with significance level of 5% = 2,000. From the criteria of examination was tobs > ttab = 4,49 > 2,000 so that H0 was rejected and Ha was accepted.The result of study showed that the significant differences in social learning outcomes between students who followed contextual teaching and learning based on controversial issues with students who took conventional learning. The average scores of social learning in experiment class which followed contextual teaching and learning based on controversial issues more than control class who took conventional learning = 79,45 > 70,46. Based on these results it can be concluded that the contextual teaching and learning based on controversial issues influenced the social learning outcomes of the fifth grade students of SD Gugus II Mengwi Badung Regency.keyword : Contextual teaching and learning, controversial issues, social learning outcomes
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD Berbantuan Bahan Ajar Terhadap Hasil Belajar IPS Kelas V Gugus Budi Utomo Denpasar Timur ., Ni Wayan Nunik Lestari; ., Drs. I Wayan Sujana,S.Pd, M.Pd; ., Dra. Ni Nyoman Ganing, M.Hum
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3129

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement Division) berbantuan bahan ajar dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas V Gugus Budi Utomo Denpasar Timur. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi eksperiment) dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Nonequivalent Control Group Design. Jumlah populasi di SD Gugus Budi Utomo Denpasar Timur adalah 307 siswa, sedangkan jumlah sampel adalah 67 siswa yang dipilih secara random kelas. Pengumpulan data dilakukan dengan metode tes dan observasi. Didapat rata-rata hasil belajar IPS yaitu M1= 81,32 (kelas eksperimen) dan M2= 76,31 (kelas kontrol). Selanjutnya data yang didapatkan dianalisis dengan teknik analisis uji-t. Dari hasil analisis uji-t diperoleh thit = 2,159 sedangkan ttab= 2,000 Berarti hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan hasil belajar IPS antara siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement Division) berbantuan bahan ajar dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Selain itu dilihat dari rata-ratanya bahwa nilai hasil belajar IPS siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement Division) berbantuan bahan ajar lebih baik dari pada hasil belajar IPS siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Hal ini berarti terdapat pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement Division) berbantuan bahan ajar terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V SD Gugus Budi Utomo Denpasar Timur.Kata Kunci : Model pembelajaran kooperatif tipe STAD, bahan ajar, hasil belajar IPS The purpose of this study was to determine the significant differences between the results of social studies students who take the STAD cooperative learning model ( Student Teams Achievement Division ) assisted teaching materials with students who take conventional learning in class V Force Budi Utomo East Denpasar . This research was a quasi-experimental study ( quasi experiment ) with Nonequivalent Control Group Design. Total population in the SD cluster Budi Utomo East Denpasar is 307 students , while the sample size is 67 students randomly selected class . Data was collected through testing and observation method . The average results obtained social studies , namely M1 = 81.32 ( experimental class ) and M2 = 76.31 ( control class ) . Furthermore, the data obtained were analyzed by t-test analysis techniques . From the results of t-test analysis was obtained thit = 2.159 = 2.000 Mean while ttab results revealed that there were differences in learning outcomes between students who take the IPS model of cooperative learning STAD ( Student Teams Achievement Division ) assisted teaching materials to students who take conventional learning . In addition to the views of the average value of the results of social studies that students who take cooperative learning model STAD ( Student Teams Achievement Division ) assisted instructional materials better than the IPS learning outcomes of students who take conventional learning . This means there is the influence of the application of cooperative learning model STAD ( Student Teams Achievement Division ) assisted instructional materials on learning outcomes IPS elementary school fifth grade students Force Budi Utomo East Denpasar.keyword : STAD cooperative learning model, learning materials, social sciences learning achievement
HUBUNGAN ANTARA INTERPERSONAL INTELLIGENCE DAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SDN GUGUS LETKOL I GUSTI NGURAH RAI DENPASAR ., I Dewa Agung Gde Suardana Putra; ., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.; ., Drs. I Wayan Sujana,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3182

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara interpersonal intelligence dan motivasi belajar dengan hasil belajar IPS siswa kelas V SDN gugus Letkol I Gusti Ngurah Rai Denpasar Utara tahun ajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V pada SDN gugus Letkol I Gusti Ngurah Rai Denpasar Utara yang berjumlah 401 orang. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas V SDN gugus Letkol I Gusti Ngurah Rai Denpasar Utara yang didapatkan dengan tabel Isaac dan Michael yang kemudian dilanjutkan dengan metode proporsional random sampling. Pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kuisioner dan pencatatan dokumen. Data yang telah terkumpul selanjutnya dianalisis dengan metode analisis statistik korelasi product moment dan korelasi ganda yang kemudian dilakukan uji-t. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh nilai R sebesar 0,946, dan Fhit = 786,73 lebih dari Ftab = 3,05 ini berarti terdapat hubungan yang signifikan secara bersama-sama antara interpersonal intelligence dan motivasi belajar dengan hasil belajar IPS siswa kelas V SDN gugus Letkol I Gusti Ngurah Rai Denpasar Utara tahun ajaran 2013/2014.Kata Kunci : Hubungan, Interpersonal Intelligence, Motivasi Belajar, Hasil Belajar IPS. This study is aimed to determined the correlation between interpersonal intelligence and student’s motivation with the student’s learning of social science outcomes in the fifth grade students of SDN Gugus Letkol I Gusti Ngurah Rai North Denpasar in 2013/2014. This study was designed by using corrrelational research method. The population of this research were all the students of fifth grade at SDN gugus Letkol I Gusti Ngurah Rai North Denpasar that amounted to 401 persons. The sampel of this study was the fifth grade students of SDN Gugus Letkol I Gusti Ngurah Rai North Denpasar which was obtained by Isaac and Michael tabel and then continued by proportional random sampling. The data acquired for this study were in the form of questionnaire and inspection of documents. After the data have been collected then analyze with the correlation statistic analysis method of product moment and multiple correlation and it were conducted with t-test. From the result of data obtained R was 0,946, Fhit = 786,73 more than Ftab = 3,05 that mean there were a significant correlation between interpersonal intelligence an student’s motivation with the learning of social science outcomesin the fifth grade grade students of SDN Gugus Letkol I Gusti Ngurah Rai North Denpasar in 2013/2014.keyword : Corellations, Interpersonal Intelligence, Student’s Motivation, Learning Of Social Science Outcomes.
MODEL PEMBELAJARAN TEAMS GAMES TOURNAMENTS BERBASIS LOCAL GENIUS BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SD GUGUS KAPTEN JAPA ., I Putu Dede Mahendra; ., Drs. I Wayan Sujana,S.Pd, M.Pd; ., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3183

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournaments (TGT) berbasis local genius dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus Kapten Japa Kecamatan Denpasar Utara tahun pelajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasy experiment) dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Non Equivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas V SD Gugus Kapten Japa Kecamatan Denpasar Utara tahun pelajaran 2013/2014 yang terdiri dari 442 siswa. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Data yang dikumpulkan adalah hasil belajar IPS yang merupakan penggabungan nilai kognitif dan afektif. Nilai kognitif dikumpulkan menggunakan tes hasil belajar dalam pilihan ganda biasa sedangkan nilai afektif dikumpulkan melalui teknik observasi sesuai dengan karakter yang dikembangkan. Data dianalisis dengan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan melalui menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournaments (TGT) berbasis local genius dengan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Berdasarkan hasil uji-t didapat thitung = 5,71 dan ttabel pada taraf signifikansi 5% = 1,69. Berdasarkan kriteria pengujian thitung > ttabel (5,71>1,69) maka Ho ditolak dan Ha diterima. Rata-rata hasil belajar IPS yang diperoleh antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe TGT (Teams Games Tournaments) berbasis local genius lebih tinggi dari siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional (84,50>78,80). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournaments (TGT) berbasis local genius berpengaruh terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V SD Gugus Kapten Japa Kecamatan Denpasar Utara tahun pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : model pembelajaran TGT, local genius, hasil belajar This study aims to determine the differences of social studies learning outcomes between students that learned using Teams Games Tournaments (TGT) cooperative learning model based local genius with students who learned with the conventional learning in fifth grade SD Gugus Kapten Japa North Denpasar District of academic year 2013/2014. This research was a quasi-experimental study with a research design that is used is Non Equivalent Control Group Design. The population in this study were all students of fifth grade in SD Gugus Kapten Japa North Denpasar District of academic year 2013/2014 which consist of 442 students. Samples were taken with a random sampling technique. The data collected is the learning outcomes of social studies which is an amalgamation of cognitive and affective value. Cognitive scores were collected using the test of learning results in a regular multiple choice whereas affective values collected through observation techniques accordance with the character that developed. Data were analyzed by t-test. The results showed that there were significant differences of social studies learning outcomes between students that learned through implementing Teams Games Tournaments (TGT) cooperative learning model based local genius with students who learned with conventional learning. Based on the t-test results obtained tcount = 5,71 and ttable at the 5% significant level = 1,69. Based on the testing criteria that tcount > ttable (5,71 > 1,69) then Ho is rejected and Ha accepted. The average of social studies learning outcomes between students who learned with cooperative learning model Teams Games Tournaments (TGT) based local genius higher than students who learned with conventional learning (84,50 > 78,80). It can be concluded that the cooperative learning model Teams Games Tournaments (TGT) based local genius againts the learning outcomes of social studies fifth grade students in SD Gugus Kapten Japa District of North Denpasar academic year 2013/2014.keyword : : TGT learning model, local genius, learning outcomes
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CIRC DENGAN MEDIA KONKRET UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV SD NEGERI 1 DENBANTAS TABANAN ., Luh Putu Ari Surestiani; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed; ., Drs. I Wayan Sujana,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3836

Abstract

Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa setelah penerapan model pembelajaran Cooperatif Integrated Reading And Composition (CIRC) dalam mata pelajaran Matematika. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di SD Negeri 1 Denbantas Kecamatan Tabanan tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 30 orang siswa. Adapun data dikumpulkan dengan metode observasi dan metode tes. Selanjutnya data dianalisis dengan menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif. Sebelum penelitian, rata-rata hasil belajar siswa sebesar 47,00. Dilihat dari Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) sebesar 60, hasil belajar siswa masih tergolong rendah. Hasil penelitian ini menunjukkan rata-rata persentase hasil belajar pada siklus I sebesar 68,00% dengan kategori sedang, rata-rata persentase hasil belajar pada siklus II sebesar 82,17% dengan kategori tinggi. Terjadi peningkatan hasil belajar dari siklus I ke siklus II sebesar 14,50%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran CIRC dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SD Negeri 1 Denbantas Kecamatan Tabanan. Disarankan kepada guru yang mengajar Matematika agar menerapkan model pembelajaran CIRC berbantuan media konkret untuk meningkatkan hasil belajar siswa.Kata Kunci : Kata-kata kunci: CIRC, media konkret, hasil belajar matematika This research is Classroom Action Research (CAR), which is conducted in two cycles . This study aims to improve student learning outcomes after the implementation of the learning model Cooperatif Integrated Reading and Composition (CIRC) in the subjects of Mathematics . The subjects were all students in the fourth grade SD Negeri 1 Denbantas Kecamatan Tabanan school year 2013/2014 , amounting to 30 students. The data were collected by the method of observation and test methods. Subsequently analyzed using quantitative descriptive analysis method . Before the study, the average student learning outcomes at 47,00. Seen from a minimum completeness criteria ( KKM ) of 60, the results of student learning is still relatively low. The results of this study indicate the average percentage of learning outcomes in the first cycle of 68.00 % with moderate category, the average percentage of learning outcomes in the second cycle of 82.17 % with a high category . An increase learning outcomes from the first cycle to the second cycle of 14.50 %. Based on these results it can be concluded that the application of the learning model to improve learning outcomes CIRC fourth grade students of SD Negeri 1 Denbantas Kecamatan Tabanan. The authors suggest that applying mathematies teachers learning model CIRC with the help of concrete media to improve the students learning outcomes.keyword : CIRC , concrete media , matematic learning outcomes
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING DENGAN BERBANTUAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS IV SD N 1 SESETAN TAHUN PELAJARAN 2014/2015 ., Ni Made Suartami; ., Drs. I Wayan Sujana,S.Pd, M.Pd; ., Drs. I Ketut Ardana,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.4284

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan : 1) untuk meningkatkan hasil belajar IPA siswa dengan penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan Lembar Kerja Siswa (LKS) pada siswa kelas IV SD N 1 Sesetan Tahun Pelajaran 2014/2015. Penelitian ini termasuk penelitian tindakan kelas. Pelaksanaan penelitian dilakukan dalam dua tahapan siklus yaitu siklus I dan siklus II dengan subjek penelitian siswa kelas IV SDN 1 Sesetan kecamatan Denpasar Selatan yang berjumlah 28 orang. Data hasil belajar dikumpulkan dengan tekhnik tes dan observasi selama proses tindakan. Setelah dilakukan tindakan pada siklus I hasil belajar ditunjukkan rata-rata sebesar 71 %. Selanjutnya pada siklus II juga mengalami peningkatan, hasil belajar sebesar 80 %. Jadi dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan Pembelajarn Inkuiri Terbimbing dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa. Kata Kunci : model pembelajaran Inkuiri Terbimbing hasil belajar IPA Abstract This Study aims to reserve current: 1) to improve science student learning outcomes IPA with the applications of guide inquiry learning model assisted worksheet students (LKS) in grade IV SDN 1 Sesetan in learning year 2014/2015. This research to make action class research. Implementation of the research carried out in two cycles, cycle I and cycle II with subject research is fourth grade studentds of SDN 1 Sesetan districts south of Denpasar totaling 28 people. Data collected measures of learning outcomes in the first cycle of learning outcomes showed a rise of 71 %. Furthermore, in the second cycle also increased, learning outcome by 80%. There result lead to the conclusion that the application of a guide inquiry approach to learning can improve student learning outcome IPA. keyword : Determination of guide inquiry learning model, learning outcome IPA
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN CREATIVE PROBLEM SOLVING DENGAN MEDIA FLASH CD UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SEMESTER I SD NEGERI 6 SUKAWATI ., Dewa Gede Oka Sudewa; ., Drs. I Wayan Sujana,S.Pd, M.Pd; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.4338

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) meningkatkan motivasi belajar Matematika siswa kelas V SD Negeri Sukawati tahun pelajaran 2014/2015 dan (2) meningkatkan hasil belajar Matematika siswa kelas V SD Negeri 6 Sukawati tahun pelajaran 2014/2015 dengan menerapkan model pembelajaran Creative Problem Solving.Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SD Negeri 6 Sukawati tahun pelajaran 2014/2015 yang berjumlah 18 orang. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode (1) angket untuk mengetahui motivasi belajar siswa dan (2) tes untuk mengetahui hasil belajar siswa. Dalam penelitian ini, analisis data dilakukan dengan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) motivasi belajar Matematika siswa meningkat. Pada siklus I, persentase rata-rata motivasi belajar sebesar 75,62%, setelah dilaksanakan tindakan pada siklus II persentase rata-rata motivasi belajar siswa mencapai 81,85% dan (2) hasil belajar Matematika siswa meningkat dimana persentase tingkat hasil belajar siswa pada siklus I baru mencapai 74,33% dan ketuntasan belajar secara klasikal menjadi 86,78%, setelah dilaksanakan tindakan pada siklus II ternyata persentase rata-rata hasil belajar siswa mencapai 86,78% dan ketuntasan belajar klasikal mencapai 88,88%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa dengan Implementasi Model Pembelajaran Creative Problem Solving dengan Media Flash CD dapat meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Matematika pada Pada Siswa Kelas V Semester I SD Negeri 6 Sukawati. Kata Kunci : model pembelajaran Creative Problem Solving dengan Media Flash CD,motivasi belajar matematika, dan hasil belajar matematika This study aims to: (1) to improve students motivations in studying math in grade V SDN 6 Sukawati in academic year 2014/2015 in the application of Creative Problem Solving Learning Model with Flash CD Media, (2) to improve math learning outcome in grade V SDN 6 Sukawati in academic year 2014/2015 in the application of Creative Problem Solving Learning Model with Flash CD Media. This research is a classroom action research was conducted in two cycles. The subject is 18 students grade V SDN 6 Sukawati in the academic year 2014/2015. Data collection in this study was conducted by (1) questionnaire to determine students' motivation, (2) test to determine students' mathematics learning outcomes. In this study, data analysis was conducted using quantitative descriptive analysis. The results show that (1) students motivationin in studying improve. In cycle I the percentage of students motivation 75, 62% and in the end of cycle II the percentage improve to 81,85 %, (2) outcomes of learning mathematics where the percentage of students increased level of student learning outcomes in the first cycle reaches 74.25% and mastery learning classically be 77.78%, after the second cycle executed action turns the average percentage of student learning outcomes reached 83.25% and mastery learning classical reaches 88.88%. Based on these results it can be concluded that with the implementation of Creative Problem Solving Model Learning with Flash Media CD can increase Motivation and Learning Outcomes in Mathematics in the Grade of Elementary School V Semester 6 Sukawati. keyword : Creative Problem Solving Learning Model with Flash CD Media, Math Motivation and Math Learning Outcome
Co-Authors ., A.A Istri Sayang Kartika Dewi ., Aa Sg Istri Pramita Astarini ., Ade Desy Rahmawati ., Agus Wahyu Setiawan ., Anak Agung Bagus Trisna Adi Candra ., Anditya Pramantiwi ., Ayu Galuh Pujawati ., Dewa Gede Widiatmika ., Dw Ayu Putri Suryani ., Fachruddin Tsani ., Gek Rika Ulan Purnami ., I Gede Agus Sumadi Arsa ., I Gede Widnyana ., I Gusti Ayu Agung Indah Utari ., I Kadek Eno Ariawan ., I Made Agus Widiartawan ., I Made Nugraha Wicaksana ., I Made Rai Widhiana Aptinata ., I Putu Angga Wijaya Sandy ., I Putu Hari Candra Rastadi ., I Wayan Astra Indrawan ., Ida Ayu Putu Gita Savitri ., Kadek Desy Wahyuningsih ., Kadek Dwi Utami Agustini Suadnyana ., Kadek Maya Puspa Dewi ., Kadek Ratih Pramita Dewi ., Komang Yungki Anjarsari ., Luh Ade Vivi Anggraeni ., Luh Putu Mitha Handayani ., Made Ayu Kusumadewi ., Michelle Natasha Lois ., Ni Kadek Sri Erawati ., Ni Ketut Wiantari ., Ni Komang Novi Tri Aryastuti ., Ni Luh Ayu Santiasih ., Ni Luh Pitri Widi Pratiwi ., Ni Luh Putu Purnama Dewi ., Ni Made Desi Kristiana ., Ni Made Sri Rahayu ., Ni Md Kriswidyantari ., Ni Putu Anik Erawati ., Ni Putu Suka Asih ., Nyoman Sri Diana Asti ., Pande Made Prista Pradnyana ., Sayu Putu Astriningsih ., SRI KARINA ELPRIDA ., Trishna Ayudya Pratiwi A.A Ngurah Yoga Indra Pratama A.A.Sg Paramita Ari Putri Adiwinata, I Made Wahyu Adriyani, Ni Luh Dian Anak Agung Ayu Sri Vidya Artini . Anak Agung Gede Agung Ayu Wardani, Ni Made Bhujangga Ayuningrat Pradnya Suari Cintya Puspita Sari Dedek Jesy Yasrina . Desak Made Agung Ratih Rosmilasari . Dewa Ayu Bintang Kartika Dewa Ayu Desi Oka Ratningsih ., Dewa Ayu Desi Oka Ratningsih Dewa Gede Oka Sudewa . Dewa Nyoman Katon Agastya Dewi Fransiska Reti Raya . Dr. I Gede Meter,M.Pd . Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke . Drs. I Wayan Darsana,M.Ed . Gede Billy Bagiarta Sutrisna Gusti Ngurah Bagus Tirtayadnya . Gusti Ngurah Sastra Agustika Gusti Nyoman Yudhistira Raditya Putra I Dewa Agung Gde Suardana Putra . I Dewa Ayu Widia Suari Dewi I Gede Hendra Nata I Gede Heri Artapranata . I Gusti Agung Ayu Wulandari I Gusti Agung Diah Pradnya Antari . I Gusti Ayu Kencana Merudewi . I Gusti Ayu Mas Siwilatri . I Gusti Ayu Putu Sri Darmawati I Gusti Ayu Putu Sri Darmawati I Gusti Bagus Prapatma Satwam Wibawa . I Gusti Ngurah Agung Darma Putra I Gusti Ngurah Agung Oka Satria Wibawa I K. Ngurah Wiyasa I Ketut Adnyana Putra I Ketut Ardana I Ketut Muka I Komang Ngurah Wiyasa I Komang Triana Prawijaya I M. Manuh Pramana I Made Adi Ary Martha . I Made Adi Diantara I Made Ery Wibawa . I Made Jana I Made Wardana I Made Yogi Diputra I Nengah Suadnyana I Putu Adi Pratama Putra Giri I Putu Angga Ginarta Suputra I Putu Bagus Juniarta Negara I Putu Dede Mahendra . I Putu Revadio Pratama Putra I Putu Yogi Pratama Putra I Wayan Edy Sumartana . I Wayan Sanjaya ., I Wayan Sanjaya I Wayan Wiarta I. B. Gede Surya Abadi I.G.A. Agung Sri Asri Ida Ayu Arieska Putri Umbara Ida Ayu Made Dwi Idayanti Ida Bagus Gede Surya Abadi Ida Bagus Gede Surya Ananta Ida Bagus Surya Manuaba Indah Junia, Ni Made Indah Junia Jasiyah, Rabiyatul Juniari, Made Kadek Agung Sugi Aryawan Kadek Arisa Kintisari Kadek Ary Gerhani ., Kadek Ary Gerhani Kadek Enny Naryestha . Kadek Rai Yunitasari ., Kadek Rai Yunitasari Kadek Sri Ariyanti Ketut Agustini Komang Mely Delvina Luh Ayu Tirtayani Luh De Yuki Anjani ., Luh De Yuki Anjani Luh Putu Ari Surestiani . M.For. DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd. . M.Pd Drs. I Made Suara . M.Pd Drs. Made Putra . M.Pd. Dra. Siti Zulaikha . Made Putra Made Widnyani . Mandala, I Gusti Ayu Ray Kenanga Maria Goreti Rini Kristiantari Marsye Ruth Hendria Pasanea ., Marsye Ruth Hendria Pasanea Martha Adi Pertiwi . Ni Kadek Arik Antini . Ni Kadek Aristikawati . Ni Kadek Aryantini Ni Kadek Ayu Windari . Ni Kadek Lisna Dewi ., Ni Kadek Lisna Dewi Ni Kadek Pradnya Paramita . Ni Ketut Desy Widyantari . Ni Komang Ayu Metayanti Ni Komang Ayu Suci Lestari Ni Komang Erna Kusuma Wardani ., Ni Komang Erna Kusuma Wardani Ni Luh Cindy Rela Cindy Ni Luh Gede Nadia Pradnya Dewi Ni Luh Kadek Wulan Palatiwi ., Ni Luh Kadek Wulan Palatiwi Ni Luh Novi Aryati Ni Luh Novi Pratiwi ., Ni Luh Novi Pratiwi Ni Luh Pradnyanita Putri Ni Luh Putu Ekayanti Ni Luh Rosmita Pertiwi . Ni Made Sinta Suwastini Ni Made Suartami . Ni Made Treismayanti Ni Made Treismayanti Ni Made Winursiti . Ni Nyoman Ari Novarini Ni Nyoman Ganing Ni Putu Eka Yunita Mariyanti . Ni Putu Intan Pradnyani Ni Putu Sintya Dewi, Utari Ni Wayan Apriana Dewi . NI WAYAN DESIARI . Ni Wayan Nik Sri Artini Ni Wayan Nonik Asriningsih Ni Wayan Nunik Lestari . Ni Wayan Pebri Jayanti . Ni Wayan Sunasih Ni Wayan Suniasih Ni Wayan Yanti Armini . Ni Wayan Yulastiningtiyas ., Ni Wayan Yulastiningtiyas Nusa Bakti, I Wayan Agastya Nyoman Ayu Wirati . Nyoman Maesha Bramanda Nyoman Saka Wiryarta . Pradnyani, Ni Sri Putu Adelia Tamayanti Putu Aditya Antara Putu Arya Budi Saputra Putu Komandari Laksmi . Putu Linda Asmara Dewi . Putu Mita kesuma Dewi Putu Yuny Wulandari . Rafflesines Yuanisa Romaliyana Rai Aditya Wiranata Ratih Kumalasari . Sang Ayu Putu Diah Geminastiti . Saputra, I Gede Teguh Sarsina, Wa Ode Satria Ari Jaya, I Made Sesilia Dwi Laura Suari, Luh Dian Sukawati, Tjokorda Gde Abinanda Sukmadewi, Ida Ayu Kade Sri Suriadi Widurata, I Kadek Prabu Yashinta Nova Hastari